Claim Missing Document
Check
Articles

PENDUGAAN NILAI HERITABILITAS DAN DAYA HASIL BEBERAPA SIFAT KULTIVAR PADI GOGO (Oryza sativa L.) LOKAL Mustamin Mustamin; Sakka Samudin; Maemunah Maemunah; Usman Made; Andi Ete; Mustakim Mustakim
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendugaan nilai heritabilitas bermanfaat untuk mengetahui pengaruh genetik yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Nilai heritabilitas akan dapat menduga tingkat kemajuan seleksi untuk merakit sebuah varietas baru yang berdaya hasil tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai heritabilitas yang rendah hingga tinggi pada sifat-sifat yang di amati. Penelitian ini disusun menggunakan Rancang Acak Kelompok (RAK) dengan 7 kultivar sebagai perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 28 petak percobaan, dimana setiap petak percobaan terdapat 28 rumpun sehingga keseluruhan terdapat 784 rumpun. Peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang helai daun, jumlah anakan, jumlah anakan prodiktif, umur keluar malai, panjang malai, umur panen, jumlah biji/malai, ketebalan biji, lebar biji, berat 1000 biji, produksi ton/ha, presentasi gabah hampa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh genetik dan lingkungan yang seimbang dari beberapa peubah pengamatan yang diamati, kecuali jumlah gabah/malai merupakan sifat yang memiliki nilai heritabilitas sedang dan kemajuan genetik harapan yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai kriteria seleksi secara langsung untuk meningkatkan hasil padi gogo.
RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL KULTIVAR TANAMAN JAGUNG LOKAL MERAH SIGI (Dale Lei) TERHADAP BERBAGAI DOSIS PUPUK BOKASHI KOTORAN SAPI Jamil Jamil; Sakka Samudin
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk bokashi yang sesuai terhadap pertumbuhan dan hasil kultivar jagung lokal merah sigi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Uenuni, Kecamatan Palolo, Kabupaten sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Waktu penlitian dimulai dari Bulan April sampai dengan bulan juli 2020 dengan ketinggian 635 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) terdiri dari 6 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali, sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Pemberian berbagai dosis pupuk bokashi kotoran sapi dengan perlakuan B0 sebagai control, B1 5 ton.ha-1= (setara 3 kg.petak-1) B2 10 ton.ha-1= (setara 6 kg.petak-1), B3 sapi 15 ton.ha-1= (setara 9 kg.petak-1), B4 20 ton.ha-1= (setara 12 kg.petak-1), B5 25 ton.ha-1= (setara 15 kg.petak-1). Hasil sidik ragam menunjukan bahwa Pemberian berbagai dosis pupuk bokashi kotorana sapi berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah yang diamati. hal ini di karenakan curah hujan yang tinggi pada awal penanaman menyebabkan terjadinya pencucian air hujan terhadap pupuk bokashi yang di berikan pada tanaman jagung merah sigi. Sehingga pemberian dosis pupuk bokashi pada tanaman jagung merah sigi belum berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil jagung merah sigi. Meskipun demikian pemberian dosis pupuk bokashi 15 ton ha cenderung menghasilkan pertumbuhan vegetatif dan generatif yang relatif lebih baik dengan perlakuan lainnya.
EVALUASI POTENSI GENETIK BEBERAPA GALUR PADI GOGO LOKAL Sakka Samudin; Maemunah Maemunah; Mustakim Mustakim; Eko Priyantono; Idzha Mahendra
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan beras semakin meningkat tiap tahunnya sehingga ketersediaannya harus tercukupi sepanjang tahun. Pemuliaan tanaman merupakan langkah tepat untuk meningkatkan produktivitas padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaman genetik, heritabilitas, kemajuan genetik harapan dan korelasi beberapa antar sifat kultivar padi gogo lokal untuk meningkatkan sifat kultivar padi gogo yang unggul. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan enam kultivar yaitu K1 = Untad 1, K2= Untad 2, K3= Untad 3, K4= Untad 4, K5= Untad 5, dan K6= Untad 6 yang diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 24 petak percobaan. Hasil penelitian menunjukkan sifat panjang malai, jumlah gabah/malai, persentase gabah hampa tergolong KKG sedang. Sifat tinggi tanaman, jumlah daun, panjang helaian daun, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, umur panen, berat 1000 gabah, hasil ton ha-1 tergolong KKG rendah. Sifat tinggi tanaman, panjang helaian daun, umur keluar malai, umur panen dan jumlah gabah/malai merupakan nilai heritabilitas tinggi dan kemajuan genetik harapan tinggi. Sifat yang berkorelasi positif terhadap hasil yaitu sifat umur keluar malai dan jumlah gabah/malai.
PENGEMBANGAN TEKNIK FERMENTASI DALAM MENINGKATKAN MUTU BIJI KAKAO (Theobroma cacao L) Nur Alam; Muhardi Muhardi; Abdul Rahim; Gatot Siswo Hutomo; Syahraeni Kadir; Sakka Samudin; Chitra Anggraeni Salingkat; Eko Priyantono; Ponirin Ponirin; Diky Gunawan Suwiyono
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 6 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to achieve a shorter fermentation technique for cocoa beans by using ethanol, acetic acid and coconut water to produce high quality cocoa beans. The research was conducted in Tunus village Pamona Pusalemba sub district Poso district of Central Sulawesi. Tunus is located about 300 kilometers from Palu, the capital of Sulawesi Tengah. The fermented cocoa beans were analyzed at Tadulako University’s Agroindustry Laboratory Faculty of Agriculture. The study used a Randomized Block design (RBD) with fermentation technique as the treatments i.e., 10 kg wet cocoa only (Box 1), 10 kg wet cocoa + 75 ml ethanol (Box 2), 10 kg wet cocoa + 75 ml acetic acid (Box 3), and 10 kg wet cocoa + 75 ml aged coconut water (Box 4). Each treatment had four replicates, thus in total there were 16 experimental units. The results showed that the addition of 75 ml ethanol in the fermentation process had the shortest fermentation time, with an average fermentation time of four days. The method also produced the best average water content and sensory tests such as of color, texture, aroma, and overall liking.
UJI SALINITAS PADI GOGO DENGAN MENGGUNAKAN BERBAGAI LARUTAN NaCl PADA FASE PERKECAMBAHAN Dr. Ir. Sakka Samudin, M.P; Adrianton Adrianton; Nuraeni Nuraeni; Idham Idham; Ichwan S. Madauna; Nur Aisah Fitri
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 5 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i5.1907

Abstract

Salah satu upaya peningkatan produktivitas padi di lahan pasang surut yang mengandung cekaman salinitas (NaCl) yakni dengan menggunakan karakter varietas yang toleran. Tujuan penelitian ini ialah untuk mencari kultivar padi gogo yang tahan terhadap cekaman salinitas dan menentukan batas toleransi setiap kultivar terhadap cekaman salinitas. Penelitiaan ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu, yang di laksanakan pada bulan November sampai Desember 2020. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri 2 faktor. Faktor pertama menggunakan empat kultivar padi gogo yaitu: (K1) Uva buya, (K2) Delima, (K3) Jahara, (K4) Dongan dan faktor kedua menggunakan tujuh konsentrasi NaCl yaitu (N0) Kontrol , (N1) 0,5%, (N2) 0,6%, (N3) 0,7%, (N4) 0,8%, (N5) 0,9% dan (N6) 1%, sehingga diperoleh 28 kombinasi percobaan diulang sebanyak tiga kali dengan total 84 unit percobaan, dimana setiap unit percobaan terdapat 50 benih, sehingga jumlah benih yang dibutuhkan sebanyak 4.200 butir benih. Variable yang di amati ialah daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum, waktu berkecambah, dan indeks sensitifitas stress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultivar Uva buya mampu berkecambah normal hingga konsentrasi 0.7%, kultivar Delima, Jahara dan Uva Dongan mempu berkecambah dengan normal hingga konsentrasi 1%. Kultivar Delima, Jahara, dan Dongan merupakan kultivar yang tolerah terhadap cekaman salinitas pada fase perkecambahan.
Daya Hasil Beberapa Kultivar Padi Gogo Lokal Asal Kabupaten Tojo Una-Una dan Sigi Sakka Samudin; Maemunah Maemunah; Adrianton Adrianton; Mustakim Mustakim; Yusran Yusran
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 27 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v27i2.460

Abstract

Pengembangan padi gogo merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan produksi padi nasional. Evaluasi daya hasil padi gogo lokal sangat penting untuk dilakukan mengingat padi gogo memiliki daya adaptasi yang berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengkaji dan mengetahui daya hasil padi gogo lokal asal Pipikoro dan Ampana yang ditanam di Tamarenja (Lembah Kalama) pada tahun pertama. Penelitiaan ini dilaksanakan di Desa Tamarenja (Lembah Kalama), dengan ketinggian tempat 180-250 Mdpl denganletaklintang LS 00o26’51.5” serta BT 119o49’50.6” Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala. Waktu penelitian dimulai dari bulan April sampai Oktober 2017. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 10 kultivar sebagai perlakuan genotip yaitu: kultivar jahara, kalendeng, pulu tau leru, uva buya, dongan, wangga, tako, delima, buncaili dan uva yang diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 40 unit percobaan. Peubah yang diamati meliputi: tinggi tanaman, panjang daun, jumlah anakan, jumlah akan produktif, panjang malai, umur panen, jumlah biji per malai, bobot 1000 biji dan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultivar Jahara dan Dongan menghasilkan daya hasil yang tinggi.
Toleransi Kekeringan Beberapa Kultivar Padi Gogo (Oryza Sativa L.) Pada Konsentrasi PEG 6000 Fase Perkecambahan Maemunah Maemunah; Sakka Samudin; Alma Alfiana; Mustakim Mustakim; Yusran Yusran
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 28 No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v28i1.704

Abstract

Kekeringan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produksi padi gogo, untuk itulah sifat ketahanan kekeringan sangat penting untuk diketahui agar dapat menjadi rekomendasi kultivar padi gogo yang cocok dan dapat ditanam pada lahan-lahan marginal untuk menghasilkan produksi yang terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kultivar padi gogo yang tahan terhadap cekaman kekeringan pada fase perkecambahan. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dua faktor, faktor pertama menggunakan tiga kultivar padi gogo: Buncaili, Jahara, dan Pulu tau leru. Faktor kedua terdiri atas lima kosentrasi PEG: tanpa menggunakan PEG, 10%, 20%, 30%, dan 40% yang diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 60 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa Kultiar buncaili tidak mampu berkecambah normal pada konsentrasi yang diberikan, kultivar pulu tau leru mampu berkecambah normal hingga konsentrasi 10% dengan daya berkecambah 81 % sedangkan kultivar jahara mampu berkecambah normal hingga konsentrrasi 40% dengan daya berkecambah 84%. Kultivar jahara mampu berkecambah normal dibandingkan dengan kultivar lainnya yaitu dengan daya berkecambah 84%.Konsentrasi PEG 40% masih mampu memberikan perkecambahan yang normal.
Pendugaan Kemiripan Sifat dan Beberapa Karakter Agronomi Padi Gogo Lokal Maemunah Maemunah; Jeki Jeki; Sakka Samudin; Mustakim Mustakim; Naning Tutik.H
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 28 No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v28i3.902

Abstract

Indonesia termasuk dalam kawasan Asia Tenggara yang mayoritas masyarakatnya memilih beras sebagai makanan pokok. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk memperoleh dan mengidentifikasi karakter Agronomi kultivar padi gogo lokal serta untuk mengetahui kekerabatan antar kultivar. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian Desa Tamarenja, Penelitian ini disusun dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dan analisis kluster. Menggunakan ketujuh kultivar sebagai perlakuan yang diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat dua puluh delapan petak percobaan. Data dalam bentuk kuantitatif dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan jika terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNJ 5%. Data kualitatif dan kuantitatif kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis kluster dengan memanfaatkan software SISTAT 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap karakter agronomi yaitu tinggi tanaman, panjang malai, jumlah anakan, jumlah gabah per malai, umur panen, produksi ton ha-1, bobot 1000 biji, presentasi gabah hampa. Data kualitatif pada karakter agronomi seperti keluar malai, sudut daun bendera, warna leher daun, warna pelepah daun,bentuk lidah, warna ruas batang, warna ujung gabah, bulu ujung gabah, dan warna bulu ujung gabah. Data hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat empat kultivar yang bisa dijadikan tetua dalam persilangan. Kultivar Pulu tau leru memiliki kekerabatan yang sangat jauh dari keenam kultivar lainya namun memiliki produksi yang paling tinggi.
Indicator Determination of Selection For Improving Soybean Yield Sakka Samudin; Alfian Samudin; Zainuddin Basri
AGROLAND The Agricultural Sciences Journal (e-Journal) Vol 1 No 1 (2014): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agroland.v1i1.276

Abstract

The need for soybean increasing every year causes soybean imports to be done continually, so an effort to increase the production must be done to reduce dependency on imported soybean. This study aims to determine the characters that can be used as an indicator of selection to increase soybean yields. The study was conducted in the village of Sa'atu, Coastal Poso Subdistrict, Poso Regency, Central Celebes Province, from January to April 2011. Using a randomized block design (RBD) with 30 genotypes (varieties) as the treatments that were repeated 3 times, so it obtained 90 units of experimental plots. The observed variables were plant height at harvesting time, flowering age, harvesting age, number of pods per plant, number of seeds per pod, number of productive branches per plant, total weight of pods per plot, weight of 100 seeds and yield of seeds. The results showed that plant height at harvesting time, harvesting age and number of seeds per pod have genetic variability coefficients that were moderate while the other traits were high. The number of pods per clump and the number of seeds per pod have moderate heritability values while the other traits were high enough. Harvesting age has a significant negative genetic correlation with the yield while the number of productive branches, total weight of pods per plot and weight of 100 seeds have significant positive genetic correlations with soybean yields. Weight of pods per plot is a trait that has high direct effect on and significant positive correlation with the yields so it can be used as an indicator of trait selection to improve soybean yields.
Hasil Beberapa Kultivar Padi Gogo Lokal Terhadap Cekaman Kekeringan Edi Cahyadi; Andi Ete; Sakka Samudin
Mitra Sains Vol 8 No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mitrasains.v8i2.289

Abstract

Increased rice production carried out by rice cultivation in dry land faces constraints of vulnerability to climate change, especially drought that can reduce production. This study aims to determine the results of some local upland rice cultivars and also their tolerance to drought stress. The study was conducted at the green house, Faculty of Agriculture, Tadulako University, Palu, from September 2018 to February 2019. This research was an experimental design research with a completely randomized design (RAL) factorial pattern. The first factor is the cultivar (K) of rice consisting of 4 namely Taku Rice, Uva Rice, Jahara Rice and Delima Rice. The second factor is drought stress (C) in the form of water supply based on field capacity consisting of four treatment levels of 100%, 85%, 70% and C3: 55%. The treatment of drought stress resulted in an increase in the percentage of empty grains, a decrease in the number of panicle grains and crop yields. The highest crop yields found in Delima rice cultivars were significantly different from Jahara rice but not significantly different from Taku and Uva rice. This is in line with the stress sensitivity index where Jahara rice is indicated to be vulnerable to drought stress.
Co-Authors A. Lanyala, Ilham A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Rahim Abdul Rauf Abdul Rauf Adrianton Adrianton Ahmad Deedad Aiyen Tjoa Alfian Samudin Ali Akbar Alma Alfiana Amir Sandi Amiruddin Amiruddin Andi Ete Andi Ete Andi Ete Andi Ete Ardiwansyah, Ardiwansyah Arham A. Asfiani Asfiani Ayu, Neneng Gusti Chitra Anggraeni Salingkat Diky Gunawan Suwiryono Diky Gunawan Suwiyono Edi Cahyadi Eka Handayani Eko Mei Prasetyo Eko Priyantono Eko Priyantono Enny Adelina Fathurrahman Fathurrahman Ferdian Suete Gatot Siswo Hutomo Gede Teguh Nugraha Heftanael kumape Hidayat, Moh Syarif Hidayat, Rafli I Gusti Made Sandiana Ichwan Madauna Ichwan S. Madauna Ichwan S. Madauna Idham Idham Idzha Mahendra Ilham A. Lanyala Indrianto Kadeko Irawati Irawati Irmayanti Irsam Irsam IRWAN LAKANI Israyani, Israyani Jamil Jamil Jeki , Jeki Jeki Jeki Jeki Jeki Jeki Moh. Adnan Khalik Jeki, Jeki Karim, Hartono Ladoane, Iqbal Lien Damayanti Maemunah Maemunah Mahfudz Mahfudz Marhani Marhani Mas'ud, Hidayati Moh. Rizal Afandi Moh. Sadri Muhammad Ansar Muhammad Salim Saleh Muhardi Muhardi Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Mustakin Mustakin Mustamin Mustamin Naning Tutik.H Neneng Gusti Ayu Ni Putu Lilis H.W Normawati Normawati Normawati Normawati, Normawati Nugraha, Gede Teguh Nur Ainun Nur Aisah Fitri Nur Alam Nuraeni Nuraeni Nurahmadi Nurahmadi Nurahmadi, Nurahmadi Nuralam Nuralam Nurdianti, Irma Nursalam Nursalam Nursalam Nursalam Ody Dipayana Putra Peggi Melati Sukma Ponirin Ponirin Ponirin Rahayu, Gita Rahmah Rahmah Ramal Yusuf Riza Pahlevi, Riza Ruli Akbar Samsudiar Sandi, Amir Sangadji, Muhammad Nur Sarwanto Sarwanto Sarwanto Sarwanto Simson, Simson Siti Hanifah Sitti Patima Solly Aryza Suete, Ferdian Sukma, Peggi Melati Syahraeni Kadir Syamsiar, Syamsiar Usman Made Usman Made Usman Made Uswah Hasanah Victoryos Metoli Vivi Ferianti Yusran Yusran Yusran Yusran Yusran Yusran Zainuddin Basri