Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Signifikansi Elemen Arsitektur Bangunan Landmark Bersejarah di Kota Kediri Pranata, Salsabila Ardelia; Santosa, Herry
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 4 (2026): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan landmark bersejarah membawa sebuah narasi dari memori kolektif masyarakat dan identitas urban. Namun, di banyak kota kecil di Indonesia, seperti Kota Kediri contohnya, signifikansi dari arsitektural bangunan bersejarah masih banyak yang belum dikaji akibat dari minimnya peraturan daerah yang mengatur bangunan-bangunan ini. Penelitian ini melakukan kajian komprehensif terhadap pentingnya elemen arsitektur pembentuk bangunan landmark bersejarah di Kota Kediri, dengan menekankan bagaimana persepsi Masyarakat berkontribusi pada pengenalan bangunan heritage dan identitas visualnya dalam konteks urban. Metode berbasis data digunakan, yaitu survey persepsi publik dan analisis model regresi linier berganda, untuk mengidentifikasi elemen yang memiliki pengaruh tinggi pada bangunan. Enam bangunan landmark bersejarah, yaitu GPIB Immanuel Kediri, SMAN 1 Kediri, Kantor Eks-Karesidenan Kediri, Stasiun KAI Kediri, Pabrik Gula Meritjan, dan Kantor Bank Indonesia cabang Kediri, dianalisis berdasarkan variabel elemen arsitektur yaitu bentuk bangunan, material bangunan, pintu, jendela, atap, kolom, ornamen, dan lubang ventilasi (bouvenlicht). Hasil penelitian kuantitatif ini menunjukkan bahwa elemen arsitektur, seperti bentuk bangunan, pintu, ornamen, dan lubang ventilasi, memiliki pengaruh tinggi terhadap visual bangunan. Hal ini disebabkan oleh sisa-sisa kolonialisme pada bangunan sebagai identitas budaya serta keterikatan makna secara semantic. Kata kunci: signifikansi elemen arsitektur, bangunan landmark bersejarah, persepsi publik, identitas visual, evaluasi kuantitatif
Towards Sustainable Urban Experience: Evaluating Placemaking Impacts on Visitors in Post-Revitalized Kayutangan, Malang, Indonesia Rifdah, Balqis Nadhifatur; Santosa, Herry; Wulandari, Lisa Dwi
Civil and Environmental Science Journal (CIVENSE) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The revitalization of historical urban corridors in Indonesia aims to improve the quality of urban life, strengthen the cultural identity of historic places, and support tourism development. The primary aim of this study is to analyze the impact of various dimensions of placemaking in the Kayutangan Corridor of Malang, Indonesia, and the types of sustainable urban experiences. With that in mind, this study employs a quantitative, explanatory approach to analyze placemaking across four dimensions: access & linkages, comfort & image, uses & activities, and sociability. The data for this study were collected through on-site surveys, and the study uses multiple regression to analyze which of the four placemaking dimensions contribute to positive visitor experiences. This study finds that the primary contributing dimensions of the visitor experience are comfort & image, uses & activities, and access & linkages. Uses & activities, along with comfort & image, are shown to be the largest contributory dimensions. On the other hand, sociability does not show a significant influence, which may be related to how physical access and social interaction are currently organized within the spatial setting. Overall, the study identifies the placemaking dimensions that most effectively enhance visitor experience in revitalized public spaces, offering insights that may be useful for future planning and management strategies.