Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Perilaku Masyarakat terhadap Pencegahan Penyakit Rabies di Desa Pahaleten Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa Wagiu, Rhesa B.; Rombot2, Dina V.; Sapulete, Margareth
JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK JKKT Volume 1 Nomor 1 Februari 2013
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Rabies adalah penyakit infeksi akut susunan saraf pusat pada manusia dan mamalia yang berakibat fatal karena akan selalu berakhir dengan kematian. Berdasarkan penelitan WHO 55.000 orang meninggal tiap tahun, 95% kematian terjadi di benua Asia dan Afrika. Mengingat bahaya keganasannya terhadap kesehatan dan ketentraman hidup masyarakat, maka usaha pencegahan dan pemberantasan penyakit perlu dilaksanakan secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat terhadap pencegahan penyakit rabies. Metode : Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey. Populasi penelitian ialah seluruh Kepala Keluarga (KK) yang berjumlah 226 KK yang tersebar di 3 jaga/lingkungan, dengan jumlah sampel sebanyak 77 KK yang diambil dengan cara proportional random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh responden. Selanjutnya data disajikan menggunakan tabel distribusi lalu dianalisis secara kuantitatif. Hasil : Didapatkan bahwa responden dengan pengetahuan baik sebesar 71,4%, dan yang memiliki pengetahuan kurang sebesar 28,6%. Selain itu didapatkan sikap baik sebesar 57,1%, dan sikap kurang 42,9%. Pada kategori tindakan, didapatkan tindakan baik sebesar 35,1%, dan tindakan kurang sebesar 64,9%. Simpulan: Didapatkan pengetahuan dan sikap masyarakat baik, serta tindakan yang kurang terhadap pencegahan penyakit rabies. Kata Kunci: Perilaku, Pencegahan, Rabies.
Gambaran Faktor Risiko Pengobatan Tuberkulosis Paru di Kota Manado Tahun 2014 Tombokan, Gideon Abdi; Palandeng, Henry M.F.; Sapulete, Margareth R.
JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK JKKT Volume 3 Nomor 4 (2015)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh basil Mycobaterium tuberculosis. Penularan penyakit berlangsung  diudara dari individu yang sehat dengan paparan udara yang telah terkontaminasi oleh Mycobacterium tuberculosis. Dalam perkembangan diagnostik serta terapi tuberkulosis paru timbul masalah baru yaitu Resistensi Obat Anti Tuberkulosis (Multi-Drugs Resistent Tuberculosis).. Data dari poli MDR-TB RSUP Prof. R.D. Kandou, Manado tahun 2014 terdapat 8 penderita tuberkulosis paru dengan resistensi obat. Tujuan: untuk mengetahui gambaran faktor risiko penderita MDR-TB di Kota Manado tahun 2014. Metode Penelitian: penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Data penelitian berjumlah 8 orang didapatkan dari data sekunder Poli MDR-TB RSUP Prof R.D. Kandou. Instrumen penelitian menggunakan data primer berupa kuesioner dan data sekunder. Dari data sekunder pada periode bulan april-desember 2014 terdapat 8 penderita MDR-TB yang tersebar di 4 kecamatan Kota Manado. Hasil: Disimpulkan bahwa evaluasi perlu dilakukan diberbagai aspek namun hasil penelitian menekankan pada petugas kesehatan harus memiliki unsur edukatif, informatif dan komunikatif dalam memberikan pelayanan kesehatan. Pasien harus diberikan pemahaman yang jelas serta dorongan dari petugas kesehatan untuk menumbuhkan motivasi untuk berobat teratur.Kata Kunci : Tuberkulosis paru, Faktor risiko, MDR-TB
Gambaran Kualitas Air Minum Isi Ulang (Damiu) di Kelurahan Malalayang II Tarelluan, Endang Giani; Sapulete, Margareth R.; Monintja, Tyrsa C.N.
JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK JKKT Volume 4 Nomor 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dan menjual langsung kepada pembeli. Pemerintah Repoblik Indonesia telah menetapkan syarat-syarat kualitas air minum dengan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 492/MENKES/Per/IV/2010. Depot air minum wajib melakukan pengujian mutu produk di Laboratorium Pemeriksaan Kualitas Air yang dipilih oleh Pemerintah Kabupaten/Kota atau yang terakreditasi sekurang-kurangnya 6 bulan sekali.Pengujian tersebut bertujuan menjamin mutu produk air minum yang dihasilkan, mendukung terciptanya usaha depot air minum isi ulang yang sehat dan upaya perlindungan kepada konsumen.Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode cross sectional yang bersifat deskriptif laboratorium.Populasi pada penelitian ini adalah 5 DAMIU yang masih beroprasi di Kelurahan Malalayang II. Sampel sama dengan total populasi, yaitu sampel air minum dari 5 DAMIU di Kelurahan Malalayang II. Pemerikasan sampel dilakukan di Laboratorium Dinas Kesehatan Manado dengan metode Most Problem Number (MPN). Hasil penelitian dari 5 DAMIU didapatkan air minum yang tercemar Escherichia coli (20%) dan Coliform (40%) yaitu sampel A dan sampel C tidak memenuhi syarat (TMS). Sampel B, D, dan E tidak ditemukan adanya total Coliform dan Escherichia coli dan merupakan sampel yang memenuhi syarat (MS). Pemilik DAMIU harus menerapkan syarat Hygiene Sanitasi dan melakukan pemeriksaan kualitas air minum secara berkala agar air minum yang dihasilkan sehat dan aman.Kata kunci : Kualitas Bakteriologis, Depot Air Minum Isi Ulang, Higiene Sanitasi
Gambaran Mikrobiologi Air Minum dari Depot Isi Ulang di Kecamatan Ranoyapo Sual, Gabriela F.; Monintja, Monintja C.N.; Sapulete, Margareth R.
JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK JKKT Volume 4 Nomor 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air sangat penting bagi berlangsungnya proses fisiologis manusia dan metabolisme sel. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan juga gaya hidup manusia yang semakin dinamis dan serba instan, sebagian besar masyarakat lebih memilih air minum yang siap dikonsumsi. Hingga kini masyarakat lebih memilih mengonsumsi Air Minum Isi Ulang (AMIU) yg lebih murah.  Beberapa tahun terakhir kualitas AMIU Indonesia dicap menghasilkan air minum yang kurang berkualitas. Hal ini dikarenakan ditemaukannya banyak Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) yang tidak memenuhi syarat khususnya ditinjau dari parameter bakteriologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas air di Depot Air Minum Isi Ulang di kecamatan Ranoyapo berdasarkan parameter mikrobiologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif laboratorium yang dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2015 di lima DAMIU yang berada di kecamatan Ranoyapo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua (40%) dari lima depot AMIU yang diperiksa tercemar bakteri Coliform.  Depot A ditemukan 15 MPN/100 ml Coliform dan depot E ditemukan 21 MPN/100 ml Coliform.  Dari lima sampel yang diteliti tidak didapatkan satupun sampel positif bakteri E.coli.  Hal ini menunjukkan bahwa dua (40%) dari lima depot air minum isi ulang di kecamatan Ranoyapo tidak memenuhi syarat sedangkan 3(60%) lainnya memenuhi syarat ditinjau dari parameter mikrobiologis.Kata kunci : Air, Depot Air Minum Isi Ulang(DAMIU), Kualitas Bakteriologis
Gambaran Kualitas Air Minum dari Depot Air Minum Isi Ulang di Kelurahan Ranotana-Weru dan Kelurahan Karombasan Selatan Menurut Parameter Mikrobiologi. Walangitan, Maria R.; Sapulete, Margareth R.; Pangemanan, Jane M.
JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK JKKT Volume 4 Nomor 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemunculan depot air minum isi ulang (DAMIU) saat ini semakin banyak di Kota Manado.Setiap depot air minum wajib melakukan pemeriksaan mutu produk sesuai dengan peraturan yang berlaku, namun tidak satupun dari delapan depot yang ada di Kelurahan Ranotana-Weru dan Kelurahan Karombasan Selatan melakukan hal tersebut.Kualitas dari air yang dihasilkan DAMIU sangat berpengaruh bagi kesehatan manusia. Salah satu penyakit yang dapat disebabkan oleh kualitas air yang buruk yaitu diare. Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara penyakit diare termasuk dalam penyakit yang menduduki peringkat ke 2 dengan jumlah 32.589. Sedangkan Kota Manado kasus diare dideteksi yaitu sebesar 3,1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air minum yang dihasilkan depot air minum di Kelurahan Ranotana-Weru dan Kelurahan Karombasan Selatan berdasarkan parameter mikrobiologi yaitu total Coliform dan Escherichia coli.Penelitian ini dilakukan dengan metode Most Probable Number yang dilaksanankan di Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi SULUT. Tiga dari delapan sampel mengandung bakteri Coliform yaitu depot A dan B dengan jumlah 13 MPN/100 ml dan depot E dengan jumlah >240 MPN/100 ml dan satu diantara sampel tersebut menunjukkan adanya kandungan bakteri Escherichia coli yaitu depot E dengan jumlah 240 MPN/100 ml.Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 37,5 % DAMIU yang ada di Kelurahan Ranotana-Weru dan Kelurahan Karombasan Selatan menghasilkan air yang tidak layak untuk dikonsumsi karena mengandung bakteri Coliform dan Escherichia coli.Diperlukan pengawasan yang ketat dari Pemerintah terhadap air minum yang dihasilkan oleh DAMIU, serta menindak lanjuti dengan tegas DAMIU yang kualitas airnya buruk atau tidak memenuhi syarat. Kata kunci: Depot Air Minum Isi Ulang, Bakteri Coliform, Bakteri Escherichia Coli
Perspektif Orang Tua Mengenai Intervensi Aktivitas Fisik dan Diet pada Siswa Obesitas di Sekolah Dasar Eman, Semuel Johan; Ratag, Gustaaf A. E.; Sapulete, Margareth R.
JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK JKKT Volume 4 Nomor 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The prevalence of obesity in children in the world is increasing every year . Overall 10 % of school-age children in the world are obese . Obesity in elementary school children in Indonesia also showed a high rate , it was found that children aged 6-14 years 9.5 % males and 6.4 % of women are obese . Therefore , the intervention of the parents is the right choice . This study aimed to determine parental perspective about physical activity and dietary interventions on obesity in elementary school students .The design of this study is Sequential Explanatory of Mixed Method. This research is descriptive study. The results showed that knowledge of informants is still lacking because the informant is still not fully understood on the definition of obesity, the characteristics of children who are obese and the impact of obesity on the health of children. Most informants felt no problem seeing their children who are obese. Action informant intervention in physical activity and diet is good but needs to be improved.
Gambaran pengetahuan dan sikap dosen Fakultas Peternakan UNSRAT Manado terhadap kekerasan dalam rumah tangga Kaunang, Andreas P.; Ratag, Gustaaf A. E.; Sapulete, Margareth
JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK JKKT Volume 4 Nomor 4 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: To determine the knowledge and attitude of lecturers in Faculty of Animal Husbandry of Sam Ratulangi University toward domestic violence. Method: This research used a grounded theory approach. Data wass collected through focus group discussion by taking 12 informants and then we selected five informants purposefully for an in-depth interview. Results: Majority of informants’ knowledge in domestic violence is good enough. Most informants are concerned about the increase of domestic violence cases in Indonesia and would advise the victim to perform a penal mediation before taking legal action. Conclusion: Lecturer’s role in preventing domestic violence can begin with providing exemplary behaviors in daily life and outlines the university “Tri Dharma” principles through education, research and community service. Keywords: Lecturers’ knowledge, lecturers’ attitude, domestic violence
Perspektif guru di SMA Katolik Rex Mundi Manado mengenai upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan Jayalaksmi, Ni Made Putri; Ottay, Ronald; Sapulete, Margareth; Porajow, Zwingly C. J. G.
JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK JKKT Volume 4 Nomor 4 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: This study aims to get the prespective involve knowledge and attitudes of teachers at SMA Katolik Rex Mundi Manado on prevention of violence against women (VAW). Design: This research is a qualitative descriptive study. The data collection was done by focus group discussion (FGD) and followed with in-depth interview.Tthe location of study was at SMA Katolik Rex Mundi, South Wenang, Manado. There were 11 senior teachers who were the informans. Results: Teacher thinks VAW is an action that cross the line and suffering to women. Most of VAW is intimate partner violence with multifactorial cause. their opinion is teacher has many roles in the prevention of VAW such as setting a good example, shaping student morality up to give little guidances in learning time. Conclusions: Teachers from a range background understand what is VAW, factors associated with VAW and understand what their roles to prevent VAW. They have a positive attitude by showing a critical attitude, caring attitude, take responsibility, and support in efforts to prevent VAW. They have sufficient knowledge and attitude, we recommend them to expand their knowledge on VAW and actively take action in preventing VAW in the schools environment and the community.
Gambaran pengetahuan dan sikap guru di SMA Katolik Rex Mundi Manado tentang dampak kekerasan seksual terhadap perempuan Moningkey, Chita Vithea Shella; Sapulete, Margareth; Ottay, Ronald
JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK JKKT Volume 4 Nomor 4 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: To reveal the overview of knowledge and outlook of teachers from Rex Mundi Catholic Senior High School in Manado about the outcomes of sexual violence against woman.Design: This is a qualitative descriptive research using Focus Group Discussion (FGD) to explore the participants knowledge and outlook, and in depth to obtain deep and independent informations about the focused research issue. Location of study was at Rex Mundi Catholic Senior High School in Manado. There were 11 constant teachers of Rex Mundi Catholic Senior High School with the average age of 26 to 58 years old and variety period of teaching experience. All of them were participated in the FGD and seven was picked for the in depth interview.Results: Informants devided the violence against woman in two types: physical and non physical. Knowledge about the variety form of sexual violence was mininal. They claimed that sexual violence is when rape occurs only. Victims are at risk of physical, mental and social impairment. School will perform specific approaches towards students who are victims and perpetrators of sexual violence. Conclusion: The research shows that the informants already had sufficient knowledge about violence against woman in general, but still have lack of knowledge about the sexual violence in particular. However, informants reveal critical outlook about teachers role in screening for sexual violence victims among students. On the other hand, the school s role in overcoming the outcomes of sexual abuse against students is limited by the school s regulations.
Hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang pencegahan demam berdarah di Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang Massie, Alfino R. L.; Sapulete, Margareth; Kaunang, Wulan
JURNAL KEDOKTERAN KOMUNITAS DAN TROPIK JKKT Volume 5 Nomor 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menimbulkan masalah kesehatan di negara sedang berkembang, khususnya Indonesia. Di Indonesia pengaruh musim terhadap DBD tidak begitu jelas, tetapi dalam garis besar dapat dikemukakan bahwa jumlah penderita meningkat antara bulan September-November dengan mencapai puncaknya antara bulan Maret-Mei. Kecermatan dan ketelitian sangat diperlukan untuk membedakan DBD dengan penyakit lainnya dan derajat DBD itu sendiri. Bagaimana sikap dan pengetahuan tentang pencegahan demam berdarah di kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang menjadi pertanyaan sendiri.Pada penelitian yang saya lakukan ini didapatkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap yang baik pada masyarakat di kelurahan Bahu kecamatan Malalayang, dengan meningkatnya angka kejadian serta tingginya morbiditas dan mortalitas akibat DBD membuat masyarakat lebih sadar dan peduli akan pencegahan dari penyakit DBD, ini semua dapat dilihat pada Tabel 6,7,8,9. Dimana hamper seluruh pertanyaan dalam kuesioner dapat dijawab dengan tepat oleh responden. Tetapi masih ada beberapa hal yang kurang diketahui masyarakat seperti pentingnya pengasapan (fogging) dan pemeliharaan ikan cupang. Pengasapan (fogging) memang tidak secara langsung mencegah penyakit  demam berdarah tetapi fungsinya lebih untuk pemberantasan nyamuk dewasa sehingga jumlah vektor yang menjadi penyebab penularan DBD bias dibasmi. Berdasarkan hasil wawancara dengan sedangkan ikan cupang (Betta splendens) merupakan ikan yang memiliki kemampuan untuk membersihkan jentik nyamuk, hal ini sudah diteliti bahwa ikan ini dapat mengontrol perkembangbiakan nyamuk dan dapat membantu pencegahan penyebaran penyakit DBD.
Co-Authors Angelivia Berliani Benedictus Lampus Benedictus S. Lampus Bernabas Harold Ralph Kairupan Bryan Michael Andreas Pasla Chenko Rayndi Claudia Marina Pongsilurang Diana Vanda Daturara Doda Dina Victoria Rombot Doda, Diana V.D. Elke Sisilia Poluakan Endang Giani Tarelluan, Endang Giani Etty Riani Felix Eliezer Massie Fergina Stefany Berhitu Frelly Valentino Kuhon Gabriela F. Sual, Gabriela F. Gideon Abdi Tombokan, Gideon Abdi Grace Debbie Kandou Grace Debbie Kandou Gustaaf A. E. Ratag Hefni Effendi Henry Malcom Frank Palandeng Heriyannis Homenta I Dewa Agung Ngurah Mahendra Inggitakirana, Dewa Ayu Ivonny Melinda Sapulete Iyone Esra Tiurma Siagian Jane M. Pangemanan, Jane M. Jayalaksmi, Ni Made Putri Jeanette I. Ch. Manoppo Jeanette Irene Christiene Manoppo Jehosua S. V. Sinolungan Jeini Ester Nelwan Jelly Oeiyano Jendra Dotulong Kaunang, Andreas P. Lampus, Harsali Fransiscus Machfud Machfud Margareth Piesesha Pasaribu Maria R. Walangitan, Maria R. Martha Marie Kaseke Martin Simanjuntak Martin Simanjuntak Massie, Alfino R. L. Melinda Y. Tompunu Moningkey, Chita Vithea Shella Monintja C.N. Monintja, Monintja C.N. Monintja, Tyrsa Christine Nelwan, Ester Jeini Nova Hellen Kapantow Oksfriani Jufri Sumampouw Phrycillia N.P Limen Regina J. Karundeng Rhesa B. Wagiu, Rhesa B. Rianna J Sumampouw Rifai, Chaerunnisa Ronald I. Ottay Ronald Imanuel Ottay Ronald Immanuel Ottay Ronald Ottay Rosaline, Sheila Sapulete, Ivonny Melinda Sartika S. Laato Semuel Johan Eman, Semuel Johan Siagian, Iyone Esra Tiurma Siagian, Iyone Ezra Tiurma Supit, Rahika Suryadi Nicolaas Napoleon Tatura Taaropetan, Chrisna N. Tammy Sinthya Rengkung Theresia M D Kaunang Tuda, Joseft Sem Berth Tyrsa C.N. Monintja, Tyrsa C.N. Tyrsa Moningtja Tyrsa Monintja Warbung, Yanti Yashinta Wariki, Windy M. V. Wenas, Asterlita Wulan P. J. Kaunang Wulan P.J. Kaunang Wullur, Raetasya Rachelea Rinda Zwingly C.J.G. Porajow