Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Penggunaan Gaya Bahasa Perulangan pada Tuturan Tokoh Film Assalamualaikum Calon Imam Karya Oka Aurora Diana, Ani; Saputry, Dessy; Fitriyani, Dwi; Sari, Nawang
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v8i1.11035

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan gaya bahasa perulangan pada tuturan tokoh film Assalamualaikum Calon Imam karya Oka Aurora. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yakni mendeskripsikan kata-kata atau kalimat yang terdapat dalam percakapan para tokoh yang ada dalam film. Data penelitian ini diperoleh dari hasil dokumentasi, simak, dan catat. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa gaya bahasa perulangan yang digunakan pada percakapan tokoh film Assalamualaikum Calon Imam karya Oka Aurora terdiri atas: epistrofa terdapat 3 tuturan (7,3%), anafora 8 tuturan (19,5%), mesodiplosis 4 tuturan (9,8%), tautotes 3 tuturan (7,3%), aliterasi 6 tuturan (14,6%), asonansi 10 tuturan (24,4%), kiasmus 1 tuturan (2,4%), epanalepsis 4 tuturan (9,8%), dan epizeukis 2 tuturan (4,9%). Simpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwapenggunaan gaya bahasa perulangan paling produktif dalam film Assalamualaikum Calon Imam karya Oka Aurora adalah asonansi yang berfungsi sebagai pemberi penekanan pada pesan yang akan disampaikan melalui film tersebut. Kata Kunci: Film Gaya Bahasa, Tuturan Tokoh
TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA ANAK USIA 7-10 TAHUN DI GANG RAMBUTAN, KELURAHAN SINDANG MARGA, KECAMATAN PULAU PANGGUNG, KABUPATEN TANGGAMUS Raissa Zahara, Sella; Saputry, Dessy; Fitriyani, Dwi
Reduplikasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 3, No 2 (2023): (Desember 2023)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/rjppbi.v3i2.2388

Abstract

The purpose of this research article is to describe types of directive speech acts and analyze the meaning in conversations of children aged 4-6 years in Gang Rambutan, Sindang Marga Village, Pulau Panggung District, Tanggamus Regency. The method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach. The data source used in this research is speech data containing directive speech acts. Data collection techniques use observation, interview, recording, listening and note-taking techniques. Data were analyzed using pragmatic analysis. The results of the research show that in children's speech interactions in Gang Rambutan, Sindang Marga Village, Pulau Panggung District, Tanggamus Regency, there are four types of directive speech acts, namely directives inviting, requesting, pleading, and challenging. 
PERBANDINGAN PUISI DIA DAN AKU KARYA SITUR SIMORANG DENGAN LOVE’S PHILOSHOPY KARYA PERCY BYSSHE SHELLEY Nathasya, Rindi; Saputry, Dessy; Ridayani, Ridayani; Khoirotun Nisa, Amida
Reduplikasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 3, No 2 (2023): (Desember 2023)
Publisher : Pascasarjana, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/rjppbi.v3i2.2318

Abstract

This research describes the comparison of Dia and Aku by Sitor Situmorang and Loves's Philosophy by Percy Bysshe Shelly. This research uses a qualitative description method. This method is used to explain the overall results of the analysis that has been carried out in the form of words or verbal expressions of what has been observed. The results of this research are the similarities and differences in the poems Dia and Aku by Sitor Situmorang and Love's Philosophy by Percy Brsshe Shelley. These similarities can be seen from the writing style, title, meaning, theme that tells the story of a relationship. The poem Love's Philosophy by Percy Bysshe Shelley raises the theme of love, because love and relationships should be the most important things in a person's life. However, this poem depicts the opposite, namely unrequited love or what is usually called unrequited love because there is an element of rejection.
Improving Bahasa Indonesia writing skill: a project-based learning experimental study Kurniati, Lisdwiana; Syaputri, Wuri; Efendi, Yudi; Tussolekha, Rohmah; Saputry, Dessy
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 3 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020244090

Abstract

This study examines the effectiveness of project-based learning (PBL) in improving the academic writing skills of sixth-semester Bahasa Indonesia students at Universitas Muhammadiyah Pringsewu. We used a quasi-experimental design to address on the effects of PBL on improving Bahasa Indonesia wtiting skill among university students. This involved 32 students participating in PBL activities for one semester. Pre- and post-intervention tests measured writing quality, engagement, and critical thinking skills. Statistical studies demonstrated a notable enhancement in writing quality after the intervention, as shown by paired t-tests (???? < 0.05). Additionally, groups that participated in various problem-based learning (PBL) activities had higher levels of engagement, as indicated by ANOVA (???? < 0.05). The examination of observations and reflective essays revealed several prominent themes, including heightened passion, improved critical thinking, and a higher drive to learn and use Bahasa Indonesia. The study's findings indicate that Problem-Based Learning (PBL) is a potential method to improve the competency of university students in Bahasa Indonesia. PBL encourages greater involvement and the development of skills in the language. Practically, Project-Based Learning (PBL) enhances students' writing skills and promotes a profound comprehension of language by offering genuine learning experiences and chances for collaborative inquiry. This approach encourages students to actively participate in language usage in real-world situations. These findings add to the wider discussion on innovative teaching methods in higher education and have implications for developing curriculum and instructional practices that aim to enhance educational results.
PELATIHAN PENULISAN CERITA PENDEK UNTUK SISWA KELAS IX DI SMP QURAN DARUL IKHLAS PRINGSEWU Kholidah, Umi; Astuti, Rr Dwi; Saputry, Dessy; Rosidah, Ainur
Bagimu Negeri Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v9i1.2910

Abstract

kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Quran Darul Ikhlas Pringsewu yang dihadiri oleh 20 peserta didik kelas IX. Kegiatan ini dilaksanakan di kelas IX sebagai pertimbangan untuk mengasah bakat peserta didik dalam menulis cerita pendek. Keterampilan menulis cerita pendek sangat diperlukan untuk menghasilkan karya yang tidak monoton dan menarik untuk dibaca. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta didik dalam keterampilan menulis cerita pendek. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan metode pendekatan praktek terbimbing berdasarkan kajian ilmiah bidang bahasa. Setelah melakukan pelatihan ini, maka peserta didik terampil dalam menulis cerita pendek yang menarik untuk dibaca pada kalangan masyarakat.
PELATIHAN PENULISAN TEKS CERAMAH BERDASARKAN STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN PADA UMIDA MASJID AT-TAQWA Saputry, Dessy; Sabila, Amy; Diana, Ani
Bagimu Negeri Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v9i1.2858

Abstract

Pelatihan Penulisan Teks Ceramah, Penelitian bertujuan untuk memahami penulisan teks ceramah berdasarkan struktur dan kaidah kebahasaan ceramah, mendeskripsikan penulisan teks ceramah berdasarkan struktur dan kaidah kebahasaan ceramah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh terdapat data dari kesesuaian struktur teks ceramah, kelengkapan isi, serta penggunaan kaidah kebahasaan yang tepat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah? Adapun pendekatan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan metode simak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 3 judul teks ceramah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi, teknik simak, catat, dan analisis. Hasil analisis data dapat diketahui bahwa dalam pelatihan penulisan teks ceramah sudah memenuhi dari segi strukturnya, yaitu pendahuluan, isi, dan penutup. Selanjutnya untuk kaidah kebahasaan terdapat 3 teks ceramah semua memiliki kata kerja persuasif yaitu dalam ceramah yang berjudul Tanggungjawab Pemuda, Letak Pentingnya Al Quran, Perbedaan adalah Rahmat. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penulisan teks ceramah dalam strukturnya sudah memenuhi ciri-ciri teks ceramah.
ANALISIS PSIKOLINGUISTIK TERHADAP STRUKTUR KALIMAT DAN PEMAHAMAN BAHASA ISYARAT BISINDO PADA KANAL EDUKASI YOUTUBE Saputry, Dessy; Anggraini, Aprelia; Rima Dewi, Deska; Yuliana, Nita; Wahyudi, Andika
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v13i2.9132

Abstract

Penelitian ini membahas proses psikolinguistik dalam pemahaman struktur kalimat Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) pada kanal edukasi YouTube. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya pemahaman masyarakat terhadap tata bahasa visual BISINDO yang berbeda dengan struktur bahasa Indonesia lisan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap video pembelajaran pada kanal PLD UB dan Dan Hyuk. Data diperoleh melalui observasi, transkripsi gerakan isyarat, serta analisis respons audiens di kolom komentar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BISINDO memiliki struktur kalimat berpola Predikat-Objek-Subjek dan mengandalkan ekspresi wajah sebagai penanda sintaksis. Pemahaman penonton meningkat ketika informasi disajikan melalui kombinasi teks dan isyarat secara bersamaan. Temuan ini menegaskan bahwa media digital berperan penting dalam memperkuat proses kognitif dan pembelajaran bahasa visual secara inklusif.
Kritik Semiotik Pada Puisi Sajak Seonggok Jagung Karya WS. Rendra Saputry, Dessy; Hanifah, Husnun; Janah, Raudhatul; Septiani, Eka; Yuliana, Nita; Partika, Faqih Singgih; Nugroho, Bachtiar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanda-tanda linguistik dan simbolik dalam puisi W.S. Rendra yang berjudul “Sajak Seonggok Jagung” melalui pendekatan kritik sastra semiotik. Pendekatan ini digunakan untuk mengungkap makna konotatif yang tersembunyi di balik struktur linguistik dan simbol-simbol dalam puisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi, berfokus pada identifikasi dan interpretasi tanda-tanda semiotik berdasarkan model triadik Charles Sanders Peirce yang terdiri dari representamen, objek, dan interpretant. Hasil analisis menunjukkan bahwa simbol “seonggok jagung” mengalami pergeseran maknadari representasi harapan dan produktivitas menjadi simbol ironi sosial dan kegagalan sistem pendidikan. Pada bagian awal puisi, jagung melambangkan kesederhanaan, kerja keras, dan harmoni kehidupan pedesaan. Namun, pada bagian selanjutnya, ia berubah menjadi tanda keterasingan manusia modern yang disebabkan oleh sistem pendidikan yang terlepas dari realitas sosial. Melalui tanda-tanda ini, Rendra menyampaikan kritik sosial yang tajam terhadap ketimpangan sosial, kemiskinan, dan pendidikan yang kehilangan esensi humanistiknya. Dengan demikian, puisi ini mencerminkan transformasi tanda sebagai representasi krisis identitas individu berpendidikan di tengah kesenjangan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa semiotika dapat mengungkap lapisan makna yang lebih dalam dalam teks sastra dan menempatkan sastra sebagai medium refleksi sosial dan moral.
PELATIHAN MEMBANDINGKAN UNSUR-UNSUR HIKAYAT DAN CERPEN SISWA KELAS X KARYA BHAKTI PRINGSEWU Ani Diana; Rohmah Tussolekha; Dessy Saputry
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan kepada siswa kelas X SMK Karya Bhakti Pringsewu Lampung dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan kemampuan siswa dalam membandingkan unsur-unsur hikayat dan cerpen. Untuk mengetahui kemampuan siswa dilakukan tes berupa penugasan untuk membandingkan Hikayat Si Miskin dan cerpen yang berjudul Tarian Pena karya Virginia C.C. Data yang berupa hasil tugas membandungkan unsur-unsur hikayat dan cerpen dianalisis dengan rumus, yaitu jumlah jawaban yang benar dibagi jawaban yang seharusnya lalu dikali seratus. Setelah data dianalisis lalu dikelompokkan sesuai dengan tolok ukur yang ada, yaitu: sangat baik, baik, cukup, dan kurang. Hasil analisis dapat diketahui bahwa siswa yang tergolong katagori sangat baik ada siswa 7 siswa (35%), baik 4 siswa (20%), cukup 8 siswa (40%), dan kurang 1 siswa (5%). Simpulan dalam pelatihan ini adalah kemampuan siswa dalam membandingkan unsur-unsur hikayat dan cerpen lebih baik setelah dilakukan pelatihan, yaitu rata-rata 77 termasuk katagori baik.
WORKSHOP MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT (GOOGLE SITE) DI UPTD SD 21 KEDONDONG Dessy Saputry; Amy Sabila; RR Dwi Astuti; Umi Kholidah; Dede Jaoharoh; Declara Puspameta Susilo
Bagimu Negeri Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran di era saat ini diharapkan sudah menerapkan pembelajaran berbasis ICT. Oleh karena itu, pengajar dituntut dapat menguasi teknologi dalam proses belajar-mengajar. Untuk menambah serta meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam memanfaatkan serta memaksimalkan media pembelajaran berbasis ICT perlu diadakannya workshop dalam menghasilkan dan memakai media pembelajaran berbasis ICT untuk guru. Workshop ini dilaksanakan dengan mengusung judul : “Workshop media pembelajaran berbasis ICT (Google site) Bagi guru di UPTD Sekolah Dasar 21 Kedondong”berlokasi di jl Simpang Pelalangan Kec Kedondong, Kab. Pesawaran, pada tanggal, 07 Februari 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 8 peserta yaitu bpk/ibu guru Sekolah Dasar UPTD 21 Kedondong. Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menaikkan kompetensi guru dalam menerapkan digitalisasi pembelajaran supaya menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan menjadi wujud transformasi layanan pendidikan guna mewujudkan merdeka belajar. Pembinaan ini dilakukan dengan dua tahapan. Tahap pertama, penyampaian materi, tahap kedua praktek pribadi untuk membiuat website google site. Metode yg dipergunakan selama pelatihan berlangsung ialah ceramah, tanya jawab, serta praktik dan penugasan.