Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

UJI STABILITAS EKSTRAK TERPILIH RAMUAN JAMU SAINTIFIK PENURUN KADAR GULA DARAH Sasmita, Sasmita; Puspitasari, Adinda; Insan, Hafni Nur
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 4 (2025): Vol. 1 No. 4 Desember 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i4.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi stabilitas ekstrak terpilih ramuan jamu saintifik penurun kadar gula darah melalui uji degradasi paksa. Sampel diekstraksi menggunakan beberapa metode, yaitu infusa, dekokta, seduhan, hidrotrop, dan maserasi, kemudian dilakukan pengujian stabilitas terhadap berbagai kondisi stres. Uji degradasi meliputi kondisi asam menggunakan HCl 0,1 N, kondisi basa dengan NaOH 0,1 N, kondisi oksidatif menggunakan H₂O₂ 3%, kondisi termal pada suhu 60 °C, serta uji fotostabilitas. Parameter yang diamati adalah perubahan kadar flavonoid total menggunakan metode spektrofotometri UV–Vis pada hari ke-1, ke-3, dan ke-7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh metode ekstraksi mengalami penurunan kadar flavonoid total seiring waktu penyimpanan pada semua kondisi perlakuan. Degradasi paling signifikan terjadi pada perlakuan suhu tinggi dan paparan cahaya, sedangkan kondisi asam, basa, dan oksidatif juga menyebabkan penurunan kadar yang bermakna. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam ekstrak bersifat labil terhadap panas, cahaya, serta kondisi lingkungan ekstrem. Kesimpulannya, ekstrak terpilih ramuan jamu saintifik memiliki potensi sebagai bahan antidiabetik herbal, namun memerlukan pengendalian kondisi penyimpanan yang tepat untuk menjaga stabilitas senyawa aktifnya.
Keanekaragaman Spesies Famili Myrtaceae Tepian Sungai Barito, Desa Sungai Gampa Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan Sasmita, Sasmita; Dharmono, Dharmono; Suyidno, Suyidno
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 7 No 1 (2026): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v7i1.691

Abstract

The riparian zone of the Barito River is an important ecosystem, yet its utilization patterns by indigenous communities in the area remain relatively limited. The lack of comprehensive data may hinder efforts in documentation, conservation, and the management of biological resources based on local wisdom. This study aims to document the diversity of plant species used by the Dayak Bakumpai community along the banks of the Barito River in Sungai Gampa Village, Barito Kuala Regency, South Kalimantan. The research will be conducted from August to September 2025 using a descriptive exploratory design with both qualitative and simple quantitative approaches. Data will be collected through field observations using an exploration method to record morphological characteristics of roots, stems, leaves, flowers, and fruits. The results identified nine plant species, namely Syzygium aqueanum (water apple), Syzygium polyanthum, Syzygium malaccense (L.) Merr., Psidium guajava (red guava and white guava), Melaleuca cajuputi Powell (large-leaf and small-leaf galam), and Melastoma candidum, with the genus Syzygium dominating in terms of species number. The utilization of these plants by the community includes fruit as a food source, traditional medicine, and essential oil production, demonstrating the close relationship between riparian plant diversity and the socio-economic needs of the local community. This inventory provides baseline data on the riparian flora of the Barito River, which is valuable for biodiversity documentation, vegetation monitoring, and community-based riparian area management.
PENDEKATAN KUALITATIF FENOMENOLOGIS TERHADAP KONSEP DAN PRAKTIK MUDHARABAH PADA BISNIS UMKM DI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS KHAIRUN Santoso, Septy Indra; Saleh, Erni; Mahmud, Asmilasari; Nur, Siti; Sastri, Elis; Sasmita, Sasmita; Safrudin, Titin; Slamet, Wardiani
Jurnal Akuntansi Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurakun.v12i1.2531

Abstract

ABSTRAKUsaha (mikro) kecil menengah di Indonesia merupakan bagian penting dari sistem perekonomian nasional karena berperan untuk mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi melalui misi penyediaan lapangan usaha dan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan akad mudharabah dalam perspektif usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mudharabah merupakan salah satu akad syariah yang bersifat profit-sharing antara pemilik modal (shahibul maal) dan pengelola usaha (mudharib). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologis dengan studi kasus pada tiga informan pelaku UMKM yang bekerja sama dengan fakultas ekonomi dan bisnis universitas khairun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad mudharabah memiliki potensi besar dalam meningkatkan kapasitas usaha UMKM, namun masih terdapat kendala dalam implementasinya seperti kurangnya literasi keuangan syariah dan ketidakpastian dalam pembagian keuntungan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi dan literasi mudharabah bagi pelaku UMKM dan pembentukan sistem monitoring yang akuntabel.Kata Kunci: Mudharabah, UMKM, Fakultas Ekonomi dan BisnisABSTRACT Micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia are a vital component of the national economic system, as they contribute significantly to promoting equitable economic growth through their role in creating business and employment opportunities and increasing community income. This study explores the application of the mudharabah contract from the perspective of MSMEs. Mudharabah is a Sharia-based financing contract that involves a profit-sharing agreement between the capital provider (shahibul maal) and the business manager (mudharib). The research method employed is a qualitative phenomenological approach, with a case study conducted on three MSME actors collaborating with the Faculty of Economics and Business, Khairun University. The findings reveal that mudharabah has great potential to enhance the business capacity of MSMEs. However, challenges remain in its implementation, including limited Islamic financial literacy and uncertainties in profit-sharing arrangements. This study recommends increasing mudharabah-related education and literacy for MSME actors and establishing an accountable monitoring system.Keywords: Mudharabah, MSMEs, Faculty of Economics and Business