Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Optimalisasi Layanan Program Posyandu Lansia di Gampoeng Juli Mee Teungoeh Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen Abdul Razak; Nazaruddin Nazaruddin; Arinanda Arinanda; Aiyub Aiyub; Murniati Murniati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan Posyandu Lansia di Gampoeng Juli Mee Teungoh, Kabupaten Bireuen, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan posyandu telah berjalan rutin setiap bulan melalui pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, dan pemberian makanan tambahan, namun belum optimal karena partisipasi lansia masih rendah. Faktor penghambat meliputi ketidakpastian jadwal, kurangnya sosialisasi, keterbatasan sarana, serta kondisi kesehatan lansia, sedangkan faktor pendukung berupa kerja sama dengan puskesmas, dukungan perangkat gampong, dan komitmen kader. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan komunikasi, penjadwalan, dan fasilitas guna meningkatkan partisipasi lansia serta kualitas pelayanan secara berkelanjutan
Collaborative Governance in Heritage Preservation Kolaborasi dalam Pelestarian Warisan Budaya Nazaruddin Nazaruddin; Ahmad Yani; Muslem Muslem; Maryam Maryam; Aiyub Aiyub; Muryali Muryali
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian situs sejarah menghadapi tantangan besar yang memerlukan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan pengabdian masyarakat internasional yang melibatkan Universitas Malikussaleh (UNIMAL), Universiti Tun Abdul Razak (UNIRAZAK) Malaysia, dan Center for Information of Sumatra-Pasai Heritage (CISAH) di Aceh Utara bertujuan memperkuat pelestarian warisan budaya Kerajaan Samudra Pasai melalui pendekatan collaborative governance. Metode yang digunakan meliputi koordinasi antarlebaga, gotong royong membersihkan makam Sultan Malikussaleh, konservasi artefak, serta pembacaan inskripsi nisan. Mahasiswa dari kedua universitas berperan aktif dalam kegiatan edukatif dan kultural, termasuk tinggal bersama keluarga angkat untuk meningkatkan pemahaman lintas budaya. Hasilnya, kegiatan ini berhasil mempererat hubungan antarnegara, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya, serta memperkuat diplomasi budaya. Kesimpulannya, pengabdian ini menunjukkan pentingnya sinergi antara akademisi, masyarakat, dan lembaga pelestarian dalam keberlanjutan pelestarian budaya, serta memberikan contoh konkret penerapan collaborative governance dalam pelestarian warisan budaya yang berkelanjutan.