Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak Lase, Indah Wijaya; Zai, Eka Periaman; Harefa, Edward
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12207

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yang menggambarkan subjek mengenai situasi dan data yang terkumpul selama observasi dan wawancara, sehingga menghasilkan informasi yang bermanfaat dan mudah dipahami oleh pembaca. Penelitian ini menguraikan dan memberikan gambaran tentang bagaimana Kurikulum Merdeka diterapkan di sekolah penggerak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kurikulum di sekolah penggerak telah dilakukan secara optimal dan masih berlangsung, meskipun masih terdapat banyak kekurangan dan hambatan dalam pelaksanaannya. Kunci kesuksesan dalam penerapan kurikulum di sekolah penggerak terletak pada kesediaan kepala sekolah dan para guru untuk melakukan perubahan. Sebagai pemimpin, kepala sekolah harus mampu mengubah pola pikir Sumber Daya Manusia di sekolah tersebut agar mau melakukan perubahan, sehingga Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan secara optimal.
Analisis Implementasi Inovasi Pendidikan: Penelitian Operianus Mendrofa; Eka Periaman Zai; Indah Wijaya Lase; Samselinar Lase
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai strategi dan model inovasi pembelajaran yang relevan dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital, termasuk penerapan desain thinking, pembelajaran berbasis proyek, serta pemanfaatan video sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar. Melalui pendekatan studi literatur yang komprehensif, kajian ini juga mengidentifikasi peran inovasi teknologi dalam membentuk Pusat Sumber Belajar yang interaktif serta mengevaluasi dampak penerapan strategi seperti blended learning dan flipped classroom terhadap peningkatan kompetensi siswa di era revolusi industri 4.0. Kajian ini juga menekankan urgensi penguatan literasi digital bagi peserta didik sebagai ukuran kualitas kerja di lingkungan digital serta perlunya integrasi sains dan teknologi untuk memenuhi standar pendidikan abad 21 bagi guru dan siswa. Kesimpulandari penelitian ini adalah inovasi pendidikan bukan hanya soal mengganti buku dengan gadget, tapi soal mengubah pola pikir, metode, dan kecakapan melalui literasi digital agar selaras dengan kemajuan teknologi.
Optimalisasi Media Digital sebagai Sarana Penguatan Karakter Siswa Sekolah Dasar di Abad 21 Lase, Indah Wijaya; Zai, Eka Periaman
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5139

Abstract

Digital technology in the 21st century plays a crucial role in elementary education, not only as a medium for delivering information but also as a tool for strengthening students' character, including cooperation, responsibility, and self-confidence. This qualitative descriptive research was conducted on August 7, 2025, with fourth-grade students at UPTD SDN 070986 Ononamolo1 Lot in Pancasila Education subject. Data were collected through interviews, observations, and implementation of interactive media, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results indicate that the purposeful use of interactive PowerPoint presentations can enhance student engagement and strengthen character values in a more engaging and meaningful way.
Implementasi E-Democracy pada Tingkat Program Studi: Transformasi Praktik Demokrasi Mahasiswa dalam Pemilihan HMPS PGSD di Universitas Nias Zai, Eka Periaman; Lase, Indah Wijaya
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5149

Abstract

This study aims to analyze the implementation of e-democracy and the quality of student participation in the election of the Head of the Student Association of the Elementary School Teacher Education Study Program (HMPS PGSD) at Nias University. The research uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with the election committee, HMPS chair candidates, and student voters, limited observation of the election process, and a study of documentation of the election based on the University of Nias' Integrated Academic Information System (SIMAT). Data analysis was conducted using an interactive analysis model that included data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and was reinforced with source and method triangulation to maintain data validity. The results showed that the implementation of e-democracy through SIMAT increased the efficiency, transparency, and accessibility of student participation because voters could exercise their voting rights without being bound by space and time. However, the quality of student participation is still dominated by procedural and symbolic aspects, while deliberative involvement is relatively limited. The lack of interactive dialogue space, low digital democracy literacy, and the dominance of e-voting mechanisms mean that e-democracy is not yet optimal as a means of learning democracy.