Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Transformasi Perilaku Siswa melalui Health Education: Studi pada Siswa Kelas IV–VI Sekolah Dasar Inpres Sepa Epi Dusra; Mohammad Dahlan Sely; Sunik Cahyawati; Maryam Lihi
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 1, No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh1201

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri (mandiri) di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh health education terhadap Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) pada siswa kelas IV-VI SD Inpres Sepa Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2019. Desain penelitian ini mengunakan penelitian quasy eksperimental tentang peran pendidikan kesehatan terhadap PHBS dengan metode one grup pretest post test design. Hasil pengumpulan data pretest menunjukan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat pada kategori baik 1(1,3%) pada kategori cukup 1 (1.3%) dan yang kurang 73 (97.3%). Hal ini disebabkan karna tidak adanya petugas kesehatan yang melakukan penyuluhan atau sosialisasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat ( PHBS). Kesimpulan pada saat dilakukan pengambilan data post test penyuluhan PHBS ini masih ada beberapa siswa yang masih berkemampuan cukup dan kurang, hal ini disebabkan karena tidak fokusnya siswa tersebut pada saat dilakukannya peyuluhan tentang pengaruh health education terhadap PHBS.
Efektifitas Metode Penyuluhan terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dalam Tumbuh Kembang Balita Usia 3-5 Tahun di Posyandu Diaspora Tahun 2021 Nilan Nilan; Suryanti Tukiman; Windatania Mayasari; Maryam Lihi; Abd Rijali Lapodi
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 2, No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh2103

Abstract

Tumbuh kembang adalah semua aspek kemajuan yang dicapai manusia sejak konsep hingga dewasa. Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Karena pada masa ini pertumbuhan dasar yang akan memengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Di Puskesmas Kairatu Barat terdapat salah satu posyandu yaitu posyandu Diaspora. Dimana dari hasil survei diperoleh bahwa tenaga promosi kesehatan disana masih selalu menggunakan metode ceramah dan itu sangat membuat ibu balita merasa bosan dan tidak memperhatikan penyuluhan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tumbuh kembang balita usia 3-5 tahun dengan metode ceramah dan demonstrasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu. Jenis penelitian ini bersifat quasy eksperimental dengan rancangan “One group pretest posttest”. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 3-5 tahun berjumlah 13 orang dan seluruhnya dijadikan sampel. Pengumpulan data diperoleh dari kuesioner pengetahuan. Hasil analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon menunjukan ada pengaruh penyuluhan metode ceramah (p=0,010) dan metode demonstrasi (p=0,001) terhadap peningkatan pengetahuan dan hasil analisis uji Mann Whitney menunjukan metode demonstrasi lebih baik dalam meningkatkan pengetahuan yang ditandai dengan lebih tingginya rerata nilai demonstrasi yaitu sebesar 92,54>69,38 dengan nilai signifikansi (p=0,000) maka dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang balita usia 3-5 tahun.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengendalian Tekanan Darah Melalui Edukasi dan Skrining Hipertensi Masyarakat Di Desa Wali Maryam Lihi; Amelia Niwele; Wa jumaria Urata; Nawasena Waly
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i02.551

Abstract

Hipertensi yang tidak diketahui dan tidak dikendalikan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, serta kerusakan ginjal. Permasalahan hipertensi tidak hanya terletak pada tingginya angka kejadian, tetapi juga pada rendahnya kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola penyakit. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala serta kurangnya penerapan pola hidup sehat dapat juga berkontribusi terhadap tidak terkontrolnya hipertensi. Tujuan kegiatan ini adalah Meningkatkan pemberdayaan dan kesadaran masyarakat Desa Wali dalam melakukan deteksi dini serta pengendalian tekanan darah melalui kegiatan edukasi kesehatan dan skrining hipertensi. Hasil edukasi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi. Nilai rata-rata sebelum edukasi sebesar 73,23 meningkat menjadi 80,98 setelah edukasi. Peningkatan tersebut menggambarkan adanya perubahan positif dalam pemahaman peserta mengenai faktor risiko dan upaya pencegahan hipertensi. Kegiatan ini menegaskan bahwa deteksi dini edukasi dan skrining hipertensi merupakan langkah penting dalam pencegahan hipertensi, khususnya pada masyarakat yang berada pada wilayah pesisir pantai.
Pemberdayaan Kelompok Ibu Wadah melalui Inovasi Produk Sirup Buah Galoba sebagai Minuman Fungsional dan Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Wiwi Rumaolat; Mohammad Dahlan Sely; Jayanti Djarami; Maryam Lihi
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 02 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v6i02.554

Abstract

  Abstrak: Galoba (Hornstedtia alliacea) merupakan salah satu sumber daya hayati lokal Maluku yang berpotensi dikembangkan menjadi produk pangan bernilai ekonomi. Beberapa penelitian menunjukkan adanya kandungan fitokimia dan aktivitas biologis pada galoba, sementara penelitian pengolahan menunjukkan bahwa buah galoba dapat dikembangkan menjadi produk minuman dengan karakteristik kimia dan organoleptik yang baik. Namun, pemanfaatan galoba oleh Kelompok Ibu Wadah di Desa Uraur masih dilakukan secara sederhana dengan keterbatasan pada standardisasi produksi, sanitasi, kemasan, branding, dan pemasaran. Tujuan penelitian meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam produksi, pengemasan, branding, dan pemasaran sirup galoba serta menerapkan teknologi tepat guna. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, demonstrasi dan praktik pembuatan sirup galoba, penerapan teknologi tepat guna, pengemasan dan pelabelan, branding, pemasaran, serta pendampingan dan evaluasi. Kegiatan meningkatkan kemampuan mitra dalam menerapkan proses produksi yang lebih higienis dan terarah, menggunakan teknologi tepat guna, melakukan pengemasan dan pelabelan, serta memahami strategi branding dan pemasaran. Kegiatan PKM berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas Kelompok Ibu Wadah untuk mengembangkan sirup galoba sebagai produk pangan lokal yang memiliki nilai tambah ekonomi dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS WAIMITAL Moh. Dahlan Sely; Maryam Lihi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v1i1.600

Abstract

Kepuasan pasien salah satunya diduga dipengaruhi oleh waktu tunggu pelayanan. Waktu tunggu pelayanan merupakan masalah yang sering menimbulkan keluhan pasien dibeberapa Rumah Sakit. Lamanya waktu tunggu pasien mencerminkan bagaimana Rumah Sakit mengelola komponen pelayanan yang disesuaikan dengan situasi dan harapan pasien. Tujuan penelitian ini adalah hubungan waktu tunggu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di puskesmas waimital. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan Potong Lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berkunjung pada bulan januari yang berjumlah 243 pasien di Puskesmas Waimital. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive Random Sampling dengan jumlah sampel atau responden yang ditemukan dalam penelitian ini sebanyak 148 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 79 orang yang menunggu ≤ 60 menit tetapi merasa puas sebanyak 64 orang (81,0%) dan sedangkan dari 69 orang yang menunggu > 60 menit tetapi puas sebanyak 5 (7,2%) menunggu yang ≤ 60 menit tetapi merasa tidak puas sebanyak 15 orang (19,0%) dan menunggu > 60 menit tetapi tidak merasa puas sebanyak 64 orang (92,8%). Berdasarkan hasil uji statistic dengan menggunakan uji chi-squer di peroleh nilai p value 0.000 < 0,05 artinya ada hubungan antara waktu tunggu dengan kepuasan pasien di Puskesmas Waimital. Kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara waktu tunggu dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Waimital yang ditemukan secara statistika.
Analisis Hubungan Karakteristik Rumah Tangga Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Dusun Tinanurui Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Ety Dusra; Epi Dusra; Maryam Lihi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i1.787

Abstract

Pola Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) rumah tangga merupakan tatanana awal dari pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS). PHBS adalah seperangkat perilaku yang dipraktikkan secara sadar sebagai hasil dari pembelajaran, yang membuat individu atau keluarga dapat membantu diri mereka sendiri di bidang kesehatan dan mampu berperan aktif dalam program kesehatan masyarakat, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik (umur, pendidikan , pekerjaan, pendapatan) rumah tangga dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel menggunakan total sampling adalah rumah tangga di Dusun Tinanurui Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Hasil penelitian ini menggunankan Uji Chi-Squarae, Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan dan antara karakteristik rumah tangga dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yaitu pendidikan p=0,000, dan pendapatan p=0,008, sedangkan yang tidak memiliki hubungan yaitu umur p=1,000, dan pekerjaan p=1,000. Pusat kesekatan masyarakat perlu mempersiapkan sosialisasi penerapan PHBS secara lengkap dan mempraktekkannya agar dapat mendorong rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.