Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGENALAN LITERASI BUDAYA PADA ANAK PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI SANGGAR BIMBINGAN MUALLIM MALAYSIA Kholijah Siregar, Adek; Triswidodo, Triswidodo; Rosmaimuna, Rosmaimuna; Pasaribu, Muksana; Sari Batubara, Delilla; Putriana, Putriana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.4134-4139

Abstract

Pendidikan dan pengenalan budaya memiliki peran penting dalam membentuk identitas anak. Anak-anak pekerja migran sering kali menghadapi tantangan dalam mengakses pendidikan formal yang memadai serta pengenalan budaya asal mereka karena mobilitas dan perubahan lingkungan yang tinggi. Oleh karena itu, pendampingan literasi budaya merupakan solusi penting untuk membantu anak-anak pekerja migran dalam memahami budaya asalnya sekaligus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Jurnal ini membahas pendekatan pendampingan pengenalan literasi budaya pada anak-anak pekerja migran di Sanggar Bimbingan MuallimMalaysia, mulai dari identifikasi masalah, strategi pendampingan, hingga dampaknya terhadap identitas dan kemampuan anak dalam memahami dua budaya yang berbeda. Sanggar Bimbingan Muallim merupakan bentuk pendidikan informal yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak yang tidak memiliki akses ke pendidikan formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan dalam sarana dan pra sarana, Sanggar Bimbingan Muallim memberikan kontribusi yang signifikan dalampengenalan  budaya asal mereka juga dalam hal  membentuk karakter dan keterampilan dasar anak-anak pekerja migran
STRATEGI GURU DALAM PELAKSANAAN RUTINITAS IBADAH DI SMP IT DARUL HASAN PADANGSIDIMPUAN Puspa Ningsih, Emma; Pasaribu, Muksana; Rahmayanti Sormin, Mira; Sormin, Darliana; Siregar, Rosmaimuna
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 2, No 2 (2024): Tarim : Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penelitian yang digunakan peneliti pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan strategi pelaksanaan rutinitas ibadah di kelas VIII-A SMP Islam Terpadu Darul Hasan, (2) mendeskripsikan kendala dan upaya yang dilakukan dalam pelaksanaan rutinitas ibadah shalat dhuha di kelas VIII-A SMP Islam Terpadu Darul Hasan, dan (3) mendeskripsikan dampak dari rutinitas shalat dhuha di SMP Islam Terpadu Darul Hasan Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan datanya dengan Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analias data meliputi reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi guru wali kelas VIII-A adalah dengan menggunakan strategi campuran antara pembelajaran langsung dan tidak langsung. Kendala yang dihadapi yaitu kelambatan siswa pada saat berwudhu serta kurangnya toilet. Upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan hukuman bagi siswa yang terlambat mengikuti shalat dhuha, dan menganjurkan siswa perempuan agar berwudhu di rumah terlebih dahulu. Dampak dari rutinitas ibadah shalat dhuha di sekolah adalah siswa terbiasa menjalani rutinitas ibadah dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari. Dibuktikan dengan adanya dampak positif dari pelaksanaan program shalat dhuha ini, yaitu dapat memperkuat keimanan siswa, selain itu pikiran dan hati siswa juga menjadi lebih tenang, sehingga akan memperlancar proses belajar.Kata Kunci: Strategi guru, Rutinitas, Ibadah
METODE PENGAJIAN MUHAMMADIYAH DALAM MEMBENTUK AQIDAH WARGA MUHAMMADIYAH DI RANTING HUTA BANGUN JAE CABANG BUKIT MALINTANG KABUPATEN MANDAILING NATAL Gaja, Rawalan Harapan; Rozi, Fahrur; Sormin, Darliana; Pasaribu, Muksana; Lubis, Samsidar; Hermanto, Mulyadi
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 6, No 1 (2021): AL-MUADDIB : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL DAN KEISLAMAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v6i1.96-108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Metode Pengajian Muhammadiyah dalam membentuk Aqidah warga Muhammadiyah di Ranting Huta Bangun Jae Cabang Bukit Malintang. Metode penelitian kualitatif dengan mengambil latar Huta Bangun Jae. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis datanya, menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, berupa pemaparan data secara tertulis mengenai data terkait, baik yang tertulis maupun lisan dari informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan metode dalam pengajian dalam membentuk Aqidah di Ranting Huta Bangun Jae belum sepenuhnya sesuai dengan Himpunan Putusan Tarjih dan kaidahorganisasi Muhammadiyah, pengamalan ibadah sholat, perilaku (aklhak) dalam kehidupan sehari -hari warga Muhammadiyah. Kendala-kendala yang di temukan dalam Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyahini diantaranya, kurangnya minat warga untuk mempelajari buku Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah dan mengikuti pengajian-pengajian yang diadakan baik oleh Muhammadiyah cabang Bukit Malintang maupun ranting Huta Bangun Jae. Akibatnya adalah kurang tersosialisinya buku Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah kepada warga Muhammadiyah di Ranting Huta Bangun Jae, ditambah kurangnya kemampuan Pimpinan Ranting Muhammadiyah dalam menyampaikan dan menentukan pemateri dalam pengajian.
DAKWAH ‘AISYIYAH DALAM PEMBINAAN KELUARGA SAKINAH Samsidar, Samsidar; Pasaribu, Muksana; Liza, Mei; Harapan Gaja, Rawalan; Sormin, Darliana; Siregar, Rosmaimuna
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 6, No 2 (2021): AL-MUADDIB : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL DAN KEISLAMAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v6i2.336-345

Abstract

Dakwah dalam ajaran Islam merupakan proses perubahan sosial terencana yang bertujuan untuk menjadikan sarana dakwah menjadi lebih baik, baik dari segi rohani maupun kehidupan di dunia. Dengan dakwah manusia dapat belajar dan mengajar kebaikan kepada seluruh ummat. ‘Aisyiyah menjadikan dakwahnya untuk memberikan perubahan social kepada masyarakat agar dapat mewujudkan tujuan dari pernikahan itu sendiri yaitu menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Adanya program dakwah ‘Aisyiyah telah membuktikan bahwa mereka peduli dengan kehidupan rumah tangga dan kehidupan generasi muda yang akan datang. Ranting ‘Aisyiyah memiliki Program kegiatan salah satunya bidang dakwah. Kegiatan dakwah ini dilaksanakan oleh suatu tingkat kepemimpinan mulai dari tingkat ranting, cabang, daerah, wilayah dan pusat diseluruh Indonesia. Yang menjadi objek dalam pelaksanaan dakwahnya antara lain masyarakat, keluarga, muallaf, anak remaja serta kelompok khusus dengan menggunakan model dakwah yaitu  Dakwah Bil-Allisan, Dakwah Bil-Alkalam, Dakwah Bil-Alhal, Dakwah Jama’ah. ‘Aisyiyah melaksanakan dakwah kepada objek komunitas masyarakat atau kelompok-kelompok keluarga dalam masyarakat.  Pelaksana atau subjek dakwah pada organisasi ini adalah semua anggota ‘Aisyiyah mulai dari pimpinan dan juga tak terkecuali anggota-anggotanya. Usaha ini dilakukan demi  menciptakan keluarga Sakinah.  Kriteria keluarga sakinah adalah hidup rukun, tenang, dan saling cinta mencintai, saling kasih mengasihi, karena dibentuk berdasarkan tauhid, yaitu adanya kesadaran bahwa semua proses dan keadaan kehidupan kekeluargaan harus berpusat pada Allah SWT.  Keluarga sakinah diterapkan mulai pada proses pemilihan pasangan dalam proses pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan serta dalam proses pemecahan masalah yang dihadapi oleh suatu keluarga.
PENDAMPINGAN PENGENALAN LITERASI BUDAYA PADA ANAK PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI SANGGAR BIMBINGAN MUALLIM MALAYSIA Kholijah Siregar, Adek; Triswidodo, Triswidodo; Rosmaimuna, Rosmaimuna; Pasaribu, Muksana; Sari Batubara, Delilla; Putriana, Putriana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.4134-4139

Abstract

Pendidikan dan pengenalan budaya memiliki peran penting dalam membentuk identitas anak. Anak-anak pekerja migran sering kali menghadapi tantangan dalam mengakses pendidikan formal yang memadai serta pengenalan budaya asal mereka karena mobilitas dan perubahan lingkungan yang tinggi. Oleh karena itu, pendampingan literasi budaya merupakan solusi penting untuk membantu anak-anak pekerja migran dalam memahami budaya asalnya sekaligus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Jurnal ini membahas pendekatan pendampingan pengenalan literasi budaya pada anak-anak pekerja migran di Sanggar Bimbingan MuallimMalaysia, mulai dari identifikasi masalah, strategi pendampingan, hingga dampaknya terhadap identitas dan kemampuan anak dalam memahami dua budaya yang berbeda. Sanggar Bimbingan Muallim merupakan bentuk pendidikan informal yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak yang tidak memiliki akses ke pendidikan formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan dalam sarana dan pra sarana, Sanggar Bimbingan Muallim memberikan kontribusi yang signifikan dalampengenalan  budaya asal mereka juga dalam hal  membentuk karakter dan keterampilan dasar anak-anak pekerja migran
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN UKHUWWAH ISLAMIYAH UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM REMAJA Rambe, Malim Soleh; Pasaribu, Muksana; Dongoran, Awaluddin
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 01 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v13i01.6021

Abstract

This research was motivated by DM Triguna Padang High School students' low self-esteem, which made them not respect themselves. Adolescents with low self-esteem will feel dissatisfied with themselves, withdraw from the environment, be sensitive, put themselves down, and be excessively egocentric. This research aims to analyze the effectiveness of group guidance using the khutbah Islamiyah approach to increase teenagers' self-esteem. The research method used was a quasi-experimental model experiment with a static group comparison design. The population in this study was 220 students, and the sample for this study was 10 students. The research instrument was the Adolescent Self-Esteem Scale, which was proposed using a Likert scale measurement. The data was analyzed using descriptive correlation statistics with the help of SPSS version 25.00. The study results showed that teenagers' self-esteem before treatment was in the low category, while after treatment, it was in the high category. There was an increase in teenagers' self-esteem before and after being given group guidance treatment using the khutbah Islamiyah approach. In this way, group guidance using the khutbah Islamiyah approach can provide effective results for efforts to increase or develop self-esteem in teenagers. This is evidenced by teenagers increasingly having general, social, and personal self-confidence.
Implementation of The Integrated Islamic School Network Curriculum at SMP IT Darul Hasan Padangsidimpuan Sormin, Darliana; Salamah, Nurani; Pasaribu, Muksana; Rahmayanti Sormin, Mira
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.7149

Abstract

The curriculum serves as the foundation for the implementation of learning in integrated Islamic schools under the auspices of JSIT. Darul Hasan Integrated Islamic Junior High School (SMP Islam Terpadu Darul Hasan) in Padangsidimpuan is one of the integrated Islamic educational institutions under JSIT. Accordingly, Darul Hasan Integrated Islamic Junior High School implements the JSIT curriculum. The purpose of this research is to describe how the JSIT curriculum is implemented at Darul Hasan Integrated Islamic Junior High School in Padangsidimpuan and to identify any obstacles in its implementation. The research methodology used in this study is a qualitative research method, involving observations and structured interviews with research informants as data collection techniques. The results of this study conclude that the implementation of the JSIT curriculum at Darul Hasan Integrated Islamic Junior High School is carried out in accordance with the guidelines provided by the Integrated Islamic School Network. Fortunately, so far, the implementation of the JSIT curriculum at Darul Hasan Integrated Islamic Junior High School has not encountered any significant obstacles.
Teachers' Efforts to Improve Students' Ability to Read the Qur'an Hasibuan, Saiful Anwar; Pasaribu, Muksana; Rosmaimunah, Rosmaimunah
Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Integrative Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/tijie.v6i2.1806

Abstract

This study aims to analyze the strategies teachers use to improve students' Qur'an reading skills, identify the obstacles faced during the learning process, and explain the outcomes of teachers' efforts in enhancing students' abilities. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through classroom observations, interviews with teachers, students, and the head of the madrasah, as well as documentation such as student learning outcome reports. The study was conducted at Madrasah Anshoriah Al-Islamiyah, Songkhla, Thailand. Findings reveal that teachers implemented practice-based learning methods, individual mentoring, and varied learning media to improve students' Qur'an reading skills. However, challenges such as differences in student abilities, limited instructional time, and a lack of motivation among some students were identified. To address these issues, teachers employed diverse teaching methods, provided individual support for struggling students, organized Tahfidz and Tilawah programs, and involved parents in the learning process. These efforts resulted in a gradual improvement in students' Qur'an reading abilities, demonstrating the effectiveness of the implemented strategies. Students who initially struggled with reading the Qur'an showed progress with proper guidance and methods. An individualized approach enhanced fluency and tajwid comprehension, while the use of technology made learning more engaging. Additionally, parental involvement at home played a crucial role in motivating students to practice consistently.
PERAN GURU AGAMA DALAM MENINGKATKAN WAWASAN KEAGAMAAN DI SMA NEGERI 2 PADANGSIDIMPUAN Dewi Harahap, Anita; Sormin, Darliana; Rahmayanti Sormin, Mira; Hermanto, Mulyadi; Pasaribu, Muksana
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 3, No 2 (2025): Tarim : Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru agama dalam meningkatkan wawasan keagamaan siswa di SMA Negeri 2 Padangsidimpuan. Guru agama memiliki peran penting sebagai pembimbing dan fasilitator dalam memperkuat pemahaman keagamaan siswa melalui berbagai kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan guru agama dan observasi terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru agama tidak hanya memberikan materi keagamaan di kelas, tetapi juga aktif mengorganisir kegiatan seperti diskusi keagamaan, peringatan hari besar keagamaan, dan kerja sama lintas agama. Adapun strategi yang diterapkan oleh guru agama, termasuk pendekatan personal dan pembinaan nilai-nilai religius, secara signifikan berkontribusi pada peningkatan wawasan keagamaan siswa serta memperkuat sikap saling menghargai antarumat beragama. Kegiatan-kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap positif siswa terhadap keberagaman agama. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya waktu untuk pelaksanaan kegiatan keagamaan, keterbatasan fasilitas, dan tingkat kesadaran siswa yang beragam terhadap pentingnya wawasan keagamaan berhasil memberikan dampak positif dalam membentuk wawasan dan karakter siswa.Kata Kunci: Guru Agama, Wawasan Keagamaan, Pendidikan Agama Islam 
PERAN GURU DALAM MENGATASI PERILAKU BULLYING DI MTS MUHAMMADIYAH 22 KOTA PADANGSDIMPUAN Ardiansyah, Ardiansyah; Pasaribu, Muksana; Siregar, Ihsan; Samsidar, Samsidar; Rahmayanti Sormin, Mira
Tarim : Jurnal Islamic Eduation Vol 3, No 2 (2025): Tarim : Jurnal Islamic Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mengatasi perilaku bullying di MTs Muhammadiyah 22 Kota Padangsidimpuan. Bullying merupakan bentuk perilaku agresif yang dapat menghambat perkembangan sosial dan akademik peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying yang terjadi didominasi oleh bentuk verbal, seperti ejekan dan panggilan tidak pantas. Peran guru dalam mengatasi bullying diwujudkan melalui tiga pendekatan utama: preventif (pencegahan) dengan menciptakan iklim kelas yang positif dan integrasi nilai-nilai anti-bullying; kuratif (penanganan saat terjadi) dengan respons cepat, mediasi, dan konsekuensi yang mendidik; serta rehabilitatif (pemulihan dan tindak lanjut) melalui pemantauan, konseling, dan kolaborasi dengan orang tua. Strategi yang diterapkan guru lebih menekankan pada pendekatan persuasif, pembinaan karakter melalui kegiatan keagamaan, dan pemberian sanksi yang edukatif, dibandingkan hukuman represif. Keseluruhan upaya dilakukan secara terkoordinasi antara guru dan wakil kepala madrasah bidang kesiswaan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif bagi perkembangan peserta didik.Kata Kunci: Peran guru, Perilaku Bullying, Pendidikan Karakter