Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Peran Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat dalam Meningkatkan Karakter dan Hasil Belajar Peserta Didik di SDN Bulakan 01 Sukoharjo Nugrahani, Farida; Than, Alda Surya; Hanifah, Anisa Muthi'atul; Shinta, Dewi; Vitasari, Endah Lux; Zuraifah, I'if
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 4: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i4.66012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk karakter serta meningkatkan hasil belajar peserta didik di SDN Bulakan 01 Sukoharjo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, orang tua peserta didik, serta perwakilan masyarakat setempat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap berbagai kegiatan pendidikan yang dilaksanakan di sekolah dan lingkungan sekitarnya. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola peran yang dimainkan oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berperan sebagai pendidik pertama yang menanamkan nilai moral, kedisiplinan, dan membangun motivasi belajar anak; sekolah memberikan pendidikan formal yang terstruktur melalui pembelajaran berbasis nilai dan kegiatan ekstrakurikuler; sedangkan masyarakat mendukung pembentukan karakter melalui kegiatan sosial, budaya, dan edukatif. Sinergi antara ketiga unsur tersebut menciptakan lingkungan belajar yang holistik dan kondusif bagi pengembangan karakter serta peningkatan prestasi peserta didik. Kesimpulannya, kolaborasi keluarga, sekolah, dan masyarakat merupakan faktor kunci dalam menciptakan pendidikan karakter yang efektif dan meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar.
Eksplorasi Etnomatematika Arsitektur Masjid Agung Nurul Kalam Islam: Bagaimana Kaitannya dengan Nilai-Nilai Islam Nalim; Fahmy, Ahmad Faridh Ricky; Shinta, Dewi; Albab, Ulul; Ramadhan, Muna Zahro
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi Vol 8 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA AL QALASADI
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qalasadi.v8i2.9357

Abstract

This research aims to explore ethnomathematics in the architecture of the Nurul Kalam Grand Mosque in Pemalang and its relation to Islamic values. This qualitative research collects data through interviews, observation and documentation studies. The research results show that (1) there is an exploration of the architecture of the Nurul Kalam Pemalang grand mosque which can be seen from the planning design concept showing the spatial layout, symbols, motifs and forms of buildings typical of Pemalang. (2) the content of Islamic religious education values is attached to the philosophical meaning in every corner, the shape of the building and various ornaments in the mosque such as a pyramid-shaped roof with straight line ornaments as a representation of the faith, also a tower with a height of 51 meter as a symbol of the nature of Allah's compassion found in Asmaul Husna. (3) the implementation of Islamic education is found in the main function of the mosque as a place of worship and a scientific center. This is realized through various activities such as places to study the Qur'an, regular recitations, libraries and social activities during Ramadan. The contribution of this research can be used as a reference for Islamic education to increase scientific knowledge through mosque architecture for broad-minded Islamic education.
Pengaruh Pelatihan dan Pengawasan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Merras Danac Utama Jakarta Selatan Shinta, Dewi; Hermawati, Rahmi
Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajemen) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajemen)
Publisher : UNPAM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jism.v4i2.40216

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan pengawasan terhadap kinerja karyawan pada PT. Merras Danac Utama Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan sampel sembayak 93 responden. Hasil penelitian bahwa Pelatihan Kerja (X1) memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja (Y) dengan persamaan Y = 36,155 + 0,211X1. Korelasi pelatihan kerja (X1) dan kinerja (Y) sebesar 0,280 artinya tingkat hubungan pelatihan kerja (X1) dan kinerja (Y) adalah rendah. Nilai t hitung (2,781) > t tabel (1,661) artinya Pelatihan Kerja (X1) secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja (Y). Pengawasan Kerja (X2) memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja (Y) dengan persamaan Y = 4,973 + 1,114X2. Korelasi pengawasan kerja (X2) dan kinerja (Y) sebesar 0,957 artinya tingkat hubungan pengawasan kerja (X2) dan kinerja (Y) adalah sangat tinggi. Nilai t hitung (31,340) > t tabel (1,661) artinya Pengawasan Kerja (X2) secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja (Y). Pelatihan Kerja (X1) dan Pengawasan Kerja (X2) secara simultan memiliki hubungan positif dan searah dengan persamaan Y = 3,671 + 0,44X1 + 1,098X2. Korelasi pelatihan kerja dan pengawasan kerja (X2) terhadap kinerja (Y) sebesar 0,958 artinya tingkat hubungan pelatihan kerja (X1) dan pengawasan kerja (X2) terhadap kinerja (Y) sangat tinngi. Hasil uji F dapat dilihat bahwa nilai F hitung sebesar (506,368) > F tabel (3,098) artinya Pelatihan Kerja (X1) dan Pengawasan Kerja (X2) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja (Y).
TRANSFORMASI KEARSIPAN PENDIDIKAN DASAR: PERSEPSI DAN PENGALAMAN STAF TATA USAHA SD SWASTA ANNYSA DALAM PENGGUNAAN SISTEM ARSIP DIGITAL DAN MANUAL Shinta, Dewi; Prd, Intan Amalia Putri; Ramadhani, Jihan Aulia; Abdillah, Mhd Rizki; Mardiah, Raudhatul; Sembiring, Ummi Auliyah
REKOGNISI : Jurnal Pendidikan dan Kependidikan (E-ISSN 2599-2260) Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Every organization, be it a government agency, private institution or educational institution such as elementary school, must have administrative activities that are the basis for running daily operations. Administration related to correspondence or archiving of important documents belonging to the school or office. In the digital era, many agencies and schools have begun to switch from manual archive systems to digital archive systems. However, not all schools or offices have implemented the digitalization system optimally. Agencies or schools that have switched or implemented this digital archive system must have their own experiences and perceptions regarding this digital archive system. And of course they already know the advantages and disadvantages of both archive systems.
PEMANFAATAN KERTAS BEKAS MENJADI POT TANAMAN (RECYCLED PAPER POT) RAMAH LINGKUNGAN Sakti, Shofytrie Dhowy; Azzahra, Lintang Aulia; Shinta, Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 12, No 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v12i3.10517

Abstract

Limbah kertas menjadi salah satu penyumbang terbesar karena banyak digunakan dalam bidang pendidikan, perkantoran, industri, serta keperluan rumah tangga. Sayangnya, sebagian besar limbah kertas berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), yang membuat volume sampah semakin bertambah dan mempercepat pengurangan kapasitas lahan TPA. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu Persiapan, Penyuluhan, Pelatihan, dan Evaluasi. Tahapan ini kami lakukan dari tanggal 7 November, 15 November, dan 22 November 2025. Kegiatan ini memberikan beberapa dampak positif bagi masyarakat. Pertama, peserta memperoleh keterampilan baru dalam mengolah limbah kertas menjadi produk yang memiliki nilai guna. Kedua, kegiatan ini membantu mengurangi volume sampah kertas rumah tangga dan mendorong praktik ramah lingkungan. Selain itu, pot yang dihasilkan dapat digunakan sebagai media tanam tanpa perlu dipindahkan ke pot lain, sehingga akar tanaman tidak terganggu. Dengan antusiasme peserta yang tinggi, kegiatan ini menunjukkan potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai program edukasi dan pemberdayaan masyarakat. 
Pemanfaatan Media Pembelajaran Semai Untuk Menanamkan Perilaku Anti Korupsi Di UPT SPF Sekolah Dasar Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar Shinta, Dewi; Yunus, Muhammad; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pemanfaatan media pembelajaran SEMAI untuk menanamkan perilaku anti korupsi di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif atau sering juga disebut sebagai penelitian naturalistik, melibatkan subjek penelitian sebagai informan dari unsur guru dan siswa perwakilan kelas III, IV, V, dan VI ditambah masing-masing satu guru PAI dan PJOK dan kepala sekolah di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dari hasil wawancara mendalam, observasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemanfaatan media pembelajaran SEMAI untuk menanamkan perilaku anti korupsi di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar diawali dengan proses pengenalan oleh SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) Indonesia melalui para agen dengan memberikan pelatihan kepada guru agar dapat mengimplementasikan sembilan tahapan bermain SEMAI dalam pembelajaran yaitu: (1) fasilitator menentukan peserta yang memulai, (2) peserta mengambil kartu putih dan membaca situasi yang tertera di kartu, (3) peserta menentukan nilai anti korupsi yang sesuai dengan situasi tersebut, (4) peserta meletakkan kartu putih di nilai anti korupsi yang dipilih, (5) peserta lawan menilai jawaban dengan alasan, apakah benar atau salah, (6) fasilitator memimpin diskusi dan memberikan keputusan, (7) peserta yang menjawab salah mengambil kartu merah dan melakukan perintah yang tertera di kartu, (8) bergantian sampai selesai, dan (9) peserta atau kelompok yang menang adalah yang paling banyak menempatkan kartu putih dan paling sedikit mengambil kartu merah serta memiliki beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. This research aims to provide an overview of implementation and describe supporting and inhibiting factors in the use of SEMAI learning media to instill anti-corruption behavior in UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Makassar City. This research uses qualitative research methods. The type of research used is descriptive qualitative research or often also referred to as naturalistic research, involving research subjects as informants from teachers and students representing classes III, IV, V, and VI plus one PAI and PJOK teacher each and the UPT SPF principal at Bawakaraeng I State Elementary School, Makassar City. The data in this research is qualitative data from the results of in-depth interviews, participant observation. The results of the research show that the implementation of the use of SEMAI learning media to instill anti-corruption behavior in UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Makassar City began with an introduction process by SPAK (I am an Anti-Corruption Woman) Indonesia through agents by providing training to teachers so they could implement the nine stages of the game. SEMAI in learning is: (a) the facilitator determines which participants will start, (b) participants take a white card and read the situation written on the card, (c) participants determine anti-corruption values that are appropriate to the situation, (d) participants place a white card on the selected anti-corruption value, (e) the opposing participant evaluates the answer with reasons, whether it is right or wrong, (f) the facilitator leads the discussion and provides decisions, (g) participants who answer incorrectly take a red card and carry out the command stated on the card, (h) take turns until finished, and (i) the winning participant or group is the one who places the most white cards and takes the fewest red cards and has several supporting and inhibiting factors in its implementation.
Pengaruh Grit terhadap Keterlibatan Akademik Mahasiswa Shinta, Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36434

Abstract

Keterlibatan akademik merupakan indikator penting keberhasilan mahasiswa dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi. Salah satu faktor psikologis non-kognitif yang diduga berperan dalam meningkatkan keterlibatan akademik adalah grit, yang merujuk pada kegigihan dan konsistensi individu dalam mencapai tujuan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh grit terhadap keterlibatan akademik mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 112 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form yang mengukur grit dan keterlibatan akademik mahasiswa. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grit berpengaruh secara signifikan terhadap keterlibatan akademik mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan tingkat grit yang lebih tinggi cenderung menunjukkan keterlibatan akademik yang lebih optimal dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Pengelolaan Program Literasi Sosial sebagai Upaya Meningkatkan Perilaku Prososial Anak Panti Asuhan Shinta, Dewi; Asmidar, Asmidar; Sefitri, Addiniah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36649

Abstract

Keterbatasan sarana dan program pembinaan sosial di panti asuhan sering berdampak pada rendahnya perilaku prososial anak, seperti empati dan kerja sama. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengelola program literasi sosial sebagai upaya meningkatkan perilaku prososial anak panti asuhan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan PKM berbasis program. Subjek kegiatan berjumlah 12 anak asuh berusia 3–18 tahun di Panti Asuhan Mustika Abadi Anak Indonesia, yang dikelompokkan ke dalam tiga kelompok usia. Intervensi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi permainan, dan refleksi berbasis experiential learning. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan perilaku prososial anak, ditandai dengan munculnya sikap empati, saling membantu, kerja sama, dan komunikasi sosial yang lebih positif pada seluruh kelompok usia. Program literasi sosial berbasis tahap perkembangan terbukti efektif sebagai media pembinaan sosial anak panti asuhan.
Pengaruh Kedisiplinan Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Shinta, Dewi; Riyadi, Riyadi; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpd.v11i2.79333

Abstract

This riset aims to determine whether there is a positive effect of learning discipline on the cognitive learning outcomes of mathematics for fifth grade students of public elementary schools in Laweyan sub-district. The quantitative methodologies used in this study are survey-type with an associatie research design. Students in fifth grade from elementary school in Laweyan Subdistrict made up the entire study’s population in the 2022/2023 academic year. The research sample was fifth grade students at SD N Pajang IV, SD N Tunggulsari 01, SD N Bratan 02 with a total of 71 students. Tests and questionnaires have been used as the data collection methods. Simple linear regression was used to examine the research data. As shown by the acquisition of   (19.509) >  in the regression equation = 6.078 + 0.869X, the reset’s findings show that learning discipline has a positive and significant impact on the mathematics learning outcomes of fifth grade students in public elementary schools in Laweyan District in the 2022/2023 academic year. According to the analysis of R squared coefficient f determination (0,847), 84,7% of fifth grade children in the public elementary schools in the Laweyan District showed improved math learning outcomes as a result of learning discipline.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Semai Untuk Menanamkan Perilaku Anti Korupsi Di UPT SPF Sekolah Dasar Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar Shinta, Dewi; Yunus, Muhammad; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang implementasi serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pemanfaatan media pembelajaran SEMAI untuk menanamkan perilaku anti korupsi di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif atau sering juga disebut sebagai penelitian naturalistik, melibatkan subjek penelitian sebagai informan dari unsur guru dan siswa perwakilan kelas III, IV, V, dan VI ditambah masing-masing satu guru PAI dan PJOK dan kepala sekolah di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dari hasil wawancara mendalam, observasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemanfaatan media pembelajaran SEMAI untuk menanamkan perilaku anti korupsi di UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Kota Makassar diawali dengan proses pengenalan oleh SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) Indonesia melalui para agen dengan memberikan pelatihan kepada guru agar dapat mengimplementasikan sembilan tahapan bermain SEMAI dalam pembelajaran yaitu: (1) fasilitator menentukan peserta yang memulai, (2) peserta mengambil kartu putih dan membaca situasi yang tertera di kartu, (3) peserta menentukan nilai anti korupsi yang sesuai dengan situasi tersebut, (4) peserta meletakkan kartu putih di nilai anti korupsi yang dipilih, (5) peserta lawan menilai jawaban dengan alasan, apakah benar atau salah, (6) fasilitator memimpin diskusi dan memberikan keputusan, (7) peserta yang menjawab salah mengambil kartu merah dan melakukan perintah yang tertera di kartu, (8) bergantian sampai selesai, dan (9) peserta atau kelompok yang menang adalah yang paling banyak menempatkan kartu putih dan paling sedikit mengambil kartu merah serta memiliki beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. This research aims to provide an overview of implementation and describe supporting and inhibiting factors in the use of SEMAI learning media to instill anti-corruption behavior in UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Makassar City. This research uses qualitative research methods. The type of research used is descriptive qualitative research or often also referred to as naturalistic research, involving research subjects as informants from teachers and students representing classes III, IV, V, and VI plus one PAI and PJOK teacher each and the UPT SPF principal at Bawakaraeng I State Elementary School, Makassar City. The data in this research is qualitative data from the results of in-depth interviews, participant observation. The results of the research show that the implementation of the use of SEMAI learning media to instill anti-corruption behavior in UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng I Makassar City began with an introduction process by SPAK (I am an Anti-Corruption Woman) Indonesia through agents by providing training to teachers so they could implement the nine stages of the game. SEMAI in learning is: (a) the facilitator determines which participants will start, (b) participants take a white card and read the situation written on the card, (c) participants determine anti-corruption values that are appropriate to the situation, (d) participants place a white card on the selected anti-corruption value, (e) the opposing participant evaluates the answer with reasons, whether it is right or wrong, (f) the facilitator leads the discussion and provides decisions, (g) participants who answer incorrectly take a red card and carry out the command stated on the card, (h) take turns until finished, and (i) the winning participant or group is the one who places the most white cards and takes the fewest red cards and has several supporting and inhibiting factors in its implementation.