Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : Prologia

Analisis Promosi Goffee Indonesia Di Instagram Darmawan, Melly; Setyanto, Yugih; Aulia, Sisca
Prologia Vol 3, No 1 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i1.6238

Abstract

Seiring berkembangnya kedai kopi di Indonesia menambah minat  penulis untuk ingin mengetahui lebih dalam tentang bisnis kedai kopi tersebut, yang salah satunya adalah Goffee Indonesia. Goffee Indonesia merupakan kedai kopi yang berlokasi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, yaitu di ITC Mangga Dua lantai 2. Komunikasi Pemasaran merupakan suatu sarana menginformasikan, membujuk serta mengingatkan  pelanggan secara langsung maupun tidak langsung tentang suatu produk atau jasa yang ditawarkan  (Kotler 2009:172) . Pada umumnya, komunikasi pemasaran merepresentasikan “suara” perusahaan dan mereknya serta merupakan saran dimana perusahaan dapat membuat dialog dan membangun hubungan dengan konsumen (Kotler, 2009:172). Tujuan penelitian ini dibuat adalah untuk mengetahui lebih dalam analisis promosi yang dilakukan Goffee Indonesia di Instagram. Kemudian penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melalui pendekatan etnografi. Penelitian menggunakan metode wawancara dengan 6 informan yang terdiri dari pemilik kedai kopi, admin akun instagram Goffee Indonesia, dan juga pelanggan. Dari penelitian yang diperoleh bersumber dari wawancara, observasi dan studi etnografi. Agar komunikasi pemasaran atau promosi yang dilakukan Goffee Indonesia berjalan dengan efektif, Goffee Indonesia juga selalu membuat promosi yang menarik setiap hari, dan memiliki keinginan akan menambah semakin banyak minat beli  konsumen. Dan dari hasil penelitian ini adalah Instagram sangat bermanfaat dalam komunikasi pemasaran ataupun promosi yang dilakukan Goffee Indonesia. 
Upaya GoPay Terhadap Mahasiswa di Kantin UNTAR Kampus 1 Livia Gracely Wahyu; Eko Harry Susanto; Sisca Aulia
Prologia Vol 4, No 2 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i2.6674

Abstract

As time goes by, Technology and the economy creates new innovations that help human life, which is called financial technology (fintech). Financial Technology has a function to accelerate and facilitate various access to human finance. One of the companies in Indonesia that applies financial technology is GoJek. GoJek created GoPay as a financial technology that can be used to pay for all services in the GoJek application. However, now GoPay has developed and can be used in tenants who have collaborated with GoPay, such as Tarumanagara University Canteen Campus 1, which since 2019 has been working with GoPay so that students can transact using GoPay as a payment tool. Therefore, the researcher discusses GoPay's efforts in maintaining student purchase interest at Tarumanagara University. This research methodology is qualitative with a case study method based on the results of data from key informants / informants who have influence in this study. Based on the results of the interview, GoPay gave some efforts to students in the Tarumanagara University Campus 1 canteen.Teknologi dan ekonomi yang berkembang seiring berkembangnya zaman menciptakan inovasi baru yang menolong hidup manusia, yang disebut dengan financial technology (fintech). Financial Technology memiliki fungsi untuk mempercepat dan mempermudah berbagai akses keuangan manusia. Salah satu perusahaan di Indonesia yang mengaplikasikan financial technology adalah GoJek.  GoJek menciptakan GoPay sebagai financial technology yang dapat digunakan untuk membayar semua layanan di aplikasi GoJek. Namun, sekarang GoPay sudah berkembang dan dapat digunakan di tenant-tenant yang sudah bekerja sama dengan GoPay, seperti Kantin Universitas Tarumanagara Kampus 1 yang sejak tahun 2019 sudah bekerja sama dengan GoPay sehingga mahasiswa dapat bertransaksi menggunakan GoPay sebagai alat pembayarannya. Oleh sebab itu, peneliti membahas mengenai upaya GoPay dalam mempertahankan minat pembelian mahasiswa di Universitas Tarumanagara. Metodologi penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus berdasarkan hasil data dari narasumber/ key informan yang memiliki pengaruh dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil wawancara, GoPay memberikan beberapa upaya terhadap mahasiswa di kantin Universitas Tarumanagara Kampus 1. 
Pengaruh Word of Mouth terhadap Keputusan Pembelian La Madame Florist Willy Willy; Riris Loisa; Sisca Aulia
Prologia Vol 5, No 1 (2021): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v5i1.8181

Abstract

Over time, more and more flower shops can be accessed offline and online. La Madame Florist Florist utilizes word of mouth in attracting the attention of consumers. So this study aims to determine the effect of word of mouth on the purchasing decision of the La Madame Florist brand flower by using a quantitative descriptive approach. Researchers took a sample of La Madame Florist buyers using Google forms with a total of 100 respondents distributed via social media. Data analysis was conducted by researchers using statistical products and service solutions (SPSS) version 15. It is known that the coefficient of determination in the R Square table of 0.246 shows that 24.6% of purchasing decisions are influenced by word of mouth. It is known that the coefficient of Word of Mouth correlation has a strong enough relationship to the purchase decision and is positive because it is between the intervals of 0.40 - 0.599. then from the results obtained, the writer can provide some conclusions. The conclusion is that Word of mouth has a positive and significant influence on purchasing decisions at La Madame Florist.Seiring perkembangan waktu, semakin banyak toko bunga yang dapat diakses secara online selain dengan metode penjualan offline. Toko Bunga La Madame Florist memanfaatkan word of mouth dalam menarik perhatian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh word of mouth terhadap keputusan pembelian bunga merek La Madame Florist dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Peneliti mengambil sampel pembeli La Madame Florist dengan menggunakan google form dengan total 100 responden yang disebarkan melalui media sosial. Analisis data yang dilakukan peneliti menggunakan program SPSS versi 15. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh dan telah dijelaskan oleh penulis mengenai word of mouth terhadap keputusan pembelian di La Madame Florist. Diketahui bahwa nilai koefisien determinasi pada tabel R Square sebesar 0.246 menunjukkan bahwa 24.6% keputusan pembelian dipengaruhi word of mouth. Diketahui bahwa nilai koefisien korelasi Word Of Mouth memiliki hubungan yang cukup kuat terhadap Keputusan pembelian dan bersifat positif karena berada di antara interval 0,40 - 0,599. maka dari hasil yang didapat tersebut penulis dapat memberikan beberapa kesimpulan. Kesimpulannya adalah Word of mouth memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di La Madame Florist.
Pengaruh Word Of Mouth dan Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian Xing Fu Tang di Indonesia Jessica Tee; Rezi Erdiansyah; Sisca Aulia
Prologia Vol 4, No 1 (2020): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v4i1.6420

Abstract

Along with the development of the times, food and drinks also develop with new innovations and new brands that have their own characteristics. The existence of a new brand is intended to attract consumers by making purchasing decisions. In this research, researchers want to know how much the influence of word of mouth and brand awareness so that purchasing decisions occur. Researchers are interested in drinks with a new innovation, the bubble tea brand Xing Fu Tang in Indonesia. Researchers took consumer samples of Xing Fu Tang by using Google forms with a total of 120 respondents in three branches namely Lippo Mall Puri, Lippo Mall Kemang, and Pluit Village. Data analysis was performed by researchers using statistical product and service solutions (SPSS) version 15 and Lisrel 8.70 software as software from the Structural Equation Model (SEM). SEM in this study is used to determine the extent of the influence of word of mouth and brand awareness on purchasing decisions. The results of this study indicate that word of mouth significantly influences the purchase decision with a t-value of 2.11 and brand awareness influences the purchase decision with a t-value of 2.38. With these results, entrepreneurs especially bubble tea drinks need to increase word of mouth and brand awareness to increase consumer purchases. Seiring berkembangnya zaman, makanan dan minuman juga ikut berkembang dengan adanya inovasi baru dan adanya merek baru yang memiliki ciri khas tersendiri. Dengan adanya merek baru dimaksudkan untuk menarik konsumen dengan melakukan keputusan pembelian. Pada penelitian ini, peneliti ingin mengetahui seberapa besar pengaruh word of mouth dan brand awareness sehingga terjadinya keputusan pembelian. Peneliti tertarik dengan minuman dengan inovasi baru yaitu bubble tea merek Xing Fu Tang di Indonesia. Peneliti mengambil sampel konsumen Xing Fu Tang dengan menggunakan google form dengan total 120 responden di tiga cabang yaitu Lippo Mall Puri, Lippo Mall Kemang, dan Pluit Village. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan program statistical product and service solutions (SPSS) versi 15 dan software Lisrel 8.70 sebagai piranti lunak dari Structural Equation Model (SEM). SEM dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh word of mouth dan brand awareness terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa word of mouth berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-value sebesar 2.11 dan brand awareness berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-value sebesar 2.38. Dengan hasil tersebut, para pengusaha khususnya minuman bubble tea perlu meningkatkan word of mouth dan brand awareness untuk meningkatkan pembelian dari konsumen.
Analisis YouTube TVRI Dalam Meningkatkan Jumlah Penonton Gilang Putra Ramadhan; Eko Harry Susanto; Sisca Aulia
Prologia Vol 3, No 1 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i1.6224

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai analisis youtube TVRI dalam meningkatkan jumlah penonton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh gambaran tentang kemunculan YouTube yang mendorong masyarakat menggunakan YouTube sebagai sumber informasi dan hiburan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deksriptif dan menggunakan metode penelitian studi kasus sebagai landasan untuk mengumpulkan data. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah wawancara dengan beberapa narasumber dan melakukan observasi ke bagian media sosial TVRI. Hasil dari penelitian ini adalah YouTube TVRI berupaya meningkatkan jumlah penonton dengan menampilkan tayangan-tayangan unggulan seperti drama korea oshin, pertandingan bulu tangkis dalam negeri dan luar negeri. Yang menjadi pembeda dengan YouTube milik stasiun televisi lain adalah YouTube TVRI memiliki konten-konten tentang kebudayaan Indonesia.
Komunikasi Pemasaran Kennedy, Voice & Berliner dalam Membangun Loyalitas dengan Klien Jacqueline Annabell; Yugih Setyanto; Sisca Aulia
Prologia Vol 3, No 2 (2019): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v3i2.6357

Abstract

Marketing communication is carried out with the main goal of selling. Companies that offer services and products compete with each other in applying marketing communication strategies to attract clients and maintain the loyalty of clients who have become regular customers. This research utilizes marketing communication theory and client's loyalty. The research approach used in this research is a descriptive qualitative approach with case study research methods and data collection techniques carried out by interviews, non-participant observation, literature study and documentation. The result of this study indicates that Kennedy, Voice & Berliner runs a mix of marketing communications, namely events and experiences, public relations and publicity, direct marketing, word-of-mouth marketing, and personal selling. Kennedy, Voice & Berliner clients have a high level of engagement and are supported by a high level of repeated purchase, reciprocity and client's satisfaction with Kennedy, Voice & Berliner in which they use the services of Kennedy, Voice & Berliner’s  public relations consultant on an ongoing basis. Komunikasi pemasaran dilaksanakan dengan tujuan utama menjual. Perusahaan-perusahaan yang menawarkan jasa maupun produk saling berkompetisi dalam mengaplikasikan strategi komunikasi pemasaran untuk menarik minat klien serta mempertahankan loyalitas klien yang telah menjadi pelanggan tetap. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pemasaran dan loyalitas klien. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian studi kasus dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi non-participant, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kennedy, Voice & Berliner menjalankan bauran komunikasi pemasaran yaitu events and experiences, public relations and publicity, direct marketing, word-of-mouth marketing, dan personal selling. Klien Kennedy, Voice & Berliner memiliki keterikatan yang tinggi dan didukung dengan  tingkat pembelian ulang yang tinggi, adanya timbal balik dan rasa puas klien terhadap Kennedy, Voice & Berliner sehingga memakai jasa konsultan public relations Kennedy, Voice & Berliner secara terus-menerus.
Pengaruh Efektivitas Iklan dan Kepercayaan Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Lemonilo Yovianty, Livia; Erdiansyah, Rezi; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 6 No. 2 (2022): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v6i2.10553

Abstract

This research was conducted to obtain information about the effect of advertising effectiveness and brand trust on the purchasing decisions of Lemonilo products. In this study, researchers used a quantitative approach with a survei method. The sample of this study amounted to 110 people using primary data. The primary data comes from a questionnaire. The researcher used the validity test and the reliability test to test the instrument. In this study using multiple linear regression, t test, f test and test the coefficient of determination as a hypothesis test. The analysis of the results of this study is that the variables of advertising effectiveness and brand trust have an effect on purchasing decisions. The effectiveness of advertising depends on various conditions, one of which is whether the message conveyed is remembered by consumers, whether the message can be embedded in the minds of consumers, and whether consumers will buy it. Based on the coefficient of determination test, it can be seen that the dependent variable of purchasing decisions can be explained by the independent variables of advertising effectiveness and brand trust of 29.4%, while the remaining 70.6% is explained by other factors outside the study such as price to product quality.   Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai pengaruh efektivitas iklan dan kepercayaan merek terhadap keputusan pembelian produk Lemonilo. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian ini berjumlah 110 orang dengan menggunakana data primer. Data primer tersebut berasal dari kuesioner. Peneliti menggunakan uji validitas dan uji realibilitas untuk uji instrumen. Dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji f, dan uji koefisien determinasi sebagai uji hipotesis. Analisis hasil penelitian tersebut adalah variabel efektivias iklan dan kepercayaan merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Efektivitas iklan tergantung pada berbagai kondisi, salah satunya apakah pesan yang disampaikan diingat konsumen, apakah pesan dapat tertanam di benak konsumen, dan apakah konsumen akan membelinya. Berdasarkan uji koefisien determinasi terlihat variabel dependen keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel independen efektivitas iklan dan kepercayaan merek sebesar 29,4%, sedangkan sisanya sebesar 70,6% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian seperti harga hingga kualitas produk.
Pengaruh Efektivitas Iklan Instagram Men’s Biore #CerahBukaJalan Pada Brand Awareness Yohanes, Geraldi; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 6 No. 2 (2022): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v6i2.15604

Abstract

  Advertising is a way of communicating values from a company or brand by using paid media to inform, persuade, and remind the consumer. With the development of the times, the media for advertisement changes too. Radio, poster and flyer used to be advertisement media, now, social media, website, and other new media are being used as advertisement media. One account that use Instagram social media as advertisement media is @idmensbiore. @idmensbiore is an Instagram account that is made for the purpose to promote product from the brand Men’s Biore. The purpose of this study is to know whether Men’s Biore Instagram advertisement #CerahBukaJalan effectiveness has an impact on brand awareness. On this study, effectiveness theory using AIDA model and brand awareness theory is used ad the main theory.  This study used quantitative for the study approach with survey as the study method. The population for this study are men with the age of 18-30, are a followers of @idmensbiore Instagram, and have seen Men’s Biore Instagram advertisement #CerahBukaJalan, with the total sample of 143 respondent using non-probability sampling and purposive sampling, The result of this study shows that Men’s Biore Instagram advertisement #CerahBukaJalan effectiveness has reached desire level of AIDA model and has an impact to brand awareness as big as 51.6%.  Men’s Biore Instagram advertisement #CerahBukaJalan effectiveness has an impact to brand awareness   Iklan merupakan cara untuk mengomunikasikan nilai-nilai perusahaan atau merek dengan menggunakan media berbayar. Iklan juga digunakan untuk menginformasikan, mempersuasi dan mengingatkan konsumen. Seiring perubahan zaman, media untuk menyampaikan iklan pun berubah. Dahulu iklan biasa disampaikan melalui radio, poster, dan pamflet, sekarang iklan disampaikan melalui media sosial, melalui website, dan media baru lainnya. Salah satu akun media sosial Instagram yang dipakai sebagai sarana iklan adalah @idmensbiore. @idmensbiore merupakan akun yang dibuat untuk mempromosikan produk dari jenama Men’s Biore. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mencari tahu apakah terdapat pengaruh efektivitas iklan terhadap kesadaran jenama khususnya di iklan Instagram Men’s Biore #CerahBukaJalan. Pada penelitian ini, teori efektivitas iklan menggunakan model AIDA dan teori kesadaran jenama akan digunakan sebagai teori penunjang penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei sebagai metode penelitian. Populasi pada penelitian ini merupakan pria berumur 18-30 tahun, pengikut dari akun Instagram @idmensbiore dan pernah melihat iklan Instagram Men’s Biore #CerahBukaJalan, dengan 143 buah individu degan teknik non-probability sampling dan purposive sampling. Penelitian ini memiliki hasil yang menunjukkan bahwa efektivitas iklan Men’s Biore #CerahBukaJalan telah mencapai tingkatan desire pada model AIDA dan mempengaruhi kesadaran jenama sebesar 51.6%. Efektivitas iklan Instagram Men’s Biore #CerahBukaJalan memengaruhi secara signifikan kesadaran jenama.
Analisis Brand Ambassador Jerome Polin Pada Brand Menantea Sutandi, Sania; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.15812

Abstract

The background of this study is that researchers want to examine how strong Jerome Polin's influence is on Menantea's business development and the strategies undertaken by Jerome Polin as an influencer and brand ambassador due to the rampant development of modern information technology as evidenced by social media influencers who have a major influence in increasing marketing. a brand (brand ambassador). The purpose of this study was to determine Jerome Polin's strategy as an influencer and also a brand ambassador for the Menantea brand. This study uses the brand ambassador theory proposed by Lea Greenwood and the influencer theory according to Kadekova & Holiencinova with descriptive qualitative research methods through case studies where data collection is carried out by interviews, observations, documentation, and literature studies. The results of this study indicate that social media engagement is very important because it can form a good and original personal branding, and the main strategy that Jerome Polin as a brand ambassador does is to build good relationships with consumers and also develop promotional strategies that can highlight brand image. So, it can be concluded that Jerome Polin can become a brand ambassador who meets the criteria by using his strategy as a content creator and influencer as well as the Menantea brand ambassador mentioned above. Latar belakang dari penelitian ini adalah peneliti ingin meneliti seberapa kuat pengaruh Jerome Polin pada perkembangan bisnis Menantea serta strategi yang dilakukan oleh Jerome Polin sebagai influencer dan brand ambassador dikarenakan perkembangan teknologi informasi modern yang sudah merajalela dibuktikan dengan influencer media sosial yang memiliki pengaruh besar dalam peningkatan pemasaran suatu brand (brand ambassador). Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui strategi Jerome Polin sebagai influencer dan juga brand ambassador pada brand Menantea. Penelitian ini menggunakan teori brand ambassador yang dikemukakan oleh Lea Greenwood serta teori influencer menurut Kadekova & Holiencinova dengan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui studi kasus yang pengambilan datanya dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa engagement media sosial merupakan hal yang sangat penting karena dapat membentuk personal branding yang bagus dan orisinal, serta strategi yang utama yang dilakukan Jerome Polin sebagai brand ambassador adalah membangun hubungan baik dengan para konsumen dan juga menyusun strategi promosi yang dapat menonjolkan brand image. Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa Jerome Polin dapat menjadi brand ambassador yang memenuhi kriteria dengan menggunakan strateginya sebagai seorang content creator dan influencer serta sebagai brand ambassador Menantea yang telah disebutkan di atas.
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Perilaku Konsumtif (Studi Kasus Brand Maybelline di Shopee pada Dewasa Awal) Aviny, Pratita; Aulia, Sisca
Prologia Vol. 7 No. 1 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i1.21287

Abstract

Marketing mix is ​​a marketing tool that is usually used by companies to be able to offer their products to consumers or potential customers. Maybelline is a cosmetic company that does a marketing mix and they collaborate with e-commerce Shopee as a platform to reach customers. The marketing mix carried out by the Maybelline company can lead to consumptive behavior in its consumers. This consumptive behavior itself exists because of someone's pleasure in buying or using a product without considering their needs but desires. This study aimed to determine the impact of Maybelline's Shopee marketing mix on consumer behavior in early adulthood. The obtained data adopt validity test, reliability test, linear regression analysis and t test. The results of data processing showed that t count>t table 4.093>1.98, significance 0.001<0.05. The test results show the H1 hypothesis that Maybelline's combination in Shopee marketing has an effect on consumer behavior. The resulting hypothesis is H1, that the marketing mix has an effect on consumer behavior in early adulthood. The results of this study lead to Hypothesis H1, that the marketing mix has an effect on consumer behavior in early adulthood. As a result of the marketing mix carried out by Maybelline, it can influence the shopping style of consumers to continue consuming products so that consumptive behavior occurs. Bauran pemasaran merupakan alat pemasar yang biasanya digunakan oleh perusahaan untuk bisa menawarkan produknya kepada konsumen atau calon konsumen. Bauran pemasaran dilakukan oleh perusahaan kosmetik yaitu Maybelline dan mereka bekerjasama dengan e-commerce Shopee sebagai wadah untuk meraih pelanggan. Bauran pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan Maybelline bisa menimbulkan perilaku konsumtif pada konsumennya. Perilaku konsumtif ini sendiri ada karena kesenangan seseorang dalam membeli atau menggunakan produk tanpa mempertimbangkan kebutuhannya melainkan keinginan. Untuk mengetahui apakah adanya pengaruh bauran pemasaran Maybelline di Shopee terhadap perilaku konsumtif pada dewasa awal merupakan tujuan dari penelitian ini. Data yang didapat menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, dan uji T. Hasil dari olah data menunjukan nilai t hitung > t tabel yaitu 4.093 > 1,98 dengan signifikan 0,001 < 0,05. Hasil yang diuji menunjukan hipotesis H1 bahwa terdapat pengaruh bauran Maybelline di Shopee pemasaran terhadap perilaku konsumtif. Akibat dari bauran pemasaran yang dilakukan oleh Maybelline, bisa memmengaruhi gaya belanja konsumennya untuk terus mengonsumsi produk sehingga terjadi perilaku konsumtif.