This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Psikis : Jurnal Psikologi Islami JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Jurnal Psikologi Integratif Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling Psychocentrum Review Masyarakat Berdaya dan Inovasi Journal of Psychological Perspective Community Empowerment Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Nusantara Journal of Behavioral and Social Science Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Social And Economics Research Jakiyah : Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Prosiding University Research Colloquium Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities International Journal of Health Science and Technology JHeS (Journal of Health Studies) Journal of Health Sciences and Medical Development Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Eduvest - Journal of Universal Studies Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Journal of Innovative and Creativity Jurnal Komunikasi Indonesia al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Bersama : Jurnal Pengabdian Masyarakat journal of social and economic research PESHUM
Claim Missing Document
Check
Articles

The Role Of Mindfulness To Reduce Anxiety Facing Muhafadzoh In Female Students Of Islamic Boarding School X Candra Putri, Siti Ratu Syakira Azzahra; Rohmadani, Zahro Varisna
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 10 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i10.1721

Abstract

The aim of this research is to describe the role of mindfulness by using relaxation techniques to reduce the level of anxiety facing muhafadzoh in female students at Madrasah Mu'allimin Mu'allimat Islamic Boarding School X. This research uses a quasi-experimental method. The subjects of this research were female students of Madrasah Mu'allimin and Mu'allimat Pondok Pesantren The data collection technique uses a scale results sheet in the form of a questionnaire while data analysis uses non-parametric Mann-Whitney U. Based on the research results, a 2-tailed asymp sig value of 0.00 < 0.05 is obtained, which indicates that the application of Mindfulness has a significant impact on the variable. observed, namely the level of anxiety. These findings consistently support the research hypothesis which suspects that Mindfulness intervention will be effective in reducing anxiety levels in female students at Islamic Boarding School X.
Hubungan antara Pola Asuh Islami Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Siswa X Wates Uliya Latifah Safrudin; Zahro Varisna Rohmadani
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i3.5761

Abstract

This study aims to examine the relationship between Islamic parenting patterns of parents and students' learning motivation at SMK X Wates. This study is motivated by the importance of the role of parents in shaping children's learning motivation, especially in the context of education based on Islamic values. The research method used is quantitative with a survey approach, where data is collected through questionnaires given to students. The population used for this study was 150 students. Then the data obtained were analyzed using statistical techniques to see the relationship between Islamic parenting patterns and learning motivation. The results of the study obtained an asymp sig-2 tailed value of .074 <0.05 which indicates that there is a significant relationship between Islamic parenting patterns of parents and students' learning motivation. This study is expected to provide insight for parents to apply effective parenting patterns in increasing children's learning motivation.
Hubungan antara Konsep Diri dengan Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa di Yogyakarta Maura Rachel Anisha Damopolii; Zahro Varisna Rohmadani
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 5 No. 1 (2025): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v5i1.5879

Abstract

                Students are individuals who are studying at a university, with an important role as Agents of Change. Suicidal ideation refers to the feeling that life is worthless, and tends to occur in individuals with negative self-concepts. This study aims to determine whether there is a relationship between self-concept and suicidal ideation in students in Yogyakarta. This study uses a quantitative descriptive and inferential approach with a simple correlation method. The subjects of this study were 100 active students at universities in Yogyakarta, data collection was carried out online via google forms that measure self-concept and suicidal ideation and distributed via social media, then tested using the classical assumption test, person correlation test and hypothesis test. The results of the study were that there was a significant negative relationship between self-concept and suicidal ideation in students, which was indicated by a t value = 2.272, namely a significant negative relationship between self-concept and suicidal ideation. This finding confirms the importance of paying attention to self-concept in efforts to prevent suicide among students. This study still has several shortcomings, such as the subjects in terms of gender and age are not balanced, namely only at the age of 18-23 years, where students or teenagers start from the age of 18-24 years.  
HUBUNGAN ANTARA KEBUTUHAN AFILIASI DENGAN KESEPIAN PADA PENGGUNA APLIKASI DATING ONLINE Monika Clara Vebiyolla; Zahro Varisna Rohmadani
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.266

Abstract

Penelitian ini menyelidiki tingkat kebutuhan afiliasi dan kesepian pada pengguna aplikasi dating online di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat kebutuhan afiliasi yang masuk pada kategori sedang (61,7%), tinggi (36,4%), dan sejumlah kecil pada kategori rendah (0,6%). Sementara itu, mayoritas responden memiliki tingkat kesepian rendah (77,3%) dan sebagian kecil memiliki tingkat kesepian sedang (22,7%). Analisis menunjukkan adanya hubungan negatif signifikan antara tingkat kesepian dan kebutuhan afiliasi pada pengguna aplikasi dating online di Daerah Istimewa Yogyakarta. Lebih lanjut, hasil regresi menunjukkan bahwa kebutuhan afiliasi dapat mempengaruhi tingkat kesepian sebesar 53,9%. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika psikologis pengguna aplikasi dating online dan implikasinya terhadap kebutuhan sosial dan kesepian.
Studi Kualitatif tentang Persepsi dan Pengalaman Remaja untuk Berhenti Merokok Maharani, Adelia; Rohmadani, Zahro Varisna
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.31360

Abstract

Remaja awal merupakan fase perkembangan penting yang ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Pada periode ini, beberapa remaja terpapar pada risiko perilaku seperti merokok, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman remaja dalam program Parts Hypnotherapy (PH) untuk berhenti merokok. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap tiga remaja berusia 14-17 tahun, ditemukan bahwa partisipan merasakan perubahan positif dalam cara mereka mengelola stres dan kebiasaan merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap program PH dan dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya sangat berperan dalam keberhasilan berhenti merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Parts Hypnotherapy dapat memberikan pengaruh positif terhadap persepsi dan pengalaman remaja dalam upaya mereka untuk berhenti merokok.
Pemberdayaan Lansia Melalui Program ( SEHATI) Sehat Turunkan Stunting Norlinta, Siti nadhir ollin; Rosida, Luluk; Rohmadani, Zahro Varisna
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.198

Abstract

Stunting merupakan keadaan dimana anak mengalami keterlambatan pertumbuhan. Kondisi tersebut disebabkan kondisi kesehatan dan asupan gizi yang tidak optimal. Kalurahan Sidoagung adalah bagian dari wilayah kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendampingan dilakukan berdasarkan hasil observasi terakhir bahwa pelaksanaan posyandu lansia selain pemeriksaan kesehatan fisik penting juga untuk berperan aktif dalam pola asuh sehari-hari. Melihat fenomena angka stunting di wilayah kerja Sidoagung masih di angka yang cukup tinggi. Salah satu upaya untuk menekan angka stunting dengan melibatkan peran orang terdekat di dalam keluarga yaitu Lansia. Metode pelaksanaan menggunakan teori Participatory Learning and Action (PLA). Metode ini digunakan sebagai pendekatan proses belajar dan berinteraksi dengan komunitas atau masyarakat yang sesuai dengan permasalahan mitra. Tujuan pengabdian meningkatkan peran lansia sebagai kader posyandu lansia dan balita,meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola kesehatan lansia dan balita. Simpulan dari pengabdian ini Peserta pengabdian masyarakat meraskan manfaat berupa hasil dari skrining kesehatan menjadikan lebih waspada dan sadar pentingnya menjaga kesehatan tubuh dari Penyakit Tidak Menular (PTM) dan melakukan Cek Lab secara berkala. Mereka juga telah menguasai ilmu pengetahuan tentang pembuatan MPASI dan Tata Cara Menyusui yang benar. Perubahan perilaku mengasuh balita membangkitkan motivasi dan semangat lansia untuk menjadikan cucu mereka sehat bebas dari Stunting.
Pengaruh Mengakses Media Sosial Tiktok Terhadap Tingkat Religiusitas Pada Gen Z Dengan Pertemanan Sebagai Moderator Kinanthi, Aisyah Sekar; Rohmadani, Zahro Varisna
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh mengakses media sosial TikTok terhadap tingkat religiusitas pada Generasi Z (Gen Z) di Yogyakarta dengan pertemanan sebagai variabel moderator. Gen Z dikenal sebagai generasi digital native yang aktif menggunakan media sosial, sehingga penting untuk memahami bagaimana interaksi digital memengaruhi nilai keagamaan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penggunaan TikTok berpengaruh terhadap religiusitas dan apakah pertemanan dapat memperkuat atau memperlemah hubungan tersebut. Kajian teori mengacu pada teori Uses and Gratifications dan teori pembelajaran sosial Bandura. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah Gen Z berusia 15–28 tahun di Yogyakarta yang aktif menggunakan TikTok. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat religiusitas Gen Z. Namun, variabel pertemanan memiliki pengaruh signifikan dan memoderasi hubungan antara penggunaan TikTok dan religiusitas. Artinya, pertemanan yang positif dapat memperkuat nilai religius Gen Z meskipun mereka aktif di media sosial.
The Role of Boredom Proneness in Moderation of The Relationship between FoMO and Phubbing Behavior of Yogyakarta's Gen-Z Eva Nur Fadillah; Zahro Varisna Rohmadani
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i1.1324

Abstract

The rapid advancement of social media has given rise to the phenomenon of phubbing , which is the tendency for someone to ignore social interactions around them because they are too focused on using their mobile phone. This phenomenon is often associated with Fear of Missing Out (FOMO) and Boredom Proneness . The purpose of this study is to analyze the influence of FOMO on phubbing behavior with Boredom Proneness as a moderating variable on Gen-Z social media users in Yogyakarta. This study uses a quantitative approach by conducting a survey of 215 respondents determined through a purposive sampling technique . Data collection was carried out through a questionnaire with a Likert scale, then analyzed using descriptive tests, classical assumption tests, path analysis, and Moderated Regression Analysis (MRA). Based on the results of the analysis that has been done, it shows that FOMO has a positive and significant effect on phubbing behavior (β = 0.302; p = 0.004). In addition, Boredom Proneness also plays a significant role as a moderator that strengthens the relationship between FOMO and phubbing (β = 0.319; p = 0.003). This means that the higher the FOMO and boredom tendency, the more likely an individual is to engage in phubbing. This study is limited by the number of respondents who did not meet the ideal target, where only 215 respondents were collected from the target of 400 people . Therefore, it is recommended that further research involve a larger and more diverse sample. Theoretically, this study enriches the understanding of the psychological factors of the digital behavior of the younger generation, while practically, the results can be the basis for developing digital literacy and self-regulation to reduce phubbing behavior among Gen-Z.
Peran Kepercayaan Diri Sebagai Moderator Antara Pola Asuh Otoriter Dan Kecemasan Berbicara Pada Remaja Rahmattika Munafaroh Panca Putri; Zahro Varisna Rohmadani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.12952

Abstract

Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana kepercayaan diri dapat berfungsi sebagai variabel moderator dalam hubungan antara pola asuh otoriter dan kecemasan berbicara pada remaja di Kapanewon Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan desain yang bersifat analisis korelasional serta regresi moderasi (Moderated Regression Analysis/MRA). Sebanyak 100 remaja berusia 15 hingga 18 tahun dipilih sebagai subjek melalui teknik Accidental Sampling. Alat ukur yang digunakan meliputi skala kecemasan berbicara dari McCroskey (2015), skala pola asuh otoriter dari Santrock (2014), dan skala kepercayaan diri dari Lauster (2015). Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data normal, tidak terdapat multikolinearitas, dan tidak terdapat heteroskedastisitas. Dari analisis regresi, diketahui bahwa pola asuh otoriter mempunyai pengaruh signifikan terhadap kecemasan berbicara (p < 0,05), selain itu kepercayaan diri juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kecemasan berbicara (p < 0,05). Sementara itu, pola asuh otoriter berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan diri (p < 0,05). Namun kepercayaan diri tidak berfungsi sebagai moderator dalam hubungan antara pola asuh otoriter dan kecemasan berbicara (p > 0,05). Nilai R² yang diperoleh sebesar 0,723 menunjukkan bahwa kombinasi dari pola asuh otoriter dan kepercayaan diri memberikan kontribusi sebesar 72,3% terhadap kecemasan berbicara. Temuan ini menunjukkan bahwa pola asuh otoriter memiliki pengaruh langsung terhadap kecemasan berbicara tanpa adanya moderasi dari kepercayaan diri.
Efforts to Reduce Stress by Interpreting Life from Religious Rituals Lived by an Individual Rohmadani, Zahro Varisna; Khoiryasdien, Andhita Dyorita
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 11, No 1 (2023): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v11i1.9088

Abstract

Everyone has experienced stres. Stress is felt when a person is unable to cope with an unpleasant situation. Some of the things that are the origin of stres, namely, the environment that comes from the nature of the environment itself, the demands of the family, and technological developments that make a person must always be updated, then the self which consists of psychological needs and the process of self-internalization, and the last one is self. thoughts related to the assessment and adjustment of the individual to the environment. Stress can be overcome by someone, one of them is by performing religious rituals. Religious rituals performed by a person can help them to give meaning to life. The purpose of this study is to see the effect of the meaning of life with religious rituals to reduce stres. This study uses 3 variables with the data collection method using a scale. The sample used in this study were 187 adolescents. The results obtained indicate that the meaning of life through religious rituals can reduce stres with score 14,3%.Setiap individu pernah mengalami stres. Stres dirasakan ketika seseorang tidak mampu mengatasi situasi yang tidak menyenangkan. Beberapa hal yang menjadi sumber asal dari stres yaitu, lingkungan yang bersumber dari sifat lingkungan itu sendiri, tuntutan keluarga, serta perkembangan teknologi yang membuat seseorang harus selalu update, serta diri sendiri yang terdiri dari kebutuhan psikologis dan proses internalisasi diri,  pikiran yang berkaitan dengan penilaian dan penyesuaian individu terhadap lingkungan. Stres dapat diatasi oleh seseorang salah satunya dengan ritual agama yang dilakukan. Ritual agama yang dilakukan oleh seseorang ini bisa membantu mereka untuk memberikan pemaknaan hidup. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh pemaknaan hidup dengan ritual agama untuk menurunkan stres. Penelitian ini menggunakan 3 variabel dengan pengumpulan data menggunakan skala. Sampel di penelitian ini adalah 187 remaja. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pemaknaan hidup melalui ritual agama dapat menurunkan stres dengan pengaruh variabel kebermaknaan hidup dan ritual agama terhadap stres sebesar 14,3% .