Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PKM Mesin Pencacah Rumput Gajah Untuk Membantu Peternak Kambing di Dusun Bakti Desa Sukaraya Kecamatan Pancur Batu Melvin Emil Simanjuntak; Mhd Daud Pinem; Kristianus Boby A.M. Siahaan; Dohar Sinabutar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JPMI - Desember 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1866

Abstract

Masyarakat desa Sukaraya kecamatan Pancur Batu umumnya hidup dari hasil ladang dan peternakan, satu diantaranya adalah ternak kambing karena sistem pemeliharaan yang relatif lebih mudah. Kendala yang dihadapi peternak kambing di desa Sukaraya berupa keterbatasan lahan untuk menanam rumput-rumputan, sehingga selain dari lokasi Desa Sukaraya peternak juga harus mengumpulkan rumput dan hijauan dari daerah lain yang langsung diberikan kepada ternak kambing mereka tanpa dilakukan pencacahan sehingga didapati jumlah pakan yang terbuang cukup signifikan, berkisar 25 % sd 35 %. Pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan solusi bagi permasalahan mitra tersebut yaitu dengan menyediakan mesin pencacah rumput serta melakukan pelatihan penggunaan dan perawatan mesin. Tahapan pelaksanaannya dengan mendesain mesin sesuai kebutuhan, dilanjutkan dengan proses pembuatan dan ujicoba. Saat pelaksanaan dilapangan kapasitas mesin pencacah dapat mencapai 300 kg per jam. Setelah dilakukan evaluasi pasca pelaksanaan pengabdian masyarakat didapati jumlah pakan yang terbuang berkurang cukup signifikan pada kisaran 5% sd 8% dengan penambahan garam atau konsentrat pada pakan tercacah.
Use of DC Motor Control in Development of Pipe Welding Technology by Using the GMAW Process for Variation of Welding Nozzle Movement Toruan, Henry Hasian Lumban; Ginting, Berta Br.; Simanjuntak, Melvin Emil; Pakpahan, Binsar Maruli Tua; Sitorus, M.B.H.; Hutajulu, Elferida; Junaidi
International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) Vol. 3 No. 3 (2023): IJRVOCAS - December
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/ijrvocas.v3i3.227

Abstract

Gas Metal Arc Welding (GMAW) welding technology is a welding method that is widely used in industry. A problem that often occurs is that it is difficult for a welder to control the speed of movement of the welding nozzle, which can affect the quality of the welding results. With welding tools that can control the movement of the welding nozzle, this problem can be overcome and increase the efficiency and productivity of the welding manufacturing process. The method for testing the quality of welding results is analyzed visually using the visual test and penetrant test methods. The use of GMAW welding tools for pipe butt joints using DC motor control to vary the movement of the welding nozzle is effective, making it easier for the welder and good welding results. Good welding results were obtained for setting the welding nozzle movement time in 1.4 seconds and 1 second for one left and right the movement cycle on a pipe joint rotating at a constant speed of 24 rpm. Setting the time for the welding nozzle movement in 0.6 seconds for one cycle of left and right movement produces poor welding in pipe joints that rotate at the same speed.
RANCANG BANGUN DAN PENGUJIAN MESIN PENYANGRAI KACANG TANAH KAPASITAS 10 KG/PROSES Simanjuntak, Melvin Emil; Sitorus, Melvin Bismark H; Pinem, Mhd. Daud; Sormin, Syariful Hikmah; Nabaho, Penteris Rumisar P; Lumbantoruan, Henry Hasian
Injection: Indonesian Journal of Vocational Mechanical Engineering Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/injection.v3i1.1495

Abstract

Currently, the process of roasting peanuts in the North Tapanuli Regency area is still done manually. This will result in fatigue for the operator. To improve this condition, a roasting machine is needed to facilitate the roasting process. The peanut roaster machine that was designed in this study has a roasting tube as the main component with an electric motor as the prime mover. In addition there is a shaft, gearbox stirrer and clutch. The results of this design obtained power of prime mover and tube rotation of 1/2 hp and 28 rpm. The machine use a ceramic gas stove as heater. The experimental results show the machine can operate properly. The time needed to roast 10 kg of peanuts is 1 hour. BEP units obtained as much as 810 kg. The maintenance is carried out by cleaning and providing lubricant especially on the gearbox.
Design and Testing Poultry Mixer Feed with Elbow Agitator Simanjuntak, Melvin Emil; Lumbantoruan, Henry Hasian; Sitorus, Melvin B. H.; Simanjuntak, Janter P
International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) Vol. 4 No. 4 (2024): IJRVOCAS - Special Issues - International Conference on Science, Technology and
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/ijrvocas.v4i4.378

Abstract

Currently, ruminant livestock, poultry and fish are increasingly using processed feed. It occurs due to the nutritional content can be adjusted to the needs. A lot of livestock will require a lot of feed, so a tool is needed that can mass produce the required feed. This processed feed is a mixture of several components that can be purchased individually. A motorized mixer is needed to save time and energy while reducing costs. The existing mixer has several shortcomings, such as the absence of a water supply device, a mixture that cannot be poured and a mixing spoon in the form of a flat plate so that the splint is less strong and the mixing process tends to be longer. The resulting prototype has a water supply pump, a pourable mixture, and an elbow-shaped agitator. Observations of the experimental results showed that the agitator material could move more toward the end so that the mixing process was faster. The mixed material became homogeneous in 5 minutes and perfect in the 10th minute for all experiments conducted.
Rancang Bangun dan Pengujian Pengering Jamur Tiram dengan Satu Kolektor Surya Simanjuntak, Melvin Emil; Sitorus, Melvin B. H.; Manurung, Nelson; Ginting, Berta Br.; Lumbantoruan, Henry H.; Sutrisno, Teng; Kastiawan, I Made; Yulianto, Adam Eko; Rohman, Adi Prasetya
MEKANIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 8 No 2 (2022): December
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.176 KB) | DOI: 10.30996/jm.v8i2.7285

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki iklim yang baik untuk pertanian. Di Indonesia terdapat dua musim yaitu musim panas dan musim hujan. Hasil pertanian tentunya negara yang mayoritas agraris dan memiliki zona iklim tropis Jamur merupakan tumbuhan alami yang tidak mengandung klorofil. Dimana pada alat terjadi dua jenis perpindahan panas yaitu secara radiasi dan konveksi. Perancangan alat dilakukan dengan langkah pertama yaitu membuat kerangka, rangka utama berukuran 1443 x 2379 x 1254 mm dan kolektor berukuran 1014 x 500 x 35 mm, kemudian untuk menyusun kolektor mulai dari ACP, styrofoam, rockwoll, plat absorber, dan ditutup dengan kaca, dan rak penampung yang berukuran 500 x 400 x 35 mm. dimana prinsip kerja mesin yaitu mengalirkan panas yang telah diserap melalui kolektor tepat nya pada plat absorber dan dialirkan kedalam ruang pengering. Berdasarkan hasil pengujian maka disimpulkan bahwa rak ke 4 merupakan rak yang paling cepat panas dengan kadar air yang tersisa 2,94 %, dan rak 1 merupakan rak yang paling lambat panas dengan kadar air yang tersisa 22,87 %.
Penetasan Telur Untuk Meningkatkan Pendapatan Peternak Ayam Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan Lumbantoruan, Henry Hasian; Simanjuntak, Melvin Emil; Simanjuntak, Benrad Edwin; Saragi, Jandri Fan HT
JUBDIMAS ( Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jubdimas.v3i1.310

Abstract

Local breed chicken farming is one of the businesses that is still quite promising to be run today, including by service partners who live in Bandar Khalipah Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, who currently raise 300 chickens. The price of its DOC is still relatively high for local breed chicken with prices ranging from Rp. 9,000,- per head, and partners always buy DOC every time they enlarge. There is potential for business development from selling DOC chickens, but it is hampered because partners do not yet have egg incubator machines. The gross profit obtained from the sale local breed chickens is still around 20 percent. Partners who do not have their own egg incubator machines are a problem currently being faced by partners, so the proposing team offers a solution in the form of designing an automatic egg incubator machine and training in its operation to overcome this problem. The donated machine is capable of incubating 300 eggs for each process.
Perancangan Robot Serial Manipulator 6DoF dengan Sistem Transmisi Kabel pada 3 Joint Terakhir Ivan Christian Hernando; Roche Alimin; Edwin Manat; Melvin Emil Simanjuntak; Joseph Wicaksono Tandio
Jurnal Teknik Mesin (Sinta 3) Vol. 22 No. 1 (2025): APRIL 2025 (SINTA 3)
Publisher : Institute of Research and Community Outreach, Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jtm.22.1.30-38

Abstract

Perkembangan teknologi robotika, khususnya robot serial manipulator 6-axis, telah memberikan dampak signifikan dalam industri manufaktur dan otomasi. Penelitian ini mengusulkan penggunaan sistem transmisi kabel pada tiga sumbu terakhir robot serial manipulator 6-axis untuk mengurangi berat dan meningkatkan efisiensi pergerakan. Sistem transmisi kabel memiliki keunggulan dibandingkan dengan sistem rigid-link konvensional, termasuk bobot yang lebih ringan, konsumsi daya yang lebih rendah, dan fleksibilitas yang lebih tinggi. Namun, tantangan utama terletak pada kontrol ketegangan kabel dan presisi pergerakan. Penelitian ini melibatkan perancangan dan pembuatan prototipe robot menggunakan perangkat lunak 3D desain dan 3D printing, diikuti dengan pemrograman dan kalibrasi robot menggunakan perangkat lunak ACRS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan transmisi kabel pada robot 6-axis dapat meningkatkan fleksibilitas desain dan mengurangi beban pada joint robot. Meskipun demikian, penggunaan kabel juga menimbulkan tantangan dalam hal kontrol presisi, serta keterbatasan material filamen PLA+ yang digunakan dalam pembuatan komponen robot. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan robot manipulator yang lebih efisien dan fleksibel untuk aplikasi industri.
Desain dan Implementasi Mesin Pencacah Rumput Untuk Pemberdayaan Peternak Sapi di Dusun I Desa Telagasari Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Sitorus, Melvin Bismark H.; Simanjuntak, Melvin Emil; Hutabarat, Udur; Simanjuntak, Benrad Edwin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dan Desa Volume 2, Nomor 2, Januari 2025
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/passa.v2i2.1962

Abstract

Desa Telaga Sari di Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, memiliki banyak peternak sapi, kambing, dan bebek petelur. Salah satu peternak, Ibu Suryana, telah beternak sapi selama 30 tahun. Beliau memiliki 7 ekor sapi, 1 di antaranya masih anakan. Semakin berjalannya waktu, lahan untuk tumbuhnya pakan ternak seperti rumput dan hijauan semakin terbatas. Hal ini menyebabkan peternak seperti Ibu Suryana harus mencari tambahan pakan bahkan sampai keluar desa. Ibu Suryana harus mengarit rumput dua kali dan memberikannya kepada sapinya tanpa melalui perlakuan tambahan seperti pencacahan atau fermentasi. Beliau juga belum memanfaatkan teknologi maju seperti mesin pencacah rumput. Ketersediaan pakan yang terbatas dapat menurunkan produktivitas ternak dan menghambat usaha peternakan. Pemberian pakan tanpa perlakuan tambahan seperti pencacahan dan fermentasi juga dapat menurunkan efisiensi pakan dan meningkatkan risiko pencernaan ternak. Solusi yang ditawarkan berupa pelatihan kepada peternak tentang cara pengolahan pakan yang tepat, seperti pencacahan dan fermentasi. Membantu peternak untuk mendapatkan akses ke teknologi maju seperti mesin pencacah rumput. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, pembuatan  serta sertah terima mesin kepada mitra pengabdian. Setelah peaksanaan pengabdian, kendala mitra berupa proses pencacahan pakan ternak sapi dapat teratasi dengan adanya kegiatan PKM ini, dimana mesin pencacah rumput dapat mencacah dengan ukuran cacahan rata-rata 3 sd 5 cm dengan kapasitas cacahan mencapai 300 kg setiap jamnya.
SIMULASI PENGARUH ALIRAN MASSA UAP TERHADAP DAYA TURBIN PADA PLTP SARULLA UNIT 1 MENGGUNAKAN CYCLETEMPO 5.1 Simanjuntak, Melvin Emil; Haloho, Ghabe Pratama; Simanjuntak, Janter P.
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v6i2.2303

Abstract

Indonesia memiliki potensi panas bumi sekitar 23.000 MW, dengan suhu uap berkisar antara 150 – 225°C. Kisaran temperatur ini sesuai untuk digunakan pada pembangkit listrik sistem biner. PLTP Sarulla Operation Ltd di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, memiliki kapasitas terpasang 3 × 110 MW dan menggunakan pentana sebagai fluida kerja sekunder. Setiap unit terdiri dari STG, OEC brine, dan OEC bottoming turbine. Laju aliran massa uap bervariasi akibat perubahan beban dan tekanan dari sumur, yang memengaruhi daya turbin. Analisis dilakukan melalui observasi, perhitungan literatur, dan simulasi menggunakan CycleTempo 5.1. Hasil menunjukkan bahwa pada STG turbine, laju aliran massa uap 190 kg/s menghasilkan daya 67 MW, sedangkan 200 kg/s menghasilkan 72 MW. Pada OEC brine turbine, laju aliran 115 kg/s menghasilkan daya 11,7 MW, sedangkan 135 kg/s menghasilkan 13,7 MW. Pada OEC bottoming turbine, laju aliran 85 kg/s menghasilkan 6,7 MW, sedangkan 105 kg/s menghasilkan 7,8 MW. Daya yang dihasilkan berbanding lurus dengan laju aliran massa uap. Semakin kecil laju aliran, semakin kecil daya yang dihasilkan. Secara keseluruhan, total daya maksimum yang dihasilkan di PLTP Sarulla Unit 1 mencapai sekitar 110 MW.
Rancang Bangun dan Model Kinetika Pengeringan Jamur Tiram pada Pengering Surya dengan Tiga Kolektor Simanjuntak, Melvin Emil; Widyawati, Paini Sri
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i1.19249

Abstract

Oyster mushroom is a group of food plants that are rich in protein, vitamins and minerals. The weakness of this mushroom is its high moisture content so it rots quickly when stored in fresh conditions. Drying by using solar energy is one of the best options because of its sufficient quantity and low cost. This study proposes a solar dryer with three collectors of 500 mm x 500 mm x 1254 mm each with 4 rack. The drying experimental is using a sample of 1 kg. The best model of drying kinetics is the MMF model with an R value of 0.9950. The moisture extraction rate (MER) was 137 gr/hour under experimental conditions.