Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODIFIKASI PEMBELAJARAN BOLA KECIL TERHADAP KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA SDLB-C TUNAGRAHITA Waldi, .; Simanjuntak, Victor; Yunitaningrum, Wiwik
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Email : Along_waldi@yahoo.co.id Abstak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi pembelajaran bola kecil terhadap kebugaran jasmani Siswa SDLB-C Tunagrahita Dharma Asih Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperiment dengan bentuk pre-eksperiment design. sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SDLB-C Tunagrahita Dharma Asih Pontianak yang memiliki IQ 50-70 ringan (debil) usia 10-12 tahun.Yang berjumlah 19 orang  yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 7 orang siswa perempuan. Analisis data dilakukan dengan analisis uji-t. Hasil analisis data yang diperoleh nilai ttest yaitu sebesar 17,28. Dengan melihat tabel statistika dimana pada derajat kebebasan db=(N-1) adalah 19-1=18 dan pada taraf signifikasi 5%, diperoleh nilai ttabel sebesar 1,331. Dengan demikian ttest lebih besar daripada ttabel artinya hipotesis diterima berarti terdapat pengaruh modifikasi pembelajaran bola kecil terhadap kebugaran jasmani Siswa SDLB-C Tunagrahita Dharma Asih Pontianak yang signifikan. Kata kunci: Modifikasi Pembelajaran, Kebugaran Jasmani. Abstract: This study aims to determine the effect of small ball learning modification against the physical fitness of students at SDLB-C Tunagrahita Dharma Asih Pontianak. The method used in this study is the experimental, in a form of a pre-experimental design. Sample used in this study were the students of SDLB-C Tunagrahita Dharma Asih Pontianak who have IQ of 50-70 light (debilitated) aged 10-12 years old. The students amounted to 19 students consisting of 12 boys and 7 girls. Data analysis was performed by t-test analysis. Analysis result of the data obtained t-test value that is equal to 17.28. Looking at the statistics table where the degrees of freedom db = (N-1) is 19-1 = 18 and at a significance level of 5%, obtained t-table value of 1.331. Thus t-test is greater than the t-table, the hypothesis accepted means there are significant’ effects of small ball learning modification against   physical fitness of the SDLB-C Tunagrahita Dharma Asih Pontianak Students. Keywords: Learning Modification, Physical Fitness.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MANDIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SERVIS PENDEK BACKHAND BULUTANGKIS SMPN 8 PONTIANAK ., Sumardi; Simanjuntak, Victor; Atiq, Ahmad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Tujua penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran mandiri terhadap hasil belajar servis pendek backhand bulutangkis pada siswa kelas VIIB SMPN 8 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk pre-experimental design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMPN 8 Pontianak berjumlah 278 siswa. Dalam penelitian ini melakukan teknik sampling purposive yaitu mengambil 34 siswa-siswi kelas VIIB SMPN 8 Pontianak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis uji-t. Hasil penelitian yang diperoleh rata-rata tes awal 16,94 dan rata-rata tes akhir 22,24 (rentang sebesar 5,03). Selanjutnya berdasarkan analsis uji pengaruh penarikan hipotesis nilai ttest =15,57 lebih besar dari nilai ttabel =2.03224, artinya hipotesis diterima berarti terdapat pengaruh model pembelajaran mandiri terhadap hasil belajar servis pendek backhand bulutangkis.Adapun persentase peningkatan adalah sebesar 31,05%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran mandiri memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar servis pendek backhand bulutangkis.Kata kunci : Podel Pembelajaran Mandiri, Servis PendekAbstract: The purpose of this study was to determine the model of independent learning on learning outcomes of short service badminton backhand grade students VIIB SMP 8 Pontianak. The method used in this study is the experimental method to form a pre-experimental design. The population in this study were students of class VII in SMP 8 Pontianak totaled 278 students. In this study do purposive sampling technique which takes 34 students in grade 8 VIIB SMP Pontianak. Data analysis was performed using t-test analysis. The results obtained average initial test average of 16.94 and 22.24 final test (range 5.03). Furthermore, based on the analysis of test the effect of withdrawal hypothesis ttest = 15.57 value greater than the value table = 2.03224, which means that the hypothesis is accepted means there is a model of self-regulated learning influence on learning outcomes of short service badminton backhand. The percentage increase is equal to 31.05%. Based on these results it can be concluded that the model of self-learning has a positive effect on learning outcomes of short service badminton backhand.Keywords: Podel Independent Learning, Service Short
HUBUNGAN MOTIVASI DAN FLEKSIBILITAS TERHADAP HASIL BELAJAR SENAM LANTAI GULING DEPAN Prakoso, Satrio Agung; Simanjuntak, Victor; Hidasari, Fitriana Puspa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 11 (2019): Nopember 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe problem in this study is, does motivation and flexibility have a significant relationship to the learning outcomes of front roll floor gymnastics in class X SMA Negeri 4 Pontianak. The method in this study is the descriptive correlational method by connecting the variables used in this study. The population in this study was class X students of SMA Negeri 4 Pontianak with a total sample of 3 class X namely X MIPA3, X MIPA4 and X MIPA5. Data analysis uses correlation coefficient analysis. Based on the data processing done, it was found that motivation and correlation to XMIPA 3 learning outcomes, whereas in class X MIPA4 and X MIPA5 only motivation correlated with learning outcomes of front roll floor gymnastics, while flexibility did not have a correlation to learning outcomes. Keywords: Fleksibility, Front Bolster Gymnastics, Motivation 
PENINGKATAN PEMBELAJARAN SIKAP KAYANG DENGAN MEDIA KARET BAN SISWA SDN 28 MENGKAYAR KABUPATEN SAMBAS ., Azman; Simanjuntak, Victor; Purnomo, Edi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Masalah dalam penelitian ini: Apakah dengan penggunaan alat bantukaret ban dapat meningkatkan kemampuan sikap kayang pada senam lantai padasiswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 28 Mengkayar. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui bagaimanakah upaya upaya peningkatan kemampuan sikap kayangpada senam lantai dengan menggunakan media karet ban. Penelitian dilakukandengan metode Action Reseach atau Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitianini siswa kelas V berjumlah 22 orang. Instrumen pengumpulan data denganmenggunakan lembar observasi pengamatan kepada siswa melalui: 1).Tesdipergunakan untuk mendapatkan data tentang hasil sikap kayang yang dilakukansiswa. 2). Observasi: dipergunakan sebagi teknik untuk mengumpulkan datatentang aktivitas siswa dan guru selama kegiatan belajar mengajar saat penerapanalat bantu pembelajaran (karet ban). Hasil penelitian ada peningkatan kemampuansikap kayang dengan pengunaan media berupa karet ban pada siswa. Hal inidapat dibuktikan berdasarkan hasil penghitungan bahwa hasil belajar siswameningkat dari 38.18% dengan kriteria kelulusan ‘kurang’ menjadi 75.45%dengan kriteria kelulusan “Baik”.Kata Kunci : Pembelajaran Sikap Kayang , Senam Lantai, Media Karet Ban.Abstract: The problem in this study: Whether the use of tools to enhance theability of the rubber tires on the gymnastics floor kayang attitude in class V 28Mengkayar Elementary School. This study aims to determine how efforts toimprove the ability of efforts kayang stance on the gymnastics floor using themedium tire rubber. The study was conducted by the method of Action Reseach orclassroom action research. The subjects fifth grade students numbered 22 people.Data collection instruments by using the observation sheet observation to studentsthrough: 1). Tests used to obtain data on the results of the attitude of the studentkayang. 2). Observation: As with the techniques used to collect data on theactivities of students and teachers during teaching and learning activities while theapplication of learning tools (rubber tires). Results of the study there was anincrease in the ability to use the media attitude kayang a rubber tire on thestudents. This can be evidenced by the results of calculation that the learningoutcomes of students increased from 38.18% in graduation criteria 'less'.to 75.45% with the graduation criteria “Good”.Keywords:Learning Attitude Kayang, Gmnastics Floor, Media Rubber Tires.
PENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA METODE PEMBELAJARAN LARI ZIG-ZAG PADA SMP MUHAMADIYAH SIMPANG EMPAT ., Erlan; Simanjuntak, Victor; Atiq, Ahmad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatanketerampilan menggiring bola pada permainan sepak bola dengan metodepembelajaran lari Zig-zag pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah SimpangEmpat. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode deskriftif kuantitatifdengan teknik persentase. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPMuhammadiyah Simpang Empat, berjumlah 22 siswa. Berdasarkan hasil analisisdata, maka dapat disimpulkan: (1) Ada peningkatan kecepatan dengan latihan larizig-zag dengan keterampilan menggiring bola, (2) Ada peningkatan kelincahandengan latihan lari zig-zag dengan keterampilan menggiring bola. Dari hasil tesmenggiring bola dengan cara zig zag diketahui memiliki nilai siswa tuntas 78 %dengan kriteria sangat baik. Hasil observasi awal 41 % setelah diadakan siklus 1terjadi peningkatan 27% menjadi 68 %, Sehingga ada perbedaan antara siklus 1dengan siklus 2 adalah 68% - 86% = 18%, tes tes awal dengan siklus 2 adalah86% - 41% = 45%.Kata Kunci: Peningkatan, Pembelajaran, Menggiring bola, Metode zig-zag.Abstract: The purpose of this study was to determine the increase in dribblingskills in the game of football with learning methods Zig-zag run in the eighthgrade students of SMP Muhammadiyah Simpang Empat. This research method isquantitative descriptive method with techniques percentage. Subjects were eighthgrade students of SMP Muhammadiyah Simpang Empat, totaling 22 students.Based on the analysis of data, it can be concluded: (1) There is an increase inspeed with a practice run with the zig-zag dribbling skills, (2) There is an increasein agility with a practice run with a zigzag dribbling skills. From the test resultsdribble with zig zag manner known to have completed 78% of the students withthe criteria very well. The results of preliminary observations held 41% after cycle1 increased 27% to 68%, so there is a difference between cycle 1 to cycle 2 was68% - 86% = 18%, the initial test with the test cycle 2 was 86% - 41% = 45 %.Keywords: Improvement, Learning, Dribble, zig-zag method.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS IV SDN 7 SINGKAWANG SELATAN ., Sajiman; Simanjuntak, Victor; Purnomo, Eka
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui pengaruh penggunaan alatmedia audio visual dapat meningkatkan hasil belajar pasing bawah bola voli padaSiswa Kelas IV di SDN 7 Singkawang Selatan. Metode yang digunakan yaitumetode diskriptif. Teknik yang digunakan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitianini dilaksanakan di SDN 7 Singkawang Selatan. subjek penelitian ini berjumlah19 Siswa. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasipengamatan kepada siswa melalui: 1).Tes: dipergunakan untuk mendapatkan datatentang hasil praktek pasing bawah bola voli yang dilakukan siswa. 2).Observasi:dipergunakan sebagai teknik untuk mengumpulkan data tentang sikap siswaselama kegiatan belajar mengajar saat penerapan pembelajaran menggunakanmedia audio visual. Hasil penelitian menunjukan peningkatan. Hal ini dapatdibuktikan dari penghitungan hasil belajar siswa meningkat dari data awal yaitu52.63% ketuntasan “kurang”, siklus I meningkat menjadi 63.16 % kriteriaketuntasan “baik”, pada siklus II menjadi 78.95 % dengan kriteria ketuntasan“baik”, dan pada siklus III menjadi 89.47 % dengan kriteria ketuntasan baik.Kata Kunci : Hasil Belajar, Passing Bawah Bola Voli, Media Belajar AudioVisualAbstract: The aim of this study wanted to determine the effect of the use ofaudio-visual media tools can improve learning outcomes under the pasingvolleyball in Class IV at 7 Singkawang SDN South. The method used isdescriptive method. Techniques used Classroom Action Research. This study wasconducted in South Singkawang SDN 7. subject of this research were 19 students.Instrument of data collection using observation sheet observation to studentsthrough: 1) .Tes: used to obtain data on the results of pasing under volleyballpractice of the student. 2) .Observasi: used as a technique to collect data onstudents' attitudes for teaching and learning activities while learning applicationusing audio-visual media. The results showed an increase. This is evident from thecalculation of student learning outcomes is increased from 52.63% initial datacompleteness "less", the first cycle increased to 63.16% completeness criteria of"good", in the second cycle to be 78.95% completeness criteria of "good", and thethird cycle be 89.47% with a good mastery criterion.Keywords: Learning Outcomes, Passing Down Volleyball, Learning MediaAudio Visual
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI TEKNIK DASAR PASSING PADA SISWA SEKOLAH DASAR ., Suriadi; Simanjuntak, Victor; ., Kaswari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitan adalah bagaimana merencanakan pembelajaran untukmeningkatkan teknik dasar passing pada permainan sepak bola di kelas IVSekolah Dasar Negeri 4 Mayasopa. Metode penelitian menggunakan penelitiantindakan kelas. Adapun yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah SiswaSDN 4 Singkawang Timur dan jumlah sampel yang diteliti sebanyak 18 orangsiswa. Hasil penelitian saat pra tes, rata – rata kelas diperoleh siswa sebanyak51,39 dari 18 siswa dimana 3 orang siswa (16,67%) memperoleh ketuntasan dan15 siswa ( 83,33%) belum tuntas. Siklus I rata–rata kelas siswa meningkatmenjadi 59,44 dimana 7 siswa (38,89%) memperoleh ketuntasan dan 11 siswa(61,11%) belum tuntas. Siklus II rata–rata kelas meningkat 64,72 dimana 11 siswa( 61,11% ) memperoleh ketuntasan, 7 siswa (38,89 %) belum tuntas. Siklus IIIrata-rata kelas meningkat dari siklus II menjadi 75,56 dimana 18 siswa (100%)memperoleh ketuntasan.Kata kunci : teknik dasar passingAbstract: The purpose of this reseach is how to plan learning to improve basictechniques passing the football game in State Elementary School fourth grade 4Singkawang Mayasopa East. The research method used classroom actionresearch. As for the population used in this study were students of SDN 4Singkawang East and the number of sampels examined as many as 18 students.The results of the current study pre-test, the average - average grade obtained bythe student as much as 51.39 from 18 students in which 3 students (16.67%) toobtain completeness and 15 students (83.33%) was not finished. I cycle anaverage grade of students increased to 59.44 where 7 students (38.89%) to obtaincompleteness and 11 students (61.11%) was not finished. Cycle II class averagerose 64.72 which 11 students (61.11%) to obtain completeness, 7 students(38.89%) was not finished. Cycle III class average increase of cycle II to 75.56where 18 students (100%) to obtain completeness.Key words: techniques of passing
Upaya Meningkatkan Belajar Lari Sprint 50 Meter Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 14 Teriak F38211056, yustina; simanjuntak, victor; -, kaswari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Permasalahan dalam penelitian ini apakah ada pengaruh pembelajaran latihan bolak-balik dapat meningkatkan kemampuan lari sprint 50 meter terhadap siswa. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui modifikasi latihan lari bolak-balik menggunakan balok berukuran 5x5 cm terhadap hasil belajar lari sprint 50 meter. Penelitian dilakukan dengan metode diskriftif dan bentuk dari penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). yang melibatkan dua variabel yaitu variabel bebas modifikasi latihan lari bolak-balik menggunakan balok berukuran 5x5 dan variabel terikat yaitu hasil belajar lari sprint 50 meter. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 14 Teriak, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang yang berjumlah 22 siswa,. Teknik penelitian ini menggunakan tes dan pengukuran, yaitu tes dengan kisi-kisi instrumen pengukuran hasil belajar lari sprint 50 meter. Analisis data menggunakan prosentase. Hasil penelitian menyatakan bahwa dengan modifikasi latihan lari bolak-balik dapat meningkatkan hasil belajar lari sprint 50 meter di SD. Saran Guru penjaskes diharapkan dapat mengembangkan kreatifitas dan lebih inovatif pada proses pembelajaran dalam upaya meningkatkan kompetensi siswa, Untuk meningkatkan hasil belajar lari 50 meter perlu modifikasi latihan bolak-balik menggunakan balok berukuran 5x5 cm. Kata kunci : Modifikasi Latihan, Lari sprint 50 meter. Abstract: Problems in the study of learning whether there is influence of alternating exercises can improve the ability of 50-meter sprint to the students. The purpose of the study was to determine the modification of exercise running back and forth using a 5x5 cm beam on learning outcomes sprint 50 meters. The study was conducted by diskriftif and shape of the research conducted is a class action (Classroom Action Research). involving two variables: the independent variable modification of exercise running back and forth using a 5x5 beam and the dependent variable is the result of learning sprinting 50 meters. The subjects in this study were fifth grade students of State Elementary School 14 Shouts, District Shouts, Bengkayang totaling 22 students,. This research technique using test and measurement, the test grating instrument with measurement of learning outcomes sprint 50 meters. Data were analyzed using percentages. The study states that the modification of exercise running back and forth to improve learning outcomes penjas 50-meter sprint at the 14 Shouts Elementary School, District Shouts, Bengkayang. Suggestion PE teacher is expected to develop more creative and innovative in the learning process in an effort to increase student competence, hope there are other methods of research conducted so that teachers can improve learning outcomes sprint 50 meters. To improve learning outcomes need to be modified to run 50 meters of alternating exercises using a 5x5 cm beam.   Keywords: Modified Exercise, Running sprints 50 meters
SUPERVISI KEGIATAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SMA NEGERI DI KOTA PONTIANAK ., Tusiran; Simanjuntak, Victor; Purnomo, Edi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrac: Research supervision of learning activities and health physical education exercise performed on land high school in Pontianak city aims to determine the implementation of surveillance activities against physical education teachers in teaching . The data obtained will be presented shape classification based on an assessment by the principal of each school plus the school superintendent from Pontianak city education office .The method that used to explain this research using quantitative descriptive type of research the survey . Descriptive percentage is used to explain the research data supervision of learning activities with the studied sample is a physical education teacher who teaches at a high school in the country , Pontianak city with a population of 16 people using saturation sampling technique so that the number of samples used as many as 16 people .The research results are obtained that the ratio between teachers and both categories are much higher than those categorized as very good teacher .difference of 25% . Teachers are included in the excellent category amounted to 37.5 % , while teachers are included in both categories of larger amount is 62.5 % . As for teachers who fall into this category and less sufficient amounts to 0 % .Keywords : Supervision , Learning Activity , SupervisorAbstrak: Penelitian supervisi kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di laksanakan pada sekolah menengah atas negeri di kota pontianak bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan pengawasan terhadap guru penjas dalam mengajar. Data yang diperoleh akan disampaikan bentuk klasifikasi berdasarkan penilaian oleh kepala sekolah masing-masing sekolah ditambah dengan pengawas sekolah dari dinas pendidikan kota pontianak. Metode penelitian yang digunakan untuk menjelaskan penelitian ini menggunakan dekriptif kuantitatif dengan jenis penelitian suvei. Deskriptif persentase digunakan untuk menjelaskan data hasil penelitian supervisi kegiatan pembelajaran dengan sampel yang diteliti adalah guru pendidikan jasmani yang mengajar di sekolah menengah atas negeri di kota pontianak dengan populasi sebanyak 16 orang menggunakan teknik sampling jenuh sehingga jumlah sampel yang digunakan sebanyak 16 orang. Dari hasil penelitian yang diperoleh bahwa perbandingan antara guru dengan kategori baik jauh lebih tinggi dibandingkan guru yang berkategori sangat baik. selisihnya sebesar 25%. Guru yang termasuk dalam kategori sangat baik adalah sebesar 37,5% sedangkan guru yang termasuk dalam kategori baik jumlahnya lebih besar yaitu 62,5%. Sedangkan untuk guru yang termasuk dalam kategori cukup dan kurang berjumlah 0%.Kata Kunci : Supervisi, Kegiatan Pembelajaran, Supervisor
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DENGAN MENGGUNAKAN TES KEBUGARAN JASMANI INDONESIA PADA SISWA SEKOLAH DASAR ., Affandi; Simanjuntak, Victor; ., Kaswari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmanisiswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri 36 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif sertamenggunakan instrumen Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) kelompok anakumur 10-12 tahun. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SekolahDasar Negeri 36 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Sampel penelitian ini adalah20 siswa (15 putera dan 5 puteri).Hasil penelitian tersebut dengan menggunakanperhitungan deskriptif persentase bahwa tingkat kebugaran jasmani siswa VISekolah Dasar Negeri 36 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya tahun 2014 untukputera sebagian sebesar memiliki kriteria sedang yaitu 47%, sedangkan untukputeri memiliki kriteria kurang yaitu 40%. Disimpulkan hasilnya adalah tingkatkebugaran jasmani pada siswa kategori baik.Kata Kunci : Kebugaran jasmani, Tes Kebugaran Jasmani IndonesiaAbstract: The purpose of the study was to assess the physical fitness of students ofclass VI Public Elementary School 36 Sungai Raya, Kubu Raya district. Themethod used in this research is descriptive method and the use of instrumentsIndonesian Physical Fitness Test (TKJI) group of 10-12 year olds. The populationin this study were all students of State Elementary School 36 Sungai Raya, KubuRaya district. The sample was 20 students (15 sons and 5 daughters) The resultsof the study using descriptive calculation of the percentage of students thatphysical fitness level VI Public Elementary School 36 Sungai Raya, Kubu Rayadistrict 2014 to the son of the majority of the criteria was 47%, while to have adaughter that is 40% less criteria. Summed result is the level of physical fitness instudents either category.Keywords: Physical Fitness, Physical Fitness Tests Indonesia