Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Program Pengabdian Masyarakat melalui Permainan Tradisional Petak Jongkok sebagai Upaya Peningkatan Motorik Kasar Anak Usia Dini di TK Al-Fazhira Putri, Novika Dwi; Sari, Liliana Puspa; Abady, Andi Nur
Edukatif: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Edukatif: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/edukatif.v2i1.5004

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berangkat dari fenomena menurunnya kemampuan motorik kasar anak akibat berkurangnya aktivitas fisik dan tergantikannya permainan tradisional oleh permainan digital. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun melalui penerapan permainan tradisional petak jongkok di TK Al-Fazhira. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi kepada guru dan orang tua, pelatihan gerak dasar permainan petak jongkok, serta pendampingan pelaksanaan permainan selama lima pertemuan. Evaluasi dilakukan melalui observasi sebelum dan sesudah kegiatan menggunakan lembar penilaian motorik kasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek kelincahan, keseimbangan, kekuatan, dan koordinasi anak setelah mengikuti kegiatan. Kegiatan ini membuktikan bahwa permainan tradisional dapat menjadi media efektif dalam mengembangkan motorik kasar serta melestarikan budaya permainan lokal.
Hubungan Power Tungkai Dan Kelentukan Pinggang Dengan Start Renang Gaya Dada Atlet Kabupaten Cianjur ervankastrena, Akmal zulfa anugerah; Ervan Kastrena; Asep Ramdan Afriyuandi; Andi Nur Abady
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 13 No 3 (2025): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v13i3.4917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dengan akurat hubungan power tungkai, dan kelentukkan pinggang dengan start renang gaya dada. Metode penelitian ini adalah korelasi kuantitatif. Populasi penelitian ini ialah seluruh atlet renang gaya dada di Kabupaten Cianjur. Namun, karena tidak semua atlet bisa diteliti, maka digunakan teknik purposive sampling untuk memilih sampel yang sesuai dengan kriteria tertentu. Sampel penlitian ini sebanyak 20 orang atlet. Instrumen penelitian yang pertama menggunakan alat jump multy digital (JMD) digunakan untuk mengukur power tungkai, kemudian yang kedua menggunakan alat sit and reach untuk mengukur kelentukkan pinggang, dan yang terakhir observasi untuk melihat start renang gaya dada. Analisis data menggunakan JASP versi 0.16.0. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara power tungkai dan kelentukan pinggang terhadap start renang gaya dada. Karena kuat antara power tungkai dan kelentukan pinggang dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0.961 dan nilai p < 0.001, yang menunjukkan bahwa hubungan ini signifikan secara statistik. Selanjutnya, terdapat korelasi kuat antara power tungkai dengan start renang gaya dada dengan nilai r = 0.803 dan p < 0.001, yang juga signifikan. Selain itu, kelentukan pinggang juga memiliki korelasi kuat dengan start renang gaya dada, ditunjukkan oleh r = 0.755 dan p < 0.001. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan kekuatan dan fleksibilitas sangat penting dalam program pelatihan atlet renang Kata Kunci: Power, Kelentukan, Renang, Atlet,
Contribution of Body Mass Index to the Physical Fitness Level of Students Boby Helmi; Rinaldi Aditya; Alan Alfiansyah Putra Karo Karo; Andi Nur Abady; Syahruddin; Heny Setyawati
ACPES Journal of Physical Education, Sport, and Health (AJPESH) Vol. 4 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with ACPES (ASEAN Council of Physical Education and Sport)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ajpesh.v4i1.5580

Abstract

The purpose of this study was to determine the contribution of body mass index to the level of physical fitness of junior high school students in Medan City in 2023. This study used descriptive analytic method. The sample amounted to 23 people, obtained by purposive sample. To determine the correlation of body mass index to the level of physical fitness is sought using the product moment formula. This research uses body mass index test instruments and physical fitness tests carried out to find out data on research variables, namely body mass index data and student physical fitness tests. From the results of statistical analysis, the correlation coefficient between body mass index and physical fitness is rcount = 0.55. To find out how much the contribution of body mass index to the level of physical fitness is calculated with R = (0.55)2 x 100% = 30.25%. The contribution is 30.25%. Thus the hypothesis that states there is a contribution of body mass index to the level of physical fitness of junior high school students in Medan City in 2023 can be accepted in this study. This research opens insights into knowledge for teachers, especially physical education teachers so that this information can be applied in schools.
A PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN TIP IN DENGAN UNDER THE BASKET SHOOT TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT TUNGKAI PADA SISWA PUTRA EKSTRAKURIKULER MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 MEDAN TAHUN 2020 abady, andi nur; winata, devi catur
Jurnal Suluh Pendidikan Vol 10 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jsp.v10i1.640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara latihan tip in dengan under the basket shoot terhadap peningkatan power otot tungkai Pada Siswa putra ekstrakulikuler Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan Tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experiment. Dengan pelaksanaan latihan yaitu tip indan under the basket shoot. Populasi adalah seluruh siswa putra ekstrakulikuler Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan Tahun 2020 yang berjumlah12 orang. Jumlah sampel 10 orang diperoleh dengan teknik purposive random sampling, selanjutnya dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik matching pairing yaitu kelompok latihan tip indan under the basket shoot.Instrumen penelitian untuk pengumpulan data dengan tes dan pengukuran yaitu tes vertical jump untuk mengetahui power otot tungkai. Penelitian dilaksanakan selama 6 (enam) minggu dengan latihan 3 (tiga) kali dalam seminggu. Untuk melihat pengaruh masing masing variabel bebas maupun terikat digunakan perhitungan statistic uji- t berpasangan dan uji t tidak berpasangan. Analisis hipotesis pertama dari data pre-test dan data post-test peningkatan power otot tungkai dalam permainan bola basket pada kelompok latihan tip in diperoleh t­hitung sebesar 2,76 serta ttabel sebesar 2,13 dengan =0,05 (t hitung > t tabel) berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, latihan tip in berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai dalam permainan bola basket Pada Siswa putra Ekstrakurikuler Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan Tahun 2020. Analisis hipotesis kedua dari data pre-test dan data post-test peningkatan power otot tungkai dalam permainan bola basket pada kelompok latihan under the basket shoot diperoleh t­hitung sebesar 2,52 serta ttabel sebesar 2,13 dengan =0,05 (t hitung > t tabel) berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, latihan under the basket shoot berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai dalam permainan bola basket Pada Siswa putra Ekstrakurikuler Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan Tahun 2020. Analisis hipotesis ketiga dari perhitungan rata- rata dan simpangan baku diperoleh harga t­ hitung sebesar 1,17 serta ttabel sebesar 1,86 dengan =0,05 (thitung <ttabel) berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Jadi, latihantip in tidak lebih besar pengaruhnya dari pada latihan under the basket shoot artinya latihan under the basket lebih besar pengaruhnya dari pada latihan tip in terhadap peningkatan power otot tungkai dalam permainan bola basket Pada Siswa putra Ekstrakurikuler Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan Tahun 2020. Kata Kunci : tip in, under basket, power
Sosialisasi Senam Jantung Sehat Bagi Masyarakat Kategori Lansia Di Desa Pardugul Samosir Nadhira Yasmine Ahmad; Syahruddin; Boby Helmi; Andi Nur Abady; Ahmad Al Munawar; Rinaldi Aditya; Hafiz Yazid Lubis; Muhammad Fahrezi Harahap
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat (Articles In Progress)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5255

Abstract

Perubahan struktur demografis Indonesia yang menunjukkan peningkatan jumlah lansia membawa implikasi penting bagi kesehatan publik, khususnya terkait penurunan fungsi kardiovaskular akibat proses penuaan. Di Desa Pardugul, sebagian besar lansia cenderung menjalani aktivitas fisik minimal dan belum memahami bentuk latihan yang aman bagi jantung, serta prosedur pemanasan dan pendinginan yang benar. Kondisi ini menegaskan kebutuhan terhadap intervensi berbasis edukasi kesehatan melalui aktivitas fisik terstruktur. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi kesehatan jantung, kemampuan melakukan senam jantung sehat secara mandiri, dan pembentukan kebiasaan olahraga berkelanjutan pada lansia. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui tahapan observasi awal, edukasi teoritis, demonstrasi gerak, pendampingan teknis, evaluasi efektivitas, dan program keberlanjutan. Responden terdiri dari 25 lansia dengan pemantauan melalui observasi fisiologis sederhana dan pengukuran keterlibatan aktivitas. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman manfaat aktivitas fisik bagi kesehatan jantung (88%), kemampuan mengikuti gerakan senam secara mandiri (81%), dan tingkat kehadiran kegiatan (85%). Selain itu, 67% lansia menyatakan kesiapan membentuk kelompok senam mandiri sebagai bentuk keberlanjutan praktik sehat. Kesimpulan menunjukkan bahwa program ini efektif meningkatkan pengetahuan kesehatan dan keterampilan fisik lansia, serta berpotensi menjadi model intervensi kesehatan preventif berbasis komunitas di desa. Pendekatan edukatif-partisipatif dalam kegiatan ini menjadi kontribusi orisinal yang relevan untuk dikembangkan dalam skala wilayah yang lebih luas sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas hidup lansia