Surnayanti Surnayanti
Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemetaan Obyek Dan Daya Tarik Wisata Dalam Pengembangan Ekowisata Berbasis Agroforestri Pada Gapoktan Pujo Makmur Kabupaten Pesawaran Harianto, Sugeng P; surnayanti, surnayanti; Tsani, Machya Kartika; Santoso, Trio; Jaya, Nuril Atma; Rufaidah, Erlina
Jurnal Sylva Scienteae Vol 7, No 5 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 5 Edisi Oktober 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v7i5.13182

Abstract

Ekowisata berbasis masyarakat merupakan pengembangan suatu tempat salah satunya di Gapoktan Pujo Makmur, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung melalui sektor pariwisata. Pengembangan ini memanfaatkan potensi sumber daya alam dan budaya yang dimiliki oleh masyarakat sebagai obyek dan daya tarik wisata. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan obyek dan daya tarik ekowisata berbasis agroforestri pada Gapoktan Pujo Makmur guna memberikan informasi dasar untuk pengembangannyakepada para pihak terkait . Metode pengumpulan  data menggunakan aplikasi Avenza Maps dan ArcGIS untuk pengambilan titik awal dan penelusuran sampai titik akhir. Selanjutnya data di analisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya elemen penting selama penelusuran seperti pemukiman, jembatan, masjid, dan lahan agroforestri yang semuanya merupakan obyek dan daya tarik wisata. Penelitian ini memberikan informasi dasar dalam pengembangan ekowisata berbasis agroforestripada Gapoktan Pujo Makmur. Lahan agroforestri didominasi oleh tanaman durian, kapulaga, kemiri, pala sehingga dapat menarik wisatawan untuk berkunjung berwisata. Disamping itu terdapat air terjun Kedung Gajah yang terbentuk dari bebatuan yang merupakan potensi signifikan dalam pengembangan ekowisata agroforestri Gapoktan Pujo Makmur.
Training on making compost blocks using agroforestry waste for the Pujo Makmur forest farmers group, Pesawaran Regency, Lampung Surnayanti Surnayanti; Machya Kartika Tsani; Sugeng Prayitno Harianto; Trio Santoso; Bainah Sari Dewi; Mirza Wistary; Mohamad Arif Prasetyo; Widya Anisa Rachmah; Danti Maharanti
Community Empowerment Vol 9 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.10901

Abstract

Protected forests serve as the fundamental protection for the support system of life, regulating water resources, preventing floods, controlling erosion, mitigating saltwater intrusion, and preserving soil fertility. However, in reality, many protected forests are converted into agricultural land. To address this issue, the government grants land use permits through the Community Forest (HKm) system. The HKm system typically involves planting a combination of agricultural and forestry crops (agroforestry). The variety of crops grown in one area yields abundant harvests, but it also generates a significant amount of waste. Consequently, waste becomes a problem, although plant waste can be utilized to make compost. The objective of this community service activity is to provide education and training on making compost blocks. The method employed in this activity is education and training provided to farmers. The results of this community service activity enhance the knowledge of the Pujo Makmur Farmer Group regarding the benefits of compost blocks, the process of making them, and their usage.
KOMPOSISI DAN KEANEKARAGAMAN VEGETASI PADA LAHAN AGROFORESTRI KAPULAGA DI KTH JAYA TANI Tsani, Machya Kartika; Harianto, Sugeng Prayitno; Surnayanti, Surnayanti
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 24, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v24i1.8394

Abstract

Studi agroforestri di Provinsi Lampung mayoritas berfokus pada sistem kopi, sementara penelitian terkait sistem agroforestri kapulaga masih sangat terbatas. Sehingga tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis komposisi dan keanekaragaman vegetasi pada lahan agroforestri kapulaga di KTH Jaya Tani. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis vegetasi pada petak ukur bersarang. Analisis Data menggunakan analisis indeks nilai penting, indeks keanekaragaman spesies, indeks kekayaan, indeks kemerataan, dan indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan vegetasi penyusun KTH Jaya Tani terdiri dari 31 spesies tanaman yang terdiri dari berbagai tingkat pertumbuhan seperti pohon, tiang, pancang dan semai. Selain itu juga terdiri dari berbagai tanaman herba yang menyusun bagian tumbuhan bawah yang didominasi oleh kapulaga sebagai tanaman pertanian utama yang diusahakan oleh petani. Setiap tingkat pertumbuhan menunjukkan INP tertinggi didominasi oleh spesies yang berbeda. Pohon INP tertinggi pada pada kelapa (128,696 %). Kakao memiliki INP tertingi pada tingkat tiang (126,118%) dan semai (6,801%). Pada tingkat pancang terdapat pisang (35,238%). Sedangkan pada tumbuhan bawah yaitu tanaman kapulaga (125,533 %). Nilai H’ menunjukkan pohon, tiang, pancang dan semai berada pada kategori sedang. Sedangkan untuk tumbuhan bawah menunjukkan nilai H’ pada kategori rendah. Nilai E pada pohon, tiang, pancang, dan semai menunjukkan nilai E > 0,6 yang berarti kemerataan jenis tergolong tinggi. Sebaliknya, tumbuhan bawah (0,20) memiliki besaran nilai E < 0,3 yang menunjukkan kemerataan jenis yang rendah. Indeks dominasi (C) tertinggi dari seluruh tingkat pertumbuhan ada pada tumbuhan bawah (0,86) yaitu pada kapulaga. Indeks kekayaan spesies seluruh tanaman menunjukkan kategori yang rendah (di bawah 3,5).
PEMANFAATAN PRODUK TURUNAN KOMPOS KOPI MENJADI MAINAN EDUKASI PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI HUTAN WANARAYA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYAKARAT Prayitno Harianto, Sugeng; Surnayanti, Surnayanti; Kartika Tsani, Machya; Arioen, Refi; Rufaidah, Erlina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.517-525

Abstract

TAHURA Wan Abdul Rachman (WAR) merupakan salah satu kawasan hutan konservasi di Provinsi Lampung, namun sebagian besar kebun di dalamnya dimiliki masyarakat. Untuk memastikan kawasan hutan berfungsi sesuai tujuannya, yaitu sebagai hutan dengan skema Kehutanan Masyarakat (HKm), keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan lahan di TAHURA WAR sangat penting. Salah satu Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktan) di kawasan ini adalah Gapoktan Wanaraya, yang menerapkan skema HKm dalam mengelola lahan TAHURA WAR. Masyarakat setempat biasanya menerapkan pola tanam agroforestri di lahan HKm, menanam berbagai jenis tanaman yang menghasilkan panen melimpah, namun juga menghasilkan limbah, seperti limbah kulit kopi. Selama ini, limbah kulit kopi hanya dimanfaatkan sebagai pupuk kompos, tanpa ada pengelolaan lebih lanjut untuk produk turunan lainnya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan menciptakan mainan edukasi dari produk turunan kompos kulit kopi. Program ini dilaksanakan pada Juli 2024 di Gapoktan Wanaraya, Desa Talang Mulya, Kabupaten Pesawaran, dengan peserta ibu-ibu kelompok Gapoktan Wanaraya. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan praktik bersama dalam membuat mainan edukasi dari kompos kulit kopi. Untuk menilai tingkat pemahaman peserta, dilakukan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Program ini melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dan hasilnya menunjukkan kemajuan signifikan, dengan peningkatan pemahaman peserta antara 10% hingga 60%.
Peran Pemerintah Kecamatan Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan Dalam Mendukung UMKM untuk Mendirikan Desa Mandiri Rufaidah, Erlina; Surnayanti, Surnayanti; Daud, Nabila
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2025): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i1.11080

Abstract

Pembangunan desa merupakan bagian penting dari strategi pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui optimalisasi potensi lokal. Salah satu upaya strategis dalam mewujudkan desa mandiri adalah dengan mendorong penguatan ekonomi desa berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, yang memiliki potensi UMKM di sektor pertanian, peternakan, dan kerajinan, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dan pelaku UMKM dalam memahami konsep desa mandiri serta membangun sinergi antar pemangku kepentingan. Metode kegiatan dilakukan dalam dua tahap, yaitu penyuluhan melalui ceramah dan diskusi interaktif, serta pendampingan langsung ke masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep desa mandiri dan strategi pengembangan UMKM berbasis potensi lokal. Partisipasi aktif masyarakat juga terbangun dengan baik, tercermin dari antusiasme peserta dalam diskusi dan tanya jawab. Tahap evaluasi mengidentifikasi sejumlah hambatan yang berhasil dirumuskan solusinya secara bersama-sama. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat desa berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi di wilayah lain.
DAMPAK PENGEMBANGAN AGROFORESTRI TERHADAP STRUKTUR VEGETASI TANAMAN DAN PENDAPATAN MASYARAKAT STUDY KASUS: KTH SERUMPUN JAYA KABUPATEN PESAWARAN, PROVINSI LAMPUNG Surnayanti, Surnayanti; Tsani, Machya Kartika; Harianto, Sugeng P; Rufaidah, Erlina
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 24, No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v24i2.8436

Abstract

Agroforestri merupakan pemanfaatan lahan dan ruang untuk bercocok tanam dengan memadukan berbagai jenis tanaman kehutanan dengan tanaman pertanian atau jenis lainnya. Sistem penanaman agroforestri bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan lahan secara berkelanjutan yang berdampak positif terhadap kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan. Kelompok Tani Hutan (KTH) serumpun jaya merupakan salah satu KTH yang berada di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, pada kawasan ini masyarakat telah lama menanam tanaman dengan sistem agroforestri akan tetapi baru memiliki izi pengelolaan lahan pada tahun 2021, sehingga karagaman jenis tanaman  di KTH Serumpun Jaya berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur vegetasi tanaman agroforestri dan nilai ekonomi tanaman agroforestri di KTH Serumpun Jaya Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan wawancara terhadap 31 orang pemilik lahan dan melalui observasi langsung dengan cara pembutan plot 20 x 20 m sebanyak 10 plot. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat  enam belas jenis tanaman yang ditanam masyarakat KTH Serumpun Jaya, dua belas jenis tanaman yang mempunyai nilai ekonomi. Selain itu lahan agroforestri KTH Serumpun Jaya memilik tiga strata tajuk yaitu B, C dan D. Tanaman kakao dan durian yang paling banyak di tanam oleh masyarat, sehingga kedua jenis ini selain memiliki kerapatan yang paling banyak merupakan sumber pendapatan utama masyarakat KTH Serumpun Jaya