Claim Missing Document
Check
Articles

PROFESIONALISME GURU DENGAN SEMANGAT MGR. GEISE DALAM MENDIDIK SISWA GEN-Z Driyanto, Yohanes; Soelasih, Yasintha
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.755-761

Abstract

Nilai filosofis dalam suatu organisasi adalah sangat penting. Hal ini akan memberikan arah dan menentukan organisasi dalam mengejar perbaikan dan perkembangannya. Pada kenyataannya, sumber daya manusia yang terlibat tidak selalu mengerti nilai-nilai itu dengan baik. Karena itu, adalah keharusan mengajarkan nilai terutama kepada sumber daya manusia organisasi. Yayasan Mardi Yuana menjadikan pengajaran nilai itu sebagai perhatiannya. Pendirinya, Mgr. Geise, telah meletakkan nilai-nilai yang mendasar bagi organisasinya. Untuk mengajarkan nilai itu kepada setiap orang yang terlibat, khususnya para guru, kegiatan atau pelatihan organisasi dilakukan. Tujuannya adalah perubahan perspektif yang cocok dengan pemikiran dan angan-angan pendiri. Pada gilirannya, para guru akan memberikan pembelajaran yang paling baik untuk para murid, yang termasuk generasi-Z. Hal ini sekaligus merupakan sumbangan kepada pemerintah yang mengajar para murid mengenai hidup bernegara.  Profesionalisme pendidik terjadi di sini dalam pembelajaran yang membuat murid-murid merdeka, bertanggungjawab, dan mencintai dalam kebenaran. Dengan demikian, karakteristik Yayasan mardi Yuana tapak demi tapak dipancarkan dalam keorganisasian
Eksplorasi kepedulian, tanggung jawab, dan sikap lingkungan terhadap konsumsi hijau Generasi Y-Z Raditya, Theresia Vania; Soelasih, Yasintha
Jurnal Manajemen Maranatha Vol 25 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Maranatha
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jmm.v25i1.13327

Abstract

Environmental issues arising from plastic waste, particularly single-use plastic bottles, highlight the urgency of adopting more sustainable consumption practices. This study aims to examine the influence of environmental concern, environmental responsibility, and environmental attitude on green consumption behavior, focusing on the use of tumblers as an alternative to single-use plastic bottles. In addition, this research analyzes the moderating role of generational characteristics, specifically Generations Y and Z, in these relationships. The study employed a non-probability sampling method with purposive sampling, selecting participants based on characteristics considered most relevant to the research objectives. A total of 135 respondents aged 13-44 years with prior experience using tumblers participated in the survey. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS software. The findings reveal that environmental responsibility has a positive and significant effect on green consumption behavior, as does environmental attitude. Meanwhile, environmental concern also exerts a positive influence, but its effect varies across generations. The generational moderation analysis indicates that Generation Z demonstrates stronger environmental concern, while Generation Y shows greater consistency in translating moral responsibility and environmental attitude into green consumption practices. The implications of this study provide practical insights for the development of environmental campaigns and marketing strategies that are more effective in encouraging the adoption of eco-friendly products among younger generations.
PELATIHAN ETOS KERJA DAN KERJA SAMA TIM DALAM DUNIA KERJA Sandroto, Christine Winstinindah; Soelasih, Yasintha; Sumani, Sumani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2249-2254

Abstract

Di Era Industri 4.0 saat ini, terjadi banyak perkembangan dan perubahan yang begitu pesat dalam berbagai hal di masyarakat, mulai dari bidang infrastruktur, sosial budaya, teknologi, dan lain-lain yang semuanya itu akan memberikan pengaruh pada tuntutan perusahaan paa kebutuhan sumber daya manusia. Kondisi ini tentunya berdampak pada tuntutan peningkatan kualitas siswa-siswi   yang merupakan calon-calon angkatan kerja yang akan bersaing tidak hanya dengan tenaga kerja di Indonesia tetapi juga dengan tenaga kerja negara lain. Para siswa khususnya siswa yang bersekolah tingkat atas tidak cukup memiliki keterampilan intelektual secara akademik, tetapi juga mereka harus memiliki keterampilan non-akademik yang biasa disebut dengan soft skill. Pada masa sekarang sistem pendidikan sekolah formal kurang menitikberatkan soft skill karena pelajar lebih dituntut untuk memiliki kepintaran intelektual. Itu mengapa penting untuk memberikan pelatihan tambahan bagi pelajar supaya mereka bisa memiliki keterampilan yang diperlukan, antara lain kemampuan berbicara di depan umum, komunikatif, kolaboratif, dan keterampilan berpikir kritis. Salah satu soft skill yang dibutuhkan dalam dunia kerja adalah etos kerja dan kerjasama tim. Keduanya adalah kemampuan yang saling berkaitan dan sangat membantu jika seseorang memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, Yayasan Bulir Padi bekerjasama dengan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya melaksanakan kegiatan pelatihan Pengenalan Soft Skill; Etos Kerja dan Kerjasama Tim dalam Dunia Kerja bagi anak bina Yayasan Bulir Padi dengan tujuan mempersiapkan mereka untuk mampu mengakses dan bersaing di dunia kerja.
PELATIHAN PERSIAPAN ORANG TUA MURID SD KATOLIK NUSA MELATI JAKARTA TIMUR DALAM MENGHADAPI SEKOLAH ONLINE DI ERA NEW NORMAL Budi Nugroho, Yohanes Arianto; Laksmidewi, Dwinita; Soelasih, Yasintha; Sumani, Sumani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i3.840-846

Abstract

Kasus positif COVID-19 di Indonesia pertama kali dideteksi pada tanggal 2 Maret 2020, ketika dua orang terkonfirmasi tertular dari seorang warga negara Jepang. Pada tanggal 9 April, pandemi sudah menyebar ke 34 provinsi dengan DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah sebagai provinsi paling terpapar virus corona di Indonesia. Sampai tanggal 23 Januari 2021, Indonesia telah melaporkan 977.474 kasus positif menempati peringkat pertama terbanyak di Asia Tenggara. Selama masa pandemi ini, Kemendikbud menerapkan belajar dari rumah, di akhir Maret 2020. Pembelajaran daring, serta merta menyadarkan kita akan potensi luar biasa internet yang belum dimanfaatkan sepenuhnya dalam berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Tanpa batas ruang dan waktu, kegiatan pendidikan bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun. Terlebih lagi, di era dimana belum ada kepastian kapan pandemi ini akan berakhir, sehingga pembelajaran daring adalah kebutuhan mutlak yang harus dipenuhi oleh seluruh masyarakat Indonesia. Namun, dibalik setiap sisi positif suatu hal, pastilah tersimpan sisi negatif, atau setidaknya kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi. Oleh karena itu, Orang tua perlu diberikan pelatihan mengenai bagaimana cara orang tua ikut berpartisipasi dalam pendidikan karakter siswa usia SD, supaya bisa mendidik siswa menjadi generasi muda yang pintar dan memiliki karakter yang kuat. Dalam rangka memberi pelatihan bagi orang tua untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi sekolah daring di era new normal, maka Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Atma Jaya bekerja sama dengan SD Katolik Nusa Melati Jakarta Timur untuk memberikan pelatihan bagi orang tua siswa SD.Â