Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENINGKATAN KESADARAN IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI KONSELING BERBASIS VIDEO ANIMASI EDUKATIF DI PUKESMAS JATI MAKMUR KOTA BINJAI zuliawati, zuliawati; Marlina, Siti; Hariati, Hariati; Girsang, Rostiodertina; Sitorus, Friska Ernita; Silalahi, Rini Debora
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i1.2134

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia yang berdampak pada tumbuh kembang anak. Upaya pencegahan stunting memerlukan peningkatan kesadaran ibu sebagai pengambil keputusan utama dalam pemenuhan gizi anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu dalam pencegahan stunting melalui konseling berbasis video animasi edukatif. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Jati Makmur, Kota Binjai, dengan melibatkan 18 orang ibu sebagai peserta. Metode kegiatan terdiri dari pemutaran video animasi edukatif yang memuat informasi tentang penyebab, dampak, dan langkah-langkah pencegahan stunting, diikuti sesi konseling individu dan diskusi interaktif untuk memperdalam pemahaman peserta. eval__uasi dilakukan melalui kuisioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pencegahan stunting. Sebagian besar peserta (89%) mampu menjelaskan langkah-langkah pencegahan, seperti pentingnya pemberian makanan bergizi, pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin, dan pola asuh yang mendukung kesehatan anak. Selain itu, peserta memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan video animasi yang dianggap menarik dan mudah dipahami. Kesimpulannya, konseling berbasis video animasi edukatif efektif dalam meningkatkan kesadaran ibu terkait pencegahan stunting. Diharapkan metode ini dapat diterapkan di lokasi lain untuk memperluas dampak dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.
MANFAAT MOBILISASI DAN MASASE PADA PASIEN STROKE DI DUSUN 3 DESA SELAMAT KECAMATAN SIBIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG Hariati, Hariati; Hutabarat, Vitrilina; Riyanto, Riyanto; Zuliawati, Zuliawati; Sinaga, Jon Piter
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i1.2142

Abstract

Stroke is a disease that can cause disability in sufferers. To prevent this disability, mobilization and massage can be carried out. In connection with the high stroke disability in Dusun III, Selamat Village, it is necessary to provide counseling on the Benefits of Mobilization and Massage for Stroke Patients. The action provides passive exercise to maintain the physiological function of muscles and joints in patients who undergo long-term bed rest. Mobilization exercises should be carried out as soon as possible to prevent complications due to lack of physical activity, such as contractures and joint stiffness. Meanwhile, massage is a rubbing technique using the palms, fingers, or back of the hand, which follows the blood flow towards the heart with adjusted pressure. This technique is useful for relaxing muscles and nerve endings, as well as improving blood circulation. The benefits of this community service activity are that residents of Dusun III, Selamat Village better understand how to prevent disability in stroke patients by carrying out mobilization and massage to improve the quality of life of stroke patients.
Beban Kerja Dan Dampak Gangguan Muskuloskeletal Pada Perawat RS Djasamen Saragi Pematangsiantar Kristina, Gina; Marlina, Siti; Hariati, Hariati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.10530

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional atau penelitan yang bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan gangguan otot rangka akibat kerja pada perawat RS Djasamen Saragi Pematangsiantar. Populasi penelitian ini terdiri dari perawat Rumah Sakit RS Djasamen Saragi Pematangsiantar saja. Pemilihan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh jumlah responden sebanyak 75 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan antara beban kerja dengan kelainan rangka-rangka berhubungan dengan pekerjaan POTS 0,009. Nilai p value tersebut lebih kecil dari nilai signifikan atau Sig.(2-tailed) yaitu sebesar 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan beban kerja dengan gangguan otot rangka akibat kerja.Diharapkan kepada perawat untuk dapat menerapkan istirahat kerja atau peregangan ringan beberapa menit setelah melakukan kegiatan berulang dalam durasi yang lama dan kepada direktorat RS Djasamen Saragi Pematangsiantar lebih memperhatikan dan menerapkan stasiun kerja dengan posisi yang ergonomis
Hubungan Self Confidence Dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024 Hariati, Hariati; Hutabarat, Vitrilina; Delina, Muthia; Anies, Neiliel Fitriana; Qaribi, Mahanta; Simarmata, Pratiwi Christa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10351

Abstract

Sekitar 1.28 miliar orang diperkirakan penderita hipertensi dengan rentang usia 30- 70 tahun di Negara maju.Pravalensi Hiperteni di Sumatra Utara meningkat yang awalnya 25,8% menjadi 34,1%. Insiden pada hipertensi di Indonesia iyalah pekerjaan, umur, riwayat hipertensi dan pendidikan. Untuk menganalisis hubungan self confidence drngan kualitas hidup lansia hipertensi di Puskesmas deli Tua. Penelitan ini menggunakan jenis data penelitian kuantitatif, pendekatan ini dilakukan dengan pendekatan korelasi. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang berkunjung ke Puskesmas Deli Tua sebanyak 426 orang dan sampel sebanyak 80 responden dengan menggunakan teknik accidental sampling. Cara ukur mengunakan kuisioner yang di analisis secara univariat dan bivariate. Hasil uji statistik terdapat hubungan self confidence dengan kualitas hidup lansia hipertensi dengan nilai p- value 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini bahwa terdapat hubungan kualitas hidup lansia hipertensi di Puskesmas Deli Tua tahun 2024
Hubungan Lama Hemodialisa Dengan Fungsi Kognitif Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di RSU Sembiring Deli Tua Girsang, Rostiodertina; Zuliawati, Zuliawati; Sitorus, Friska Ernita; Hariati, Hariati; Sembiring, Nora Ervina; Sembiring, Alprindo
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11040

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah penurunan fungsi nefron ginjal yang lambat, progresif, samar (insidious) dan irreversible yang terjadi lebih dari 3 bulan, berapa kelainan struktural atau fungsional, dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG). Saat terjadi penurunan jumlah nefron dan massa ginjal yang disertai dengan penurunan filtrasi glomerulus, sekresi tubulus, dan reabsorpsi secara bertahap, kondisi ini dapat berkembang tanpa gejala yang jelas. Akhirnya, gagal ginjal mencapai tahap akhir, di mana ginjal tidak lagi mampu membuang sisa metabolik dan mengatur keseimbangan cairan elektrolit dengan baik. Ada hubungan antara gangguan kognitif yang disebabkan oleh gagal ginjal dan ketidakmampuan ginjal untuk mengeluarkan metabolit beracun dari dalam tubuh melalui saluran kemih. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampling purposive sample yang berjumlah 51 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur fungsi kognitif adalah MMSE,yang merupakan instrument yang umum digunakan untuk menilai fungsi kognitif.Hasil penelitian berdasarkan hasil analsis statistik menggunakan Spearman Rank dengan nilai signifikasi p value 0,001 0,05 dengan kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara Lama Hemodialisa Dengan Fungsi Kognitif Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meneliti lebih lanjut terkait dengan faktor yang mempengaruhi gangguan kognitif pada pasien hemodialisa dan diharapkan kepada perawat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan fungsi kognitif pada pasien hemodialisa yang beresiko gangguan kognitif
Implementation of Hypertension Management with Caregiver Empowerment to Improve the Quality of Life of the Elderly Hariati, Hariati; Barus, Bunga Rimta; Sitorus, Friska Ernita
JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengmas Kestra (JPK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/5skbqn46

Abstract

As they age, the elderly experience various declines in body system function which can increase the risk of developing various diseases. One of the health conditions most commonly suffered by the elderly is hypertension, which is one of the main causes of death in this age group. If not controlled properly, hypertension can cause serious complications which can be fatal for the sufferer. Therefore, the role of caregivers or family members is very important in helping elderly people manage hypertension effectively. The aim of this service is to improve the quality of life of elderly people suffering from hypertension. An intervention based on caregiver empowerment was carried out in the work area of ??the Deli Tua Community Health Center.  This program method begins with an initial measurement of the quality of life of the elderly before intervention is carried out. Furthermore, caregivers are given education and training regarding the management of hypertension in the elderly which is monitored via the WhatsApp group. This monitoring lasted for one month, after which the quality of life of hypertensive elderly was measured again to assess the effectiveness of the intervention. The results show a significant increase in the quality of life of the elderly after caregiver empowerment. Before the intervention, the majority of elderly people, namely 54%, had a poor quality of life. However, after the program was running and interventions were implemented, this figure changed drastically, with 88% of elderly people showing an improvement in their quality of life. These results confirm that community service programs that focus on empowering caregivers in managing hypertension have a positive impact in improving the quality of life of elderly people suffering from this disease.
Perbedaan Hasil Pemeriksaaan Mycobacterium Tuberculosis Metode Tes Cepat Molekuler Dan Mikroskopis dengan Penundaan 18 Jam Di Puskesmas Binjai Serbangan Kabupaten Asahan Ginting, Suventi Safrina; Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Meliala, Alprindo Sembiring; Siagian, Nurul Aini; Mendrofa, Wardah Nisa Fitri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.11954

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Permasalahan yang sering terjadi penundaan pemeriksaan sputum dikarenakan banyaknya pemeriksaan dan jarak antara faskes-faskes pengirim sampel ke Puskesmas Binjai Serbangan yang memerlukan waktu, sehingga sampel baru tiba di sore hari. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan Mycobacterium tuberculosis secara mikroskopis dan tes cepat molekuler dengan penundaan 18 jam. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimenal. Hasil : Dari 35 sampel sputum, 18 pemeriksaan mikroskopis dan 20 sampel pemeriksaan tes cepat molekuler mendapatkan skor 0; 3 sampel pemeriksaan mikroskopis dan 4 sampel tes cepat molekuler mendapatkan skor 1; 5 sampel pemeriksaan mikroskopis dan 6 sampel tes cepat molekuler mendapatkan skor 2 yang artinya ada perbedaan hasil antara dua metode pemeriksaan tersebut. Kesimpulan : Terdapat perbedaan hasil sebesar 5,6% dari hasil negatif; terdapat perbedaan hasil sebesar 2,8% dari hasil Scanty dan MTB Detected Very Low; terdapat perbedaan hasil sebesar 2,8% dari hasil positif satu dan MTB Detected Low pada pemeriksaan mikroskopis dengan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler
Perbandingan Kadar Glukosa Darah Puasa Metode God-Pap Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Metode Stik Di Puskesmas Aek Raso Purba, Amril; Girsang, Rostiodertina; Ginting, Selamat; Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Malau, Pitto
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11956

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit berbahaya yang ditandai dengan penumpukan gula darah (glukosa) diatas nilai normal yaitu melebihi yaitu 120 mg/dl dalam keadaan puasa dan 180 mg/dl dalam keadaan tidak puasa. Pemeriksaan glukosa darah dapat menggunakan dua alat yaitu glukometer atau metode stik (point of care test) dan spektrofotometer (metode GOD-PAP). Tujuan penelitian ini Adalah untuk mengetahui perbandingan Kadar Glukosa Darah puasa metode GOD-PAP dengan Kadar Glukosa Darah puasa metode stik di Puskesmas Aek Raso. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan studi komparatif. Penelitian ini dilakukan secara observasi laboratorik dengan perolehan sampel sebanyak 20 sampel. hasil pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan metode GOD-PAP dengan metode stik di Puskesmas Aek Raso menunjukan bahwa dari 20 responden yang dilakukan pemeriksaan terdapat perbedaan rata-rata hasil pemeriksaan glukosa darah yang di lakukan dengan metode GOD-PAP dan metode Stik. Rata-rata kadar glukosa menggunakan metode stik 227,45 mg/dl dan rata-rata kadar glukosa menggunakan metode GOD-PAP 206,15 mg/dl. Hasil pemeriksaan metode Stik cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pemeriksaan glukosa darah metode GOD-PAP dengan selisih 21,3