Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KESADARAN IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI KONSELING BERBASIS VIDEO ANIMASI EDUKATIF DI PUKESMAS JATI MAKMUR KOTA BINJAI zuliawati, zuliawati; Marlina, Siti; Hariati, Hariati; Girsang, Rostiodertina; Sitorus, Friska Ernita; Silalahi, Rini Debora
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i1.2134

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia yang berdampak pada tumbuh kembang anak. Upaya pencegahan stunting memerlukan peningkatan kesadaran ibu sebagai pengambil keputusan utama dalam pemenuhan gizi anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu dalam pencegahan stunting melalui konseling berbasis video animasi edukatif. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Jati Makmur, Kota Binjai, dengan melibatkan 18 orang ibu sebagai peserta. Metode kegiatan terdiri dari pemutaran video animasi edukatif yang memuat informasi tentang penyebab, dampak, dan langkah-langkah pencegahan stunting, diikuti sesi konseling individu dan diskusi interaktif untuk memperdalam pemahaman peserta. eval__uasi dilakukan melalui kuisioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pencegahan stunting. Sebagian besar peserta (89%) mampu menjelaskan langkah-langkah pencegahan, seperti pentingnya pemberian makanan bergizi, pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin, dan pola asuh yang mendukung kesehatan anak. Selain itu, peserta memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan video animasi yang dianggap menarik dan mudah dipahami. Kesimpulannya, konseling berbasis video animasi edukatif efektif dalam meningkatkan kesadaran ibu terkait pencegahan stunting. Diharapkan metode ini dapat diterapkan di lokasi lain untuk memperluas dampak dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.
MANFAAT MOBILISASI DAN MASASE PADA PASIEN STROKE DI DUSUN 3 DESA SELAMAT KECAMATAN SIBIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG Hariati, Hariati; Hutabarat, Vitrilina; Riyanto, Riyanto; Zuliawati, Zuliawati; Sinaga, Jon Piter
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i1.2142

Abstract

Stroke is a disease that can cause disability in sufferers. To prevent this disability, mobilization and massage can be carried out. In connection with the high stroke disability in Dusun III, Selamat Village, it is necessary to provide counseling on the Benefits of Mobilization and Massage for Stroke Patients. The action provides passive exercise to maintain the physiological function of muscles and joints in patients who undergo long-term bed rest. Mobilization exercises should be carried out as soon as possible to prevent complications due to lack of physical activity, such as contractures and joint stiffness. Meanwhile, massage is a rubbing technique using the palms, fingers, or back of the hand, which follows the blood flow towards the heart with adjusted pressure. This technique is useful for relaxing muscles and nerve endings, as well as improving blood circulation. The benefits of this community service activity are that residents of Dusun III, Selamat Village better understand how to prevent disability in stroke patients by carrying out mobilization and massage to improve the quality of life of stroke patients.
Beban Kerja Dan Dampak Gangguan Muskuloskeletal Pada Perawat RS Djasamen Saragi Pematangsiantar Kristina, Gina; Marlina, Siti; Hariati, Hariati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.10530

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross-Sectional atau penelitan yang bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan gangguan otot rangka akibat kerja pada perawat RS Djasamen Saragi Pematangsiantar. Populasi penelitian ini terdiri dari perawat Rumah Sakit RS Djasamen Saragi Pematangsiantar saja. Pemilihan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh jumlah responden sebanyak 75 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan antara beban kerja dengan kelainan rangka-rangka berhubungan dengan pekerjaan POTS 0,009. Nilai p value tersebut lebih kecil dari nilai signifikan atau Sig.(2-tailed) yaitu sebesar 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan beban kerja dengan gangguan otot rangka akibat kerja.Diharapkan kepada perawat untuk dapat menerapkan istirahat kerja atau peregangan ringan beberapa menit setelah melakukan kegiatan berulang dalam durasi yang lama dan kepada direktorat RS Djasamen Saragi Pematangsiantar lebih memperhatikan dan menerapkan stasiun kerja dengan posisi yang ergonomis
Hubungan Self Confidence Dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Di Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024 Hariati, Hariati; Hutabarat, Vitrilina; Delina, Muthia; Anies, Neiliel Fitriana; Qaribi, Mahanta; Simarmata, Pratiwi Christa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10351

Abstract

Sekitar 1.28 miliar orang diperkirakan penderita hipertensi dengan rentang usia 30- 70 tahun di Negara maju.Pravalensi Hiperteni di Sumatra Utara meningkat yang awalnya 25,8% menjadi 34,1%. Insiden pada hipertensi di Indonesia iyalah pekerjaan, umur, riwayat hipertensi dan pendidikan. Untuk menganalisis hubungan self confidence drngan kualitas hidup lansia hipertensi di Puskesmas deli Tua. Penelitan ini menggunakan jenis data penelitian kuantitatif, pendekatan ini dilakukan dengan pendekatan korelasi. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang berkunjung ke Puskesmas Deli Tua sebanyak 426 orang dan sampel sebanyak 80 responden dengan menggunakan teknik accidental sampling. Cara ukur mengunakan kuisioner yang di analisis secara univariat dan bivariate. Hasil uji statistik terdapat hubungan self confidence dengan kualitas hidup lansia hipertensi dengan nilai p- value 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini bahwa terdapat hubungan kualitas hidup lansia hipertensi di Puskesmas Deli Tua tahun 2024
Hubungan Lama Hemodialisa Dengan Fungsi Kognitif Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di RSU Sembiring Deli Tua Girsang, Rostiodertina; Zuliawati, Zuliawati; Sitorus, Friska Ernita; Hariati, Hariati; Sembiring, Nora Ervina; Sembiring, Alprindo
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11040

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah penurunan fungsi nefron ginjal yang lambat, progresif, samar (insidious) dan irreversible yang terjadi lebih dari 3 bulan, berapa kelainan struktural atau fungsional, dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG). Saat terjadi penurunan jumlah nefron dan massa ginjal yang disertai dengan penurunan filtrasi glomerulus, sekresi tubulus, dan reabsorpsi secara bertahap, kondisi ini dapat berkembang tanpa gejala yang jelas. Akhirnya, gagal ginjal mencapai tahap akhir, di mana ginjal tidak lagi mampu membuang sisa metabolik dan mengatur keseimbangan cairan elektrolit dengan baik. Ada hubungan antara gangguan kognitif yang disebabkan oleh gagal ginjal dan ketidakmampuan ginjal untuk mengeluarkan metabolit beracun dari dalam tubuh melalui saluran kemih. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampling purposive sample yang berjumlah 51 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur fungsi kognitif adalah MMSE,yang merupakan instrument yang umum digunakan untuk menilai fungsi kognitif.Hasil penelitian berdasarkan hasil analsis statistik menggunakan Spearman Rank dengan nilai signifikasi p value 0,001 0,05 dengan kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara Lama Hemodialisa Dengan Fungsi Kognitif Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meneliti lebih lanjut terkait dengan faktor yang mempengaruhi gangguan kognitif pada pasien hemodialisa dan diharapkan kepada perawat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan fungsi kognitif pada pasien hemodialisa yang beresiko gangguan kognitif
Implementation of Hypertension Management with Caregiver Empowerment to Improve the Quality of Life of the Elderly Hariati, Hariati; Barus, Bunga Rimta; Sitorus, Friska Ernita
JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengmas Kestra (JPK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/5skbqn46

Abstract

As they age, the elderly experience various declines in body system function which can increase the risk of developing various diseases. One of the health conditions most commonly suffered by the elderly is hypertension, which is one of the main causes of death in this age group. If not controlled properly, hypertension can cause serious complications which can be fatal for the sufferer. Therefore, the role of caregivers or family members is very important in helping elderly people manage hypertension effectively. The aim of this service is to improve the quality of life of elderly people suffering from hypertension. An intervention based on caregiver empowerment was carried out in the work area of ??the Deli Tua Community Health Center.  This program method begins with an initial measurement of the quality of life of the elderly before intervention is carried out. Furthermore, caregivers are given education and training regarding the management of hypertension in the elderly which is monitored via the WhatsApp group. This monitoring lasted for one month, after which the quality of life of hypertensive elderly was measured again to assess the effectiveness of the intervention. The results show a significant increase in the quality of life of the elderly after caregiver empowerment. Before the intervention, the majority of elderly people, namely 54%, had a poor quality of life. However, after the program was running and interventions were implemented, this figure changed drastically, with 88% of elderly people showing an improvement in their quality of life. These results confirm that community service programs that focus on empowering caregivers in managing hypertension have a positive impact in improving the quality of life of elderly people suffering from this disease.
Perbedaan Hasil Pemeriksaaan Mycobacterium Tuberculosis Metode Tes Cepat Molekuler Dan Mikroskopis dengan Penundaan 18 Jam Di Puskesmas Binjai Serbangan Kabupaten Asahan Ginting, Suventi Safrina; Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Meliala, Alprindo Sembiring; Siagian, Nurul Aini; Mendrofa, Wardah Nisa Fitri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.11954

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Permasalahan yang sering terjadi penundaan pemeriksaan sputum dikarenakan banyaknya pemeriksaan dan jarak antara faskes-faskes pengirim sampel ke Puskesmas Binjai Serbangan yang memerlukan waktu, sehingga sampel baru tiba di sore hari. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan Mycobacterium tuberculosis secara mikroskopis dan tes cepat molekuler dengan penundaan 18 jam. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimenal. Hasil : Dari 35 sampel sputum, 18 pemeriksaan mikroskopis dan 20 sampel pemeriksaan tes cepat molekuler mendapatkan skor 0; 3 sampel pemeriksaan mikroskopis dan 4 sampel tes cepat molekuler mendapatkan skor 1; 5 sampel pemeriksaan mikroskopis dan 6 sampel tes cepat molekuler mendapatkan skor 2 yang artinya ada perbedaan hasil antara dua metode pemeriksaan tersebut. Kesimpulan : Terdapat perbedaan hasil sebesar 5,6% dari hasil negatif; terdapat perbedaan hasil sebesar 2,8% dari hasil Scanty dan MTB Detected Very Low; terdapat perbedaan hasil sebesar 2,8% dari hasil positif satu dan MTB Detected Low pada pemeriksaan mikroskopis dengan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler
Perbandingan Kadar Glukosa Darah Puasa Metode God-Pap Dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Metode Stik Di Puskesmas Aek Raso Purba, Amril; Girsang, Rostiodertina; Ginting, Selamat; Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Malau, Pitto
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11956

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit berbahaya yang ditandai dengan penumpukan gula darah (glukosa) diatas nilai normal yaitu melebihi yaitu 120 mg/dl dalam keadaan puasa dan 180 mg/dl dalam keadaan tidak puasa. Pemeriksaan glukosa darah dapat menggunakan dua alat yaitu glukometer atau metode stik (point of care test) dan spektrofotometer (metode GOD-PAP). Tujuan penelitian ini Adalah untuk mengetahui perbandingan Kadar Glukosa Darah puasa metode GOD-PAP dengan Kadar Glukosa Darah puasa metode stik di Puskesmas Aek Raso. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan studi komparatif. Penelitian ini dilakukan secara observasi laboratorik dengan perolehan sampel sebanyak 20 sampel. hasil pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan metode GOD-PAP dengan metode stik di Puskesmas Aek Raso menunjukan bahwa dari 20 responden yang dilakukan pemeriksaan terdapat perbedaan rata-rata hasil pemeriksaan glukosa darah yang di lakukan dengan metode GOD-PAP dan metode Stik. Rata-rata kadar glukosa menggunakan metode stik 227,45 mg/dl dan rata-rata kadar glukosa menggunakan metode GOD-PAP 206,15 mg/dl. Hasil pemeriksaan metode Stik cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pemeriksaan glukosa darah metode GOD-PAP dengan selisih 21,3
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Hemodialisa Di RSU Sembiring Deli Tua Serdang. Girsang, Rostiodertina; Hariati, Hariati; Barus, Dewi Tiansa; Siregar, Yohana Dwi Margareta
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7726

Abstract

Meinurut World Heialth Organization (WHO) tahun 2018 Heimodialisis (cuci darah) adalah proseis peimisahan (peinyaringan) sisa-sisa meitabolismei meilalui seilaput seimipeirmeiabeil di dalam dialiseir meisin dialysis. Data Riseit Keiseihatan Dasar (Riskeisdas) tahun 2018, meinunjukkan bahwa preivaleinsi peinduduk Indoneisia yang meindeirita gagal ginjal seibeisar 0,2% atau 2 peir 1000 peinduduk dan preivaleinsi gagal ginjal kronik seibeisar 0,6% atau 6 peir, 1000 peinduduk dan pada tahun 2018 seibeisar 98% peindeirita gagal ginjal meinjalani teirapi heimodialisis dan 2% meinjalani teirapi peiritoneial dialisis (PD) (Keimeinkeis RI, 2018). Peineilitian ini beirtujuan untuk meinganalisis peingaruh teirapi musik klasik teirhadap peinurunan tingkat keiceimasan pada pasiein heimodialisa. Peingkuran akan dilakukan deingan meimbandingkan seibeilum dilakukan teirapi musik klasik (preiteist) deingan seisudah dilakukan teirapi musik klasik (postteist). Beirdasarkan peineilitian dari hasil uji peingaruh signifikan teirapi musik klasik teirhadap peinurunan tingkat keiceimasan pada pasiein heimodialisa di Rumah Sakit Umum Seimbiring Deili Tua Tahun 2023.  Beirdasarkan Data Obseirvasi meinunjukkan bahwa dari 27  reispondein yang meingalami Tingkat keiceimasan seibeilum dilakukan teirapi musik klasik seidang beirjumlah 8 orang (29,6%) dan tingkat keiceimasan beirat beirjumlah 19 orang (70,4%). Adapun seisudah dilakukan teirapi musik klasik beirdasarkan obseirvasi dan koeisioneir meinunjukkan bahwa dari 27 reispondein, Tingkat keiceimasan seisudah dilakukan Teirapi Musik Klasik adalah tidak ceimas beirjumlah 2 orang (7,4%),  ceimas ringan beirjumlah 9 orang (33,3%), ceimas seidang beirjumlah 14 orang (51,9%), ceimas beirat beirjumlah 2 orang (7,4%). Ada peingaruh teirapi musik klasik teirhadap peinurunan tingkat keiceimasan pada pasiein heimodialisa di Rumah Sakit Umum Seimbiring Deili Tua Tahun 2023 deingan nilai signifikan 0,000 deingan Uji Parameitrik yaitu Uji-T..
Resiliensi Dan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Hariati, Hariati; Deliana, Muthia; Pusparianda, Dewi; Anies, Neiliel Fitriana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12667

Abstract

Hipertensi pada lansia merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan, yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara resiliensi dan kualitas hidup pada lansia yang menderita hipertensi. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 209 lansia yang mengalami hipertensi. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur kualitas hidup dan tingkat resiliensi, dengan kategori kualitas hidup tinggi dan rendah serta kategori resiliensi baik, cukup, dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas lansia memiliki kualitas hidup yang rendah (59,33%) dan tingkat resiliensi yang cukup (43,06%). Korelasi antara kualitas hidup dan resiliensi menunjukkan hubungan positif yang moderat (r = 0.551, p 0.05). Lansia dengan tingkat resiliensi yang lebih tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Penelitian ini menyarankan pentingnya peningkatan resiliensi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia yang menderita hipertensi. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang lebih mendalam yang mempengaruhi kualitas hidup lansia dengan hipertensi.