Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Beberapa Dosis Bioamelioran Plus Mikoriza Indigenus Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jagung Ketan (Zea mays var. ceratina) Sinta Nuryah; Wahyu Astiko; Irwan Muthahanas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2124

Abstract

Jagung merupakan makanan pokok kedua setelah padi di Indonesia. Jagung secara spesifik merupakan tanaman pangan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia ataupun hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman jagung pada dosis bioamelioran tertentu yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil, serta kesuburan tanah dan populasi mikoriza. Percobaan ini dilakukan di Desa Midang Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Laboratorium Mikrobiologi dan Laboratorium Fisika dan Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Mataram, dari persiapan, penanaman, panen, analisis tanah/jaringan. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan empat ulangan dan enam perlakuan dosis bioamelioran bioamelioran yaitu : D0: Kontrol (tanpa bioamelioran), D1: dosis bioamelioran 5 ton ha-1, D2: dosis bioamelioran 10 ton ha-1, D3: dosis bioamelioran 15 ton ha-1, D4: dosis bioamelioran 20 ton ha-1, D5: dosis bioamelioran 25 ton ha-1. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis keragaman yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5 %. Perlakuan dosis bioamelioran 25 t ha-1 memberikan pertumbuhan dan hasil yang terbaik dibandingkan dengan perlakuan dosis bioamelioran lainnya. Perlakuan dosis bioamelioran 25 t ha-1 memberikan hasil konsentrasi hara dan serapan hara N dan P yang tertinggi dibandingkan dengan dosis bioamelioran lainnya (parameter terukur konsentrasi N total dan P tersedia 1,9727 g.kg-1 dan 75,382 mg.kg-1 pada umur 70 hst dan serapan N dan P sebesar 38,385 g.kg-1 dan 3,837 g.kg-1 pada umur 42 hst).Perlakuan dosis bioamelioran 25 t ha-1 memberikan perkembengan mikoriza yang terbaik dibandingkan dengan dosis bioamelioran lainnya.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Nika Pranggana Aranda; Bambang Budi Santoso; Irwan Muthahanas; Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v2i1.2289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) limbah cair tahu terhadap pertunbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.). Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2022 sampai Agustus 2022 di Jempong Baru, Pegesangan Barat, Kecamatan Mataram. Dalam penelitan ini terdapat 5 perlakuan, yaitu 0, 40, 80, 120, dan 160 ml. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang diulang 5 kali dan dibuat seri sebanyak 3 unit, sehingga di peroleh 75 tanaman. Data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5%, dan perlakuan yang berbeda nyat diuji lanjut dengan BNJ pada taraf 5%. dilakukan dengan Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair (POC) limbah cair tahu berpengaruh terhadap pertumbuahan dan hasil tanaman sawi. Pemberian pupuk organik cair (POC) limbah cair tahu dengan perlakuan 160 ml merupakan hasil terbaik pada semua parameter tinggi tanaman, laju pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, laju pertumbuhan jumlah daun, luas daun, laju pertumbuhan luas daun, bobot basah tanaman, dan bobot kering tanaman.
KERAGAMAN DAN KELIMPAHAN ARTHROPODA MUSUH ALAMI HAMA PADA TANAMAN KANGKUNG AIR (Ipomea aquatica F.) DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Azis, Fathul; Thei, Ruth Stella Petrunela; Muthahanas, Irwan
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i3.1006

Abstract

Penelitian tentang Arthropoda ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Keragaman dan Kelimpahan Arthropoda Musuh Alami Hama pada Tanaman Kangkung Air (Ipomea aquatica F.) di Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang dilakukan dengan tehnik survey lapangan dan koleksi serangga. Penelitian ini dilakukan di 3 Kecamatan yang memiliki tingkat produktivitas tanaman Kangkung Air tertinggi di Lombok Barat pada bulan Maret 2023. Pengambilan sampel arthropoda musuh alami hama dilakukan sebanyak 4 kali denganmenggunakan Perangkap Panci Kuning yang berisi air deterjen dan Jaring serangga. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 2 kelas Arthropoda musuh alami yaitu Arachnida dan Insecta, 5 Ordo, 9 Famili, dan 10 spesies Arthropoda Musuh Alami antara lain Argiope catenulate, Cicurina sp., Oxyopes attenuates, Lepthypanthes tenuis,Cheilomenes sexmaculata, Coreus Marginatus, Leptoglossus occidentali sp., Onychogomphus forcipatus, Argiocnemis pieris, dan Doryctobracon aroelatus. Ketiga lokasi pengamatan dikategorikan sebagai keragaman sedang, dengan nilai Kecamatan Lingsar (2,204), Kecamatan Narmada (2,019), dan Kecamatan Labuapi (2,257). Doryctobracon aroelatus adalah spesies Arthropoda dari famili Braconidae yang memiliki nilai indeks kelimpahan tertinggi (26.271). Spesies yang menduduki peringkat kedua adalah Onychogomphus forcipatus dari famili Ghomphidae (20.339), sementara spesies yang menempati peringkat ketiga adalah Argiocnemis pieris dari famili Coenagrionidae (17.797).
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOHE KAMBING YANG DIFERMENTASI DENGAN BIOAKTIVATOR Streptomyces sp. TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM TANAMAN CABAI Nurizal, Imam; Petrunella Thei, Ruth Stella; Muthahanas, Irwan
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i1.1037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kohe kambing yang difermentasi dengan bioaktivator Streptomyces sp. terhadap penyakit layu yang disebabkan oleh jamur Fusarium sp. pada tanaman cabai (C. frutescens). Percobaan dilaksanakan di sawah milik petani pada bulan Mei - September 2023, di Kelurahan Surya Wangi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu T0 (Tanpa pemberian pupuk), B0 (Pupuk KOHE Kambing tanpa penambahan bioaktivator), BA1 (Pupuk KOHE Kambing + SH + BSI), BA2 (Pupuk KOHE Kambing + SH + BSC), BA3 (Pupuk KOHE Kambing + BSI + BSC), dan BA4 (Pupuk KOHE Kambing + SH + BSI + BSC) dan setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali sehingga didapatkan 36 unit petak percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada parameter insiden penyakit fusarium, jumlah buah, serta bobot buah menunjukkan hasil yang berbeda nyata.
Efektivitas Pemberian Amelioran Mengandung Mikoriza Untuk Meningkatkan Hasil dan Serapan Nitrogen Serta Fosfor Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) di Tanah Pasiran Muhammad Adya Purnama; Wahyu Astiko; Irwan Muthahanas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.3820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif pemberian amelioran mengandung mikoriza untuk meningkatkan hasil dan serapan nitrogen dan fosfor tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt). Percobaan ini dilakukan di Moncok Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Laboratorium Mikrobiologi dan Laboratorium Fisika dan Kimia Tanah Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Percobaan disusun menggunakan rancangan acak kelompok yang terdiri dari atas lima perlakuan amelioran, yaitu PO: Kontrol (tanpa amelioran), PA: arang sekam padi + mikoriza, PK: kompos + mikoriza , PS: pupuk kandang sapi + mikoriza, dan PC: campuran arang sekam padi, kompos, pupuk kandang sapi dan mikoriza (1.1.1.1). Hasil penelitian menunjukkan aplikasi amelioran campuran arang sekam padi + kompos + pupuk kandang sapi + mikoriza (1:1:1:1) efektif meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, konsentrasi P tersedia dan N total tanah, serapan N dan P oleh tanaman, jumlah spora dan kolonisasi pada akar serta bobot brangkasan basah dan kering tanaman di tanah pasiran. Formulasi amelioran campuran arang sekam padi + kompos + pupuk kandang sapi + Mikoriza (1:1:1:1) memberikan pengaruh yang nyata terhadap peningkatan pertumbuhan dan hasil jagung manis yang tertinggi. Untuk meningkatkan konsentrasi hara tanah, serapan hara tanaman, pertumbuhan dan hasil jagung manis dapat menggunakan formulasi amelioran campuran arang sekam padi + kompos + pupuk kandang sapi + mikoriza (1:1:1:1).
Penggunaan Beberapa Konsentrasi Ekstrak Daun Paitan (Tithonia diversifolia) Untuk Mengendalikan Hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci Genn.) Pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Rendi Irawan; Muhammad Sarjan; Irwan Muthahanas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa konsentrasi ekstrak daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap hama kutu kebul (Bemisia tabaci Genn.). Percobaan ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2023 di Desa Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Parameter yang diamati adalah populasi hama, intensitas serangan, jumlah umbi dan berat umbi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan yang terdiri dari P0 (Kontrol), P1 (Ekstrak Paitan 20 ml/1000 ml air), P2 (Ekstrak paitan 30 ml/1000 ml air), P3 (Ekstrak Paitan 40 ml/1000 ml air), P4 (Ekstrak Paitan 50 ml/1000 ml air), dan P5 (Ekstrak Paitan 60 ml/1000 ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pestisida nabati (paitan) mampu menekan populasi dan intensitas serangan hama kutu kebul. Penggunaan konsentrasi ekstrak 20 ml/1000 ml air (P1) sudah mampu memberikan pengaruh yang berbeda dengan perlakuan control (P0). Ada kecenderungan semakin tinggi konsentrasi yang diberikan maka kemampuan dalam menekan perkembangan populasi maupun intensitas serangan hama semakin tinggi begitu juga sebaliknya.
Efektivitas Penggunaan Beberapa Konsentrasi Pestisida Nabati Daun Paitan (Tithonia diversifolia) terhadap Populasi dan Intensitas Serangan Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Rifaldi Syahwal; Muhammad Sarjan; Irwan Muthahanas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa konsentrasi ekstrak daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap hama ulat grayak (Spodoptera litura F.). Percobaan ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2023 di Desa Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Parameter yang diamati adalah populasi hama, intensitas serangan, jumlah umbi dan berat umbi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan yang terdiri dari P0 (Kontrol), P1 (Ekstrak Paitan 20 ml/1000 ml air), P2 (Ekstrak paitan 30 ml/1000 ml air), P3 (Ekstrak Paitan 40 ml/1000 ml air), P4 (Ekstrak Paitan 50 ml/1000 ml air), dan P5 (Ekstrak Paitan 60 ml/1000 ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas beberapa penggunaan konsentrasi pestisida nabati daun paitan mampu menekan populasi dan intensitas serangan hama ulat grayak. Konsentrasi ekstrak daun paitan 20 ml/1000 ml air (P1) sudah mampu memberikan pengaruh yang berbeda dengan perlakuan kontrol (P0). Ada kecenderungan semakin tinggi konsentrasi pestisida nabati daun paitan yang diberikan maka semakin mampu menekan populasi dan intensitas serangan hama ulat grayak.
Keanekaragaman Hama dan Musuh Alami pada Perkebunan Kopi Robusta (Coffea canephora.) di Desa Karang Sidemen Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah Baiq Mona Kotma Chantika; M. Taufik Fauzi; Irwan Muthahanas; Amrul Jihadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5744

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman hama dan musuh alami pada perkebunan kopi robusta (Coffea canephora.) di Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan teknik observasi langsung di lapangan dan mengkoleksi spesimen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni - Juli 2024 pada dua lahan perkebunan kopi robusta milik Kelompok Tani Hutan Semilir Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, NTB dan identifikasi di Laboratorium Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Mataram. Rancangan percobaan dengan sampel acak terpilih (systematic random sampling). Penentuan unit sampel dilakukan dengan cara menarik garis diagonal pada tanaman untuk menentukan titik sampel tanaman. Pada lokasi pengamatan diletakan 10 perangkap mangkok kuning (Yellow pan trap) dan perangkap jatuh (pitfall trap), sehingga terdapat 20 perangkap yang dipasang pada lokasi dan dipasang dua hari sebelum dilakukan pengamatan. Selain itu dilakukan pengamatan langsung dengan cara mengambil serangga yang terdapat pada tanaman sampel. Hasil penelitian pada kedua lokasi menunjukan bahwa ditemukan serangga yang termasuk kedalam 65 genus, 50 famili dan 14 ordo yang terbagi menjadi 28 genus hama, 17 genus predator, 15 genus parasitoid, 3 genus pengurai dan 2 genus penyerbuk. Indeks keragaman dan dominansi yang didapat pada kedua lokasi dikategorikan sedang.
Kajian Ontologi Peran dan Posisi Pestisida Kimia Sintetik dalam Pertanian Berkelanjutan Muthahanas, Irwan; Sarjan, Muhammad
Empiricism Journal Vol. 5 No. 2: December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v5i2.2448

Abstract

Pertanian berkelanjutan telah menjadi prioritas global dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, degradasi lahan, dan ketahanan pangan. Meskipun penggunaan pestisida kimia sintetik efektif dalam meningkatkan produktivitas pertanian, dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan, dan keanekaragaman hayati menimbulkan kekhawatiran serius. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis posisi dan peran pestisida kimia sintetik dalam sistem pertanian berkelanjutan melalui pendekatan ontologis. Kajian ini dilakukan dengan metode Literatur Review menggunakan publikasi ilmiah dari tahun 2018-2024. untuk mengeksplorasi dampak ekologis, kesehatan, dan sosial dari penggunaan pestisida kimia sintetik, serta membandingkannya dengan alternatif ramah lingkungan seperti biopestisida dan pengendalian hayati. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan pestisida kimia sintetik memiliki dampak kompleks terhadap kestabilan ekosistem dan biodiversitas, termasuk penurunan populasi mikroorganisme tanah hingga 40-60%, gangguan pada fauna tanah sebesar 35%, dan penurunan keragaman serangga polinator sampai 40% dalam lima tahun. Analisis komparatif mengungkapkan bahwa meskipun pestisida kimia sintetik memiliki efektivitas pengendalian hama 85-90%, metode pengendalian alternatif yang ramah lingkungan menunjukkan potensi signifikan dengan efektivitas 60-75% disertai keuntungan ekologis substansial. Penelitian ini merekomendasikan transformasi sistem pertanian melalui implementasi Pengendalian Hama Terpadu, pengembangan kapasitas petani, inovasi pestisida alternatif, reformasi kebijakan, dan adopsi teknologi ramah lingkungan untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan. Ontological Study of The Role Nnand Position of Synthetic Chemical Pesticides in Sustainable AgricultureAbstractSustainable agriculture has become a global priority in addressing the challenges of climate change, land degradation, and food security. Although the use of synthetic chemical pesticides is effective in increasing agricultural productivity, its impacts on the environment, health, and biodiversity raise serious concerns. This article aims to analyze the position and role of synthetic chemical pesticides in sustainable agricultural systems through an ontological approach. This study was conducted using the Literature Review method using scientific publications from 2018-2024. to explore the ecological, health, and social impacts of the use of synthetic chemical pesticides, and compare them with environmentally friendly alternatives such as biopesticides and biological control. The results of the analysis show that the use of synthetic chemical pesticides has complex impacts on ecosystem stability and biodiversity, including a decrease in soil microorganism populations by 40-60%, disturbances in soil fauna by 35%, and a decrease in insect pollinator diversity by 40% in five years. The comparative analysis revealed that although synthetic chemical pesticides have an 85-90% pest control effectiveness, environmentally friendly alternative control methods show significant potential with an effectiveness of 60-75% with substantial ecological benefits. This study recommends transformation of agricultural systems through the implementation of Integrated Pest Management, farmer capacity development, innovation of alternative pesticides, policy reform, and adoption of environmentally friendly technologies to realize sustainable agriculture.
Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi sebagai Pestisida Nabati di Desa Sajang Muthahanas, Irwan; Nurrachman; Dwi Putra Buana Sakti; Kurniawan Yuniarto; Yuhendra AP
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9965

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim PKM Universitas Mataram pada tanggal 8 Agustus 2024 di Desa Sajang bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan limbah kulit kopi sebagai pestisida nabati. Dalam konteks pertanian yang semakin berfokus pada keberlanjutan, penggunaan pestisida nabati menjadi alternatif yang menarik untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia yang berpotensi merusak lingkungan dan kesehatan manusia. Kegiatan ini meliputi sosialisasi dan pelatihan kepada petani setempat mengenai cara pembuatan pestisida nabati dari limbah kulit kopi, yang kaya akan senyawa aktif yang dapat mengendalikan hama. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa bahan-bahan alami seperti limbah pertanian dapat digunakan untuk menghasilkan pestisida yang efektif dan ramah lingkungan. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan sumber daya lokal, sehingga mereka dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan hasil pertanian mereka. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Sajang sangat antusias dan responsif terhadap pelatihan yang diberikan. Sebagian besar peserta berhasil memahami dan mampu mempraktikkan pembuatan pestisida nabati dari limbah kulit kopi, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka dan mengurangi dampak negatif dari penggunaan pestisida kimia. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi petani, tetapi juga berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan melalui pengurangan limbah dan penggunaan bahan-bahan alami dalam pertanian
Co-Authors A. Farid .Hemon Ahmad Subarja Aini, Kuratun Aluh Nikmatullah Aluh Nikmatullah Amrul Jihadi Anisa Putri, Baiq Annisa Riska Wahyuni Asmara Yauma Putri Fara Diba Asyari, Adam Azis, Fathul Baiq Mona Kotma Chantika Bambang Budi Santoso Bambang Budi Santoso Bambang Supeno, Bambang Daiyyan Bisri Damayanti , Elsa Damian Januarta Dwi Putra Buana Sakti Dwi Ratna Anugrahwati Ebi Suanto Erna Listiana Erna Listiana1 Farizal Ramadhan Fikrina, Garin Hairul Anas Handayani, Ridhatul Herman Suheri Hery Haryanto Hery Haryanto Hery Heryanto Husnah, Nur Jumratul I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit, I Ketut I Komang Damar Jaya2 I Made Sudantha Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imam Rozy Zarkasih, Muhammad Irfan Saputra Irna Tristanti Jayaputra Joko Priyono Kurniawan Yuniarto M. Heldian Habib M. Sopian Holis M. Taufik Fauzi M. Taufik Fauzi, M. Taufik Mauly Riski Andini Mery Windarningsih MOHAMAD TAUFIK FAUZI Muchlis Muchlis Muhamad Lutfi Muhammad Adya Purnama Muhammad Fasihul Lisan Muhammad Sarjan Muhammad Sarjan Mulat Isnain*3 Mulat Isnaini Mulat snaini1 Ni Made Dini Widia Handayani Ni Made Laksmi Ernawati, Ni Made Laksmi Ni Nyoman Putri Utami Nika Pranggana Aranda nindi faridatul hasanah*1 Nisa Nurizal, Imam Nurrachman Petrunella Thei, Ruth Stella Ramadan, Galih Rendi Irawan Resmayanti, Resmayanti Ria Nurmaya Sari1 Rifaldi Syahwal RINI RINI Ririn Nurattul Awalliyah Septiandani, Risna Septiandani Sinta Nuryah Sonia Astuti Astuti Sri Rahayu Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Tarmizi Tarmizi 2 Thei, Ruth Stella Petrunela Wahyu Astiko Wiratul Aini WULANDARI Yuhendra AP Yuni Fitrianti2 Zahratul Aeni