Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

STRATEGI PROMOSI WISATA BAHARI DI PULAU BUNGIN KECAMATAN ALAS KEBUPATEN SUMBAWA BESAR NTB Rita yuliana; Sri Susanty; Primus Gadu; I Ketut Purwata
Journal Of Responsible Tourism Vol 1 No 2: Nopember 2021
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.05 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v1i1.997

Abstract

Pulau bungin adalah salah satu kepulauan yang berada di wilayah Kabupaten Sumbawa barat, nusa tenggara barat. Kepulauan ini merupakan obyek wisata bahari unggulan kabupaten Sumbawa besar yang berkonsep ekowisata dengan berbagai kelebihan dan keistimewaannya yang tersebar di beberapa pulau. Meskipun obyek wisata ini cukup dikenal oleh wisatawan nusantara, namun ada beberapa wisatawan nusantara yang masih belum mengetahui banyak tentang obyek wisata ini. Hal ini terlihat dengan kurangnya strategi promosi yang efektif yang dapat menjangkau luas masyarakat Indonesia. Hasil akhir perancangan ini adalah media promosi. Media promosi yang paling utama dan dapat menjangkau luas adalah dengan menggunakan media elektronik, yakni iklan TV dan beberapa media pendukungnya. Diharapkan media-media tersebut dapat mempromosikan wisata bahari pulau bungin secara efektif.
HUBUNGAN KEPUASAN WISATAWAN TERHADAP KUALITAS PRODUK WISATA KULINER DI KAWASAN PARIWISATA PANTAI GADING MAPAK KOTA MATARAM Dewi Ramadhani; Ni Luh Kartini; Lalu Masyhudi; I Ketut Purwata
Journal Of Responsible Tourism Vol 2 No 2: Nopember 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.1 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v2i2.2159

Abstract

Pantai Gading Mapak is a relatively new culinary tourism centre compared to other culinary tourism place, one of its seafood culinary product that is up to sale by the food merchant is a grilled fish. One key things that the food merchant have to accomplish is the Satisfaction of Tourist is a need, wish, and hope of tourist that is fulfilled and will create a Loyality to the food merchant. The purpose of this research is to acknowledge if there is a correlation of the Satisfaction of Tourist toward the Quality of Product at Pantai Gading Mapak Kota Mataram. This research is a descriptive quantitavie research with the use of simple analysis regression as it technique of data analyze. The process of collecting the data has been done witth observation, questionnaire, interview, and documentation. The total sample of this research is 30 respondent with the use of purposive sampling. Result of the research has found that Satisfaction of Tourist significantly affected the Quality of Product. With satisfaction of Tourist affected Quality of Product with the amount of 72,6%, the rest 27,4% is affected by another variable that has not been researched on this paper.
KUALITAS PELAYANAN RESTORAN GOLDEN PALACE HOTEL LOMBOK DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN KONSUMEN I Wayan Wagiana; I Ketut Purwata; I Gede Widya Suputra; Siluh Putu Damayanti; Agusman Agusman
Journal Of Responsible Tourism Vol 2 No 2: Nopember 2022
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.98 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v2i2.2177

Abstract

Penelitian ini berfokus pada Restoran Golden Palace Hotel, Golden Palace merupakan hotel yang fokus pada pelayanan pelanggan, sehingga untuk mencapai tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi perlu dilakukan penelitian tentang kepuasan konsumen. Penelitian ini membahas mengenai kualitas pelayanan restoran Golden Palace Hotel Lombok dalam meningkatkan kepuasan konsumen, tujuan penelitian untuk mendeskripsikan bagaimana kualitas pelayanan di Restoran Golden Palace Hotel Lombok dalam meningkatkan kepuasan konsumen. Jenis data yang digunakan jenis data kualitatif dengan pendekatan kuantitatif penelitian di gambarkan mengunakan angka, sumber data yang digunakan data primer dan sukunder. Metode yang digunakan dalam pegumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data pendekatan yang digunakan penelitian kualitatif dengan mengunakan teknik analisa data yang menggunakan skala likert. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan kualitas pelayanan di restoran Golden Palace Hotel Lombok dalam meningkatkan kepuasan konsumen, dari hasil skor skala likert yang di gunakan jumlah skor yang di peroleh berada pada rentan 121-150 sangat memuaskan. Jadi kualitas pelayanan yang di berikan dapat meningkatkan kepuasan konsumen pada restoran Golden Palace Hotel Lombok sangat memuaskan.
STRATEGI MANAJEMEN HOTEL SIMA KUTA DALAM PEMULIHAN OPERASIONAL PASCA PANDEMI COVID-19 Baiq Febri Izzati Isnaini; Rizal Kurniansah; I Ketut Purwata
Journal Of Responsible Tourism Vol 2 No 3: Maret 2023
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.762 KB) | DOI: 10.47492/jrt.v2i3.2549

Abstract

This research was motivated by a government policy that decided to limit activities that caused crowds and crowds caused by the Covid-19 pandemic. This has made hotel management have to look for other strategies so that their service companies can survive during the Covid-19 pandemic. The purpose of this study was to find out how the strategy carried out by Hotel Sima Kuta Lombok in maintaining the lodging and hotel services business during the Covid-19 pandemic. The type of research carried out by the author is field research with the research location of the Sima Kuta Lombok Hotel, which is located in Kuta, Kuta Village, Pujut District. Methods of data collection using interviews, observation and documentation. While the data analysis technique used is descriptive qualitative analysis using SOAR analysis. SOAR analysis is used to formulate alternative strategies that can be carried out by a company. The results show that through strategic stages and SOAR analysis shows the strategy carried out by Sima Kuta Lombok Hotel is quite effective in business development but sees market opportunities that are still open along with many emerging competitors with Similar efforts require additional strategies by utilizing the strengths they have.
PIM USAHA ANEKA OLAHAN KREATIF BERBASIS PRODUK POHON AREN DESA LANGKO KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT NUSA TENGGARA BARAT I ketut Purwata; Syech Idrus; I Putu Gede
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 1: Agustus 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Langko, Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok barat merupakan daerah penghasil air nira dan turunannya yang potensial dan prodak ini dapat menjadi penunjang ekonomi masyarakat kedepannya. Produk potensial perlu peningkatan kualitas varian produk air Nira, buah kolang-kaling, melalui manajemen pengolahan dan keterampilan mitra, pengelolaan keuangan, permodalan, pengemasan dan merek, teknik pemasaran serta kewirausahaan. Masalah mitra adalah tingginya bahan baku nira dan kolang kaling, animo konsumen terhadap tuak manis untuk menjadi oleh-oleh namun tidak tahan lama, sedang kemampuan masyarakat dalam produksi terbatas. Pemecahan masalah tersebut dapat diselesaikan dengan metode pengawetan air Nira agar tidak mudah basi, sosialisasi kepada masyarakat tentang aneka pengolahan air Nira yang baik dan benar. Inovasi pengolahan air Nira dan buah Kolang-kaling tersebut menjadi aneka olahan makanan dan minuman, yang olahannya aman, nyaman, sehat bagi konsumen. Solusi yang dilakukan  adalah melakukan penumbuhan kelompok usaha baru dari hasil aneka olahan air Nira, dan buah kolang-kaling, melalui pelatihan, pengolahan produk, manajemen usaha, strategi pemasaran, pendampingan lanjutan. Kontribusi mendasar pada khalayak sasaran: meningkatnya nilai jual tinggi untuk produk yang dihasilkan masyarakat, dikelola oleh UMKM berbasis kelompok tani yang memiliki keterampilan produksi dan manajemen pemasaran usaha yang mumpuni. Luaran berupa jasa, sistem, produk/barang, paten, atau luaran lainnya: adalah berupa aneka olahan air nira dan buah kolang-kaling berkualitas. Pelatihan dan pendampingan dalam program ini meliputi: 1.Penyuluhan dan praktik pengawetan nira, aneka olahan air nira, dan aneka olahan buah kolang-kaling; 2. Penjualan serta Pemasaran; 3. pelatihan pengemasan; 4. penyuluhan dan praktik permodalan serta keuangan; 5. penyuluhan dan praktik pembentukan serta penguatan lembaga. Pada gilirannya nanti setelah pelatihan dilakukan seperti di atas, diharapkan akan muncul banyak wirausaha yang dapat menggerakkan potensi ekonomi lokal
PENERAPAN PENGELOLAAN SAMPAH DAN LIMBAH DI HOTEL ROYAL AVILA MALIMBU, SEBAGAI UPAYA UNTUK MEWUJUDKAN PARIWISATA BERKELANJUTAN Cokorde Gede Bhakti Kresna; I Ketut Purwata; Indrapati Indrapati
Journal Of Responsible Tourism Vol 3 No 1: Juli 2023
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jrt.v3i1.2715

Abstract

The problems studied in this study are related to environmental management at the Royal Avila Hotel Malimbu, with the aim of improving environmental management at the Royal Avila Hotel which is still not managed optimally, so that in the future sustainable tourism can be created at this hotel. The research method used is a qualitative approach. And data collection techniques in the form of interviews, observations and documentation. The results of the stdy show that the Royal Avila Hotel itself in its environmental management, especially waste and waste, is still not optimal, for waste there is no separation of organic and non-organic waste and causes a foul smell in the TPA area (final disposal site) and for the waste itself, the management is also still not optimal, the program planned by management, namely using waste water to water plants, has not been implemented, the waste water has not been managed properly in the safety tank, only filtered and then the remaining fat from the grasetrap is disposed of in the TPA. So that to assist the Management in managing its own environment, cooperation with the Waste Bank is needed to manage waste and also cooperation with companies engaged in the safety tank so that they are given medicine and knowledge to manage the waste itself, so that waste water can be used to water plants that is at the hotel. So that in the future, if the Royal Avila Hotel has implemented good environmental management, it is hoped that it will be able to create sustainable tourism in this hotel.
STRATEGI MENGANGKAT CITRA JAJANAN LOKAL SEBAGAIPENUNJANG PRODUK PARIWISATA DI DESA LENDANG NANGKA LOMBOK TIMUR Doni Argian Okta; Lalu Yulendra; I Ketut Purwata; I Wayan Nuada; I Wayan Bratayasa
Journal Of Responsible Tourism Vol 3 No 1: Juli 2023
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jrt.v3i1.2717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal untuk mengangkat citra jajanan tradisional(2) merumuskan alternatif strategi mengangkat citra jajanan lokal yang sesuai untuk Desa Lendang Nangka. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Metode penentuan informan secara purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah Analisis SWOT : (1) Matriks Internal Factor Evaluation (IFE) (2) Matriks Eksternal Factor Evaluation (EFE) untuk mengidenifikasi faktor iternal dan eksernal, mengetahui posisi dan merumuskan alternatif strategi mengangkat citra jajanan tradisonal di Desa Lendang Nangka Lombok timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Matriks Internal Factor Evaluation (IFE), yang menjadi kekuatan utama dari Desa Lendang Nangka Lombok timur adalah. Berdasarkan Matriks Eksternal Factor Evaluation (EFE), yang menjadi peluang utama Dengan adanya teknologi yang canggih dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi andalan, serta adanya destinasi wisata di sekitar Desa Lendang Nangka sebagai poin utama untuk di kunjungi, dan memiliki peluang potensi jajanan lokal/tradsioinal sebagai produk wisata yang akan menujang destinasi wisata tersebut, selain itu akan berefek bagi para pelaku UMKM.
The Effect Of Social Media Promotion And Word Of Mouth On The Decision To Visit The Attraction Of Tanjung Bias Beach, West Lombok Regency Lalu Masyhudi; Lalu Satria Utama; Ni Putu Ajeng Chelsania; Sri Susanty; Murianto Murianto; I Ketut Purwata
Jurnal Manajemen Industri dan Logistik Vol. 8 No. 1 (2024): 8 original research articles were authored/co-authored by 29 authors from 1 cou
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30988/jmil.v8i1.1074

Abstract

This study aims to determine the effect of promotion through social media and word of Mouth on visiting decisions with the control variables of attractiveness and facilities. The data collection technique used a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Based on the simultaneous hypothesis testing, the four independent variables have a significant effect on the decision to visit tourists to Tanjung Bias Beach. Partially, word of mouth (X2) has a positive and significant effect on the decision to visit tourists, this can be seen from the t-count value of 5.816, greater than the t-table value of 1.995. Social media promotion (X1), Attraction (X3) and Facilities (X4), and show that the result of the multiple linear determination coefficient (R2) is 0.648, or 65%. This means that the degree of influence of the independent variable (X) on the variable (Y) is 65%.
STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA KERUJUK DI KABUPATEN LOMBOK UTARA Putu Ayu Pratiwi Duta Siwantari; I Ketut Purwata
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/kji.v20i1.1086

Abstract

ABSTRACTOne way to optimally utilize a region's potential is through ecotourism development. Developing a sustainable ecotourism destination requires a strategy. Kerujuk Ecotourism is a conservation-themed natural tourism destination, first discovered in North Lombok Regency. Several problems have been identified in its development, including a lack of proper ecotourism management, inadequate facilities and infrastructure, and low-quality community resources in the tourism sector. Consequently, the area's ecotourism potential is not realized in terms of economic activities and the welfare of the local population. The purpose of this study was to identify the potentials of Kerujuk Hamlet, identify factors influencing ecotourism development, and develop strategies for developing Kerujuk ecotourism. Data were collected through interviews, observations, questionnaires, and documentation. This study used a qualitative approach, analyzed using the IFAS and EFAS matrices, resulting in general strategies and alternative strategies that can be used to develop Kerujuk ecotourism. The results of the study indicate that the Kerujuk ecotourism development strategy is in quadrant V. Alternative strategies generated through SWOT analysis in the context of Kerujuk ecotourism development are as follows: collaborating with educational institutions, developing creative economic products by utilizing current trends, strengthening promotion and branding, reorganizing tourist areas, diversifying tourist attractions as risk mitigation, strengthening destination image, preparing clear SOPs and policies, and preparing cleaning and infrastructure improvement programs. Suggestions for the management can collaborate with the government in preparing facilities and infrastructure with established standard references without damaging the natural environment and forming institutions in good management to improve work professionalism.Keywords: Development Strategy; Conservation; Kerujuk Ecotourism; Sustainable Tourism; SWOT ABSTRAKSalah satu cara untuk memanfaatkan potensi suatu daerah secara optimal adalah melalui pengembangan ekowisata. Untuk mengembangkan destinasi ekowisata yang berkelanjutan, diperlukan strategi. Ekowisata Kerujuk adalah objek wisata alam bertema konservasi, yang pertama kali ditemukan di Kabupaten Lombok Utara. Beberapa masalah telah diidentifikasi dalam pengembangannya, termasuk kurangnya pengelolaan ekowisata yang tepat, fasilitas dan infrastruktur yang tidak memadai, dan kualitas sumber daya masyarakat yang rendah di sektor pariwisata, sehingga potensi ekowisata daerah tersebut tidak terealisasi dalam kegiatan ekonomi dan kesejahteraan penduduk setempat. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi potensi-potensi yang terdapat pada Dusun Kerujuk, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan ekowisata, serta strategi untuk mengembangkan ekowisata Kerujuk. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, dianalisis menggunakan matriks IFAS dan EFAS, menghasilkan strategi umum dan strategi alternatif yang dapat digunakan untuk mengembangkan ekowisata Kerujuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan ekowisata Kerujuk berada di kuadran V. Strategi alternatif yang dihasilkan melalui analisis SWOT dalam konteks pengembangan ekowisata Kerujuk adalah sebagai berikut: berkolaborasi dengan lembaga pendidikan, mengembangkan produk ekonomi kreatif dengan memanfaatkan tren terkini, memperkuat promosi dan branding, menata ulang kawasan wisata, mendiversifikasi objek wisata sebagai mitigasi risiko, memperkuat citra destinasi, menyiapkan SOP dan kebijakan yang jelas, serta menyiapkan program pembersihan dan peningkatan infrastruktur. Saran bagi pihak pengelola dapat bererjasama dengan pemerintah dalam menyiapkan sarana dan prasarana dengan acuan standar yang telah ditetapkan tanpa merusak lingkungan yang masih alami serta membentuk kelembagaan dalam pengelolaan dengan baik agar meningkatkan profesionalisme kerja.Kata kunci: Strategi Pengembangan; Konservasi; Ekowisata Kerujuk; Pariwisata Berkelanjutan; SWOT
USAHA DAUN DALUMAN DI DUSUN TAMBANG ELEH DESA JAGA RAGA KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN LOMBOK BARAT PROPINSI NTB I Ketut Purwata
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 8 No 2: Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v8i2.16

Abstract

Usaha daun daluman di Dusun Tambang Eleh Desa Jaga Raga Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat, merupakan langkah yang sangat strategis untuk membantu masyarakat dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan perekonomian melalui usaha mikro berbasis iptek, sehingga tercapainya kesejahteraan masyarakat. Tambang eleh sebagai salah satu dusun, yang subur dan berada antara jalur kawasan wisata kota Mataram dengan Bandara Internasional Lombok, cocok untuk menjadi daerah pengabdian. Rendahnya kemampuan masyarakat mitra dalam mengembangkan olahan dan produksi daun daluman (cincau hijau) sebagai bahan konsumsi dan komoditi serta tatakelolanya menyebabkan ancaman bagi kelangsungan usaha ini. Oleh karena itu perlu ada upaya yang koprehensif dalam penanganan masalah ini termasuk Dosen Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram dan seluruh civitas akademikanya. Permasalahan yang dihadapi mitra dalam pengabdian ini adalah: permasalahan produksi seperti kurangnya peralatan, kurang inovatifnya peroduk; sedang permasalahan manajemen seperti mitra belum memiliki ijin usaha, pasar masih terbatas, promosi kurang ,papan nama usaha, serta laporan keuangan. Tujuan dan manfaat pengabdian membantu usaha daluman agar dapat meningkatkan produksi dan memperluas pasar, bagi dosen merupakan pengaplikasikan diri dalam tri darma Perguruan tinggi. Yang menjadi mitra adalah usaha daluman Kirti Dusun Tambang Eleh, Desa Jaga Raga, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode lapangan dengan, penentuan sasaran, mengidentifikasi masalaha (sosialisasi dan focus groub discution/FGD), Pelaksanaan solusi (bidang produksi dan bidang management), dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan diharapkan dapat menjawab masalah hambatan pengembangan usaha masyarakat kedepannya.