Claim Missing Document
Check
Articles

Alur Laporan Pertanggungjawaban Setelah Kegiatan Workshop Persiapan International Monetary Fund – World Bank Group oleh Kementerian Pariwisata RI Despriyanti Despriyanti; Sudarno Sudarno
Bisnis Event Vol. 1 No. 4 (2020): Jurnal Bisnis Event
Publisher : Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.74 KB) | DOI: 10.32722/bev.v1i4.5415

Abstract

The execution of the activity report after the event takes place is part of the Post Event stage. Basically an event report is a form of presenting facts about a situation or an activity, the facts presented are related to the responsibilities assigned to the reporter. Activity report or accountability report is an overview of the things implementing the activity that must be delivered by the coach to the party who gave the task as the responsibility of the activities that took place. The Ministry of Tourism held a workshop to educate the public and the Central Bureau of Statistics, that it was important to properly understand how the MICE business in Indonesia and the need for detailed calculations for state revenues obtained from MICE businesses in Indonesia, the workshop can be said as a successful event not only when the event takes place, but there is a Post Event that is very important for the event, namely the making of accountability reports, the accountability report must include all original documents in the form of; Visum, Letter of execution of duties, Statement of responsibility, official travel warrant, list of real expenses, details of official travel expenses, receipts, lodging invoices, electronic tickets, boarding passes, and reports on workshop activities, the accountability report has a path that must be passed, namely; Endorsement from Officials submitting official events and trips. On this occasion the author uses the Methods of Observation Analysis, Interviews, and Documentation.
Persiapan Food and Beverage Banquet BNDCC sebagai Venue G-20 FM and CBG Working Dinner Chiarakania Chaniago; Sudarno Sudarno
Bisnis Event Vol. 2 No. 5 (2021): Jurnal Bisnis Event
Publisher : Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.055 KB)

Abstract

Banqueting is a large meal or feast. On the other hand, banquet have a service on a feast that already planned before complete with main courses and deserts, room and needed equipment. In venues such as Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) banquet work is necessary. Banquet have many tasks to do until it become three division, FB banquet, FB service and FB kitchen. Writer will bring G-20 Finance Ministers and Central Bank Governor’s (G-20 FM & CBG) Working Dinner one of VIP meeting of Annual Meetings 2018 International Monetary Fund – World Bank Group (IMF-WBG) that handled by banquet operation, which is FB banquet and FB service. The meeting are held on October 11th, 2018 ini Singaraja 2, lantai 2, BNDCC 1, Nusa Dua, Bali. By this time, writer use observation and documentation analysis. This research will be given to the company and Politeknik Negeri Jakarta as graduation requirement in 7th semester, MICE study program, trade administration department.
ASESMEN KOMPETENSI KARYAWAN BANK PERKREDITAN RAKYAT KABUPATEN ROKAN HULU, PROVINSI RIAU Achmad Tavip Junaedi; Sudarno Sudarno; Suhardjo Suhardjo; Evelyn Wijaya; Martha Ng
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3442

Abstract

Karyawan merupakan bagian penting dalam suatu organisasi yang mampu menggerakkan dan mensinergikan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan organisasi. Keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh peran dan fungsi karyawan yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, organisasi harus memberdayakan semua komponen karyawan yang dimiliki dengan baik agar mampu meningkatkan kinerja dengan melakukan proses penilaian kompetensi karyawan berdasarkan fungsi dan jabatan yang dituju. Kegiatan asesmen kompetensi bagi karyawan Bank Perkreditan Rakyat Rokan Hulu dilaksanakan pada tanggal 16-17 Juli 2022 dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk melakukan penilaian kompetensi karyawan berdasarkan fungsi dan jabatan yang dituju. Penilaian kompetensi karyawan akan dilakukan terhadap calon pegawai, pegawai tetap, kepala seksi, dan kepala cabang berdasar pada aspek psikologis dan aspek kompetensi manajerial. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa terdapat 23 peserta berada pada kategori Masih Memenuhi Syarat (MMS), 5 peserta berada pada kategori Memenuhi Syarat (MS) dan 4 peserta berada pada kategori Kurang Memenuhi Syarat (KMS). Dengan demikian secara keseluruhan terdapat 28 peserta yang disarankan untuk promosi pada jabatan yang dituju dan 4 peserta yang tidak disarankan untuk promosi pada jabatan yang dituju.
PKM Kelompok Industri Rumah Tangga Rengginang Desa Walen Simo Boyolali Sudarno Sudarno; Huriyah Huriyah
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Walen, merupakan desa yang berada di Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Sebagian besar pendudukdesa Walen berprofesi sebagai petani, namun selain bertani, memiliki usaha pembuatan makanan  rengginang. Industri ini sudah ada sejak 1981, tetapi tidak berkembang karena keterbatasan keadaan.  Dimulai sejak  awalproses produksi rengginang yang hanya menggunakan dandang kecil untuk memasak beras ketan, setelah masak kemudian dicetak dengan tangan yang bentu hasilnya tidak bagus dan ukuran berbeda-beda sertamemakan waktu yang lama, setelah dicetak kemudian dikeringkan dengan dijemur, yang hanya mengandalkansinar matahari sehingga pada musim hujan produksi rengginang mengalami penurunan, hanya mampumemproduksi setengahnya saja dari musim kemarau. Rengginang yang siap dijual, hanya ditempatkan pada taskresek saja  dan untuk membedakan hanya diberi tanda merah untuk rasa manis dan yang rasa gurih tidak diberitanda. Sehingga tampilan produk rengginang ini tidak menarik minat pembeli kecuali yang sudah biasamembeli. Dengan kondisi tersebut di atas, sangat membutuhkan adanya teknologi tepat guna (TTG) berupamesin pengeringan rengginang, alat pencetak  rengginang dan pengarahan untuk pengepakan yang menarik,serta pelatihan pemasaran dan administrasi keuangan yang baik. Dengan menerapkan TTG mampumeningkatkan produktivitas rengginang sebesar 75%, sehingga omzet penjualannya meningkat yangberpengaruh pada meningkatnya laba yang diperoleh sebesar Rp. 63.000,-/hari. Dan dilakukannya pelatihan-pelatihansangat membantu mitra dalam mengembangkan usahanya, baik dari segi pengelolaan keuangan,pemasaran dan pengemasan dan pemberian label pada produk yang akan dijual. Dengan adanya TTG dankegiatan-kegiatan tersebut membantu mitra untuk tumbuh dan berkembang lebih baik serta meningkatkanproduktifitas dan keberlanjutan usaha dan mampu meningkatkan tarap hidup masyarakat sekitarnya.
Co-Authors Abdul Hoyyi Achmad Tavip Junaedi Ade Lenty Hoya Adimulya Nurrahman Aditya Eka Laksana Adiwirman Adiwirman Afianti Sonya Kurniasari Agung Santoso Agus Sudrajat Ahmad Reza Aditya Ajeng Arum Sari Alan Prahutama Aldila Khairina Sissandhy Alfita Rakhmayani Amin Nursudi Aminuddin Aminuddin Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Angga Saputra Desti Anik Waryanti Anissa Pangastuti Anya Amabell Syukuri Arifah Wulansari Ariffandita Nuri Muttaqin Ashri Febrina Rahmasari Atika Elsadining Tyas Avida Anugraheni Avida Nugraheni C. Ayu Ambarsari Bayu Ariawan Bayyina Zidni Falah Boedi Setya Rahardja Budi Warsito Chiarakania Chaniago Cut Nur Aisyah Darari Rahma Lalita Dedy Haryanto Despriyanti Despriyanti Diah Safitri Dian Ika Pratiwi Dwi Ispriyansti Dwi Ispriyanti Dwi Siwi Handayani Eka Triakuntini Endang Dewi Masithah Endro Sutrisno Erna Puspitasari evelyn wijaya Farid Abdu Salam Fathimatuzzahra Syahrozad Nuroqi Fatkhan Arissetya Febriane Paulina Makalew Feri Setyowibowo Fifi Puspita Fuad Muhammad Galih Maraseta W H Prasaja Galuh Ayu Prameshti Gusti Rusmayadi Hasbi Yasin Hasmuri Hasmuri Huriyah Huriyah Ibnu Athoillah Irawan Wisnu Wardhana Johan Adi Wicaksana Joko Purnomo Julidian Julidian Julius E. Tenda Junaidi Junaidi Khalida Hanum Kikis Dinar Yuliesti Kussigit Santosa Lintang Afdianti Nurkhasanah Lulut Fadhilah Lundu Bontor Sihite Luthfi Rachma Dita M. Husni Arifin Maidiah Dwi Naruri Saida Malik Hakam Maluw, Fandel Mamuroh Mamuroh Mardison Purba Mario Moningka Martha Ng Moch. Abdul Mukid Mohammad Al Hazmi Mohammad Rama Fadillah Soeroso Muhammad Amin Muhammad Fachri Maulana Mustafid Mustafid Nailatis Shofia Nany Yuliastuti Nesvi Intan Oktajayanti Nonik Brilliana Primastuti Nourma Yulia Nova Yanti Gultom Novi Melawati Nur Aeniatus Solekakh Nur Musrifah Rohmaningsih Pradana Sahid Akbar Pranata Anggakara Priska Rialita Hardani Putu Handoko Murti Putu Jaya Permana Qomaruddin, Mochammad Ramdhan Febrianto Rangkang, Jeanely Retza Bahtiar Anugrah Ridha Ramandhani Ririn Khoiriyah Rita Rahmawati Rizka Asri Brilliani Rizky Ade Putranto Rukun Santoso Rumbayan, Rilya S. Suripin Sarwanto Sarwanto Satrio Adi Wibowo Sekar Niken Kartika Sheny Nurul Aini Shofiyatul Afidah SITI NURLATIFAH Sudenroy Mentang Sugito Sugito Suhardjo Suhardjo Sukrismiati Sukrismiati Sulton Syafii Katijaya Suparti Suparti Sutrisno Anggoro Syanne Pangemanan Tampanatu P. F. Sompie Tarina Rahmayani Tarno Tarno Tatik Widiharih Taufan Fahmi Taufik Dani Tiani Wahyu Utami Tri Retnaning Nur Amanah Triastuti Wuryandari Vica Nurani Widha Sunarno WINARTI WINARTI Winda Rosiana Pratiwi Yanuar Luqman Yovina Mulyadi Yuciana Wilandari