Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pendekatan Psikologis Pendidikan Islam Dalam Mengoptimalkan Perkembangan Siswa Introvert Jeni Mandala Saputra; Muhammad Furqan; Juliana Batubara; Nurfarida Deliani
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2024): 2024
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qouba.v1i1.165

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perkembangan individu, termasuk bagi siswa yang memiliki kepribadian introvert. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan psikologis dalam pendidikan Islam yang dapat mengoptimalkan perkembangan siswa introvert. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis bagaimana pendidikan Islam dapat mengintegrasikan pendekatan psikologis yang sensitif terhadap karakteristik siswa introvert. Fokus kajian ini adalah pada penerapan pendekatan yang lebih personal dan reflektif, seperti pembelajaran berbasis individu, pemberian ruang untuk introspeksi diri, serta teknik bimbingan yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan psikologis siswa introvert memungkinkan pendidik merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan, yang tidak hanya meningkatkan pemahaman agama siswa, tetapi juga membantu mereka mengatasi tantangan psikologis, seperti kecemasan sosial dan ketidaknyamanan dalam interaksi kelompok. Pendekatan ini juga berperan dalam mengembangkan rasa percaya diri dan kesejahteraan emosional siswa introvert, yang pada akhirnya berdampak positif pada perkembangan karakter dan moral mereka. Kesimpulan dari artikel ini menegaskan pentingnya integrasi pendekatan psikologis dalam pendidikan Islam untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memberdayakan siswa introvert, serta membentuk individu yang berkualitas dan berintegritas. Dengan demikian, pendidikan Islam dapat berkontribusi secara signifikan terhadap perkembangan spiritual, akademik, dan sosial siswa, terutama mereka yang memiliki kecenderungan kepribadian introvert.
Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Menyenangkan; Peran Gaya Belajar Audio, Visual, Kinestetik Siswa Kelas VII di Mts Al-Falah Muhammad Furqan; Jeni Mandala Saputra; Juliana Batubara; Nurfarida Deliani
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2024): 2024
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qouba.v1i1.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran gaya belajar—audio, visual, dan kinestetik—dalam meningkatkan pengalaman belajar siswa kelas VII di MTs Al Falah pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait proses pembelajaran. Penelitian ini berfokus pada bagaimana setiap gaya belajar memengaruhi motivasi, pemahaman, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran SKI.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan berbagai gaya belajar secara seimbang dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan dinamis. Siswa dengan gaya belajar auditori cenderung lebih aktif dalam diskusi kelas, mampu menangkap informasi melalui penjelasan lisan, dan menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap materi yang disampaikan secara verbal. Siswa dengan gaya belajar visual menunjukkan kemudahan dalam memahami materi melalui media gambar, diagram, dan video, sehingga memperkuat daya ingat mereka terhadap konsep yang diajarkan. Di sisi lain, siswa dengan gaya kinestetik lebih terlibat dalam aktivitas pembelajaran berbasis praktik, seperti simulasi, permainan edukatif, dan proyek kelompok.  Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi berbagai gaya belajar ke dalam metode pengajaran SKI dapat meningkatkan motivasi, pemahaman, dan keterlibatan siswa. Pendekatan ini juga menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan metode pembelajaran inovatif yang sesuai dengan kebutuhan siswa, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di MTs Al Falah dan institusi pendidikan serupa.
IIEDAD WASAYIL TIKNULUJIA (WTSAB NAMUDHAJA) FI TAELIM ALMUFRADAT LILMUBTADIIYN Lalu Agus Pujiartha; Muhammad Ghusan Azry; Muhammad Furqan; HeriPurwanto Sidiq
SHAWTUL ARAB Vol 3 No 2 (2024): SHAWTUL ARAB
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/sa.v4i2.1991

Abstract

Methods and technology play a big role in the educational process, because they are useful for teachers, help them, improve their teaching performance, help teachers to be more precise in targeting the material, evaluate and control it, and help in the educational process to achieve goals. desired goal easily. Vocabulary teaching is important for anyone who wants to learn a second language, for special purposes, for the need to understand books, or to achieve other goals, because vocabulary is an important element of language. This research aims to use WhatsApp as a means of teaching vocabulary, considering that currently the use of this program to communicate with each other is more common, more widely used in the world, and easier to implement. Researchers conducted this research considering the importance of facilities and technology in education as well as the importance of vocabulary in Arabic. Researchers used descriptive analytical methods for this research. This research shows, first, that vocabulary teaching is important. Because vocabulary is an important element of language. Second: Educational methods are one of the important things in the educational process, because they help the learning process to achieve the desired goals easily. Third: WhatsApp can be a means of teaching vocabulary
LEARNING ENGLISH THROUGH SOCIAL MEDIA Dewi Suriyani Djamdjuri; Muhammad Furqan; Azkia Aulia Fitra Soedarman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine social media users' perspectives on learning English using social media. This study collects data using a qualitative descriptive approach, with questionnaires distributed to 26 social media users who are learning English through social media. The data collected through a set of questionnaires can be summarized as follows: 1) The majority of respondents agreed that their English skills improved as a result of using social media; 2) The majority of respondents agreed that they frequently get new vocabulary from social media; 3) The majority of respondents agreed that they can improve their speaking using the duet feature on social media; and 4) The majority of respondents agreed that they can get English material on social media; 5) The majority of respondents agree they enjoy learning English using social media; 6) The majority of respondent use of social media makes it easier to learn English. Therefore, the use of social media provides benefits for its user to learn English.
Gamification in Islamic Religious Education:  Developing Interactive Learning Media via Quizizz with the Addie Model Sakdiah; Hayati; Salami Mahmud; Muhammad Furqan
Edukasi Vol 12 No 01 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, South Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/d48tv716

Abstract

This study aims to develop gamified learning media using the Quizizz application for the Islamic Religious Education and Character subject. The research was conducted at public junior high schools in Banda Aceh, Indonesia, involving Grade VII students and Islamic Education teachers who had experience implementing digital media in the classroom. The study was driven by the low levels of student motivation and participation caused by the dominance of conventional lecture-based methods. Quizizz was chosen as the development platform for its game-based features—such as points, leaderboards, avatars, and instant feedback—that are known to enhance student engagement and interaction. A Research and Development (R&D) approach was employed using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), providing a systematic framework for the creation, testing, and refinement of the gamified media. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed qualitatively using an interactive model. Each phase of ADDIE was integrated with data collection: identifying student learning needs, designing gamified content based on Islamic values, developing the product with expert validation, implementing it through field trials, and evaluating its impact. The findings demonstrate that the gamified media effectively fostered a more interactive, enjoyable, and motivational learning atmosphere. There was a significant increase in students’ engagement, participation, and academic achievement. Teachers also reported positive experiences using Quizizz for instruction and real-time assessment. The study concludes that gamification can serve as an effective pedagogical innovation for Islamic education, promoting meaningful learning experiences aligned with religious and character-building goals.  
Islamic Educational Thought of Ibn Jama'ah : Critical Analysis of Teaching and Learning Objectives Muhammad Hamzah; Sakdiah; Sri Astuti; Muhammad Furqan
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 1 (2022)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1165.334 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v17i1.5821

Abstract

Penelitian pemikiran dari salah satu tokoh pendidikan Islam dengan karyanya Tadzkiratus Sami wa al-Mutakallim fi Adabil Ilmi wa al Mutakallim bernama Ibnu Jama'ah, bertujuan untuk mengetahui relevansi pemikirannya di era modern terkait dengan tujuan belajar mengajar. Dengan menggunakan penelitian perpustakaan, analisis deskriptif melalui penilaian dari beberapa tinjauan literatur dan dari berbagai sumber lain yang relevan, akan diperoleh gambaran menyeluruh dan mendalam tentang adab-adab atau prosedur etis untuk mencapai tujuan belajar mengajar seperti yang diharapkan. Temuan kami menunjukkan bahwa telah terjadi penurunan moral saat ini sebagai akibat dari dampak modernisasi karena kurangnya pendidikan ilmu agama dan pendidikan moral pada peserta didik. Pemikiran Ibnu Jama'ah terkait dengan tujuan belajar mengajar masih relevan dan layak untuk diaplikasikan pada masa ini.