Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PERANGKAT PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS V A SDN 2 BABABULO KECAMATAN PAMBOANG KABUPATEN MAJENE Muhammad Furqan; Aliem Bahri; Anin Asnidar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31522

Abstract

This study is a pre-experimental study that aims to determine the effectiveness ofthe use of interactive learning devices in improving the writing skills of Class Vstudents of SDN 2 Bababulo, Pamboang Pamboang District, Majene Regency, thepopulation of this study amounted to 36 students. The sample of this study wasclass V-A which amounted to 18 students. The research data were obtained andthe learning outcome test on the material of writing essays in the form of pre-testsand post-tests. The data analysis technique was descriptive statistical analysisand inferential statistics. Based on the results of the inferential analysis of the t-test design 2, the t-count value was 1.739, which was greater than the t-table11.480. It can be concluded that the use of interactive learning devices is effectivein improving the writing skills of Class V students of SDN 2 Bababulo, PamboangDistrict, Majene Regency.
EFFECT OF PRODUCT QUALITY, PROMOTION, AND BRAND IMAGE BRAND TRUSTON THE PURCHASE DECISION TOYOTA AVANZA IN CITY COMMUNITIES Muhammad Furqan; Mariyudi; T.Edyansyah; Heriyana
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 2 No. 4 (2023): MARCH
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v2i4.150

Abstract

This study aims to determine the effect of product quality, promotion, Brand Image and Brand Trust on purchasing decisions for Toyota cars (a case study of the Toyota Avanza in Lhokseumawe City Communities). The research method in preparing this thesis uses quantitative research methods. The sampling method uses a non-probability sampling method, because the population studied is infinite (a population whose number and identity of population members is unknown). The results of the conclusion obtained that. The product quality variable concludes that Ho1 is rejected and Ha1 is accepted, so it is in accordance with the decision that the variable X1 has no effect on the Toyota Avanza Car Purchase Decision for the Community in Lhokseumawe City, while for the promotion variable, Brand Image and Brand Trust partially affect purchase decisions.
Arab Pra Islam: Peradaban Sebelum Cahaya Islam Bersinar Muhammad Barry Mahmudi; Muhammad Furqan; Duski Samad; Zulheldi
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 1 No 1 (2024): 2024
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qazi.v1i1.167

Abstract

Arab pra-Islam adalah masa sebelum turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW, yang ditandai dengan beragam kebudayaan, kepercayaan, dan struktur sosial yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk menggali aspek peradaban Arab pra-Islam, termasuk sistem kepercayaan, struktur sosial, ekonomi, dan tradisi budaya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai sumber primer dan sekunder untuk memberikan pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arab pra-Islam adalah periode yang penuh dengan dinamika sosial dan budaya yang kompleks. Meskipun sering diasosiasikan dengan kegelapan, era ini memberikan fondasi bagi datangnya Islam yang membawa reformasi besar dalam berbagai aspek kehidupan. Ini menandakan bahwasanya Islam hadir ke dalam bangsa yang pada dasarnya sudah berbudaya. Masyarakat Arab pra-Islam dikenal sebagai masyarakat jahiliah, mereka memiliki sistem perdagangan yang maju, tradisi sastra yang tinggi, serta struktur sosial yang kompleks. Namun, praktik keagamaan politeistik dan konflik antarsuku menjadi tantangan besar yang kemudian diatasi oleh datangnya Islam. Maka datang Islam sebagai bentuk transformasi. Pemahaman tentang Arab pra-Islam penting untuk menilai transformasi peradaban yang terjadi setelahnya.
Pendekatan Psikologis Pendidikan Islam Dalam Mengoptimalkan Perkembangan Siswa Introvert Jeni Mandala Saputra; Muhammad Furqan; Juliana Batubara; Nurfarida Deliani
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2024): 2024
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qouba.v1i1.165

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perkembangan individu, termasuk bagi siswa yang memiliki kepribadian introvert. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan psikologis dalam pendidikan Islam yang dapat mengoptimalkan perkembangan siswa introvert. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis bagaimana pendidikan Islam dapat mengintegrasikan pendekatan psikologis yang sensitif terhadap karakteristik siswa introvert. Fokus kajian ini adalah pada penerapan pendekatan yang lebih personal dan reflektif, seperti pembelajaran berbasis individu, pemberian ruang untuk introspeksi diri, serta teknik bimbingan yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan psikologis siswa introvert memungkinkan pendidik merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan, yang tidak hanya meningkatkan pemahaman agama siswa, tetapi juga membantu mereka mengatasi tantangan psikologis, seperti kecemasan sosial dan ketidaknyamanan dalam interaksi kelompok. Pendekatan ini juga berperan dalam mengembangkan rasa percaya diri dan kesejahteraan emosional siswa introvert, yang pada akhirnya berdampak positif pada perkembangan karakter dan moral mereka. Kesimpulan dari artikel ini menegaskan pentingnya integrasi pendekatan psikologis dalam pendidikan Islam untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memberdayakan siswa introvert, serta membentuk individu yang berkualitas dan berintegritas. Dengan demikian, pendidikan Islam dapat berkontribusi secara signifikan terhadap perkembangan spiritual, akademik, dan sosial siswa, terutama mereka yang memiliki kecenderungan kepribadian introvert.
Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Menyenangkan; Peran Gaya Belajar Audio, Visual, Kinestetik Siswa Kelas VII di Mts Al-Falah Muhammad Furqan; Jeni Mandala Saputra; Juliana Batubara; Nurfarida Deliani
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2024): 2024
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qouba.v1i1.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran gaya belajar—audio, visual, dan kinestetik—dalam meningkatkan pengalaman belajar siswa kelas VII di MTs Al Falah pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait proses pembelajaran. Penelitian ini berfokus pada bagaimana setiap gaya belajar memengaruhi motivasi, pemahaman, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran SKI.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan berbagai gaya belajar secara seimbang dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan dinamis. Siswa dengan gaya belajar auditori cenderung lebih aktif dalam diskusi kelas, mampu menangkap informasi melalui penjelasan lisan, dan menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap materi yang disampaikan secara verbal. Siswa dengan gaya belajar visual menunjukkan kemudahan dalam memahami materi melalui media gambar, diagram, dan video, sehingga memperkuat daya ingat mereka terhadap konsep yang diajarkan. Di sisi lain, siswa dengan gaya kinestetik lebih terlibat dalam aktivitas pembelajaran berbasis praktik, seperti simulasi, permainan edukatif, dan proyek kelompok.  Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi berbagai gaya belajar ke dalam metode pengajaran SKI dapat meningkatkan motivasi, pemahaman, dan keterlibatan siswa. Pendekatan ini juga menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan metode pembelajaran inovatif yang sesuai dengan kebutuhan siswa, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di MTs Al Falah dan institusi pendidikan serupa.
IIEDAD WASAYIL TIKNULUJIA (WTSAB NAMUDHAJA) FI TAELIM ALMUFRADAT LILMUBTADIIYN Lalu Agus Pujiartha; Muhammad Ghusan Azry; Muhammad Furqan; HeriPurwanto Sidiq
SHAWTUL ARAB Vol 3 No 2 (2024): SHAWTUL ARAB
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/sa.v4i2.1991

Abstract

Methods and technology play a big role in the educational process, because they are useful for teachers, help them, improve their teaching performance, help teachers to be more precise in targeting the material, evaluate and control it, and help in the educational process to achieve goals. desired goal easily. Vocabulary teaching is important for anyone who wants to learn a second language, for special purposes, for the need to understand books, or to achieve other goals, because vocabulary is an important element of language. This research aims to use WhatsApp as a means of teaching vocabulary, considering that currently the use of this program to communicate with each other is more common, more widely used in the world, and easier to implement. Researchers conducted this research considering the importance of facilities and technology in education as well as the importance of vocabulary in Arabic. Researchers used descriptive analytical methods for this research. This research shows, first, that vocabulary teaching is important. Because vocabulary is an important element of language. Second: Educational methods are one of the important things in the educational process, because they help the learning process to achieve the desired goals easily. Third: WhatsApp can be a means of teaching vocabulary
LEARNING ENGLISH THROUGH SOCIAL MEDIA Dewi Suriyani Djamdjuri; Muhammad Furqan; Azkia Aulia Fitra Soedarman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 6 (2024): Agustus 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine social media users' perspectives on learning English using social media. This study collects data using a qualitative descriptive approach, with questionnaires distributed to 26 social media users who are learning English through social media. The data collected through a set of questionnaires can be summarized as follows: 1) The majority of respondents agreed that their English skills improved as a result of using social media; 2) The majority of respondents agreed that they frequently get new vocabulary from social media; 3) The majority of respondents agreed that they can improve their speaking using the duet feature on social media; and 4) The majority of respondents agreed that they can get English material on social media; 5) The majority of respondents agree they enjoy learning English using social media; 6) The majority of respondent use of social media makes it easier to learn English. Therefore, the use of social media provides benefits for its user to learn English.
Gamification in Islamic Religious Education:  Developing Interactive Learning Media via Quizizz with the Addie Model Sakdiah; Hayati; Salami Mahmud; Muhammad Furqan
Edukasi Vol 12 No 01 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, South Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/d48tv716

Abstract

This study aims to develop gamified learning media using the Quizizz application for the Islamic Religious Education and Character subject. The research was conducted at public junior high schools in Banda Aceh, Indonesia, involving Grade VII students and Islamic Education teachers who had experience implementing digital media in the classroom. The study was driven by the low levels of student motivation and participation caused by the dominance of conventional lecture-based methods. Quizizz was chosen as the development platform for its game-based features—such as points, leaderboards, avatars, and instant feedback—that are known to enhance student engagement and interaction. A Research and Development (R&D) approach was employed using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), providing a systematic framework for the creation, testing, and refinement of the gamified media. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed qualitatively using an interactive model. Each phase of ADDIE was integrated with data collection: identifying student learning needs, designing gamified content based on Islamic values, developing the product with expert validation, implementing it through field trials, and evaluating its impact. The findings demonstrate that the gamified media effectively fostered a more interactive, enjoyable, and motivational learning atmosphere. There was a significant increase in students’ engagement, participation, and academic achievement. Teachers also reported positive experiences using Quizizz for instruction and real-time assessment. The study concludes that gamification can serve as an effective pedagogical innovation for Islamic education, promoting meaningful learning experiences aligned with religious and character-building goals.