Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengembangan Lembaga Pendidikan Berbasis Pondok Pesantren Melalui Analisis SWOT Pada Yayasan Pendidikan Islam Hidayatul Mubtadi’in Tasikmadu Kota Malang Sudari, Sudari; Pamungkas, Hari; Yusuf, Havid; Nidomuddin, Muhammad; Husein, Ashari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 5 (2024): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i5.993

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga Pendidikan Islam tertua di Indonesia keberadaannya sangat besar dalam menunjang keberhasilan tujuan Pendidikan nasional.   Pengabdian masyarakat ini  dilakukan di pondok pesantren Yayasan Pendidikan Islam Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu Kota Malang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penguatan pengelolaan manajerial kepada jajaran pengurus Yayasan melalui pendekatan analisis SWOT. Untuk mencapai tujuan tersebut maka pengabdian masyarakat ini menggunakan  pendekatan metode ABCD ( Asset-Based Community Development). Dengan pengabdian masyarakat ini jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Islam Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu Kota Malang semakin paham tentang cara menganalisis dan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang ada saat ini, dengan pelatihan analisis SWOT ini pengurus Yayasan dapat menentukan program sesuai kebutuhan lembaga, ketua Yayasan dan jajaran pengurus semakin termotivasi melangkah ke depan khususnya dalam mengambil keputusan-keputusan strategik yang dapat memajukan lembaga Pendidikan Hidayatul Mubtadi’in Tasikmadu Kota Malang yang berbasis pondok pesantren.
Pengaruh Fartlek Drills Terhadap Kelincahan dan Kecepatan pada Pemain Liga 2 PSCS Cilacap Deny Aryanto; Ahmad Ilham Habibi; Moh. Ali Mu'arifuddin; Muhammad Nidomuddin; Havid Yusuf
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 23, No 2 (2024): June
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v23i2.19055

Abstract

Sepak bola adalah olahraga yang menuntut kebugaran fisik yang maksimal. Pada skill related fitness, terdapat beberapa unsur kebugaran jasmani, yaitu diantaranya kecepatan dan kelincahan. Kecepatan dan kelincahan menjadi hal yang saling berkaitan saat pemain bermain sepak bola. Fartlek drill merupakan latihan yang dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan intensitas, frekuensi, interval, durasi yang tepat sehingga ada pengaruh dalam kecepatan dan kelincahan pemain sepak bola. Tujuan dari penelitain ini untuk mengetahui pengaruh fartlek drills terhadap kecepatan dan kelincahan pemain Liga 2 PSCS Cilacap. Jenis penelitian atau metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan One Group Post-Test Only Design. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan sampel jenuh atau total sampling, yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Jadi, seluruh populasi dalam penelitian ini berjumlah 22 pemain PSCS Cilacap, diberi perlakuan dan post-test. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah Illionis Agility Test untuk mengukur kelincahan pemain dan Run 30 Meters untuk mengukur kecepatan lari pemain. Hasil kecepatan, menyatakan nilai signifikansi > 0,05 (sig = ,400) dan hasil kelincahan menyatakan nilai signifikansi > 0,05 (sig = ,115) menunjukkan ada pengaruh pada kecepatan dan kelincahan pemain setelah diberi latihan fartlek drill. Kesimpulannya, kecepatan pemain PSCS Cilacap masuk dalam kategori Baik Sekali. Sedangkan kelincahan pemain PSCS Cilacap masuk dalam kategori Baik.
Analisa Kebugaran Jasmani melalui Parameter Tes Respirasi Pemain Sepak Bola Putri Pra PON Jawa Timur Sabrina Mutiara Firdaus Wibowo; Hari Pamungkas; Muhammad Nidomuddin; Luthfie Lufthansa; Ary Artanty
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 2 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i2.594

Abstract

Sepak bola merupakan olahraga yang menggabungkan berbagai keterampilan seperti fisik, teknis, dan taktis yang tinggi. Daya tahan respirasi menjadi salah satu unsur kunci dalam mendukung kondisi fisik para pemain sepak bola. PON XII akan diselenggarakan di Aceh-Sumatera Utara dan Provinsi Jatim ikut andil dalam kegiatan tersebut. Salah satu tim yang berpartisipasi adalah tim sepak bola putri Jawa Timur. Namun, proses menentukan pemain dalam sebuah tim yang solid dibutuhkan kualifikasi dan seleksi yang ketat agar dapat bersaing dengan tim-tim provinsi lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani melalui parameter tes respirasi pemain putri Pra PON Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah eksperimen. Sampelnya seluruh pemain sepak bola putri Pra PON sejumlah 38 orang pemain. Data tes yang diambil adalah post test menggunakan MFT, karena peneliti menggunakan desain penelitian Posttest Only Control Group Design. Hasil analisis post test diperoleh rata-rata sebesar 34.3368 dengan signifikansi <0.05 dan VO2Maks termasuk dalam kategori Baik. Namun, jika dilihat dari hasil rata-rata, hasil kebugaran jasmani pemain sepakbola putri Pra PON Jawa Timur belum masuk dalam kategori Baik Sekali (berdasarkan Test Value=41). Dapat disimpulkan bahwa pemain sepak bola putri Pra PON Jawa Timur dalam kondisi atau kriteria baik.
Pengaruh Intermitten Training terhadap Kapasitas Oksigen Maksimal Pemain Liga 1 Persela Lamongan FC Ferizal, Moch. Sandy; Pamungkas, Hari; Kurniawan, Rubbi; Nidomuddin, Muhammad; Sudari, Sudari
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 3 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i3.598

Abstract

Aerobic endurance is an important element for a soccer player. Exercise brings changes and adaptations to the body, including increasing maximum oxygen capacity, including intermittent training. Football is a dynamic sport and is a big football sport that relies on excellent performance. The aim of this research is to test whether intermittent training has an effect on the maximum oxygen capacity of football players, namely Persela Lamongan FC players. The author uses experimental research. Intermittent training uses three posts (shuttle run, 2.4 km run, fartlek run) with a training frequency of 3 times a week face to face with progressive (gradual) intensity and load. The test instrument used by the author in this research is the Beep Test or MFT (Multi Fitness Stage). The significance value of the post-test results shows that there is an effect of intermittent training on the maximum oxygen capacity of Persela Lamongan FC players with >0.05 (sig=.076). The conclusion of this research is that there is an influence of intermittent training on the maximum oxygen capacity of Persela Lamongan players. The research results obtained show that the maximum oxygen capacity is in the Good category.
Pengaruh Komposisi Tubuh terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pemain Sepak Bola Liga 1 Persija Jakarta Subyakto, Ricky Cannavaro; Pamungkas, Hari; Kurniawan, Rubbi; Nidomuddin, Muhammad; Yusuf, Havid
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 5 No. 3 (2024): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v5i3.611

Abstract

Football can be defined as a high-speed game with running while carrying the ball or not and constant movement both for attack and defense. However, with high speed, power, and skill, the factor that can limit their performance is the consideration of the weight of the football player. Weight can affect an important role in the game if it hinders the player's running, speed of movement and when kicking the ball. Leg muscle explosive power is a very important variable in assessing the level of muscle power produced by the lower leg muscles. Therefore, leg muscle explosive power is often used as an important predictor of performance in football sports that require skills in kicking the ball. This study aims to determine the effect of body composition on leg muscle explosive power in Liga 1 Persija Jakarta soccer players. This study is an experimental type through a quantitative descriptive approach (based on numerical data). The research sample was 17 players. The test instruments used were anthropometric tests and power jump tests. Data analysis used SPSS IBM 25. The results of the post-test analysis obtained an average of 59.1271 with a significance of >0.05 (p = 0.031). In conclusion, there is an influence of body composition on the explosive power of the leg muscles of Persija Jakarta soccer players.
ANALISIS LATIHAN INTENSITAS DENGAN INTERVAL TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX PADA PEMAIN SEPAKBOLA BHAYANGKARA FC Muhammad Irfan Attamimi; Muhammad Nidomuddin; Yuskhil Mushofi; Hari Pamungkas; Havid Yusuf
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i1.3625

Abstract

Sepak bola merupakan olahraga dengan intensitas tinggi. Atlet sepak bola mempertahankan kemampuan fisik dan fisiologisnya dengan intensitas tinggi untuk waktu yang lama (dalam waktu normal selama 90 menit). Latihan rutin memiliki efek terbatas pada peningkatan kapasitas paru, sehingga metode latihan tertentu sangat bisa meningkatkan kapasitas paru dalam diri seorang atlet. Umumnya, semakin tinggi VO2max (kapasitas maksimal paru dalam mengkonsumsi oksigen), maka aerobik dan daya tahan kardiorespirasinya semakin baik. Latihan yang berhubungan dengan VO2max berprinsip pada intensitas yang dilakukan atlet dan lamanya masa pemulihan intermitten (jarak istirahat antara per set nya), dan intensitas intermiten). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran pemain sepak bola tim Bhayangkara FC melalui parameter VO2max. Sampel yang digunakan adalah 25 pemain Bhayangkara FC. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah MFT (Multistage Fitness Test) dengan metode Yo-yo Test. Dari hasil data di atas menyatakan bahwa nilai signifikansi <0,05 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pre-test dengan post-test. Kesimpulannya adalah ada peningkatan VO2max secara signifikan pada pemain Bhayangkara FC. Latihan dengan intensitas – interval mempengaruhi daya kerja kardiorespirasi di dalam tubuh sehingga konsumsi oksigen di dalam paru-paru menjadi maksimal.
PENGARUH LATIHAN ISOMETRIC SQUAT TERHADAP DAYA LEDAK OTOT GASTROCNEMIUS PADA PEMAIN SEPAKBOLA LIGA 2 INDONESIA Tama, Bima Dwi Tama; Pradipta, Anangga Widya Pradipta; Istiawan, Nurcholis Istiawan; Pamungkas, Hari Pamungkas; Nidomuddin, Muhammad Nidomuddin
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i1.3652

Abstract

Pemain sepak bola harus memiliki teknik yang benar dalam bermain sepak bola, salah satunya menendang bola. Dengan demikian, tendangan yang dihasilkan oleh seorang pemain sepak bola harus keras, kencang dan tepat sasaran (terarah). Daya ledak otot tungkai dapat dilatih dnegan menggunakan latihan isometric squat sehingga latihan tersebut dapat meningkatkan kualitas otot tungkai. Dengan kekuatan otot yang meningkat, pemain sepak bola dapat memiliki dasar yang lebih kuat untuk melakukan gerakan-gerakan seperti tendangan, berlari, dan menggiring bola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan isometric squat terhadap daya ledak otot gastrocnemius pada pemain sepakbola Liga 2 Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Seluruh populasi tim kesebelasan PSCS Cilacap sejumlah 22 orang. Peneliti menggunakan instrumen tes berupa Standing Broad Jump Test untuk mengetahui kekuatan dan kecepatan otot tungkai (gastrocnemius). Dari hasil data menyatakan bahwa nilai signifikansi >0,05 ditunjukkan dengan angka 0.709. Test value di angka 240 cm sebagai ambang batas nilai minimal dari norma Standing Broad Jump Test bagi seorang pemain sepak bola. Kesimpulannya adalah latihan isometric squat efektif dalam mencapai hasil maksimal ditinjau dari daya ledak otot gastrocnemius.
ANALISA LATIHAN RUNNING CIRCUIT TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI PADA PEMAIN SEPAKBOLA PSCS CILACAP FC Dona Saputra; Wiwik Kusmawati; Anangga Widya Pradipta; Hari Pamungkas; Muhammad Nidomuddin
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i1.3655

Abstract

Pemain sepak bola dituntut selalu bugar di setiap pertandingan. Latihan fisik perlu diprogramkan agar kualitas kebugaran jasmani dari pemain lebih baik lagi. Salah satu latihan yang dapat dilakukan adalah running circuit. Meningkatkan daya tahan kardiorespirasi merupakan tujuan umum dalam latihan fisik, karena peningkatan daya tahan kardiorespirasi berhubungan dengan kinerja atlet secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa latihan running circuit terhadap daya tahan kardiorespirasi pada pemain sepakbola. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimen dan metode yang digunakan adalah One Group Posttest Only Design. Seluruh 22 pemain PSCS Cilacap FC menjadi sampel dari penelitian ini. Peneliti menggunakan instrumen tes berupa Beep Test untuk mengetahui prediksi kadar konsumsi oksigen maksimal (VO2maks). Latihan running circuit yang diprogramkan menggunakan 3 pos yaitu shuttle run, lari 2,4 km, lari fartlek dengan interval. Hasil data menyatakan bahwa nilai signifikansi >0,05 menunjukkan latihan running circuit efektif dalam mencapai hasil optimal untuk daya tahan kardiorespirasi ditinjau dari VO2maks. Signifikansi ditunjukkan dengan angka 0.261. Test value di angka 51 (ml/kg/menit) sebagai ambang batas kriteria atas rata-rata pada norma VO2maks. Kesimpulannya adalah latihan running circuit efektif dalam mencapai hasil optimal untuk daya tahan kardiorespirasi ditinjau dari segi VO2maks-nya.
KORELASI BODY MASS INDEX (BMI) DENGAN VO2MAX PADA ATLET SEMI-PROFESIONAL FUTSAL KOTA BLITAR Saputri, Lawrenza Berliana Dwi; Setyawan, Trinovandhi; Nidomuddin, Muhammad; Pamungkas, Hari; Agyanur, Shoffurijal; Husen, Ashari
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7, No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.15799

Abstract

Body Mass Index (BMI) serta VO2max sangat penting dalam menunjang performa atlet futsal. Hal ini menjadi dasar bahwa sebuah tim/pelatih maupun pemain futsal harus memahami komposisi tubuh serta serapan oksigen maksimum yang diperlukan dalam menunjang performa atlet, Namun kenyataannya, PSSI kota Blitar dan pemain belum memahami pentingya korelasi antara BMI dengan VO2max. Tujuan penelitian ini untuk memahami hubungan antara BMI dengan VO₂max pada atlet futsal di kota Blitar. Desain penelitian ini menggunakan korelasional kuantitatif untuk mengetahui hubungan antara Body Mass Index (BMI) dan serapan oksigen maksimal (VO₂max). Sampel pada penelitian ini merupakan atlet futsal terpilih kota Blitar dengan jumlah sampel 16 atlet. Pengambilan data pada penelitian ini untuk mengukur BMI menggunakan prosedur tinggi badan dan berat badan dengan menggunakan stadiometer dan timbangan digital yang telah dikalibrasi. Untuk pengukuran VO₂max menggunakan tes treadmill maksimal, mengikuti protokol Bruce. Data yang diperoleh akan dianalisis data menggunakan uji korelasi pearson. Berdasarkan hasil pengolahan data  menunjukkan nilai korelasi BMI dengan VO₂max sebesar 0,004 dan nilai koefesien korelasi pearson -0,674. Kesimpulan pada penelitian ini menjelaskan ada korelasi antara BMI dan VO2max pada atlet futsal kota Blitar.Bayzid, B. (2019). Relationship between Anthropometric Characteristics and VO2 Max among Young Male Taekwondo Players Residing in BKSP, Dhaka. Sports Injuries & Medicine, 3(2). https://doi.org/10.29011/2576-9596.100059Bhagat, O., & Singh, L. T. (2021). Analysis of Vo2Max in Different Team Games. Vidyabharati International Interdisciplinary Research Journal (Special Issue), April.Castillo, M., Martínez-Sanz, J. M., Penichet-Tomás, A., Sellés, S., González-Rodriguez, E., Hurtado-Sánchez, J. A., & Sospedra, I. (2022). Relationship between Body Composition and Performance Profile Characteristics in Female Futsal Players. Applied Sciences (Switzerland), 12(22). https://doi.org/10.3390/app122211492Christanto Sepang, O., Budi Raharjo, B., Sulaiman, S., & Sumartiningsih, S. (2023). The effect of training methods and lung vital capacity on vo2max in student futsal athletes. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 9(2), 339–354. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v9i2.20662Demirkan, E., Can, S., & Arslan, E. (2016). The Relationship between Body Composition and Aerobic Fitness in Boys and Girls Distance Runners. International Journal of Sports Science, 6(2), 62–65. https://doi.org/10.5923/j.sports.20160602.07Dr Wasima Jahan, D. A. G. (2017). A Study of VO2max in Relation to Body Mass Index before and After Exercise in Healthy Young Adults. Journal of Medical Science And Clinical Research, 05(04), 20290–20293. https://doi.org/10.18535/jmscr/v5i4.89Feito, Y., Hoffstetter, W., Serafini, P., & Mangine, G. (2018). Changes in body composition, bone metabolism, strength, and skill-specific performance resulting from 16-weeks of HIFT. PLoS ONE, 13(6), 1–15. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0198324García-Unanue, J., Felipe, J. L., Bishop, D., Colino, E., Ubago-Guisado, E., López-Fernández, J., Hernando, E., Gallardo, L., & Sánchez-Sánchez, J. (2020). Muscular and Physical Response to an Agility and Repeated Sprint Tests According to the Level of Competition in Futsal Players. Frontiers in Psychology, 11(December), 1–7. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.583327Islam, U., Muhammad, K., Al-Banjari Banjarmasin, A., Lubis, R. R., Putu, N., Wijayanti, N., Fernandes, O., Hidayat, H., Riau, U., Kunci, K., Emosional, K., Betanding, K., & Futsal, P. (2022). Hubungan Emotional Quotient Dengan Competitive Anxiety Pada Tim Futsal Romanita Fc Kota Dumai the Relationship Between Emotional Quotient and Competitive Anxiety in Romanita Fc Futsal Team, Dumai City. 5, 32–38.Komici, K., Verderosa, S., D’Amico, F., Parente, A., Persichini, L., & Guerra, G. (2023). The role of body composition on cardio-respiratory fitness in futsal competitive athletes. European Journal of Translational Myology, 33(3). https://doi.org/10.4081/ejtm.2023.11479Kumar, N., & Laroiya, N. (2017). Association of VO2 Max, Agility and BMI among Collegiate Athletes. Ann Sports Med Res, 4(5), 1121.Lee, J., & Zhang, X. (2021). Is there really a proportional relationship between VO2max and body weight? A review article. PLoS ONE, 16(12 December), 1–13. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0261519Morillo-Baro, J. P., Reigal, R. E., & Hernández-Mendo, A. (2015). Análisis del ataque posicional de balonmano playa masculino y femenino mediante coordenadas polares. RICYDE: Revista Internacional de Ciencias Del Deporte, 11(41), 226–244. https://doi.org/10.5232/ricydeNabillah, L., Ahmad Dwi Marwiyanto, & Fatia Maulida Meiliana. (2024). The Relationship Of Body Mass Index (BMI) With Vo2max In Students At Stikes Rs Dustira. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 6(2), 330–336. https://doi.org/10.35451/jkf.v6i2.2116Navarro, Vicente Torres, Granell, José Campos, Malavés, R. A. (2017). Influence of fat mass for the VO2max and ventilatory thresholds in young athletes of endurance sport specialties. Sportis Scientific Technical Journal of School Sport, Physical Education and Psychomotricity, III(1), 16–33.Nur, M., Alhim, H., Santos, D., Herlinda, M., & Santos, D. (n.d.). Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Tersedia Online : https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/riyadhohjurnal EFFECT OF ARM MUSCLE POWER AND BALANCE ON PASSING ABILITY ON FOOTBALL STUDENTS IN CLASS XI UPT SMAN 10 ENREKANG Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olah. 6(November 2023), 255–264.Pamungkas, H., Nidomuddin, M., Yusuf, H., Mardikaningsih, A., & Lesmana, H. S. (2023). Small Side Game Training Contribution of Volume Oxygen Maximum Football Players Elite Pro Academy. JOSSAE (Journal of Sport Science and Education), 8(2), 129–136. https://doi.org/10.26740/jossae.v8n2.p129-136Pedro, R. E., Milanez, V. F., Boullosa, D. A., & Nakamura, F. B. Y. (2013). Running speeds at ventilatory threshold and maximal oxygen consumption discriminate futsal competitive level. Journal of Strength and Conditioning Research, 27(2), 514–518. https://doi.org/10.1519/JSC.0b013e3182542661Putra, A. S. A., Yunus, M., Saichudin, & Raharjo, S. (2020). Relationship Between Body Mass Index and VO2Max With Vertical Jump of Basketball Players. 29(April 2019), 4–7. https://doi.org/10.2991/ahsr.k.201107.001Rey, E., Padrón-Cabo, A., Barcala-Furelos, R., Casamichana, D., & Romo-Pérez, V. (2018). Practical Active and Passive Recovery Strategies for Soccer Players. Strength & Conditioning Journal, 40(3). https://journals.lww.com/nsca-scj/fulltext/2018/06000/practical_active_and_passive_recovery_strategies.6.aspxRodríguez-García, L., Moreno-Vecino, B., Martín-Moya, R., Losa, J. A. M., & González-Fernández, F. T. (2024). Relationship between VO2 max and anthropometric measures in semiprofessional female soccer players. Journal of Physical Education and Sport, 24(4), 950–956. https://doi.org/10.7752/jpes.2024.04108Sekulic, D., Pojskic, H., Zeljko, I., Pehar, M., Modric, T., Versic, S., & Novak, D. (2021). Physiological and Anthropometric Determinants of Performance Levels in Professional Futsal. Frontiers in Psychology, 11(January), 1–14. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.621763Sepakbola, D. A. N., Smp, D. I., Toboali, N., Keguruan, F., Muhammadiyah, U., & Belitung, B. (2022). Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga PERBEDAAN PHYSICAL PERFORMANCE SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DIFFERENCES IN STUDENTS ’ PHYSICAL PERFORMANCE FUTSAL AND EXTRACURICULAR FOOTBALL IN STATE JUNIOR HIGH SCHOOL 1 TOBOALI UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal . 5, 161–168.Spyrou, K., Freitas, T. T., Marín-Cascales, E., & Alcaraz, P. E. (2020). Physical and Physiological Match-Play Demands and Player Characteristics in Futsal: A Systematic Review. Frontiers in Psychology, 11(November). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.569897Suryadi, O. R., Maulana, F., & Saputri, H. (2021). Pengaruh Permainan Target Terhadap Akurasi Shooting Pada Permainan Futsal dalam ektrakurikuler SMAN 2 Kota Sukabumi. Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga, 4(1), 88. https://doi.org/10.31602/rjpo.v4i1.4228Tanyeri, L., & Öncen, S. (2020). The Effect of Agility and Speed Training of Futsal Players Attending School of Physical Education and Sports on Aerobic Endurance. Asian Journal of Education and Training, 6(2), 219–225. https://doi.org/10.20448/journal.522.2020.62.219.225Trioclarise, R., Kurniawan, G. P. ., & Anggreani, I. S. (2022). Hubungan Indeks Massa Tubuh, Durasi Latihan Dan Vo2Max Pada Pemain Sepak Bola Amatir Usia 11-14 Tahun Di Sekolah Sepak Bola Tahun 2022. Jurnal Fisioterapi Dan Kesehatan Indonesia, 2(2), 11–21. https://doi.org/10.59946/jfki.2022.151Widodo, A., Bachtiar, B., Fariz, S., & Novitasari, Y. (2022). Profil Kebugaran Atlet Futsal Kabupaten Klaten Dinyatakan Dengan Vo2Max. Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga, 5(2), 107. https://doi.org/10.31602/rjpo.v5i2.9319Yolanda, F., Egianto, F., Armita, F., Wahyuni, L. A., M, U. S., Cahyani, R., Rahayu, S., Saputri, T., Pendidikan, I., & Riau, U. I. (2024). Studi Literatur : Korelasi Bivariat Menggunakan Uji Korelasi Koefisien Kontingensi. 8, 18300–18312.
Pendampingan Tata Cara Bersuci Dari Hadas dan Najis Pada Jamaah Majlis Ta’lim Masjid Perumahan Dwiga Kota Malang Sudari, Sudari; Pamungkas, Hari; Yusuf, Havid; Nidomuddin, Muhammad; Husein, Ashari
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 3 (2025): Januari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/g1w6x357

Abstract

Bersuci ( Thaharah) menjadi perhatian serius dalam Islam. Sebab, syarat utama dalam berbagai aktivitas ibadah  terutama dalam ibadah sholat diwajibkan dalam keadaan suci baik suci dari hadas maupun suci dari najis. Jadi bersuci adalah menjadi kunci penting dalam ibadah sholat dan menjadi cermin kesempurnaan keimanan. Pengabdian masyarakat ini  dilakukan di majlis ta'lim masjid perumahan dwiga Kota Malang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi pemahaman tentang tata cara bersuci. Pengabdian masyarakat ini menggunakan  pendekatan metode ABCD ( Asset-Based Community Development). Dengan pengabdian masyarakat ini para jamaah malis ta'lim masjid perumahan dwiga kota Malang semakin bertambah pengetahuan tentang tata cara bersuci, memahami alat yg digunakan untuk bersuci dan dapat membedakan antara hadas dan najis, serta dapat membiasakan diri merawat dan menjaga kebersihan.