Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Proceeding Biology Education Conference

STUDI KOMPARASI INSTAD DIPADU MIND MAP DENGAN PEMBELAJARAN KONVENSIONALTERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS BIOLOGISISWA KELAS XI IPA SMAN 4 SURAKARTA Utami, Yekti Nur; Probosari, Riezky Maya; Sugiharto, Bowo
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 1 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.128 KB)

Abstract

This research is aimed to compare the two models; INSTAD supported by mind map visualization and the conventional teachered center in term of their capabilities in improving student’s analytical thinking.Quasy experimental paradism of research is followed with Posttest Only with Non-equivalent Groups Design. The population in this research was all of the student at the XI Science Class in SMA N 4 Surakarta, at the academic year of 2012/2013. The whole population consist of 188 students that are dispersed within 6 classes. Samples are taken in a group of student (cluster sampling method). The data are collected upon the samples taken using the instrument sheet of examining the analytical thingking capability.The result shows that the mean value of the analytical thingking in the experimental group (74,00) is greater than in the comparison one (60,63). The learning in experimental group using INSTAD supported by mind map could practice the student’s cognitive skill so that the student’s analytical thinking competence could develop. It could not be found in the control group which the learning use conventional method. It can be concluded that INSTAD supported mind map visualization is better than conventional teachered center learning.  Keywords: INSTAD, Mind Map, Biological Analytical Thinking Competency
Permasalahan Guru Biologi SMA dan IPA SMP dalam Pengembangan Profesi dan Karir Sugiharto, Bowo
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 14, No 1 (2017): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan profesi bagi guru idealnya seiring dan sejalan dengan pengembangan karir. Pengembangan profesi guru berkaitan erat dengan kompetensi dan kinerja guru. Salah satu acuan dalam penilaian kinerja guru adalah Peraturan Menteri Negara Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi no 16 tahun 2009. Penelitian survei eksploratif ini berupaya memberikan gambaran fakta di lapangan mengenai permasalahan yang dialami oleh guru biologi SMA dan guru IPA SMP dalam pengembangan profesi dan karir. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini adalah guru biologi dan IPA di Kota Surakarta dan sekitarnya yang berjumlah 44 orang guru. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket. Analisis deskriptif kuantitaif dilakukan untuk menggambarkan permsalahan yang sedang dikaji. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar guru mengalami kesulitan untuk naik ke golongan IIId yaitu sebanyak 18 orang (41%) dan menuju golongan IVb sebanyak 11 orang (25%). Di sisi lain sebetulnya sebagian besar guru (26 orang / 59%) sudah memahami peraturan yang berlaku. Penulisan karya ilmiah terpublikasi dirasakan oleh sebagian besar yaitu 38 orang (86%) sebagai kendala dalam kenaikan pangkat. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa semua guru Biologi dan guru IPA (100%) membutuhkan pelatihan penulisan karya ilmiah yang relevan dengan keperluan pengajuan kenaikan pangkat/golongan..
KESIAPAN GURU BIOLOGI SMA SURAKARTA MENYONGSONG KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI PEMAHAMAN TERHADAP HAKIKAT BIOLOGI SEBAGAI SAINS Sugiharto, Bowo
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 1 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru biologi SMA  Kota Surakarta dalam menyongsong diberlakukannya Kurikulum 2013 ditinjau dari pemahamannya terhadap hakikat biologi sebagai sains.  Sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai, penelitiann ini merupakan penelitian eksplorasi. Teknik sampling yang digunakan  adalah convenience sampling atau captive sampling karena bertujuan untuk menjajagi persepsi guru. Sampel diambil sebanyak 30 orang guru biologi yaitu semua guru peserta yang hadir pada saat peneliti melakukan pengabdian kepada masyarakat di MGMP Biologi SMA di Kota Surakarta. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket dan tes. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini mengungkapkan bahwa hanya ada 6 orang (20%) guru yang mendefinisikan biologi berkaitan dengan dimensi proses, produk, dan sikap ilmiah, selebihnya sebagain besar masih terorientasi pada produk 22 orang (72%) atau tidak menjawab 2 orang (7%). Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa bahwa sebagian besar guru biologi SMA Kota Surakarta belum siap untuk  menyongsong diberlakukannya Kurikulum 2013 ditinjau dari pemahamamannya terhadap hakikat biologi sebagai sains. Oleh karena itu, sebelum kurikulum 2013 benar-benar diberlakukan perlu adanya sosialisasi dan pelatihan yang memadahi bagi guru supaya implementasinya sesuai dengan harapan.  Kata kunci: hakikat sains, kesiapan guru biologi, kurikulum 2013
Jenis Pengembangan Keprofesian dan Konsepsi terhadap Lesson Study Learning Community pada Guru IPA SMP Kota Surakarta Sugiharto, Bowo; Prayitno, Baskoro Adi; Widoretno, Sri; Sarwanto, Sarwanto
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Professional development of teachers is ideally continuous implemented and is known by Continuous Proffesional Development (CPD). CPD is a renewal conscious knowledge and improving the competence of teachers throughout his working life. This study is a descriptive study that aims to depict of the kinds of professional development and the conception of the Lesson Study Learning Community (LSLC) on junior high science teacher in Surakarta. The subjects were science teachers of junior high school of Surakarta both public and private schools with a sample of 10 teachers. This survey study conducted in June 2016 using an open questionnaire instrument. Analysis of data used qualitative data analysis type of Miles and Huberman model which included data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results of this study concluded that the types of professional development carried out by the science teachers Surakarta includes activities Subject Teachers Council, education and training, workshops, and technical guidance. The study also revealed there has been no increase in professionalism is done by directly observing in the classroom is done in a sustainable manner. While Lesson Study is understood by science teachers with various understanding some of which has led to the understanding of LS as the collective activities of teachers. Learning community is understood as a group or study together.Keywords: teachers proffesional development, conception of lesson study learning community, science teacher