Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi dan Evaluasi Fungsional serta Performa Arsitektur Microservices pada Sistem Informasi Tahfiz Rifa Sania; Rosa Ariani Sukamto; Ani Anisyah
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol. 8 No. 1 (2026): September (2026)
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v8i1.9907

Abstract

Pengelolaan program tahfiz di sekolah menengah Islam umumnya masih dilakukan secara manual dan terpisah, sehingga berpotensi menimbulkan inefisiensi pencatatan dan kesulitan pemantauan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan dan mengevaluasi arsitektur microservices pada Sistem Informasi Tahfiz untuk mendukung pengelolaan hafalan secara terstruktur. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada institusi pendidikan menengah di Bandung. Data kebutuhan diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan satu informan, sedangkan prototype dievaluasi oleh empat pengguna. Sistem terdiri atas tujuh service, API Gateway sebagai single entry point, dan pola database per service. Sistem di-deploy pada VPS Ubuntu dengan 2 vCPU dan RAM 2 GB, sedangkan pengujian menggunakan k6. Evaluasi mencakup blackbox testing, load testing, dan endurance testing. Seluruh 78 kasus uji blackbox berhasil dengan tingkat keberhasilan 100%. Setiap skenario load testing pada 10, 23, 50, dan 100 virtual users dijalankan sebanyak tiga kali. Pada 100 virtual users, p(95) berada pada rentang 2.385,20–2.918,52 ms, throughput 38,54–41,18 req/s, dan error rate 0,00%–0,05%. Satu kali endurance testing selama empat jam menggunakan 23 virtual users menghasilkan p(95) 936,31 ms, error rate 0,01%, dan penggunaan memori 1.800–1.900 MB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur microservices dapat diterapkan secara modular dan terintegrasi pada lingkungan yang diuji, sedangkan hasil endurance testing menggambarkan stabilitas performa selama skenario pengujian dan tidak digunakan untuk menyimpulkan resilience sistem.
Implementasi Heuristik School Bus Routing Problem untuk Alokasi Armada Antar-Jemput Siswa Imam Chalish Rafidhul Haque; Rosa Ariani Sukamto; Yudi Ahmad Hambali
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol. 8 No. 1 (2026): September (2026)
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v8i1.9953

Abstract

Layanan antar-jemput siswa membutuhkan alokasi armada dan penyusunan rute yang terukur serta sesuai dengan aturan operasional. Pada studi kasus sebuah koperasi di wilayah Lembang, pembagian siswa sebelumnya dilakukan melalui rekap data, spreadsheet, komunikasi WhatsApp, dan koordinasi dengan pengemudi. Penelitian ini mengimplementasikan heuristik School Bus Routing Problem pada sistem berbasis web untuk mengotomatisasi alokasi siswa ke rit dan menyusun urutan antar-jemput. Algoritma menggunakan trip-based insertion cost, capacity penalty, outlier penalty, local move improvement, soft rebalance, Nearest Neighbor, dan 2-Opt dengan estimasi jarak Haversine. Pengujian dilakukan menggunakan data operasional periode Maret 2026 yang terdiri atas 348 siswa, 17 armada aktif, 17 rit pagi, dan 32 rit pulang. Pengujian dijalankan pada lingkungan lokal Windows 11, PHP 8.2.12, Laravel 11.48.0, dan RAM 16 GB. Seluruh 155 siswa rute pagi dan 322 siswa rute pulang berhasil dialokasikan tanpa pelanggaran aturan operasional. Waktu generate aplikasi adalah 8,4552 ± 0,8638 detik untuk rute pagi dan 10,2788 ± 0,4206 detik untuk rute pulang. Dibandingkan baseline Sweep–Nearest Neighbor, metode final mengurangi estimasi jarak Haversine sebesar 40,63% pada rute pagi dan 7,58% pada rute pulang. Metode final juga mengonsolidasikan rute pagi dari 17 menjadi 15 rit dengan utilisasi rit yang digunakan sebesar 90,64%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem dapat menghasilkan alokasi yang memenuhi aturan operasional dengan estimasi jarak lebih rendah daripada baseline, meskipun jarak yang dihasilkan belum merepresentasikan jaringan jalan aktual.
Penerapan Automated Black Box Testing pada Sistem Monitoring Pembangunan Sekolah Menggunakan Katalon Studio Tiara Iffatunadia; Rosa Ariani Sukamto; Asep Wahyudin
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol. 8 No. 1 (2026): September (2026)
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v8i1.10044

Abstract

Kualitas perangkat lunak menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan sistem dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem Informasi Pemantauan Pembangunan Sekolah (SiPantau) yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat digunakan untuk memantau progres pembangunan sekolah dari aspek fisik dan keuangan. Namun, pengujian pada sistem SiPantau belum dilakukan secara sistematis, sehingga ketidaksesuaian fungsi pada sistem belum dapat diidentifikasi secara menyeluruh. Kondisi tersebut berkaitan dengan keterbatasan waktu dalam proses pengembangan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan automated black box testing pada Sistem SiPantau menggunakan kombinasi teknik Equivalence Partitioning (EP), Boundary Value Analysis (BVA), dan Decision Table (DT), serta melakukan klasifikasi bug berdasarkan tingkat severity sebagai dasar penyusunan rekomendasi perbaikan. Metode pengujian dilakukan melalui tahapan analisis sistem, identifikasi kebutuhan pengujian, perancangan test case, implementasi automated testing menggunakan Katalon Studio, eksekusi pengujian, analisis hasil pengujian, dan penyusunan rekomendasi perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 153 test case berhasil dirancang dan dieksekusi pada 7 modul sistem SiPantau, dengan 145 test case berstatus pass dan 8 test case berstatus fail. Hasil analisis terhadap test case yang gagal mengidentifikasi 8 bug yang terdiri dari 4 bug dengan severity major dan 4 bug dengan severity minor. Bug yang ditemukan menunjukkan ketidaksesuaian antara hasil aktual dengan hasil yang diharapkan, yang berkaitan dengan validasi input, sinkronisasi data antar modul, dan tampilan antarmuka. Penerapan automated black box testing menggunakan Katalon Studio berhasil mengidentifikasi bug pada fungsi yang diuji dan menghasilkan temuan yang dapat menjadi dasar evaluasi dan rekomendasi perbaikan Sistem SiPantau.