Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pendampingan Penanaman Nilai-Nilai Anti-Korupsi Sebagai Persiapan Memasuki Dunia Kerja Bagi Siswa SMKN 3 Surakarta Irawati, Wiwit; Sulistiani, Dwi; Ginting, Rafles; Widiyati, Dian; Sari, Dian Wulan; Setiawan, Ricky Yunisar; Abdullah, Mei K.; Rohmiatun, Erlyna Tri
DEDIKASI PKM Vol. 6 No. 1 (2025): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v6i1.44737

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat di SMKN 3 Surakarta bertujuan menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada siswa sebagai persiapan memasuki dunia kerja. Korupsi di Indonesia telah menjadi tantangan serius yang menghambat kemajuan ekonomi dan merusak kepercayaan publik. Pendidikan menjadi solusi untuk membentuk generasi muda yang berintegritas. Dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini mengajak siswa, guru, dan pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam mengidentifikasi, merencanakan, dan menjalankan kegiatan terkait anti korupsi di dunia kerja. Tahapannya mencakup diskusi kelompok, survei, lokakarya kolaboratif, dan simulasi skenario nyata untuk membantu siswa menghadapi dilema etika. Diharapkan program ini mencetak tenaga kerja yang memahami pentingnya integritas dan transparansi serta mampu menghindari perilaku korup di dunia profesional. Selain itu, kegiatan ini memperkuat reputasi SMKN 3 Surakarta dan berkontribusi kepada masyarakat lokal dengan menyiapkan lulusan beretika. Program ini menargetkan peningkatan pemahaman siswa mengenai antikorupsi, pengembangan keterampilan untuk mengenali dan menghindari praktik korupsi, serta penanaman nilai integritas. Evaluasi dilakukan melalui survei dan diskusi reflektif guna memastikan relevansi dan dampak jangka panjang bagi siswa dan masyarakat.
Penanganan Kekerasan Seksual sebagai Upaya Pemenuhan Hak Korban Azizah, Diyanah Azyan; Sulistiani, Dwi
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v5i1.31448

Abstract

Kekerasan seksual merupakan suatu tindakan atau perlakuan menghina, melecehkan, maupun merendahkan yang mana mampu mengakibatkan sebuah penderitaan pada psikis maupun fisik dari seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pendampingan korban kekerasan seksual dalam memenuhi hak korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh Dinas Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) khususnya tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif khususnya jenis studi dokumen dengan pengumpulan data melalui teknik wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat sisi positif dan negatif dalam proses pendampingan korban kekerasan seksual. Sisi positifnya adalah adanya peningkatan keberanian korban untuk melapor dan terpenuhinya hak-hak korban. Sementara itu, sisi negatifnya semakin banyak tindak kekerasan seksual terhadap perempuan yang mengakibatkan kekhawatiran. Penelitian ini memiliki beberapa kendala dalam penyusunannya, seperti kurangnya informasi secara detail yang didapatkan terkait korban kekerasan yang mana hal ini disebabkan oleh adanya kode etik yang harus dipatuhi oleh tim P2TP2A.
PERAN HUMAS DISKOMINFO DALAM PENGELOLAAN INFORMASI PEMERINTAH DAERAH Saffira Rustandi, Resyiana; Fitria Rahma, Laila; Vidya Marlayza, Nazalla; Amelia, Intan; Miftahul Jannah, Zikra; Sulistiani, Dwi; Alamsyah Kusumadinata, Ali
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): JP2N: September- Desember 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/37bxz088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran Humas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor dalam mengelola informasi publik. Sebagai bagian dari pemerintah, Humas memiliki tugas penting sebagai penghubung antara pemerintah dengan masyarakat, agar informasi yang disampaikan dapat akurat, transparan, dan dapat dipercaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung selama kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan wawancara dengan staf Humas Diskominfo, dengan cara menganalisa data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat peran tersebut telah diterapkan dengan baik oleh Humas Diskominfo. Dalam peran sebagai penasihat ahli, Humas memberikan saran strategis dalam penyusunan pesan kebijakan publik. Dalam peran sebagai fasilitator komunikasi, Humas mengelola media sosial dan website resmi sebagai alat utama untuk berinteraksi dengan masyarakat. Dalam peran sebagai fasilitator pemecahan masalah, Humas aktif menjawab isu hoaks, seperti dalam kampanye digital “Bogor Lawan Hoaks”. Dalam peran sebagai teknisi komunikasi, Humas membuat konten digital, mencatat kegiatan pemerintah, serta melakukan evaluasi terhadap publikasi melalui media monitoring. Secara keseluruhan, Humas Diskominfo berperan penting dalam memperkuat citra positif pemerintah daerah melalui komunikasi publik yang terbuka, akurat, dan melibatkan masyarakat.
Anti-Fraud UMKM Finance: Pendampingan Pengelolaan Keuangan Usaha untuk Membangun Kejujuran dan Keterbukaan Dalam Bisnis Jatmika, Windy; Ginting, Rafles; Irawati, Wiwit; Sari, Dian Wulan; Junjunan, Mochammad Ilyas; Widiyati, Dian; Sulistiani, Dwi; Anggraeni, Windi Ariesty
Abdimisi Vol. 7 No. 1 (2025): Abdimisi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abms.v7i1.57409

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, namun masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Minimnya literasi keuangan dan lemahnya sistem pengendalian internal sering kali membuka peluang terjadinya praktik kecurangan (fraud), yang berdampak pada menurunnya kepercayaan konsumen, mitra bisnis, serta lembaga keuangan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan, menanamkan nilai kejujuran dan akuntabilitas, serta memperkuat kemampuan pengendalian internal pada pelaku UMKM melalui program “Anti-Fraud UMKM Finance”. Metode pelaksanaan meliputi workshop, pelatihan, simulasi kasus, dan pendampingan langsung kepada 90 peserta yang merupakan pelaku usaha mikro dan jemaat Balai Paroki Redemptor Mundi, Dukuh Kupang, Surabaya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta penerapan sistem pencatatan anti-fraud. Sebanyak 85% peserta mulai menerapkan sistem pencatatan keuangan terpisah antara pribadi dan usaha, sedangkan 92% peserta menyatakan memperoleh pemahaman baru terkait pencegahan fraud. Kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan budaya keterbukaan dan kejujuran dalam pengelolaan keuangan, yang pada gilirannya memperkuat kepercayaan konsumen dan mitra bisnis. Program ini dapat dijadikan model pendampingan keberlanjutan untuk memperkuat integritas dan daya saing UMKM melalui literasi keuangan dan tata kelola usaha yang transparan. Kata kunci: UMKM, anti-fraud, literasi keuangan, akuntabilitas, pengendalian internal
Akuntansi Pesantren Sesuai SAK ETAP dan PSAK 45 dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pesantren Sulistiani, Dwi
AKTSAR: Jurnal Akuntansi Syariah Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/aktsar.v3i1.7198

Abstract

This study aims to determine the process of preparing financial statements in terms of recognition, measurement, recording, disclosure, and presentation. This descriptive qualitative study uses primary data with the method of observation, interviews, and Focus Group Discussion, while the secondary data uses the method of literature and documentation. The results show that the Islamic boarding school had not prepared its financial statements in accordance with SAK ETAP, in terms of recognition, measurement, recording, and disclosure. This boarding school uses a single entry system in preparing financial statements and did not present its financial reports in accordance with PSAK 45. Sabilirrosyad just make one report that is cash flow. That is due to the lack of human resources who understand related to accounting. BI and IAI can prepare the socialization and workshop for Islamic boarding schools in order to make the accounting manual book for Islamic boarding schools effectively.
Students’ Perceptions of the Influence of Anti-Violence Value Internalization on Prosocial Behavior in Social Studies Learning Hikmah Wifaqi; Nur Ali; Dwi Sulistiani
Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v8i1.22981

Abstract

This study responds to the increasing incidence of school violence by examining the role of anti-violence values in fostering students’ prosocial behavior through Social Studies learning. An exploratory sequential mixed-methods design was employed. The qualitative phase involved interviews, observations, and document analysis with eighth-grade students at Al-Hikmah IIBS Batu Junior High School. The quantitative phase involved 38 students selected through total sampling and analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS. The findings revealed that students perceived the internalization of anti-violence values positively, as reflected in prosocial behaviors such as sharing, cooperation, helping, and donating during learning activities. The measurement model demonstrated satisfactory validity and reliability, while the structural model indicated that the internalization of anti-violence values had a positive and significant effect on students’ prosocial behavior. These results suggest that integrating anti-violence values into Social Studies learning contributes to the development of prosocial behavior and supports violence prevention efforts in schools. The study highlights the importance of value-based learning in creating a safe and supportive educational environment.
Do Green Finance and Green Innovation Enhance Sustainable Investment Decisions? Identifying The Pivotal Role of Artificial Intelligence Maya Novitasari; Syaiful Bahri; Dwi Sulistiani; Yona Octiani Lestari; Moawiah Alghizzawi
KEUNIS Vol. 14 No. 2 (2026): JULY 2026
Publisher : Finance and Banking Program, Accounting Department, Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/keunis.v14i2.7440

Abstract

This quantitative study aims to empirically examine the effects of green finance and green innovation on sustainable investment decisions, as well as the role of artificial intelligence in moderating these relationships. The population consisted of non-cyclical consumer sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2021 to 2024. Purposive sampling was employed to select 427 companies for observation. Data were analysed using CEM panel data regression. The results reveal that both green finance and green innovation positively affect sustainable investment decisions, and artificial intelligence can moderate these impacts. The study findings offer valuable insights for companies operating in Indonesia’s non-cyclical consumer sector. Green innovation can be applied as a green finance policy to improve sustainable investment decisions. Furthermore, artificial intelligence can be used to strengthen the influence of green finance on sustainable investment decisions. This study, therefore, supports the triple bottom line and the Sustainable Development Goals, encouraging companies in Indonesia not only to focus on profits but also to increase their environmental awareness.
PERAN TEMAN SEBAYA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPS PADA SISWA SMP Naswa Kania Fitri; Dwi Sulistiani
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/dsjpips.v5i1.21352

Abstract

This study aims to determine the role of peers in increasing the learning motivation of eighth-grade students at SMP Islam Bani Hasyim Singosari. Learning motivation is an important aspect in determining the success of the learning process, while peers are a social factor that influences the development of students' behavior and enthusiasm for learning. This study uses a convergent parallel mixed method by combining quantitative data through questionnaires and qualitative data through observation, documentation, and interviews with students, social studies teachers, and the deputy head of curriculum. The results show that positive interactions with peers play a role in increasing students' interest, activity, perseverance, and self-confidence during the learning process. Furthermore, this study shows that peers have a positive influence on students' learning motivation, with a strong and significant relationship. Emotional support, cooperation, and academic assistance from friends have been proven to encourage understanding of the material and increase motivation to learn. This study concludes that peers are an important factor that can strengthen learning motivation through academic interaction and social support, so that collaborative learning strategies and the use of peer tutors need to be optimized to create a more effective and conducive learning environment. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teman sebaya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII di SMP Islam Bani Hasyim Singosari. Motivasi belajar merupakan aspek penting dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran, sedangkan teman sebaya menjadi faktor sosial yang berpengaruh pada perkembangan perilaku dan semangat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan Mixed-Methode convergent parallel dengan menggabungkan data kuantitatif melalui angket dan data kualitatif melalui obeservasi, dokumentasi, serta wawancara dengan siswa, guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Wakil Kepala Kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi positif dengan teman sebaya berperan dalam meningkatkan minat, keaktifan, ketekunan, dan rasa percaya diri siswa selama proses pembelajaran. Selain itu penelitian ini menunjukkan bahwa teman sebaya berpengaruh positif terhadap motivasi belajar peserta didik, dengan hubungan yang kuat dan signifikan. Dukungan emosional, kerja sama, dan bantuan akademik dari teman terbukti mendorong pemahaman materi dan meningkatkan dorongan belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teman sebaya merupakan faktor penting yang mampu memperkuat motivasi belajar melalui interaksi akademik dan dukungan sosial, sehingga strategi pembelajaran kolaboratif dan pemanfaatan tutor sebaya perlu dioptimalkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan kondusif