Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Isolasi Dan Karakterisasi Mikroba Simbion Spons Axinella sp. Penghasil Enzim Ekstraseluler Di Kawasan Teluk Tomini Sebagai Antibakteri Pakaya, Mahdalena Sy.; Julyanty Akuba; Abdulkadir, Widy Susanti; Hiola, Faramita; Pakaya, Meri Isriani
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1, Edisi 1, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i1.21

Abstract

Mikroba simbion adalah mikroba yang hidup menetap pada suatu inang, dan biasanya menghasilkan senyawa bioaktif yang sama seperti inangnya serta sebagai sumber enzim ekstraseluler seperti enzim protease yang dapat menghasilkan senyawa peptida yang dapat mengganggu membran bakteri sehingga memiliki efektivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi mikroba, serta menguji aktivitas antibakteri simbion spons penghasil enzim ekstraseluler dari kawasan Teluk Tomini. Metode yang digunakan adalah metode tanam langsung. Karakterisasi mikroba simbion meliputi makroskopik, mikroskopik dan uji aktivitas enzimatik, adapun pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram (Kirby-Bauer). Hasil isolasi mikroba simbion yang didapatkan sebanyak 2 isolat bakteri (BS 1 dan BS 2) dan 1 isolat jamur (JS). Hasil karakterisasi menunjukan karakteristik makroskopik dan mikroskopis yang berbeda dari ketiga isolat. Hasil uji aktivitas enzim ekstraseluler ketiga isolat memiliki nilai Indeks Aktivitas Enzim (IAE) dengan kategori zona hidrolitik kecil sampai besar. Hasil uji aktivitas antibakteri isolat BS 1 dan BS 2 masing-masing memiliki aktivitas penghambatan sebesar 4,09 mm (lemah) dan 13,258 mm (kuat) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Selain itu, isolat BS 1 dan BS 2 masing-masing memiliki aktivitas penghambatan sebesar 4,695 mm (lemah) dan sebesar 3,145 mm (lemah) terhadap bakteri Escherichia coli. Sedangkan isolat JS menunjukan aktivitas penghambatan sebesar 23,27 mm (sangat kuat) terhadap Staphylococcus aureus dan sebesar 18,33 mm (kuat) terhadap Escherichia coli.
Isolasi Dan Identifikasi Mikroalga Di Danau Limboto Mahdalena Sy. Pakaya; Hiola, Faramita; Juliyanty Akuba; Hutuba, Ariani H.; Lahay, Astiara
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2, Nomor 3, Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v2i3.75

Abstract

Penggunaan antibiotik dengan dosis yang tidak tepat secara terus-menerus menyebabkan bakteri patogen menjadi resisten. Penemuan senyawa antibakteri dapat dilakukan dengan cara isolasi pada bahan alam salah satunya mikroalga. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi mikroalga pada perairan danau limboto yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi menggunakan teknik mikroskopis, metode difusi cakram serta KLT Bioautografi untuk menguji senyawa aktif yang berperan sebagai antibakteri. Hasil identifikasi didapatkan mikroalga pada titik 2 (MA2 a dan MA2 b) dan titik 3 (MA3 a) termasuk kelompok alga hijau (Chlorophyta). Metode isolasi menggunakan metode pengenceran berseri didapatkan isolat (MA2 a dan MA3 a).
Efek Ekstrak Metanol Daun Jarak Cina (Jatropha Multifida Linn) terhadap Kadar Gula Darah Mencit (Mus Musculus): Effect of Methanol Extract of Jatropha Leaves (Jatropha Multifida Linn) on Blood Sugar Level in Mice Juliyanty Akuba; Fika Nuzul Ramadhani; Sukmawati Damiti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5532

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu kondisi dimana ketika kadar gula darah meningkat karena tubuh tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin secara efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas dan dosis (konsentrasi) efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada mencit yang diinduksi aloksan. Metode penelitian yang digunakan metode eksperimental laboratorium dengan subjek penelitian mencit jantan (Mus musculus). Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok perkaluan yaitu kontrol negatif (Na-CMC 1%), kontrol positif (Glibenclamid® 5 mg/KgBB), kelompok ekstrak metanol daun Jarak Cina dosis 100, 200 dan 300 mg/KgBB secara intraperitonial. Perlakuan diberikan secara peroral dengan waktu pengamatan 30, 60, dan 90 menit dan diukur menggunakan alat glukometer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak metanol daun Jarak Cina pada dosis 100 dan 300 mg/KgBB secara signifikan mampu menurunkan kadar glukosa darah pada mencit.
Pemberian Informasi Penggunaan Obat Antihiperlipidemia Pada Pasien Lansia: Providing Information on Antihyperlipidemia drugs to the elderly Juliyanty Akuba; Fika Nuzul Ramadani; Ariani Hutuba; Sukmaty Damiti; Asral Kelvin Sahrain
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5533

Abstract

Hiperlipidemia sering dikenal juga sebagai hiperlipoproteinemia, karena sebelum mengalami sirkulasi dalam darah, lemak harus berikatan dengan protein membentuk lipoprotein. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi penggunaan obat antihiperlipidemia pada lansia. Tahapan – tahapan yang dilakukan diawali dengan melakukan survey awal kondisi disekitar kelurahan Limba B pada lansia yang mengalami hyperlipidemia selanjutnya diberikan penyuluhan dari rumah ke rumah dengan membagikan brosur. Dengan pengabdian ini diharapkan lebih menambah pengetahuan masyarakat terkait penatalaksanaan untuk penyakit – penyakit hiperlipidemia.
Preparation and Characterization of Moringa Leaf Extract in Ethosomal Vesicles with Variations in Phosphatidylcholine and Ethanol Concentrations Nur Utami Pobela; Robert Tungadi; Nurain Thomas; Juliyanty Akuba; Multiani S. Latif
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 3 No. 2 (2026): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v3i2.24

Abstract

Moringa is a medicinal plant with antioxidant properties, and quercetin is one of the compounds considered to contribute to this activity. Quercetin is a hydrophobic compound classified as Biopharmaceutics Classification System (BCS) Class II, characterized by high permeability and low solubility. To overcome this limitation and improve the bioavailability of the active compound, the active compound can be encapsulated in a nanosized carrier system. Ethosomes are vesicular carrier systems suitable for lipophilic, hydrophilic, and amphiphilic compounds. This study aimed to prepare and characterize ethosomes containing Moringa leaf extract using different concentrations of phosphatidylcholine and ethanol. Three formulations were prepared: F1 containing 1% phosphatidylcholine and 20% ethanol, F2 containing 2% phosphatidylcholine and 30% ethanol, and F3 containing 3% phosphatidylcholine and 40% ethanol. Characterization using a Particle Size Analyzer (PSA) showed particle sizes of 202.3 nm, 185 nm, and 146.3 nm for F1, F2, and F3, respectively, with mean polydispersity index (PDI) values of 0.346, 0.293, and 0.196. The corresponding entrapment efficiencies were 36%, 35%, and 41%, respectively. F3 exhibited the most favorable characteristics, with the smallest particle size and the highest entrapment efficiency.