Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Effect of Sadaqa Jum’at to Increasing Number of Members in Ranting Muhammadiyah Batunadua & Sitamiang Fitri Agustina; Sutan Siregar; Iskandar Safri Hasibuan
FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Vol 8, No 1 (2022): 10 Articles, Pages 1-188
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/fitrah.v8i1.4956

Abstract

The phenomenon of the lack of group members in Muhammadiyah Batunadua Sitamiang branch was threatening the group's sustainability. One of the related variables in an increasing number of organization members is Sadaqa. This study designs a measuring instrument for Sadaqa an Islamic perspective and looks at its effectiveness in addition to the member of the branch. The research method used in this study is quantitative research, which consists of 2 variables, namely the independent variable regarding the behavior of Sadaqa and the dependent variable regarding the increase in members. Moreover, the data collection technique of the study is through the distribution of questionnaires to 40 members of the Batunadua Sitamiang branch, and interviews and the analysis technique of is the recreation 1 predictor. As the results of this study concluded that there is an influence between Sadaqa behavior and the addition of the number of members in the Batunadua and Sitamiang branches, this is evidenced by the results of the correlation between predictor X and criterion Y using the tangkar moment correlation technique from a person, using the help of Microsoft Excel, the correlation result is r2 = 0, 23789. As well as the correlation significance test through the t using the help of Microsoft Excel, the result is 0.69 for that Friday Sadaqa behavior is a factor that can be used as a predictor in increasing the number of members of the branch. The number of members of the branch should be accompanied by sincere intentions and a pure heart. This research has opened a discussion about the benefits of Sadaqa in an organizational perspective of Muhammadiyah.
PENDEKATAN RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA KEKERASAN RUMAH TANGGA DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Sutan Siregar; Indra Purba Harahap
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 7 (2022): JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.527 KB) | DOI: 10.31604/justitia.v9i7.3387-3398

Abstract

Kekerasan yang dilakukan oleh suami terhadap istri bukan hanya kekerasan fisik tetapi juga kekerasan psikis, ekonomi dan seksual. Seharusnya setiap perkawinan (rumah tangga) yang dibentuk mendatangkan kebahagiaan bagi para pihak yang terkait di dalamnya. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan perundang-undangan (the statute approach) dan pendekatan konsep. Lokasi penelitian berada di Kota Padangsidimpuan. Tujuan penelitian mengkaji penegakan hukum terhadap tindakan kekerasan (KDRT)  yang dilakukan oleh suami terhadap istri. Dari hasil penelitian baik berupa  data dan wawancara yang dilakukan dengan Penyidik pada Unit Pelayanan Perempuan dan Anak. Mediasi yang dilakukan dengan cara  Unit PPA menyarankan untuk membuat surat pernyataan yang intinya, korban mau    memaafkan tindakan KDRT yang dilakukan oleh pelaku dan pelaku sendiri bersedia dan sanggup untuk tidak mengulanggi dan menyesali perbuatannya, sehingga keluarga diharapkan dapat hidup harmonis dan bahagia.
PELATIHAN MEMBUAT PRODUK KERAJINAN TANGAN DARI LIMBAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN BATUNADUA JAE Fitri Agustina Lubis; Sutan Siregar; Mutiara Lubis; Rahmat Adi; Nurmeliani Nurmeliani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.326-336

Abstract

Kelurahan Batunadua Jae masih memiliki banyak tempat pembuangan sampah yang terletak di pinggir jalan. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra antara lain jumlah sampah yang semakin banyak, dan masyarakat tidak lagi mempedulikannya karena mahalnya biaya pengolahan sampah. Untuk mengatasi masalah tersebut, ide mitra adalah mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan  produk kerajinan tangan dari limbah rumah tangga. Ini akan membantu mitra belajar bagaimana mengolah sampah mereka sehingga dapat memiliki nilai ekonomi. Ini juga akan membantu mereka belajar bagaimana mengurangi polusi limbah di lingkungan mereka. Mitra dalam kegiatan ini adalah ibu rumah tangga di Kelurahan Batunadua Jae yang tidak memiliki pekerjaan sampai dengan 20 orang. Metode kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu: (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap evaluasi. Dimana nantinya produk yang bermanfaat dibuat dalam kegiatan ini, yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga masyarakat Batunadua Jae. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah masyarakat lebih memahami bahwa sampah dapat didaur ulang dan digunakan kembali. Plastik, kaca, logam, dan kertas semuanya dapat didaur ulang, namun salah satu cara untuk mengurangi pencemaran limbah adalah dengan memanfaatkan limbah rumah tangga untuk membuat kerajinan.
Penyuluhan Hukum Tentang Larangan Money Politics Pada Pemilu Serentak Tahun 2024 Bagi Pemilih Pemula Di SMA Negeri 1 Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Siregar, Sutan; Suhendra, Dedy; Puansah, Irman; Nasution, Anwar Sulaiman; Simatupang, Nuratika; Nasution, Irwan Syah; Hasayangan, Angkasa Putra
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 8 (2024): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/1jyrsc23

Abstract

Money politics atau sering dikenal dengan istilah serangan fajar, sering dijumpai pada saat pelaksanaan Pemilu, hal ini sangat merugikan bagi pelaksanaan demokrasi di Indonesia, hal ini apabila dibiarkan dikhawatirkan akan menyebabkan rusaknya budaya dalam suatu masyarakat. Melihat sangat berbahayanya money politik terhadap pelaksanaan demokrasi di Indonesia, maka tujuan dari PKM ini adalah untuk mengatasi permasalahan tersebut diatas, solusi yang ditawarkan dalam PKMS ini adalah pelaksanaan penyuluhan hukum tentang larangan money politics pada Pemilu Serentak Tahun 2024 bagi pemilih pemula di SMA Negeri 1 Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode pelaksanaan kegiatan adalah melalui ceramah, tanya jawab dengan peserta, dan juga test kemamnpuan siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini berjalan dengan baik, sehingga bisa tercapai tujuannya sesuai dengan yang diharapkan, yaitu meningkatnya pemahaman siswa tentang larangan money politik, dan meningkatnya kesadaran siswa untuk ikut serta menggunakan hak pilihnya oada Pemilu Serentak tahun 2024 ini
Konsep Perubahan Hukum Dalam Menghadapi Perkembangan Teknologi Suhendra, Dedy; Siregar, Sutan; Miranda, Najwa Rosepty
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.278-284

Abstract

lmu pengetahuan dan teknologi adalah salah satu contoh dari hasil olah pikiran manusia yang kemudian disebut kebudayaan. Iptek terus berkembang sejalan dengan perkembangan manusia itu sendiri. Perkembangan Iptek harus juga sejalan dengan perkembangan hukum, agar tidak ada benturan hukum antar manusia sebagai pengguna Iptek. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif, dengan jenis penelitian hukumnya adalah penelitian hukum normative. Hasil penelitian adalah menyimpulkan bahwa perubahan hukum dalam masyarakat diusahakan agar dapat menampung segala perkembangan baru, oleh karena itu hukum harus selalu berada bersamaan dengan peristiwa yang terjadi sesuai dengan pandangan modern, dan dalam membuat aturan undang-undang mengenai Teknologi Rekayasa Genetika khususnya terhadap manusia, pemerintah harus benar-benar memperhatikan konsep dasar dan tujuan undang-undang tersebut sesuai dengan jiwa bangsa Indonesia yang mencakup akal, rasa,kehendak, aspek raga, aspek individu, aspek makhluk sosial, aspek pribadi dan juga aspek kehidupan ketuhanannya. 
Intervensi Sosial : Alternatif Sanksi Pidana Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkotika Siregar, Sutan
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.250-258

Abstract

Artikel ini akan menganalisis bagaimana intervensi sosial dalam rehabitasi menjadi tujuan dari penanggulangan penyalahgunaan narkotika dan bagaimana intervensi sosial dalam rehabilitasi menjadi bentuk penghukuman pidana bagi korban atau pecandu penyalahgunaan narkotika. Metode penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian yang digunakan berupa penelitian pustaka. Dengan sifat penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitis. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu normatif dan penekatan ilmu sosial. Untuk pengumpulan data yang digunakan yaitu sumber bahan primernya dan sumber hukum sekundernya dengan analisis deskriptif dengan teori pemidanaan, rehabilitasi, sosial sebagai pisau analisis untuk menjawab permasalahan dalam rumusan masalah. Hasil penelitian adalah Rehabilitasi medis dan sosial sebagai metode dan aspek dalam intervensi sosial dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika dalam kebijakan rehabilitasi dan Intervensi sosial dalam rehabilitasi sebagai bentuk pemidanaan terhadap korban/pecandu penyalahgunaan narkotika yang diberlakukan oleh Negara untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum merupakan untuk kesejahteraan kehidupan dari kebijakan rehabilitasi baik medis dan sosial yang dimana penghukuman penjatuhan pidana berfokus untuk pengobatan dan penanggulangan serta pencegahan untuk tidak terjadinya kemudian hari peyalahgunaan narkotika. Intervensi sosial yang dilakukan oleh Negara dalam kebijakan pemberian rehabilitasi kepada korban atau pecandu narkotika sebagai upaya terhadap individu maupun komunitas dengan perubahan yang terencana sebagai upaya untuk memperbaiki keberfungsian sosial dari kelompok sasaran perubahan dalam hal individu, keluarga dan kelompok.
Local Culture in the Dynamics of Islamic Religious Organizations (Study on Muhammadiyah Branch of Padang Lawas Utara District) Suhendra, Dedy; Hermanto, Mulyadi; Siregar, Sutan; Abidan, Abdul Azis
IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Vol. 22 No. 2 (2024): IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/ibda.v22i2.12230

Abstract

Muhammadiyah is one of Indonesia's most prominent Islamic religious organizations, growing rapidly as a leading religious organization in health and education. This research examines the challenges faced by the Muhammadiyah branch in the Padang Lawas Utara district. This study explores the dynamics between Muhammadiyah's institutional practices and the cultural frameworks within which they operate. The study utilizes a case study method to provide an in-depth understanding of the interactions between Muhammadiyah's organizational practices and local cultural elements. Data collection involves semi-structured interviews with key informants, participant observation, and document analysis of relevant organizational records and cultural artifacts. Data analysis was conducted using thematic analysis. A triangulation method is employed to ensure the validity and reliability of the data. The findings indicate that while local traditions can enhance the acceptance of Muhammadiyah's reformist ideals, they can also present challenges when cultural norms conflict with the organization's objectives. They are reluctant to accept the Muhammadiyah ideology due to the incompatibility between local culture and Islamic teachings.
MORAL LAW AND JUSTICE IN DRUG ABUSE REHABILITATION Siregar, Sutan; Padly, Fajar; Abidan, Abdul Aziz
PRANATA HUKUM Vol. 20 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Law Faculty of Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/pranatahukum.v20i2.414

Abstract

Law as a social phenomenon is a reality of social life, or in other words, all forms of human relationships within society, whether they conform to human norms or rules of life or are prohibited, are described in law. Therefore, it can be said that what is established in law serves as a standard for governance and prohibitions in human life within society, aimed at creating a just, orderly, and prosperous life, thereby fostering a safe and happy existence. This situation can be seen specifically in the description of the national legal system, where the government of the Republic of Indonesia, since its independence, has sought to establish a national legal system to create a clean and authoritative state, so that the objectives of the Republic of Indonesia as stated in the 1945 Constitution 1945 Constitution to create a just and prosperous society, both materially and spiritually, will be achieved. The method used to analyze the problem will employ a descriptive research approach through library research and field research, utilizing data collection techniques such as interviews and document studies. Once the data is collected, it will be tested using deductive and inductive testing techniques. From the data generated in the research, it is evident that the factors causing criminal acts are to assist in committing criminal acts to obtain rewards in the form of goods or objects and/or destruction due to the intimate relationship with the perpetrator and/or revenge against the victim.
Intervensi Sosial : Alternatif Sanksi Pidana Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkotika Siregar, Sutan
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i1.2025.250-258

Abstract

Artikel ini akan menganalisis bagaimana intervensi sosial dalam rehabitasi menjadi tujuan dari penanggulangan penyalahgunaan narkotika dan bagaimana intervensi sosial dalam rehabilitasi menjadi bentuk penghukuman pidana bagi korban atau pecandu penyalahgunaan narkotika. Metode penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian yang digunakan berupa penelitian pustaka. Dengan sifat penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitis. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu normatif dan penekatan ilmu sosial. Untuk pengumpulan data yang digunakan yaitu sumber bahan primernya dan sumber hukum sekundernya dengan analisis deskriptif dengan teori pemidanaan, rehabilitasi, sosial sebagai pisau analisis untuk menjawab permasalahan dalam rumusan masalah. Hasil penelitian adalah Rehabilitasi medis dan sosial sebagai metode dan aspek dalam intervensi sosial dalam penanggulangan penyalahgunaan narkotika dalam kebijakan rehabilitasi dan Intervensi sosial dalam rehabilitasi sebagai bentuk pemidanaan terhadap korban/pecandu penyalahgunaan narkotika yang diberlakukan oleh Negara untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum merupakan untuk kesejahteraan kehidupan dari kebijakan rehabilitasi baik medis dan sosial yang dimana penghukuman penjatuhan pidana berfokus untuk pengobatan dan penanggulangan serta pencegahan untuk tidak terjadinya kemudian hari peyalahgunaan narkotika. Intervensi sosial yang dilakukan oleh Negara dalam kebijakan pemberian rehabilitasi kepada korban atau pecandu narkotika sebagai upaya terhadap individu maupun komunitas dengan perubahan yang terencana sebagai upaya untuk memperbaiki keberfungsian sosial dari kelompok sasaran perubahan dalam hal individu, keluarga dan kelompok
Konsep Perubahan Hukum Dalam Menghadapi Perkembangan Teknologi Suhendra, Dedy; Siregar, Sutan; Miranda, Najwa Rosepty
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.278-284

Abstract

lmu pengetahuan dan teknologi adalah salah satu contoh dari hasil olah pikiran manusia yang kemudian disebut kebudayaan. Iptek terus berkembang sejalan dengan perkembangan manusia itu sendiri. Perkembangan Iptek harus juga sejalan dengan perkembangan hukum, agar tidak ada benturan hukum antar manusia sebagai pengguna Iptek. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif, dengan jenis penelitian hukumnya adalah penelitian hukum normative. Hasil penelitian adalah menyimpulkan bahwa perubahan hukum dalam masyarakat diusahakan agar dapat menampung segala perkembangan baru, oleh karena itu hukum harus selalu berada bersamaan dengan peristiwa yang terjadi sesuai dengan pandangan modern, dan dalam membuat aturan undang-undang mengenai Teknologi Rekayasa Genetika khususnya terhadap manusia, pemerintah harus benar-benar memperhatikan konsep dasar dan tujuan undang-undang tersebut sesuai dengan jiwa bangsa Indonesia yang mencakup akal, rasa,kehendak, aspek raga, aspek individu, aspek makhluk sosial, aspek pribadi dan juga aspek kehidupan ketuhanannya.Â