Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Management Nursing

Efektifitas Kombinasi Kompres Jahe dan Senam Rematik untuk mengurangi Intensitas Nyeri pada Rheumatoid Arthritis Supiawati, Eneng; Purnama, Agus; Sumedi, Sumedi
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i1.162

Abstract

Latar Belakang: Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan salah satu penyakit autoimun yang berupa inflamasi arthritis pada pasien dewasa, sehingga penderita penyakit rheumatoid arthritis akan mengalami gejala berupa rasa nyeri pada bagian sinovial sendi, sarung tendon, dan akan mengalami penebalan akibat radang yang diikuti oleh erosi tulang dan destruksi tulang disekitar sendi. Jahe (Zinger Officinale Rose) mempunyai manfaat yang sangat beragam, antara lain sebagai  rempah-rempah, minyak atsiri, pemberi aroma pada masakan, bahkan dapat menjadi obat. Tujuan: Untuk mengetahui Efektifitas Kombinasi Kompres Jahe dan Senam Rematik dapat menurunkan intensitas nyeri pada pasien Rhematoid Arthritis. Metode: Menggunakan rancangan quasy experiment dengan pre-post group control design dengan 30 responden yang dibagi secara acak menjadi 3 kelompok. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan keluhan nyeri pada lutut atau sendi. Variable dalam penelitian ini adalah data karakteristik responden yang terdiri dari usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, terapi kompres jahe dan senam rematik sebagai variabel Independen dan nyeri pada  rheumatoid arthritis sebagai variabel dependen.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala nyeri NRS. Penilaian nyeri dilakukan dengan melalukan observasi skala nyeri. Nyeri ringan dengan skala 1-3, nyeri sedang 4-6 dan nyeri berat 7-10. Analisis data penelitian menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Dari ketiga kelompok uji normalitas menggunakan shapiro wilk menunjukkan nilai P-value < 0,05. Dan uji stastistik menggunakan paired T-test menunjukkan nilai p-Value 0,05. Kesimpulan: Pemberian kombinasi kompres jahe dan senam rematik menunjukan adanya pengaruh yang signifikan untuk menurunkan skala nyeri pada pasien Rheumatoid Arthritis.     
Pengaruh Tindakan Teknik Relaksasi Progresif pada Pasien GERD yang Mengalami Nyeri Agustiani, Herlina; Sumedi, Sumedi; Koto, Yeni
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i2.185

Abstract

Latar Belakang: Teknik relaksasi progresif ditujukan untuk menginduksi atau menciptakan relaksasi pada otot dan saraf. Hal ini menunjukkan bahwa teknik relaksasi progresif memiliki efek secara fisiologis dan psikologis. Teknik relaksasi progresif dapat mengurangi keluhan insomnia efektif menurunkan nyeri pada klien dengan penyakit glaukoma dan efektif terhadap relaksasi otot skeletal dan stabilitas tekanan darah pada pasien stroke hemoragik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan teknik relaksasi dengan penyembuhan GERD di RS Bina Husada tahun 2021. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pre-test and post-test with control group. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa lembar kuesioner dan lembar observasi. Intervensi yang dilakukan dalam penelitian ini dengan melakukan teknik relaksasi progresif.  Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien yang menjalani pengobatan GERD di RS Bina Husada sebanyak 15 orang. Teknik sampling yang peneliti gunakan yaitu purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji normalitas (shapiro-wilk) dan uji statistic wilcoxon. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian bahwa skala nyeri GERD sebelum diberikan intervensi responden terbanyak berskala nyeri 4 sebanyak 9 responden (60%), berskala nyeri 5 sebanyak 5 responden (33,3%) dan skala nyeri 3 berjumlah 1 responden (6,7%). Hasil skala nyeri GERD setelah diberikan intervensi teknik relaksasi progresif dimana responden terbanyak berskala nyeri 3 sebanyak 10 responden (66.7%), berskala nyeri 2 sebanyak 5 responden (33,3%). Kesimpulan: Skala nyeri GERD setelah diberikan intervensi teknik relaksasi progresif paling banyak skala 3. Maka penelitian ini ada pengaruh pemberian teknik relaksasi progresif pada pasien GERD di RS Bina Husada.