Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Media Loose Part Terhadap Minat Bermain Sains Anak Usia 5-6 Tahun Viani Wulandari Pasambuna; Pupung Puspa Ardini; Laiya, Sri Wahyuningsi
Student Journal of Early Childhood Education Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Early Childhood Education Department, Faculty of Education, State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjece.v5i1.2169

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh media loose partterhadap minat bermain sains anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Montessori kecamatan dungingi kota gorontalo. Tujuan ini untuk mengetahui data pengaruh media loose part terhadap minat bermain sains anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Montessori. Metode penelitian yang digunaan kuantitatif eksperimen pre-eksperimen (on-group pretest-posttest design). Hasil penelitian dengan jumlah sampel 30 anak menunjukan adanya perbedaan besaran rata-rata hasil pretest dan posttest. Hal ini dapat dilihat pada data pretestmemperoleh nilai rata-rata 42 dan standar deviasi 2.637. sedangkan pada posttest memperoleh nilai rata-rata 41 dan standar deviasi 2.800. Hasil tersebut membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan. Pengujian hipotesis dengan uji t, pada bagian sig. (2-tailed) diperoleh dari t hitung 0,000 <0,05 maka hipotesis diterima. Dengan demikian, hipotesis penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh media loose partterhadap minat bermain sains anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Montessori Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo.
Deskripsi Ketangguhan Anak Usia 5-6 Tahun Fatmawati Ake; Sri Wahyuningsi Laiya; Sulastya Ningsih
Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inpaud.v2i3.309

Abstract

The problem in this research was to find out the importance of fostering resilience in children aged 5-6 years. This research aims to determine the resilience in children aged 5-6 years in TK State Menara Laut Kindergarten, North Leato Subdistrict, Dumbo Raya District, Gorontalo City. The research method used was qualitative descriptive. The subjects were how to identify resilience in children. The methods employed were observation, interviews, and documentation. Based on the observation results, efforts to develop resilience in children revealed that many struggled with concentration, participation in group activities, managing emotions when facing challenging tasks or situations, communicating with peers, and recovering from failures. Thus, it can be concluded that resilience not only means being immune to stress but also encompasses the ability to learn from difficult experiences, grow from the situation, and develop greater independence and emotional understanding.
Sosialisasi Peran Penting Sinergitas Antara Sekolah dan Keluarga dalam Pengembangan Sosial Emosional Anak di TK Desa Popodu Kecamatan Bolaang Uki Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Nunung Suryana Jamin; Icam Sutisna; Rapi Us. Djuko; Sri Wahyuningsi Laiya; Fitriah Suryani Jamin; Sulastya Ningsih; Risa Novila Satingi
Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): April: Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/bersama.v1i2.125

Abstract

This activity aims to socialize the importance of school and family synergy in children's social and emotional development. This activity uses a lecture method, namely by presenting socialization material followed by questions and answers between the presenter and participants. During childhood, children's emotional development is not yet stable, so it becomes a problem for children in socializing. For example, temper tantrums, anxiety, phobias, and aggression. In Kindergarten in Popodu village, Bolaang Uki district, these problems arise more often because the social environment is wider and more diverse than the family. To overcome these problems, school and family synergy is needed. The implementation of socialization begins with the presentation of the first resource person, then continues with the second resource person and ends with a question and answer session for participants and resource persons. This activity produces additional information for participants in the form of understanding and knowledge about the importance of collaboration between teachers and parents in developing children's social emotions. Forms of collaboration that can be carried out include: dialogue and meetings between teachers and parents, involving parents and teachers in efforts to support children's development both in the family and at school as well as reciprocal visits between teachers and parents at home and at school.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Sentra Terhadap Pembentukan Karakter Anak Rawanti, Sri; Juniarti, Yenti; Setyowati, Endah; Laiya, Sri Wahyuningsi; Djuko, Rapi Us
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 7 No 1 (2025): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v7i1.3578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh model pembelajaran berbasis sentra pada anak usia 5-6 tahun di Lembaga PAUD Kota Gorontalo. Permasalahan ini diteliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen desain modelNonequivalent Control Grup Design. Model pembelajaran sentra dilakukan dengan penyelenggaraan pembelajaran berfokus pada anak dalam lingkaran menggunakan empat jenis pijakan yaitu pijakan lingkungan main, pijakan sebelum main, pijakan selama main, dan pijakan setelah main. Eksperimen pembelajaran sentra dilaksanakan pada lima hari sekolah, serta satu jenis sentra setiap harinya. Terdapat lima sentra yang diterapkan yaitu balok, bahan alam, seni, persiapan, dan bermain peran. Model pembelajaran sentra dapat menstimulus anak dalam mengoptimalkan karakter mandiri pada anak. Dari perhitungan uji analisis dengan memilih uji independent sampel test diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,003 lebih kecil dari pada
Pengaruh Aplikasi Solitekids Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Usia 5-6 Tahun Dinda Antoni; Nurhayati Tine; Sri Wahyuningsi Laiya
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 7 No 2 (2025): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v7i2.4038

Abstract

Tujualn dalri penelitialn ini aldallalh untuk mengetalhui pengalruh alplikalsi solitekids terhaldalp kemalmpualn mengenall huruf paldal alnalk usial 5-6 talhun di TK sekalwaln desal pentaldio balralt kecalmaltaln telalgal biru kalbupalten gorontallo. Peneliti menggunalkaln penelitialn kualntitaltif dengaln metode eksperimen yalng digunalkaln aldallalh pre-eksperimentall design dengaln bentuk one Group pret-test & post-test design. Halsil penelitialn dengaln jumlalh salmpel 15 alnalk menunjukkaln aldalnyal perbedalaln besalraln raltal – raltal dalri halsil pre-test daln post-test sebesalr 28.93 meningkalt menjaldi 46.60. ALdalpun halsil uji hipotesis menunjukkaln hipotesis (Hi) diterimal dengaln uji regresi linier nilali signifikaln 0,000 daln <0,05. Hall ini membuktikaln balhwal aldal pengalruh signifikaln penggunalaln alplikalsi solitekids terhaldalp kemalmpualn mengenall huruf paldal alnalk usial 5-6 talhun di tk sekalwaln desal pentaldio balralt kecalmaltaln telalgal biru kalbupalten gorontallo.
Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Kemampuan Megenal Grafik pada Anak Usia 5-6 Tahun Samin Gedulan, Siti; Sutisna, Icam; Wahyuningsi Laiya, Sri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1457

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh model project based learning terhadap kemampuan mengenal grafik pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Tomilito Desa Dambalo Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model project based learning terhadap kemampuan mengenal grafik pada anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen (one group pre test – post test design). Berdasarkan hasil penelitian dengan jumlah sampel 20 orang, anak menunjukkan adanya peningkatan rata-rata- hasil pre-test memperoleh nilai rata-rata 14.45 artinya anak berada dalam kategori mulai berkembang. Sedangkan pada post-test memperoleh nilai rata-rata 33.65 artinya anak berada dalam kategori berkembang sesuai harapan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan. Berdasarkan hasil hasil uji t pada (α) = 0.05 di peroleh ttabel = 1.725, kemudian diperoleh nilai thitung = 31.946, jadi thitung ≥ ttabel, 31,946 ≥ 1.725 dengan kata lain thitung > ttabel maka H0 ditolak atau Ha diterima, dengan demikian hipotesis diterima artinya terdapat Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Mengenal Grafik Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara.
Pengaruh Aplikasi Alphabet War Room Maze Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Usia 4-5 Tahun Siribua, Ramlaila; Ardini, Pupung Puspa; Laiya, Sri Wahyuningsi
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4291

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest dan posttest di Taman Kanak-Kanak Mawar. Sampel penelitian terdiri dari 17 anak yang diberi perlakuan menggunakan aplikasi “Alphabet War Room Maze”. Data dikumpulkan menggunakan pre-test untuk mengukur kemampuan mengenal huruf sebelum diberi perlakuan dan posttest setelah diberi perlakuan. Analisis data menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan mengenal huruf anak-anak, dengan rata-rata skor pretest sebesar 18,71 dan skor posttest sebesar 35,35. Berdasarkan hasil uji-t, yang menunjukkan nilai T_hitung (17,03) > T_tabel (1,743) pada tingkat signifikansi 0,05 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, H_Oditolak dan H_I diterima. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi Alphabet War Room Maze memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mengenal huruf pada anak usia 4–5 tahun Kata Kunci: Alphabet War Room Maze, Anak Usia 4-5 Tahun, kemampuan Mengenal Huruf
Pengembangan Media Emoji Berbasis permainan dalam Interaksi Sosial Anak di Kelas Juniarti, Yenti; Laiya, Sri Wahyuningsi; Sutisna, Icam
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 4 No 2 (2019): December 2019, 8 ARTICLES, PAGES 73 - 163
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v4i2.3306

Abstract

This study aims to facilitate Kiddie Care for Gorontalo children in developing children's social interactions due to the low ability of children to interact both with their peers and the teacher in class. This study uses a research and development approach. While the development model used is the Research & Development (R&D) development model. The results of this study are the social interactions caused by children to their friends when looking for emojis, children feel that this game is emotionally draining because children can express according to the emojis displayed by their friends, then children feel happy when they look for emojis "jogging" children feel surprised and practice the "dancing" emoji behavior while singing. In addition to the social interaction that is generated but also formed a mindset that requires children to think and act quickly in picking up emojis that will be adjusted to the behavior displayed by the opposing group, not only that but the formation of teamwork when hunting emojis. The conclusion is that early childhood social interaction can develop optimally both to friends and teachers, in addition to that team collaboration is formed, thinking and acting quickly.AbstrakPenelitian ini bertujuan memfasilitasi anak Kiddie Care gorontalo dalam mengembangkan interaksi sosial anak dikarenakan rendahnya kemampuan anak dalam berinteraksi baik kepada temannya maupun kepada guru pada saat dikelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan. Sedangkan model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Research & Development (R&D). Hasil penelitian ini adalah adanya  interaksi sosial yang ditimbulkan oleh anak kepada temannya saat mencari emoji, anak merasa bahwa permainan ini menguras emosi karena anak bisa mengekspresikan sesuai emoji yang ditampilkan oleh temannya, kemudian anak merasa bahagia ketika mereka mencari emoji “joget” anak merasa heran dan mempraktekkan perilaku emoji “joget” itu sambil bernyanyi-nyanyi. Selain adanya interaksi sosial yang ditimbulkan tetapi juga terbentuk pola pikir yang mengharuskan anak untuk berpikir dan bertindak dengan cepat dalam mengambil emoji yang akan disesuaikan dengan perilaku yang ditampilkan oleh kelompok lawannya, tak hanya itu tetapi terbentuknya kerjasama tim pada saat memburu emoji. Simpulan bahwasanya interaksi sosial anak usia dini mampu berkembang dengan optimal baik kepada temannya 
Deskripsi Keterkaitan Peran Guru Dengan Perilaku Sosial Anak di TK Dewi Sartika Kec,Sipatana Kota Gorontalo Sulisti Virya Saman; Sri Wahyuningsi Laiya; Sri Rawanti
Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): Oktober: Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inpaud.v1i4.42

Abstract

This study aims to determine the correlation between the teacher's role and children's social behavior at TK Dewi Sartika Kindergarten, Sipatana District, Gorontalo City. The researcher employed a qualitative research method to explore this relationship. The subjects consisted of one teacher and 13 students from the same class. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion. The results describe that the correlation between the teacher's role and the social behavior of young children encompasses six aspects: 1) The teacher as an educator, for example, teaches children how to make friends, share, and collaborate through group games or class activities. 2) The teacher as a manager, for example, establishing clear classroom rules, such as taking turns speaking during discussions or respecting others' feelings. 3) The teacher, as a supervisor, guides children to resolve conflicts peacefully and teaches them how to negotiate or empathize with their peers' emotions. 4) The teacher is an innovator, for example, introducing role-play activities where children pretend to be in different professions or social situations, allowing them to practice social interactions fun and innovatively. 5) The teacher is a communicator, for example, helping children express their emotions healthily when they feel angry or sad and teaching them how to communicate with their peers. 6) The teacher is a motivator, for example, by praising and rewarding children who display positive social behavior, such as collaborating in teams, helping friends in need, or constructively resolving conflicts. This helps children feel more motivated to continue improving their social skills.
Pengaruh Bermain Flashcard Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah Anak Kelompok B di Raudhatul Athfal Almourky Binti Asmawati; Sri Wahyuningsi Laiya; Nunung Suryana Jamin
Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): Oktober: Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inpaud.v1i4.46

Abstract

This research aims to determine whether flashcard play affects the ability to recognize Hijaiyah letters in Group B children at Raudhatul Athfal Almourky, Telaga District, Gorontalo Regency. The research used a quantitative experimental method (one group pretest-posttest design). Based on a sample of 20 children, the results improved from the pre-test to the post-test scores. The pre-test data had an average score of 17.4 and a standard deviation of 4.805, while the post-test data showed an average score of 35.4 and a standard deviation of 4.357. These results demonstrate a significant effect before and after the intervention. Based on the statistical test output, the significance test showed a t-count of 6.81, greater than the t-table of 2.093. Therefore, it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted. Thus, the research hypothesis states that flashcard play has a significant effect on the ability to recognize Hijaiyah letters in Group B children at Raudhatul Athfal Almourky, Telaga District, Gorontalo Regency.