Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Rancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Produk Rehabilitasi Dengan Algoritma Genetika Steaven Leonardo Chandra; Theresia Sunarni; Kristoforus Jawa Bendi; Dominikus Budiarto
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 3 (2019): Jurnal TIARSIE 16.3 Edisi RITEKTRA IX
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.571 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i3.53

Abstract

Tata letak fasilitas produksi memiliki dampak yang sangat penting dan saling keterkaitan antara fasilitas yang satu dengan lainnya guna menunjang kelancaran dari proses produksi. Seringkali masalah terbesar dalam sistem produksi disebabkan oleh penanganan bahan yang tidak sistematis. Dalam penelitian ini, kami mencoba menerapkan algoritma genetika dalam mendapatkan rancangan tata letak fasilitas (mesin) secara optimal. Input dari penelitian ini diantaranya berupa nomor mesin, masing-masing dimensi mesin, urutan mesin di setiap bagian, volume produksi di masing-masing bagian, dan frekuensi aliran di setiap bagian. Output dari penelitian ini adalah tata letak mesin dengan total biaya aliran minimum. Penelitian ini memecahkan kasus pada fasilitas produksi produk rehab di PT Shima Prima Utama yang terdiri dari 16 mesin dan 29 komponen. Hasil penelitian pada kasus ini adalah didapatkan urutan penempatan mesin optimal yakni 13, 3, 9, 15, 6, 10, 2, 12, 8, 16, 7, 1, 11, 5, 14 dan 4 dengan total biaya aliran 197.434.
Pengenalan dan Pemanfaatan Teknologi Hibrid Membran Terintegrasi untuk Pengolahan Air Bersih R. Kristoforus Jawa Bendi; Fransiska Soejono; Ian Kurniawan; Theresia Sunarni; Yohanes Dicka Pratama
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i1.4340

Abstract

Clean water is one of the problems faced by the Santa Maria Orphanage. To solve this problem, a Community Service Team of the Musi Charitas Catholic University initiated to make a clean water treatment equipment and provide a training for using and maintaining it, and introduced the importance using of clean water for health. The equipment was made by adopting a hybrid membrane technology. It was gived to the manager of the Orphanage and given training to use and maintain it. While the activity evaluation of introducing the importance of clean water for health showed knowledge increasing of participants about 30%. Salah satu permasalahan yang ditemui di Panti Asuhan Santa Maria adalah ketersediaan air bersih. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa air yang digunakan oleh penghuni Panti Asuhan selama ini tidak memenuhi persyaratan air bersih. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Katolik Musi Charitas berinisiatif membuat alat pengolahan air bersih sekaligus meberikan pelatihan penggunaan dan perawatan alat tersebut, serta memberikan sosialisasi tentang pentingnya menggunakan air bersih bagi kesehatan. Alat pengolahan air bersih tersebut dibuat dengan mengadopsi teknologi membran hibrid. Pada saat pelaksanaan kegiatan, alat tersebut diserahkan kepada pengelola Panti Asuhan dan diberikan pelatihan untuk menggunakan dan merawat alat tersebut. Hasil evaluasi sosialisasi tentang pentingnya air bersih menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sosialisasi sebesar 30%.
PENGELOLAAN PANTI ASUHAN SANMA PASANG SURUT: METODE PENDAMPINGAN ANAK Agustinus Riyanto; Fransiska Soejono; Prisca Yeniyati; Theresia Sunarni; Suzzana Winda Artha Mustika; Stefanus Halim
Jurnal Abdimas Musi Charitas Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Abdimas Musi Charitas
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.119 KB) | DOI: 10.32524/jamc.v2i1.560

Abstract

The purpose of this community service activity is first, to provide additional knowledge and experience about the mentoring method that can be used for the Children of the Santa Maria Orphanage. The second objective is to provide additional knowledge, skills and insight into the values of goodness to the Children of the Orphanage St. Maria (SanMa). The activities were conducted in the workshop of the UKMC lecturers team for child counselors who were packed in the form of debriefing for the child's companion. Assistance for foster children is packaged in the form of games, the development of mindset through inspiring film / video, as well as facilitation skills for foster children under the age of 5 years through the activities of drawing and coloring together. The division of questionnaires is done at the end of the activity as feedback on activities that have been done. Positive responses of participants to the activities performed were seen from the interviews and filling questionnaires.
APLIKASI MODEL PERSEDIAAN PROBABILISTIK Q DENGAN PERTIMBANGAN LOST SALES PADA APOTEK X Steaven Leonardo Chandra; Theresia Sunarni
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i2.7313

Abstract

Pengendalian persediaan obat-obatan bertujuan agar apotek dapat memenuhi seluruh permintaan konsumen sehingga kemungkinan untuk terjadinya kasus lost sales dapat diminimalisir. Permintaan obat yang tidak dapat dipenuhi dapat menyebabkan ketidakpuasan konsumen dan akan berdampak pada nama baik apotek sebagai suatu perusahaan dagang. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki sistem pengendalian persediaan pada Apotek X, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kasus lost sales yang diakibatkan oleh permintaan obat yang fluktuatif dan tidak menentu. Penelitian ini menggunakan obat-obatan jenis paten sebagai objek penelitian. Pada penelitian ini, seluruh jenis obat-obatan paten dibagi ke dalam tiga kelompok dengan kelompok A menyerap biaya investasi sebesar 70,21%, kelompok B menyerap biaya investasi sebesar 19,98% dan kelompok C menyerap biaya investasi sebesar 9,81%. Pengelompokkan dengan metode klasifikasi ABC dilakukan agar petugas apotek dapat memprioritaskan dan mengawasi persediaan obat pada kelompok A secara lebih ketat karena kelompok obat ini menghabiskan biaya investasi paling tinggi. Hasil penelitian ini berupa perhitungan kuantitas pemesanan dan juga reorder point dengan model persediaan probabilistik Q Lost Sales yang digunakan sebagai masukan dalam menjalankan two bin system. Dengan menggunakan two bin system, maka terjadi peningkatan rata-rata persentase pemenuhan penjualan sebesar 23,78 persen dan menghemat biaya persediaan sebesar 31,79 persen.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN PERISHABLE PRODUCT DI BAKERY “X” DENGAN MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR KEDALUWARSA Theresia Sunarni; Heri Setiawan; Achmad Alfian; Sony Samuel
SAINTEK : Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri Vol. 6 No. 1 (2022): JISTIN Vol 6 No. 1
Publisher : Universitas Katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/saintek.v6i1.585

Abstract

Persediaan adalah sumber daya menganggur yang menunggu untuk diproses lebih lanjut. Persediaan bahan baku memiliki waktu penggunaan yang terbatas. Keterbatasan ini disebabkan pertimbangan kerusakan barang. Produk perishable adalah produk dengan beberapa ciri khusus yang membuat persediaannya berbeda dengan jenis produk lainnya. Untuk industri pengolahan makanan, waktu kadaluarsa merupakan masalah yang harus diperhatikan. Selain berdampak pada kesehatan, sifat kadaluarsa suatu produk juga mempengaruhi nilai jual suatu produk. Bakery “X” merupakan salah satu bakery tertua di kota Palembang. Bahan-bahan yang diolah seperti gandum, margarin, mentega, dan telur memiliki batasan waktu pemakaian. Model persediaan produk perishable adalah model yang mengacu pada model Economic Order Quantity (EOQ) dimana kondisi sistem memiliki permintaan yang konstan dan produk yang dapat rusak. Tujuan dari penggunaan model ini adalah untuk menentukan jumlah pemesanan produk yang optimal, kapan melakukan pemesanan, berapa jumlah produk kadaluarsa yang dapat dikembalikan untuk meminimalkan total biaya persediaan. Hasil perhitungan menghasilkan total penghematan biaya persediaan sebesar Rp9.502.349 atau 1,68% per tahun.
PERENCANAAN MODEL PENJADWALAN DAN POLA PENANAMAN DENGAN GOAL PROGRAMMING DI KEBUN ROOFTOP HYDROFARM Vincent; Theresia Sunarni
SAINTEK : Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri Vol. 6 No. 2 (2022): JISTIN Vol 6 No.2
Publisher : Universitas Katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/saintek.v6i2.520

Abstract

Rooftop Hydrofarm adalah sebuah kebun yang menghasilkan sayuran dengan metode hidroponik. Dalam studi lapangan didapatkan bahwa jadwal yang saat ini digunakan masih menyebabkan banyak pengangguran media tanam pada saat perubahan siklus penjadwalan yang menyebabkan penurunan kapasitas produksi yaitu meningkatnya waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan sayuran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merencanakan model yang dapat menghasilkan jadwal penanaman yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan durasi pembibitan, pembesaran, dan maintenance sementara meningkatkan kontinuitas dan kapasitas produksi. Perencanaan model ini akan dilakukan dengan menggunakan pendekatan goal programming. Pertama dilakukan formulasi model dengan didasarkan pada kebijakan pada kebun untuk mendapatkan persamaan yang akan menghasilkan jadwal penanaman yang sesuai, kemudian dilakukan skenariosasi untuk mendapatkan jumlah periode yang memenuhi kriteria dan sesuai kebutuhan untuk masing-masing jenis tanaman. Jadwal hasil yang didapatkan menunjukkan adanya penurunan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah siklus penjadwalan yaitu sebesar 4 hari untuk jenis tanaman 1 dan 2, dan penurunan sebesar 3 hari untuk jenis tanaman 3, sedangkan untuk jenis tanaman 4 terjadi penurunan sebesar 1 hari untuk menyelesaikan 3 siklus penanaman.
Jumlah Optimal Bahan Baku “Pempek DODO” Single Item Single Supplier dan Multi Item Single Supplier Zerlinda, Ivana; Agustinus, Agustinus; Dwi, Dwi; Alfonsus, Alfonsus; Sunarni, Theresia
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 1 (2020): Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v5i1.2975

Abstract

Persediaan bahan baku yang baik dapat membuat perusahaan tidak kekurangan bahan baku dan biaya yang dikeluarkan juga optimal. Adapun UKM Pempek DODO yang memiliki bahan baku yang lebih dari satu jenis. Selama ini pemesanan bahan baku selalu dilakukan setiap 2 kali sekali dalam satu minggu sehingga dalam satu tahun sekitar melakukan pemesanan selama 96 kali. Oleh karena itu ada baiknya pemesann bisa diminimumkan agar biaya dapat lebih dioptimalkan Salah satu metode yang dapat digunakan adalah EOQ (Economic Order Quantity). Karena ada bahan baku yang satu jenis dan memiliki satu supplier maka menggunakan metode EOQ single item single supplier. Sedangkan bahan baku yang memiliki kesamaan supplier menggunakan metode EOQ multi item single supplier. Dengan metode ini diharapkan dapat mengetahui jumlah pemesanan dan frekuensi optimal pada setiap bahan baku dengan asumsi tanggal kadarluarsa diabaikan. Maka hasil dengan metode EOQ total biayanya sebesar Rp 327.756.675,5 yang berarti menghemat biaya sebesar Rp 3.755.300.
PENTINGNYA P-IRT DAN IDENTIFIKASI KANDUNGAN AIR DI PANTI ASUHAN SANTA MARIA PASANG SURUT Soejono, Fransiska; Kurniawan, Ian; Sunarni, Theresia; Pratama, Yohanes Dicka; Bendi, R. Kristoforus Jawa; Pitoyo, Urbanus Dwi Adi; Efila, Maria Rosari; Wiguna, V.C. Gracia Putri
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.231 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i2.4839

Abstract

 Abstract. The Santa Maria Orphanage seeks to be financially independent by making a food business. The business has been running for two years. The problem is that the manager does not yet understand the importance of Home Industry Food (P-IRT) and the unavailability of clean water at the Santa Maria Orphanage. The main sources of water used in the Orphanage are two rainwater and well water. Well water is only used for bathing and washing purposes because it is thought to have high acid levels. The activities carried out were intended to motivate business owners both the Business Manager of Santa Maria Orphanage (SanMa Business) and their two partners to seek P-IRT certificates and identify the water content used at the Santa Maria Orphanage. Based on the results of the activity feedback it is known that there is an increased understanding of the PIRT. While the results of laboratory analysis show that there are several parameters that exceed the permissible levels, namely smell, taste, color, turbidity and some metal elements. Abstrak. Panti Asuhan Santa Maria berupaya untuk mandiri secara finansial dengan membuat usaha makanan. Usaha tersebut sudah berjalan dua tahun. Permasalahannya adalah bahwa pengelola belum memahami pentingnya Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) dan belum tersedianya air bersih di Panti Asuhan Santa Maria. Sumber utama air yang digunakan di Panti Asuhan ada dua yaitu air hujan dan air sumur. Air sumur hanya digunakan untuk keperluan mandi dan mencuci saja karena diduga memiliki kadar asam yang tinggi. Kegiatan yang dilakukan ditujukan untuk memotivasi para pemilik usaha baik Pengelola Usaha Panti Asuhan Santa Maria (Usaha SanMa) maupun dua mitra mereka untuk mengupayakan sertifikat P-IRT dan mengidentifikasi kandungan air yang digunakan di Panti Asuhan Santa Maria. Berdasarkan hasil umpan balik kegiatan diketahui ada peningkatan pemahaman mengenai PIRT. Sedangkan hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa terdapat beberapa parameter yang melebihi kadar yang diperbolehkan yaitu bau, rasa, warna, kekeruhan dan beberapa unsur logam.Kata Kunci : Panti Asuhan, P-IRT, Identifikasi Air, Air Bersih
PENGELOLAAN PANTI ASUHAN SANTA MARIA: LAPORAN KEUANGAN USAHA DAN DESAIN RUANG KREATIF Soejono, Fransiska; Mutika, Suzzana Winda Artha; Hermawan, Latius; Sunarni, Theresia; Anggraeni, Dhita Wahyu; Taslim, Jimmy; Romiya, Romiya; Oemar, Rexy
Jurnal Terapan Abdimas Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.509 KB) | DOI: 10.25273/jta.v4i1.3799

Abstract

Abstract. Saint Mary’s Orphanage Pasang Surut is located in the Banyuasin Region of South Sumatra. The problem encountered today is the recording of financial statements that are simple using books and there are rooms that have not been used optimally. There is a need to redesign the room to fulfill the creativity of orphanage children. There are no human resources in the Panti who have the competence to create creative space designs. The solution to this problem is to conduct training activities on financial report making and creation of creative designs to optimize the use of one of the in-room spaces. The activity aims to improve the knowledge and skills of the institution manager and produce creative space design. The results of the activity are an increased understanding of financial reports and the use of Microsoft Office Excel to create business financial statements. The results of other activities are creative space design that is in line with the expectations of the institution manager.Keyword : Orphanage, Financial Report, Creative Room Abstrak. Panti Asuhan St. Maria Pasang Surut terletak di Daerah Banyuasin Sumatera Selatan. Permasalahan yang ditemui saat ini adalah pencatatan laporan keuangan yang sederhana menggunakan buku dan ada ruangan yang belum digunakan secara optimal. Ada kebutuhan untuk mendesain ulang ruangan untuk pemenuhan kreativitas anak-anak panti. Belum ada sumber daya manusia di Panti yang memiliki kompetensi untuk membuat desain ruang kreatif. Solusi dari masalah tersebut adalah dilakukan kegiatan pelatihan mengenai pembuatan laporan keuangan dan pembuatan desain kreatif untuk mengoptimalkan penggunaan salah satu ruang dipanti. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dari pengelola panti dan menghasilkan desain ruang kreatif. Hasil kegiatan adanya peningkatan pemahaman tentang laporan keuangan dan pemanfaatan Microsoft Office Excel untuk membuat laporan keuangan usaha. Hasil kegiatan lainnya adalah desain ruang kreatif yang sesuai dengan harapan pengelola panti.Kata Kunci : Panti Asuhan, Laporan Keuangan, Ruang Kreatif
Penggunaan Media Sosial secara Bijak di Asrama Theresia Saelmaker Buay Madang Timur Soejono, Fransiska; Sunarni, Theresia; Riyanto, Agustinus; Herdiyatmoko, Hendrik Fery; Indriasari, Bernadine Ajeng; Herdiyanto, H.Y. Ary; Windriani, H.Y. Wayan
PUBLIKASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.188 KB) | DOI: 10.35957/padimas.v2i1.2866

Abstract

Tujuan kegiatan abdimas ini diadakan adalah untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak asrama Theresia Saelmaker agar dapat mempraktekkan penggunaan media sosial (medsos) secara bijak. Kegiatan dibuat dalam bentuk pemberian materi, diskusi dan permainan. Anak-anak asrama yang terlibatdalam kegiatan ini adalah 30 anak yang sedang menempuh penedidikan SD (3% anak di kelas 1 SD) dan SMP (97% anak duduk di bangku SMP). Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh dua orang pengelola asrama. Pre and Post test dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada peserta kegiatan untuk mengetahuiperubahan cara berpikir dan pemahaman mereka mengenai penggunaan medsos secara bijak. Tingkat respon atas kuisioner adalah sebesar 96%. Ada satu anak yang tidak merespon poin pernyataan di kuisioner secara penuh kendati pada saat pengisian sudah dituntun oleh salah satu anggota tim pelaksana kegiatan. Hasil pengukuran pemahaman dan praktek medsos anak asrama adalah terkait perilaku medsos, mereka semua memiliki sikap bahasa, pola pikir menjadi sedikit tidak biasa sejak mengenal media sosial. Semua peserta kegiatan menyadari bahwa medsos mempermudah komunikasi dan sebagian besar memahami dampak positif dan negatif dari medsos. Semua peserta menyadari untuk memikirkan kembali mengenai perilaku negatif sebagai dampak dari medsos yang perlu mereka perbaiki. 97% peserta setuju bahwa materi kegiatan menarik, mudah dipahami dan bermanfaat. Semua peserta menyatakan bahwa mereka memiliki niat untuk mengubah perilaku bermedsos dan kegiatan ini membuka pikiran mereka akan dampak positif dan negatif dari penggunaan medsos.