Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

EFEK LEAFLET, SMS REMINDER TERHADAP KONSUMSI TTD DAN PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA KEHAMILAN Sudarmi Sudarmi; I Gusti Ayu Putu Sri Wahyuni; Lina Sundayani; Ni Putu Dian Ayu Angraeni
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 3: Oktober 2022
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.68 KB) | DOI: 10.33578/mbi.v17i3.167

Abstract

Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia masih tinggi. Penyebab tertinggi anemia adalah defisiensi zat bes. Kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet tambah darah menjadi kunci utama mencegah anemia sehingga diperlukan media informasi yang mempengaruhi kepatuhan, seperti penggunaan leaflet dan SMS reminder. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah dan peningkatan kadar hemoglobin (HB) kehamilan trimester III. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan randomize pretest-postest group design. Membandingkan antara kelompok ibu hamil Trimester III diberikan intervensi pendidikan kesehatan dengan leaflet sebagai control, dan ibu hamil trimester III diberikan intervensi leaflet dan SMS reminder sebagai kelompok intervensi. Kedua kelompok diberikan tablet tambah darah sejumlah 30 tablet, dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobin (pre-tes), dilakukan pemantauan kepatuhan meminum tablet tambah darah selama 1 bulan dan dilakukan pemeriksaan kadar hemoglobin ( post-test). Melakukan analisis deskriptif, analisis Bivariate dengan analisis parametric yaitu uji paired t – test dan uji analisis non parametric, uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan peningkatan kadar hemoglobin (HB),terdapat pengaruh signifikan tingkat kepatuhan mengkonsumsi tamblet tambah darah pada ibu hamil trimester III. Diharapkan bagi bidan pada saat melakukan antenatal care menggunakan metode ini untuk monitoring dan meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet tambah darah agar anemia tidak terjadi pada ibu hamil
Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Lina Sundayani; Erien Luthfia; Hadi Kusuma Atmaja; Dewi Asnah
Bima Nursing Journal Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1556

Abstract

Rendahnya penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang, menurut data dari profil BKKBN Kabupaten Bima yaitu peserta KB aktif 45,787 orang atau 85,5%. Jenis Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) IUD 2,286 orang (4,99%), MOW 637 orang (1,39%), MOP 20 orang 0,1%, dan IMPLAN 9,578 orang (20,92%). Sedangkan di wilayah kerja BLUD Puskesmas Palibelo Peserta KB Aktif MKJP yaitu: IUD (1,05%), MOW (0,31%), MOP tidak ada (0,0%), IMPLAN (19,65%). Rendahnya penggunaan MKJP di Kecamatan Palibelo salah satunya disebabkan oleh pengaruh budaya, oleh sebab itu pada penelitian ini penulis memberikan konseling kepada Wanita Usia Subur (WUS) dengan melalui pendekatan budaya yaitu Mbolo Weki (Musyawarah Mufakat) di Puskesmas Palibelo. Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita PUS tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo Kabupaten Bima tahun 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre- Eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) yang ada di Puskesmas Palibelo, dan sampel berjumlah 86 responden dengan kriteria Analisis data menggunakan statistic non parametrik yaitu Uji Wilcoxon, untuk skala ukur nominal dan ordinal berpasangan pre dan post test. Hasil dari 86 responden ditemukan jumlah terbanyak pada kategori usia 20-35 tahun yaitu 73 responden (84,88%), tingkat pendidikan dominan pada pendidikan menengah (SMA dan sederajat) yaitu sebanyak 59 responden (68,60%), sebanyak 70 responden (81,40%) tidak bekerja, dan 63 responden (73,26%) dengan karakteristik paritas Multigravida. Selanjutnya data responden di analisis pengaruh dengan Uji Statistik dan diketahui nilai p value adalah 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh dari konseling (mbolo weki). Terdapat pengaruh konseling (Mbolo Weki) terhadap pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo tahun 2023.
PELATIHAN KADER KESEHATAN TENTANG TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN Suwanti, Suwanti; Marliana, Yunita; Sundayani, Lina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 5, No 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i1.1134

Abstract

Deteksi dini oleh nakes dan komunitas mengenai faktor risiko dan kesulitan, serta penanganan yang tepat seawal mungkin, menjadi kunci kesuksesan untuk menurunkan AKI dan AKB. Masalah selama masa kehamilan bisa dilacak terlebih dahulu, sehingga dibutuhkankan kecakapan anggota kerabat untuk mengidentifikasi tanda bahaya kehamilan, persalinan dan nifas. Ditemukannya masalah saat kehamilan dapat ditangani dengan upaya pengendalian awal untuk menangkal insidensi berbagai penyulit kehamilan sampai masa nifas. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ialah mengoptimalkan skill kader posyandu untuk mendeteksi tanda-tanda bahaya kehamilan. Sasaran pengabdian kepada masyarakat adalah 30 orang kader posyandu di kelurahan Dasan Cermen. Pelatihan kader kesehatan menggunakan metode ceramah dan dievaluasi dengan sistem evaluasi pre tes dan posttes serta penilaian keterampilan dievaluasi dengan praktik pengisian kartu deteksi tanda bahaya kehamilan. Setelah pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat diperoleh hasil mayoritas pengetahuan kader tentang tanda bahaya kehamilan sebelum edukasi adalah cukup sebesar 21 orang (70,0%) dan setelah edukasi pengetahuan kader menjadi baik sebesar 17 orang (56,7%) dan cukup sebesar 13 orang (43,3%), mean pengetahuan setelah eduksi naik sebesar 10 point. Sebanyak 30 kader (100%) mampu melakukan pengisian kartu deteksi dini tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil.
Pengaruh Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Kecemasan Ibu Menghadapi Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Kuripan Sopiatun, Rita; Husna, Eva Niamatul; Marliana, Yunita; Sundayani , Lina
Empiricism Journal Vol. 4 No. 1: June 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v4i1.1285

Abstract

Resiko tinggi dapat mengalami berbagai permasalahan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Kelas ibu hamil resiko tinggi merupakan salah satu program untuk meningkatkan pengetahuan dan menurunkan kecemasan pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan kelas ibu hamil resiko tinggi terhadap tingkat pengetahuan dan kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini menggunakan jenis rancangan penelitian pre-eksperiment dengan one group pretest-posttest. Penelitian ini melibatkan 33 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Uji statistik yang digunakan untuk pengetahuan dan kecemasan adalah uji Wilcoxon. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik dari masing–msing variabel sementara analisis bivariat digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara dua variabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan sebelum penyuluhan dengan kategori kurang sebanyak 15 orang (45,5%) dan setelah penyuluhan dengan kategori baik sebanyak 18 orang (54,5%). Sedangkan tingkat kecemasan sebelum penyuluhan dengan kategori tinggi sebanyak 18 orang (54,5%) dan setelah penyuluhan dengan kategori rendah sebanyak 22 orang (66,7%). Setelah dilakukan uji statistik menggunakan wilcoxon nilai signifikan p sebesar 0,000<0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kelas ibu hamil resiko tinggi terhadap tingkat pengetahuan dan kecemasan ibu menghadapi persalinan. The Effect of Class Implementation on Level of Knowledge and Anxiety of Pregnant Women Towards Labor in The Working Area of The Kuripan Health Center Abstract High-risk pregnant women can experience various problems that are influenced by various factors. The class for high-risk pregnant women is a program to increase knowledge and reduce anxiety in pregnant women. This study aims to determine the effect of implementing classes for high-risk pregnant women on the level of knowledge and anxiety of mothers in facing childbirth. This study used a pre-experimental research design with one group pretest-posttest. This study involved 33 pregnant women who met the inclusion criteria. The statistical test used for knowledge and anxiety is the Wilcoxon test. Univariate analysis is used to describe the characteristics of each variable while bivariate analysis is used to identify the relationship between the two variables. Results: The results showed that the level of knowledge before counseling was in the less category as many as 15 people (45.5%) and after counseling with good categories as many as 18 people (54.5%). While the level of anxiety before counseling in the high category was 18 people (54.5%) and after counseling in the low category were 22 people (66.7%). After statistical tests were carried out using Wilcoxon, the significant value of p was 0.000 <0.05. It can be concluded that there is an influence of the class of high-risk pregnant women on the level of knowledge and anxiety of mothers facing childbirth.
Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Keputihan pada Wanita Usia Subur Pekerja Batu Apung Kurnia Wardani; Irmayani Irmayani; Lina Sundayani
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 1 No. 1 (2022): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v1i1.6

Abstract

Menurut Word Health Organiation (WHO) masalah kesehatan reproduksi perempuan yang buruk mencapai 33 % dari total beban penyakit yang diderita para perempuan di dunia salah satunya adalah keputihan. (Mawaddah, 2019). Di Indonesia didapatkan data 75% wanita pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam seumur hidup dan 45% sisanya bisa mengalami keputihan sebanyak dua kali atau lebih seumur hidup. (Wulaningtyas & Widyawati, 2018). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Observasional Analitik dengan metode pendekatannya Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah WUS sebanyak 930 orang dengan sampel 68 orang di Kelurahan Ijobalit. Analisa data menggunakan  uji Chi Square. Hasil Penelitian didapatkan jumlah karakteristik responden terbanyak pada umur 20-35 tahun sebanyak 31 responden (45,6%), pendidikan dasar (SD, SMP) 39 responden (57,4%), haid tidak teratur 39 responden (57,4 %), sudah menikah 41 responden (61,2%), keputihan fisiologis 39 responden (58,2%), pengetahuan cukup 39 responden (57,4%), perilaku baik 36 responden (52,9%), lelah 37 responden (54,4%), ketegangan psikis sedang 53 responden (77,9%) Kesimpulan berdasarkan hasil analisis uji chi square faktor yang mempengaruhi kejadian keputihan pada WUS pekerja batu apung yaitu umur, pendidikan, siklus haid, status pernikahan, pengetahuan, perilaku, sedangkan  kelelahan kerja, ketegangan psikis, tidak mempengaruhi kejadian keputihan.
The Pengaruh Metode Index Card Match dan Simulasi Terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Tentang Balut Bidai dalam Pertolongan Pertama Kecelakaan pada Anggota PMR MTsN 1 Lombok Tengah Fira Niz'ah, Zahwa; Kusuma Atmaja, Hadi; Luthfia, Erien; Arip, Moh; Sundayani, Lina; Abdul Haris
Journal of Excellent Nursing Students (JENIUS) Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Excellent Nursing Students (JENIUS)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jenius.v3i1.52

Abstract

Pertolongan pertama balut bidai dibutuhkan untuk mencegah cedera pada sistem muskuloskeletal. Pertolongan balut bidai dapat dilakukan oleh semua orang awam yang terlatih salah satunya adalah Palang Merah Remaja. Metode Index Card Match dan simulasi merupakan metode yang sangat cocok untuk memotivasi siswa agar lebih aktif berpartisipasi dalam pembelajaran tentang balut bidai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Index Card Match dan simulasi terhadap pengetahuan dan keterampilan tentang Balut Bidai dalam Pertolongan Pertama Kecelakaan pada Anggota PMR MTsN 1 Lombok Tengah. Desain penelitian ini adalah pra ekperimental with one group pre-test post-test. Sampel penelitian ini PMR sebanyak 42 orang dengan menggunakan total sampling. Instrumen penelitian kuesioner dan checklist. Teknik analisis univariat dan bivariat dengan Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil analisis pengetahuan responden sebelum dan sesudah perlakuan menunjukkan ada pengaruh metode Index Card Match terhadap pengetahuan tentang balut bidai dalam pertolongan pertama kecelakaan dengan ρ value= 0.000, adapun keterampilan responden sebelum dan sesudah perlakuan menunjukkan ada pengaruh simulasi terhadap keterampilan tentang balut bidai dalam pertolongan pertama kecelakaan dengan pvalue= 0.000. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pengaruh metode Index Card Match dan simulasi terhadap pengetahuan dan keterampilan tentang balut bidai dalam pertolongan pertama kecelakaan pada anggota PMR MTsN1 Lombok Tengah.
The Role of Telemedicine in Emergency Medical Services in Remote Areas of West Nusa Tenggara: An Evaluative Study Atmaja, Hadi Kusuma; Luthfia, Erien; Haryati, Ani; Hasbi, Muhammad; Andrayani, Lale Wisnu; Sundayani, Lina
Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Vol. 6 No. 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkt.v6i2.578

Abstract

In many countries, including Indonesia, access to emergency medical services remains a significant challenge, especially in remote areas. Telemedicine technology is expected to be an effective solution for improving accessibility and the quality of emergency services. this research aims to provide a comprehensive overview of the implementation of telemedicine in emergency medical services in remote areas at Lombok Island, West Nusa Tenggara. The research procedure is structured into several main stages, including planning, data collection, data analysis, and reporting. Data is collected through participatory observation, in-depth interviews with stakeholders such as healthcare workers and the local community, as well as document analysis related to the implementation of telemedicine. The results showed that telemedicine significantly improves accessibility, allowing residents to obtain medical consultations without having to travel long distances, thereby reducing the time and cost of receiving timely services. Furthermore, telemedicine enhances response time and coordination between field medical teams and health service centers, enabling more accurate diagnoses and effective management of emergencies. However, this research also reveals several challenges in the implementation of telemedicine, including limited technological infrastructure and a lack of trained personnel in using telemedicine technology. To optimize the implementation of telemedicine, efforts are needed to strengthen technological infrastructure and enhance the capacity of medical personnel in remote areas. Thie study  research recommend several inputs for the development of policies and practices to enhance the effectiveness and inclusiveness of emergency medical services through telemedicine.
Perbedaan Penyebab Infeksi Parasit Usus Manusia Pada Vektor Lalat Rumah (Musca Domestica) Dan Lalat Hijau (Chrysomya Megacephala) Di Pasar Kota Mataram Akhirah, Masratul; Kristinawati, Erna; Sundayani, Lina; Fihirudin, Fihirudin
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 4, No 1 (2017): JURNAL ANALIS MEDIKA BIOSAINS (JAMBS)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jambs.v4i1.129

Abstract

Sanitasi dan lingkungan fisik yang buruk merupakan faktor utama timbulnya berbagai jenis penyakit, terutama penyakit yang disebabkan oleh parasit usus seperti kecacingan, diare dan disentri. Penyakit-penyakit tersebut dapat ditularkan melalui lalat sebagai vektor mekanis pembawa penyakit seperti lalat rumah (Musca domestica) dan lalat hijau (Chrysomya megacephala). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab infeksi jenis parasit usus yang terdapat pada vektor lalat rumah (Musca domestica) dan lalat hijau (Chrysomya megacephala) di Pasar Kota Mataram. Penelitian yang bersifat observasional deskriptif atau exploratory study dengan sampel lalat rumah Musca domestica) dan lalat hijau (Chrysomya megacephala) masing-masing sebanyak 16 ekor lalat yang diambil dari 4 pasar di Kota Mataram, yaitu pasar Mandalika, pasar Cakranegara, pasar Pagesangan dan pasar Kebon Roek. Sehingga jumlah sampel yang diperiksa sebanyak 8 sampel yang terdiri dari 4 sampel lalat rumah (Musca domestica) dan 4 sampel lalat hijau (Chrysomya megacephala) dimana setiap sampel berisi 16 ekor lalat. Hasil penelitian secara mikroskopis diperoleh persentase sampel positif parasit pada lalat rumah (Musca domestica) sebesar 25% dan lalat hijau (Chrysomya megacephala) sebesar 75% dengan ditemukannya kista dari golongan protozoa usus yakni Balantidium coli dan tidak ditemukan dari golongan nematoda usus. Sehingga tidak terdapat perbedaan penyebab infeksi parasit usus manusia yang terdapat pada vektor lalat rumah (Musca domestica) dan lalat hijau (Chrysomya megacephala)
UJI SENSITIVITAS DAN SPESIFITAS UJI PENYARING KANDIDIASIS VAGINA MENGGUNAKAN SEDIMEN DENGAN PENGECATAN GRAM Sundayani, Lina; Agrijanti, Agrijanti
Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS) Vol 2, No 1 (2015): JURNAL ANALIS MEDIKA BIOSAINS (JAMBS)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jambs.v2i1.29

Abstract

Pewarnaan Gram adalah metode berharga dalam diagnosis yang akurat cepat gejala vulvovaginal dan bahkan terkadang lebih unggul dari kultur  karena menunjukkan bentuk invasif dari ragi1. Tujuan penelitian untuk mengetahui Sensitivitas dan Spesivitas Uji penyaring Kandidiasis Vagina dengan Menggunakan Sedimen dengan Pengecatan Gram. Penelitian uji sensitivitas dan spesivitas sediaan Gram menggunakan 25 sampel sedimen urin wanita penderita Diabetes Mellitus sebagai Uji Penyaring  kandidiasis vagina Hasil pemeriksaan sedimen urin dibuat sediaan ditambah KOH 20%  negatif sel ragi 16, Positif sel ragi.9Hasil pemeriksaan sedimen urin dibuat sediaan Gram 18 negatif sel ragi dan 7 positif sel ragi.  Hasil kultur sebagai Gold Standar di media Sabaouroud Glukosa Agar dan Corn Meal Agar diperoleh hasil 18 negatif dan 7 Positif sedimen urine yang tumbuh Candida albicans Hasil perhitungan ditemukan Sensitivitas dan Spesifitas pemeriksaan kandidiasis Vagina dengan menggunakan sedimen urin yang ditambah KOH 10% ialah sebagai berikut Sensitivitas 63,63% Spesifisitas 85,71%. Dari hasil Perhitungan maka ditemukan sensitivitas dan spesifitas metode pemeriksaan dengan menggunakan sedimen yang dibuat sediaan gram     Sensitivitas 87,50% Spesifisitas 93,75%. Hasil Sensitivitas dan Spesivitas pemeriksaan dengan menggunakan sedimen yang dibuat sediaan gram lebih tinggi daripada pemeriksaan Kandidiasis Vagina dengan menggunakan sedimen urin yang ditambah KOH 10%Kata Kunci :
Pengaruh MEDVIK (Media Edukasi Serviks) Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan Metode IVA Durratun Juita; Nur Cory'ah, Fitra Arsy; Intan Gumilang Pratiwi; Sundayani, Lina
Indonesian Health Issue Vol. 4 No. 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/inhis.v4i2.123

Abstract

Background: Cancer is one of the non-communicable diseases that has become a public health problem worldwide including in Indonesia. Based on GLOBOCAN 2018 data in the world there are 18.1 million new cases of cancer. In Indonesia, cervical cancer cases are very high. The number of new cases of cancer found in 2020 was 396,914 cases, as many as 9.2% (36,633) were cases of cervical cancer Preventive and promotive actions can be taken to improve health status through promotion and health education on early detection of cervical cancer using media, one of which is MEDVIK (Cervical Education Media). Purpose: To determine the effect of health counseling with MEDVIK on increasing the knowledge of women of childbearing age in efforts to early detect cervical cancer with the Iva method. Methods: This research is a quantitative research with Quasi Experiment method with pretest-posttest design. Sampling with purposive sampling technique as many as 108 respondents. Data analysis using the Mann Whitney test. Results: The mean knowledge value before intervention was 40.46, after intervention 82.69. The mean knowledge value before treatment in the control group was 36.30 and after treatment 63.06. The Mann Whitney analysis test with a P-Value of 0.000 < 0.05 shows a significant difference in the two groups. Conclusion: The use of MEDVIK has an effect compared to leaflets in increasing the knowledge of women of childbearing age about early detection of cervical cancer using the IVA method.