Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PELATIHAN KADER KESEHATAN TENTANG TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN Suwanti, Suwanti; Marliana, Yunita; Sundayani, Lina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 5 No. 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i1.1134

Abstract

Deteksi dini oleh nakes dan komunitas mengenai faktor risiko dan kesulitan, serta penanganan yang tepat seawal mungkin, menjadi kunci kesuksesan untuk menurunkan AKI dan AKB. Masalah selama masa kehamilan bisa dilacak terlebih dahulu, sehingga dibutuhkankan kecakapan anggota kerabat untuk mengidentifikasi tanda bahaya kehamilan, persalinan dan nifas. Ditemukannya masalah saat kehamilan dapat ditangani dengan upaya pengendalian awal untuk menangkal insidensi berbagai penyulit kehamilan sampai masa nifas. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ialah mengoptimalkan skill kader posyandu untuk mendeteksi tanda-tanda bahaya kehamilan. Sasaran pengabdian kepada masyarakat adalah 30 orang kader posyandu di kelurahan Dasan Cermen. Pelatihan kader kesehatan menggunakan metode ceramah dan dievaluasi dengan sistem evaluasi pre tes dan posttes serta penilaian keterampilan dievaluasi dengan praktik pengisian kartu deteksi tanda bahaya kehamilan. Setelah pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat diperoleh hasil mayoritas pengetahuan kader tentang tanda bahaya kehamilan sebelum edukasi adalah cukup sebesar 21 orang (70,0%) dan setelah edukasi pengetahuan kader menjadi baik sebesar 17 orang (56,7%) dan cukup sebesar 13 orang (43,3%), mean pengetahuan setelah eduksi naik sebesar 10 point. Sebanyak 30 kader (100%) mampu melakukan pengisian kartu deteksi dini tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil.
Perbedaan Nilai LED (Laju Endap Darah) Menggunakan Larutan Natrium Sitrat 3,8% Dengan Dextrosa 5% Hasanah, Nurul Hikmatil; Sukmana, Dhika Juliana; Sundayani, Lina; Diarti, Maruni Wiwin
JSN : Jurnal Sains Natural Vol. 1 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.763 KB) | DOI: 10.35746/jsn.v1i1.288

Abstract

Pemeriksaan LED (Laju Endap Darah) adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat kecepatan darah dalam membentuk endapan yang diukur selama 1 jam yang di dalam pemeriksaannya diperlukan larutan pengencer. Larutan pengencer yang biasanya digunakan adalah larutan Natrium sitrat3,8%, namun di lapangan sering juga digunakan larutan Dextrosa 5%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan nilai LED menggunakan larutan Natrium sitrat 3,8% dengan Dextrosa 5%. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Patologi Klinik Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian Observasional analitik. Sampel yang digunakan adalah darah responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Darah diambil sebanyak 3 ml kemudian dilakukan pemeriksaan nilai LED menggunakan Natrium sitrat 3,8% dan Dextrosa 5%. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan uji statistik Mann-Whitney. Hasil uji statistik dengan Mann-Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai LED menggunakan Natrium sitrat 3,8% dengan Dextrosa 5%, dimana didapatkan nilai P 0,219 > ? 0,05. Larutan Dextrosa 5% dapat digunakan sebagai alternatif lain larutan pengencer dalam pemeriksaan nilai LED.
Independent Anemia Care Monitoring Card Improves Iron Tablets Compliance and Hemoglobin Rumintang, Baiq Iin; Halimatusyaadiah, St; Sundayani, Lina; Sulistianingsih, Apri
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.26 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.892

Abstract

Anemia is still a problem for pregnant women. One of the efforts for its management is compliance with the consumption of blood-added tablets (TTD). The self-monitoring card for anemia care is an easy intervention to help mothers improve adherence to iron tablets consumption. This study aims to determine the comparison of the effectiveness of the use of the Mandiri Monitoring Card “Caring for Anemia on the adherence of pregnant women to take TTD (Mixed-Method Study in Mataram City and Pringsewu Regency). This study uses a mixed-method design with a sequential model approach using quantitative methods (quasi-experimental studies) followed by qualitative (structured interviews). Research subjects in the quantitative method consisted of 30 people each in the intervention group (Mataram City and Pringsewu Regency) and 30 each in the control group (Mataram City and Pringsewu Regency). Qualitative research of five people each for Mataram City and Pringsewu Regency. Data analysis used unpaired T-test as well as transcription and categorization analysis. The results were obtained. The results of the test at the end of the study showed that there was a significant difference between the intervention group and the control group on the adherence to TTD consumption in Mataram City and Pringsewu Regency (P less than 0.05). There was no significant difference in hemoglobin levels of pregnant women in the intervention group compared to the control group in both Mataram City and Pringsewu Regency (P-Value more than 0.05). In the control group, the increase in hemoglobin levels was more positive in two places. In contrast to the intervention group in Mataram City which showed almost no increase in hemoglobin levels in pregnant women (-0.007±1.08), compared to the intervention group in Pringsewu District (0.37±0.72)). This study shows that the monitoring card prevents pregnant women from experiencing hemodilution at the peak of pregnancy so that their hemoglobin does not decrease.Anemia masih menjadi masalah bagi ibu hamil. Salah satu upaya untuk penatalaksanaanya adalah dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD). Kartu pantau mandiri peduli anemia sebuah intervensi yang mudah untuk membantu ibu meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Efektifitas Penggunaan Kartu Pantau Mandiri “Peduli Anemia terhadap kepatuhan ibu hamil minum TTD (Studi Mixed Method di Kota Mataram dan Kabupaten Pringsewu). Penelitian ini menggunakan desain mixed method dengan pendekatan model sequential dengan menggunakan metode quantitative (quasi experimental studies) dilanjutkan qualitative (wawancara terstruktur). Subjek penelitian pada metode kuantitatif terdiri dari masing-masing 30 orang kelompok intervensi (Kota Mataram dan Kabupaten Pringsewu) dan masing masing 30 orang kelompok control (kota mataram dan Kabupaten Pringsewu). Penelitian Kualitatif masing-masing lima orang untuk Kota Mataram dan Kabupaten Pringsewu. Analsis data menggunakan uji T tidak berpasangan serta analisis transkripsi dan kategorisasi. Hasil penelitian didapatkan. Hasil uji pada akhir penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan bermakna kelompok intervensi dan kelompok control pada kepatuhan konsumsi TTD pada Kota Mataram dan Kabupaten Pringsewu (P less than 0,05). Tidak ada perbedaan bermakna kadar hemoglobin ibu hamil pada kelompok intervensi dibanding kelompok control baik di Kota Mataram Maupun Kabupaten Pringsewu (P Value more than 0,05). Pada kelompok control peningkatan kadar hemoglobin lebih kea rah positif di dua tempat. Berbeda dengan kelompok intervensi di Kota Mataram yang menunjukkan hamper tidak ada peningkatan kadar hemoglobin pada Ibu Hamil (-0,007±1,08) , dibandingkan .kelompok intervensi Kabupaten Pringsewu (0,37±0,72)). Pada studi ini menunjukkan bahwa kartu pantau membuat ibu hamil tidak mengalami hemodilusi di puncak kehamilan sehingga hemoglobin tidak menurun.
Efektivitas Efektivitas ANISA(Animasi Sadari) Dalam Layanan Home Care Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Pada Wanita Pus Tentang SADARI Di Dusun Bangket Punik Desa Golong Wilayah Kerja Puskesmas Sedau: Efektivitas ANISA(Animasi Sadari) Dalam Layanan Home Care Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Pada Wanita Pus Tentang SADARI Di Dusun Bangket Punik Desa Golong Wilayah Kerja Puskesmas Sedau Riana Fitria Dewi, Luh Putu Jessica; Sundayani, Lina; Hanafi, Fachrudi; Rofita, Desi
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 2 No. 2 (2023): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v2i2.17

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Data WHO (2020) menunjukkan, ada 2,3 juta wanita terkena kanker payudara dan ada 685 ribu kematian akibatnya. Data Globocan (2020), kasus kanker payudara di Indonesia sebanyak 65.858 (30,8%) kasus. Data Profil Kesehatan Provinsi NTB (2021), prevalensi Kanker di NTB sebanyak 0,85%. Melihat peningkatan kasus maka perlu penanggulangan nasional dengan deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Sayangnya kesadaran wanita masih rendah terhadap SADARI. Berdasarkan survey pendahuluan, diperoleh data, 10 wanita PUS belum memperoleh informasi/penyuluhan tentang SADARI. Anisa merupakan video edukasi berbasis animasi yang memuat SADARI dengan memanfaatkan budaya kearifan lokal di NTB bahasa daerah sasak. Pendidikan kesehatan diberikan melalui pelayanan home care. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas anisa dalam layanan home care terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada wanita PUS tentang SADARI Metode : Jenis desain eksperimen semu, dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini, seluruh wanita subur usia 15-49 tahun di Dusun Bangket Punik sebanyak 279 orang dan sampel sebanyak 34 orang. Analisis data Uji Independent t-test. Hasil : Hasil rerata pengetahuan sebelum diberikan intervensi menggunakan Anisa sebesar 72,8959 dan sesudahnya menjadi 91,8288. Hasil rerata keterampilan sebelum diberikan intervensi menggunakan Anisa sebesar 26,7041 dan sesudahnya menjadi 93,8706. Dengan uji Independent t-test, nilai p value pengetahuan 0,000<0,05 dan nilai p value keterampilan 0,000<0,05. Terdapat Efektivitas/Pengaruh penggunaan Anisa terhadap pengetahuan dan keterampilan wanita PUS tentang SADARI. Kata Kunci: Anisa, Home Care, Pengetahuan, Keterampilan, SADARI Abstract Latar Belakang : Data WHO (2020) menunjukkan, terdapat 2,3 juta wanita penderita kanker payudara dan 685 ribu kematian sebagai akibatnya. Data Globocan (2020), kasus kanker payudara di Indonesia sebesar 65.858 (30,8%). Data profil kesehatan daerah NTB (2021), prevalensi kanker di NTB sebesar 0,85%. Melihat peningkatan kasus tersebut, maka perlu dilakukan penanggulangan secara nasional dengan deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Sayangnya, kesadaran seorang wanita masih kalah dengan kesadarannya sendiri. Berdasarkan data survei pendahuluan yang diperoleh, 10 pasangan wanita usia reproduksi belum mendapatkan informasi atau penyuluhan tentang SADARI. Anisa adalah video edukasi berbasis animasi yang realistis dengan memanfaatkan budaya lokal di NTB dalam bahasa daerah Sasak. Pendidikan kesehatan datang melalui layanan perawatan di rumah. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas anisa dalam pelayanan home care berdasarkan pengetahuan dan keterampilan pasangan usia reproduksi wanita tentang SADARI. Metode: Semacam desain eksperimental adalah desain kelompok kontrol yang tidak setara. Populasi penelitian ini, seluruh wanita subur 15-49 tahun di Punisia Bangket, sebanyak 279 orang dan 34 sampel. Analisis data menggunakan uji-t independen. Hasil: Hasil rata-rata pengetahuan sebelum diberikan intervensi menggunakan Anisa adalah 72,8959, dan setelah itu menjadi 91,8288. Hasil rata-rata keterampilan sebelum diberikan intervensi menggunakan Anisa adalah 26,7041, dan setelah itu adalah 93,8706. Uji-t, dengan uji-t independen, nilai p pengetahuan adalah 0,000 < 0,05 dan nilai p keterampilan adalah 0,000 < 0,05. Terdapat efektivitas penggunaan anisa dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan wanita dari pasangan usia reproduksi wanita tentang SADARI. Kata kunci:Home Care, Pengetahuan, Keterampilan, Pemeriksaan Payudara Sendiri
Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Sundayani, Lina; Luthfia, Erien; Atmaja, Hadi Kusuma; Asnah, Dewi
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1556

Abstract

Rendahnya penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang, menurut data dari profil BKKBN Kabupaten Bima yaitu peserta KB aktif 45,787 orang atau 85,5%. Jenis Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) IUD 2,286 orang (4,99%), MOW 637 orang (1,39%), MOP 20 orang 0,1%, dan IMPLAN 9,578 orang (20,92%). Sedangkan di wilayah kerja BLUD Puskesmas Palibelo Peserta KB Aktif MKJP yaitu: IUD (1,05%), MOW (0,31%), MOP tidak ada (0,0%), IMPLAN (19,65%). Rendahnya penggunaan MKJP di Kecamatan Palibelo salah satunya disebabkan oleh pengaruh budaya, oleh sebab itu pada penelitian ini penulis memberikan konseling kepada Wanita Usia Subur (WUS) dengan melalui pendekatan budaya yaitu Mbolo Weki (Musyawarah Mufakat) di Puskesmas Palibelo. Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita PUS tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo Kabupaten Bima tahun 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre- Eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) yang ada di Puskesmas Palibelo, dan sampel berjumlah 86 responden dengan kriteria Analisis data menggunakan statistic non parametrik yaitu Uji Wilcoxon, untuk skala ukur nominal dan ordinal berpasangan pre dan post test. Hasil dari 86 responden ditemukan jumlah terbanyak pada kategori usia 20-35 tahun yaitu 73 responden (84,88%), tingkat pendidikan dominan pada pendidikan menengah (SMA dan sederajat) yaitu sebanyak 59 responden (68,60%), sebanyak 70 responden (81,40%) tidak bekerja, dan 63 responden (73,26%) dengan karakteristik paritas Multigravida. Selanjutnya data responden di analisis pengaruh dengan Uji Statistik dan diketahui nilai p value adalah 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh dari konseling (mbolo weki). Terdapat pengaruh konseling (Mbolo Weki) terhadap pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo tahun 2023.