Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Mengukur Aksesibilitas Digital bagi Penyandang Disabilitas dalam Aplikasi Pelayanan Publik di Kota Jambi Riri, Riri Maria; Hapsa, Hapsa; Qibtiyah, Mariatul
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i3.2025.1786-1794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan aksesibilitas digital yang dihadapi oleh penyandang disabilitas dalam menggunakan aplikasi layanan publik di Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan kuesioner yang dibagikan kepada 98 responden penyandang disabilitas. Analisis data menggunakan SEMpls 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aksesibilitas digital bagi penyandang disabilitas dalam aplikasi pelayanan publik di Kota Jambi dipengaruhi oleh beberapa variabel penting. Hasil analisis menunjukkan bahwa infrastruktur teknologi yang tersedia dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan serta evaluasi layanan digital memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas. Kedua variabel ini terbukti reliabel dan valid, dengan nilai T-statistics yang tinggi dan P value yang sangat rendah, sehingga hipotesis terkait keduanya diterima. Di sisi lain, keberadaan dan efektivitas regulasi serta pengukuran keberhasilan kebijakan aksesibilitas digital tidak menunjukkan hasil yang signifikan, yang mengindikasikan perlunya perbaikan dalam aspek regulasi untuk mendukung aksesibilitas digital. Oleh karena itu, untuk menciptakan layanan publik digital yang inklusif bagi penyandang disabilitas, penting untuk memperkuat infrastruktur teknologi dan meningkatkan partisipasi masyarakat, sambil memperhatikan pengembangan regulasi yang lebih efektif dan mekanisme evaluasi kebijakan aksesibilitas digital. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pengambil keputusan dan pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan aksesibilitas digital di Indonesia
Transformasi Sosial Komunitas Rumah Menapo Muaro Jambi Dalam Penguatan Kesadaran Lingkungan Fatriani, Riri Maria; Rakhman, Moh. Arief; Rohayati, Wahyu
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.%p

Abstract

Komunitas rumah menapo merupakan komunitas yang berada pada kompleks wisata percandian agama Hindu-Buddha terluas di Asia Tenggara yaitu Candi Muaro Jambi. Komunitas ini terdiri dari pemuda pemudi yang fokus dan bergerak salah satunya pada isu keberlanjutan lingkungan, terutama di kompleks Candi Muaro Jambi. Penelitian ini mengetahui dan menganalisis bentuk transformasi sosial dan dampak transformasi sosial komunitas rumah menapo dalam penguatan kesadaran sosial lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Data akan diambil dengan cara wawancara, observasi dan kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas rumah menapo memiliki peran penting dalam penguatan kesadaran sosial masyarakat. Komunitas rumah menapo memiliki cara tersendiri yaitu dengan membuat berbagai program kegiatan dengan memanfaatkan media sosial agar menjadi daya tarik bagi masyarakat sekitar, sehingga ikut terlibat aktif pada kegiatan seperti sekolah alam, lapak baca gratis, menginisiasi hidup bersih dan sehat melalui memilih dan memilah sampah, menghidupkan sektor ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya alam. Kehadiran komunitas rumah menapo ini memberikan dampak positif kepada masyarakat yang akhirnya membuat masyarakat sekitar kompleks Candi Muara Jambi lebih berdaya secara ekonomi, serta dapat menjaga dan merawat lingkungan.Kata kunci: Komunitas Rumah Menapo, Muaro Jambi, Transformasi Sosial
Inovasi Kewirausahaan Sosial Pemerintah Desa Melalui Pemanfaatan Limbah Lidi Kelapa Sawit Bagi PKK, Pemuda Pemudi di Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi Rohayati, Wahyu; Elsi, Sutri Destemi; Muhammad, Hatta Abdi; Fatriani, Riri Maria; Pratiwi, Cholillah Suci
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1578

Abstract

Kewirausahaan sosial adalah salah satu pendekatan yang dapat menjawab masalah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kewirausahaan sosial, masyarakat diberdayakan untuk mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi, sehingga selain membantu mengurangi polusi lingkungan, mereka juga memperoleh manfaat ekonomi. Di era modern, isu lingkungan dan ekonomi sering menjadi perhatian utama dalam pembangunan desa. Salah satu tantangan terbesar adalah pengelolaan limbah yang dihasilkan dari aktivitas pertanian dan perkebunan. Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, yang sebagian besar wilayahnya didominasi oleh perkebunan kelapa sawit, menghadapi masalah serupa. Limbah lidi kelapa sawit, yang sering dianggap sebagai sampah, sebenarnya memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Hasil Program Pengabdian ini bertujuan untuk mengubah paradigma masyarakat tentang limbah, dari sesuatu yang tidak bernilai menjadi sumber daya yang bisa diolah menjadi produk bernilai jual. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan dan pemuda. Inovasi kewirausahaan sosial di tingkat desa menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, menghadapi tantangan pengelolaan limbah lidi kelapa sawit, yang umumnya diabaikan. Di Kecamatan Sekernan, program inovasi kewirausahaan sosial ini digerakkan oleh pemerintah desa dengan melibatkan anggota PKK serta pemuda-pemudi desa. Melalui program inovasi yang melibatkan PKK dan pemuda-pemudi setempat, limbah ini diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, seperti kerajinan tangan. Artikel ini membahas upaya pemerintah desa dalam mengembangkan kewirausahaan sosial, dampak dari inovasi ini terhadap ekonomi lokal, serta keterlibatannya terhadap keinginan lingkungan dan sosial.
Edukasi Pembentukan Bank Sampah Pada Masyarakat Di Desa Simbur Naik Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi fatriani, Riri Maria; Beriansyah, Alva; Lega, Michael; Rohayati, Wahyu; Putra, Dinda Syufradian; Hapsa, Hapsa; Suminah, Suminah; Jusmail, Jusmail
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1891

Abstract

Bank sampah memainkan peran penting dalam mengelola sampah dengan cara berkelanjutan. Masyarakat dapat menukarkan sampahnya dengan imbalan berupa uang atau barang berguna. Hal ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang mencemari lingkungan, tetapi juga merangsang kesadaran akan pentingnya daur ulang dan pengelolaan sampah yang bijaksana. Desa Simbur Naik dipilih sebagai lokasi pengabdian dikarenakan Pemerintah Desa sebagai mitra pertama menyadari bahwa simbur naik merupakan daerah pesisir yang berpotensi mendapatkan sampah kiriman dari daerah lain, selain itu kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan masih rendah sehingga Pemerintah Desa Simbur Naik berkolaborasi dengan Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi dan TPBIS Omah Sinau Jambi sebagai mitra kedua yang sudah berpengalaman dalam mengelola bank sampah di Kota Jambi. Adapun metode yang dilaksanakan pada pengabdian ini tahapan pertama memberikan sosialisasi edukasi dan berdiskusi sebagai pengetahuan awal, menggiring pemahaman masyarakat agar peduli terhadap lingkungan, kedua pendampingan pendirian bank sampah diawali penandatanganan perjanjian kerjasama dan nota kesepahaman sebagai bentuk landasan komitmen pelaksanaan pengabdian secara berkelanjutan di Desa Simbur Naik. Hasil evalusi kegiatan menunjukkan bahwa aparatur desa dan peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian mendukung penuh proses diskusi serta pembentukan bank sampah. Harapannya dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan dapat mengelola sampah dengan bijak.
Kualitas pelayanan kesehatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jambi Manulang, Angel Siholmarito; Fatriani, Riri Maria; Putra, Dinda Syufradian
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i6.1062

Abstract

Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Jambi masih terdapatnya belum ada ruang rawat inap, hanya ada ruang karantina yang mencampurkan penyakit menular dengan penyakit serius, akses obat-obatan yang terbatas, dan kurangnya tenaga medis. Berdasarkan analisis tersebut, maka permasalahan yang ingin diteliti adalah bagaimana pelayanan kesehatan di Lapas Kelas IIA Jambi, dengan tujuan untuk dapat menilai dan mengevaluasi kualitas pelayanan kesehatan yang diterima oleh narapidana yang berada di Lapas. Dengan menggunakan teori kualitas pelayanan Zeithaml, Parasuraman, dan Berry, yang menggunakan lima indikator yaitu bukti fisik yang berwujud (tangible), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), keandalan (reliability), dan empati (empathy). Penelitian ini menggunakan metode campuran yaitu metodologi penelitian kualitatif dan kuantitatif, dengan pendekatan deskriptif. Wawancara mendalam dengan petugas medis dan sub-bagian bimbingan dan perawatan dilakukan dengan menggunakan sampel yang diperlukan adalah 90 responden kuesioner untuk narapidana. Pendekatan pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, dan metode triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber. Layanan kesehatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Jambi sudah cukup baik, terlihat dari skor keseluruhan dari lima dimensi yang diperoleh adalah 318 atau 71%, dan masuk dalam kategori setuju. Dimensi cakupan kualitas layanan yang paling tinggi, dengan persentase 77%, adalah bukti fisik, dengan skor 348. Keandalan berada di urutan kedua dengan persentase 329, empati berada di urutan ketiga dengan skor 314 dan persentase 70%, daya tanggap berada di urutan keempat dengan skor 310 dan persentase 69%, dan jaminan berada di urutan terakhir dengan skor 290 dan persentase 64%. Pengamatan, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan oleh para peneliti mendukung hal ini. Mengingat bahwa Lapas Kelas II A Jambi sudah sangat kelebihan kapasitas, sangat penting untuk meningkatkan fasilitas fisik untuk mengatasi tantangan saat ini. Hal ini termasuk memperbaiki ruang gawat darurat, mempekerjakan tenaga medis yang cukup berkualitas, dan menyediakan ruang isolasi untuk penyakit menular dan penyakit parah.
Kota ramah anak: konstelasi implementasi kebijakan perlindungan anak di kota Jambi Fatriani, Riri Maria; Vayed, Dodi Al; Prayoga, Reza Amarta
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020242451

Abstract

This study aims to identify and analyze the constellation of implementation of Child Protection Policy in Jambi City. The theory of policy implementation by Merilee S. Grendle and the theory of preventive and repressive social control (social control) underlies this research. The research method used is a qualitative descriptive method that is empirical. Data processing techniques used by the author through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the escalation of violence against children in Jambi has increased, especially neglect and physical violence. This is evidenced by an increase in cases from 2016 to 2018 reaching 52 cases. This case is dominated by triggers of financial problems and emotional disturbances. The implementation of child protection policies in Jambi City has been contained in the Jambi City Regional Regulation Number 05 of 2017, forming an integrative task force for the Jambi City child social welfare program.