This Author published in this journals
All Journal SAMUDERA Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan e-Jurnal Arus Elektro Indonesia Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING Information System for Educators and Professionals : Journal of Information System Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Mesin Otomotif, Komputer, Industri dan Elektronika JOURNAL OF APPLIED INFORMATICS AND COMPUTING METHODIKA: Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Journal on Education Jurnal Informatika Kaputama (JIK) MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Jurnal Sistem Informasi dan Sains Teknologi International Journal of Engineering, Science and Information Technology Jurnal Tika Malikussaleh Journal of Mechanical Science Technology Andalasian International Journal of Applied Science, Engineering, and Technology Jurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Sains dan Teknologi Journal of Social Interactions and Humanities (JSIH) Jurnal Energi Elektrik Jurnal Teknologi Terapan and Sains 4.0 Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Malikussaleh Mengabdi Jurnal Polimesin
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Implementasi Sistem Absensi Sidik Jari Guru Min Peukan Baro Munar Munar; Iqlima Iqlima; Taufiq Taufiq
Jurnal Tika Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Teknik Informatika Aceh
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Almuslim Bireuen - Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/tika.v8i1.1938

Abstract

The development of science in all fields in the current era of globalization is so rapid, especially in the field of Information Technology (IT) which is increasingly advancing along with user needs. Min Peukan Bada School is one of the many government agencies or schools that utilize information technology in their operational activities. One of the information technologies applied at Min Peukan Bada is attendance software using a fingerprint. The purpose of this study is to analyze the existing fingerprint system at MIN Peukan Bada which is already running. The method used in analyzing the system is how to find the standard error value and find the percentage of success from the fingerprint system that is already running. The results of the study are a desktop-based application that can be used to manage employee data and conduct training and testing of employee fingerprint images so that the final result is the percentage of success in employee fingerprint recognition at the MIN Peukan Baro school
Prototype of Automatic Monitoring and Control System for Water Supply, Acidity, and Nutrition in Internet of Things Based DFT Hydroponics Andre Heri Bakriansyah; Muhammad Daud; Taufiq Taufiq; Asran Asran
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 5 No 2 (2023): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.126 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v5i2.235

Abstract

In the hydroponic deep flow technique (DFT) system, in general, the measurement of water quality parameters is still done manually and because of this it often results in delays in adding nutrients, causing yellowing of plants. This study aims to design and realize a prototype system for automatic monitoring and replenishment of water supply, pH (acidity), and nutrients in DFT hydroponics based on Arduino UNO and the internet of things. The system is built with Arduino UNO, pH sensor, TDS sensor, HC-SR04 sensor, DC water pump, NodeMCU, ThingSpeak and Blynk applications. The results showed that the system prototype was able to work well. The difference in the measurement results by the sensor compared to the reference measuring instrument is relatively small, namely the difference in pH 2.058%, TDS 0.835%, distance 0.255% and pH control 0.43%, TDS 0.404%, and volume 0.69%. The system prototype has succeeded in maintaining the pH level of the solution, the TDS of the solution, and the quality of the water in the system. Pada system hidroponik deep flow technique (DFT), secara umum pengukuran parameter-paramter kualitas air masih dilakukan secara manual dan karenanya sering mengakibatkan keterlambatan penambahan nutrisi sehingga membuat tanaman menguning. Penelitian ini bertujuan merancang dan merealisasikan prototipe sistem pemantauan otomatis dan pengisian pasokan air, pH (keasaman), dan nutrisi pada hidroponik DFT berbasis Arduino UNO dan internet of things. Sistem dibangun dengan Arduino UNO, sensor pH, sensor TDS, sensor HC-SR04, pompa air DC, NodeMCU, aplikasi ThingSpeak dan Blynk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe sistem mampu bekerja dengan baik. Selisih hasil pengukuran oleh sensor dibandingkan alat ukur referensi relatif kecil yaitu selisih pH 2.058%, TDS 0.835%, jarak 0.255% dan pengendalian pH 0,43%, TDS 0,404%, dan volume 0,69%. Prototipe sistem telah berhasil mempertahankan kadar pH larutan, TDS larutan, dan kualitas air dalam sistem.
PENGUATAN KAPASITAS PROFESIONALISME GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Siraj; Marwan; Abubakar Dabet; Taufiq; Alchalil; Fajriana; Sayni Nasrah
Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/mafaza.v2i1.459

Abstract

The quality of teachers will be better if the stakeholders are able to prepare competent teachers, so that teachers can make changes and adapt to the progress of science and technology. The problem experienced by partners is that not all teachers are looking to continue to develop themselves; limited trainings related to competency improvement, capacity building training models that can be implemented in schools. This activity aims to provide an increase in the professional capacity of SMK teachers. Partners in this activity are teachers of SMK Negeri 4 Lhokseumawe. As for the method of implementing the activities carried out by workshops and In House Training. The results of the evaluation of community empowerment service activities have been able to make a real contribution in increasing knowledge, understanding, and increasing the professional capacity of teachers through continuous training activities. The implementation of this service activity is able to help partner teachers in their potential to become professional teachers by participating in ongoing training through workshops and jam sessions. The knowledge, understanding, skills and productivity of teachers have increased through increasing the professional capacity of Vocational High School teachers.
Model Peningkatan Kapasitas Berorientasi Profesionalisme Guru Sekolah Menengah Kejuruan Siraj Siraj; Taufiq Taufiq; Marwan Marwan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 1 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i1.3166

Abstract

Kualitas guru akan lebih baik jika para pemangku kepentingan mampu mempersiapkan guru-guru yang berkompeten, sehingga guru dapat melakukan perubahan dan penyesuaian diri terhadap kemajuan IPTEK. Studi awal penelitian ini telah menemukan beberapa permasalahan mendasar berkaitan dengan profesionalisme guru, terutama guru bidang keahlian teknik mesin pada SMK di Kabupaten Bireuen. Permasalahan tersebut berupa: 1) belum meratanya guru-guru dalam mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program peningkatan kompetensi; 2) minimnya kesadaran melakukan penelitian; 2) minimnya keinginan untuk menulis artikel dan bahan ajar; dan 3) masih rendahnya tingkat keinginan untuk merancang media-media pembelajaran bidang keahlian teknik mesin. Maka dapat dipastikan bahwa profesionalisme guru masih belum mengalami perkembangan. Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk menganalisis model peningkatan kapasitas untuk meningkatkan profesionalisme guru SMK. Pentingnya penelitian ini dilakukan karena guru bidang keahlian teknik mesin dan sekolah sangat memerlukan sebuah model pengembangan profesionalisme yang dapat diikuti oleh semua guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Objek penelitian adalah model peningkatan kapasitas untuk meningkatkan profesionalisme guru SMK. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif dari Miles dan Huberman yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model peningkatan kapasitas guru dapat meningkatkan profesionalisme guru. Kegiatan tersebut dilakukan melalui kegiatan pembentukan komunitas pembelajar, swadidik virtual, tulisan, pendampingan sejawat, pertukaran guru, studi lanjut, konferensi dan seminar, dan pelatihan berkelanjutan.
Implementasi Informasi Pedesaan Terintegrasi Berdasarkan Undang-Undang Desa Di Desa Abeuk Budi Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen Aceh Taufiq Taufiq; M.Daud Nurdin; Maryana Maryana
Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Vol 1 No 1 (2017): Volume 1, Nomor 1, Januari 2017
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jik.v1i1.438

Abstract

Desa perlu upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat Desa, terkait dengan implementasi dari UU Desa Nomor 6 Tahun 2014, yang salah satunya adalah tentang sistem informasi Web Desa untuk membuka informasi penyelenggaraan tata kelola pemerintahan Desa kepada publik, dengan terbukanya informasi publik warga masyarakat bisa lebih aktif bersama-sama dengan pihak pemerintah untuk membangun Desa. Informasi yang perlu diketahui antara lain : Administrasi keuangan Desa, administrasi potensi Desa, administrasi kependudukan, administrasi profil Desa, sehingga terbentuknya Database Desa yang terintegrasi berbasis android dengan memanfaatkan Mobile Computing, Harapan hasil penelitian ini sangat berguna terutama bagi tim peneliti pengusul sebagai pengetahuan dan juga sangat bermamfaat bagi Pemerintah Pusat, Pemerintah Tk.I, Pemerintah Tk.II, Pemerintah Kecamatan dan khususnya di Pemerintahan Desa.
Penguatan Implementasi Model Edutechnopreneur Islami Bagi Guru Sekolah Menengah Atas Siraj Siraj; Taufiq Taufiq; Abubakar Abubakar; Muhammad Yusuf; Syamsul Bahri; Marwan Marwan
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.146

Abstract

Salah satu terobosan yang diambil oleh pemerintah Aceh adalah dengan menerbitkan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 66 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Berbasis Teknologi dan Kewirausahaan Islami pada Sekolah Menengah Kejuruan di Aceh. Hal ini diharapkan dapat memberi bekal kemampuan dalam wujud kompetensi dasar terkait dengan kemandirian lulusan dan mengelola kegiatan produksi dan jasa di sekolah dan luar sekolah. Unit produksi Edutechnopreneur Islami merupakan merupakan satu pengajaran dengan sistem blok khusus mata pelajaran produktif di SMK dan juga merupakan sebuah lembaga pengelola produksi dan jasa yang mendatangkan income generating bagi sekolah dan warga sekolah. Kegiatan pengabdian pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam usaha peningkatan pengetahuan dan memperbaiki/membantu guru-guru produktif sekolah mitra melalui kegiatan penguatan implementasi model Edutechnopreneur Islami bagi guru Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Lhokseumawe. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pelatihan dan pendampingan melalui kegiatan penguatan implementasi model Edutechnopreneur Islami bagi guru Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Lhokseumawe adalah sebagai berikut: (1) meningkatnya pengetahuan guru-guru produktif terkait implementasi model Edutechnopreneur Islami; (2) meningkatnya pengetahuan dan kompetensi guru-guru produktif dalam membangun industri di sekolah; dan (3) meningkatnya pengetahuan kepala sekolah dalam implemtasi manajemen pembelajaran berbasis produksi dalam menghasilkan produk-produk yang layak dijual dan mampu bersaing di pasaran.
Comparative Analysis of State Universities on Website Performance in Aceh Using the PIECES Method Suhaili Sahibul Muna; Nurdin Nurdin; Taufiq Taufiq
JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING Vol. 7 No. 1 (2023): Issues July 2023
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jite.v7i1.9167

Abstract

Technological developments have had a rapid impact on the CIVITAS Academic environment, especially in Aceh. The website has become a major requirement for state universities (PTN) as a fast, actual and reliable information distribution medium in supporting lecture activities in the Digital Era 4.0. The purpose of this study was to obtain results from the PIECES method test on the website in terms of its effectiveness as an information distribution medium. Therefore, the presence of website performance analysis research using the PIECES method is very important in measuring website effectiveness. PIECES uses the variables Performance, Information, Economics, Control, Efficiency, and Service. The importance of this research is to provide information in analyzing the use of websites at universities (PTN) in Aceh, as well as analyzing the strengths and weaknesses of each website. The research step begins with the distribution of questionnaires on the variables Information, Economics, Efficiency, and Service responded to by respondents online. Then perform a website performance analysis using Google Page Speed Insight (GPSI) and GTMetrix online tools. In variable control, use Qualys SSL Lab and SECURi. The results showed USK Information with a value of 4.26, Economic 4.13, Efficiency 4.4, and Service 4.36. UINAR obtained 4.26 in the subject Information, Economic 4.13, Efficiency 4.3, and Service 4.36. UNIMAL obtained Information 4.26, Economic 4.23, Efficiency 4.3, and Service 4.15. UNSAM with the Information subject obtained 4.1, Economic 4.13, Efficiency 4.19 and Service 4.15 and UTU Information subject 4.24, Economic subject 4, Efficiency 4.19 and Service with a value of 4.21. The GPSI and GTMetrix tests showed significant results with the highest score of 97 UNSAM on GPSI. Results from Qualys SSL Lab and SCURi, all websites are safe to access.
Analisis umur pahat dan biaya produksi pada proses drilling terhadap material S 40 C Azwinur Azwinur; Taufiq Taufiq
Jurnal POLIMESIN Vol 15, No 1 (2017): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v15i1.367

Abstract

Umur pahat sangat berpengaruh terhadap suatu produk baik dari segi kualitas pemesinan maupun biaya produksi dari produk tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhi umur suatu pahat bisa disebabkan oleh jenis material benda kerja, pahat, kondisi pemotongan, cairan pendingin dan jenis proses pemesinan. Kondisi pemotongan sangat mempengaruhi umur pahat dan tingkat kekasaran permukaan benda kerja. Tingkat kecepatan keausan suatu pahat akan mempengaruhi batasan umur pahat yang berdampak terhadap ongkos suatu produksi karena apabila pahat cepat mengalami keausan, pahat tersebut akan sering diganti/diasah sehingga ongkos pemakaian pahat akan semakin tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh umur pahat terhadap biaya produksi pada proses drilling menggunakan benda kerja baja karbon S 40 C serta tingkat kekasaran permukaan materialnya. Dari hasil analisa yang dilakukan dengan memvariasikan beban yang diberikan pada lengan ayun mesin gurdi maka dapat dinyatakan bahwa beban yang diberikan pada lengan ayun mesin gurdi sangat berpengaruh terhadap umur pahat dan biaya proses pemesinan. Semakin besar nilai beban yang diberikan pada lengan ayun maka semakin pendek umur pahat, semakin kecil waktu pemesinannya. Dan semakin kecil nilai beban maka semakin panjang umur pahat, semakin besar waktu pemesinannya. Biaya produksi yang paling ekonomis adalah pada pahat yang diberikan beban 2,5 kg sedangkan biaya produksi yang paling tinggi adalah pada pahat yang diberikan beban 2 kg. Tingkat kekasaran permukaan benda kerja yang paling besar adalah pada produk dengan menggunakan pahat 3 (beban 3 kg) sedangkan tingkat kekasaran yang paling kecil (halus) adalah pada produk dengan menggunakan pahat 1 (beban 2 kg).Kata kunci : Umur Pahat, Mesin gurdi, ongkos produksi, kekasaran permukaan, kecepatan keausan pahat
Penyiram Tanaman Otomatis menggunakan Sensor pH Tanah dan Sensor Kelembaban Tanah untuk Tanaman Tomat Berasis IoT Mujahid, Alvin; Jannah, Misbahul; Salahuddin, Salahuddin; Taufiq, Taufiq
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v9i2.32623

Abstract

Tanaman tomat merupakan jenis sayuran buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat indonesia dan bernilai ekonomis tinggi bagi petani. Dalam budidaya tanaman tomat harus diperhatikan dengan baik terutama pada pengairan tanaman. Karena apabila tanaman kekurangan air atau kebanyakan air maka tanaman tomat akan mati. Kelembaban tanah yang ideal untuk tanaman tomat pada kadar air tanah 60-80% dan pH yang stabil antara 5,5-7penulis terinspirasi untuk melakukan peneletian yang berjudul “Rancang Bangun Penyiraman Tanaman Otomatis Menggunakan Sensor pH Tanah dan Sensor Kelembaban Tanah Untuk Tanaman Tomat Berbasis Internet Of Thing (IoT)” yang bertujuan untuk membuat alat membantu pengguna untuk memantau tanamannya baik petani, ibu rumah tangga dan pengelola tanaman dalam melakukan pemantauan serta dalam penyiraman tanaman otomatis.Penelitian ini menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler nya, sensor soil moisture sebagai sensor kelembaban tanah, sensor pH Tanah sebagai pendeteksi tingkat keasaam pada tanah, sensor float sebagai pendeteksi ketersediaan air dan LCD I2C sebagai penampil intruksi pada alat ini. Alat ini bekerja secara IoT dengan menggunakan webThingSpeak sebagai monitoring tanaman. Hasil penelitian menunjukkan alat ini telah dirancang dan berhasil dibangun dengan baik. Dengan hasil pengujian konfigurasi NodeMCU dan komponen lainnya telah berjalan dengan baik sesuai pada program. Hasil pengujian keseluruhan pada kelembaban rata-rata pada tiga jenis tanah, menggunakan metode manual dan otomatis didapat hasil yang tidak signifikan dengan rata-rata nilai eror 0,024%, dan untuk pH tanahnya didapat rata-rata nilai eror 0,050%. Kata Kunci — Penyiraman otomatis, monitoring, sensor kelembaban, sensor pH, IoT, Tomat pH Sensors and Soil Moisture Sensors for Internet-Based Tomato Plants Of Thing (IoT)” which aims to create a tool to help users monitor their crops, both farmers, housewives and plant managers in monitoring and watering plants automatically. This research uses the NodeMCU ESP8266 as the microcontroller, the soil moisture sensor as the soil moisture sensor. , Soil pH sensor as a detector of the level of acidity in the soil, a float sensor as a detector of water availability and an I2C LCD as a display of instructions on this tool. This tool works IoT by using webThingSpeak as plant monitoring. The results of the research show that this tool has been designed and built successfully. With the test results, the NodeMCU configuration and other components have been running well according to the program. The overall test results on the average moisture in three types of soil, using manual and automatic methods obtained insignificant results with an average error value of 0.024%, and for soil pH an average error value of 0.050% was obtained.. Keywords — Automatic watering, monitoring, humidity sensor, pH sensor, IoT, Tomato
Pengaruh Tahanan Jenis Tanah Terhadap Sistem Pentanahan Menggunakan Elektroda Batang Dilokasi Gedung Teknik Elektro Unimal Hardi, Gery U.; Taufiq, Taufiq; Raihan Putri; Nasution, Fakhruddin A
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v2i2.1818

Abstract

Providing a return line for short-circuit currents or fault currents to a low-resistance ground, grounding system is useful for achieving a uniform potential voltage over a given area of buildings and equipment. Because a large voltage difference can occur if a fault current is forced to ground against a high resistance. Placement of the electrode to be planted is one of the elements to obtain a low grounding resistance value. Grounding resistance measurements, which will serve as a guide for the grounding system design process, are required during the planning stage for certain types of grounding systems. The problem is how the grounding resistance is affected by the buried depth of the rod conductor and the soil type resistance. Therefore, it is very important to conduct research and testing to determine the extent to which these parameters influence. The experimental results of measuring resistance on dry and wet soils are on dry soil 30 cm obtained 98.48 Ω, 60 cm obtained 37.07 Ω, 90 cm obtained 20.52 Ω, 120 cm obtained 19.77 Ω, and for wet soil at a depth of 30 cm obtained 43.34 Ω, 60 cm obtained 22.21 Ω, 90 cm obtained 15.43 Ω, 120 cm obtained 11.66 Ω.  So to get the 5Ω value we make an estimate by adding a depth of 56.603 cm for wet soil and 38.58 cm for dry soil, then the length of the electrode needed is 176.603 cm for wet soil and 158.58 cm for dry soil.