Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pelaksanaan Rentang Gerak Sendi Aktif Post Operasi Pada Pasien Fraktur Ekstremitas di Ruang Bedah Trauma Center RSUP DR. M. Djamil Padang : The Effect of Health Education on the Implementation of Postoperative Active Joint Range of Motion in Limb Fracture Patients in the Trauma Center Operating Room of DR. M. Djamil Padang Hospital Vivi Oktasari; Atih Rahayuningsih; Mira Susanti
NERS Jurnal Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2013): NJK Volume 9, Number 2
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.v9i2.105

Abstract

Mobilization is an important activity in the postoperative recovery to prevent complications, one of which contractures. Mobilization especially Range of Motion exercises can improve blood circulation which will speed healing and reduce pain. Immobilization in a long time because fracture will stimulate muscle artrofi skletal especially extremity which causes decreased muscle strength up to 5.5% per day. To increase knowledge the fracture patients about exercises must be do post operative is through health education preoperative. The goal of this research was to know effect of health education to knowledge and implementation ROM active post ORIF in patients with fractures of the extremity. Design of reseach is quasy experiment with Post-test Only Control Group Design. Taking of sampling using accidental sampling technique, 20 patients with fractures of extremity plan ORIF surgery divided 2 groups: 10 patients to be experiment group and 10 patients to be control group. Analyzing the data is using independent t-test. The result showed that there were significant differences in knowledge scores (p = 0.000), scores of implementation (p = 0.000) among patients who received health education and patient are not given health education. it is suggested that nurses as service providers can implement health education preoperative especially range of motion exercises on the extremity fracture patients as a nursing intervention in a hospital to improve patients knowledge about postoperative exercises and motivate the patient to do range of motion exercises postoperative.
Nursing care using roy’s adaptation model–based mirror therapy for physical mobility impairment in stroke patients: A case study Saputra, Agusdiman; Susanti, Mira; Pratiwi, Siti Hardiyanti; KK, Indra Frana Jaya; Kastina, Kastina; Regina, Regina
Lentera Perawat Vol. 6 No. 4 (2025): October - Desember
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v6i4.643

Abstract

Background: Stroke is a common neurological disorder that requires prompt and appropriate management to prevent functional impairment. Non-pharmacological nursing interventions play an important role in supporting motor recovery, one of which is Mirror Therapy, which facilitates motor relearning through visual feedback mechanisms. Objective: This study aimed to implement nursing care for stroke patients through the application of Mirror Therapy based on Roy’s Adaptation Model. Methods: A descriptive study with a case study approach was conducted involving three stroke patients at RSUD Siti Fatimah. The intervention consisted of Mirror Therapy exercises integrated with Roy’s Adaptation Model. Data collection techniques included nursing assessment, observation, physical examination, and documentation. Nursing diagnoses were established based on the Indonesian Nursing Diagnosis Standards (SDKI), and interventions were implemented using the Indonesian Nursing Intervention Standards (SIKI) and evaluated with the Indonesian Nursing Outcome Standards (SLKI). Results: Initial assessments of all three patients revealed complaints of unilateral extremity weakness and dizziness. The identified nursing diagnoses included impaired physical mobility and risk of ineffective cerebral perfusion. After three days of Mirror Therapy intervention, all patients demonstrated improvement in extremity muscle strength scores. These findings indicate a positive functional response to the intervention. Conclusion: Mirror Therapy based on Roy’s Adaptation Model is effective in improving extremity muscle strength and addressing impaired physical mobility in patients with non-hemorrhagic stroke. This intervention can be considered a valuable non-pharmacological nursing approach to support motor recovery in stroke patients.
Pengembangan Sistem Pakar Berbasis Aturan Untuk Diagnosa Awal Penyakit Kulit Menggunakan Metode Forward Chaining Susanti, Mira
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi dan sering memiliki gejala yang saling tumpang tindih, sehingga diperlukan sarana bantu untuk mendukung proses diagnosa awal secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar berbasis aturan untuk diagnosa awal penyakit kulit menggunakan metode forward chaining. Pengetahuan sistem diperoleh melalui konsultasi dengan pakar dan studi literatur, kemudian direpresentasikan dalam bentuk aturan IF–THEN yang menghubungkan gejala dengan jenis penyakit. Sistem dikembangkan untuk menangani sepuluh jenis penyakit kulit, yaitu dermatitis kontak, dermatitis atopik, urtikaria, skabies, tinea corporis, pityriasis versicolor, impetigo, folikulitis, psoriasis, dan acne vulgaris. Data penelitian terdiri dari 100 kasus uji yang disusun berdasarkan kombinasi gejala utama sesuai pengetahuan pakar. Proses inferensi menggunakan 30 parameter gejala yang dipilih pengguna saat konsultasi. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu melakukan penalaran berbasis aturan secara konsisten dan menghasilkan diagnosa awal yang sesuai dengan pengetahuan pakar, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sistem pendukung keputusan dan media edukasi awal sebelum pemeriksaan klinis.
Sistem Pakar Penentuan Minat Dan Bakat Mahasiswa Menggunakan Metode Certainty Factor Susanti, Mira
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan minat dan bakat mahasiswa penting untuk pemilihan peminatan studi dan perencanaan karier, namun sering dilakukan secara subjektif sehingga hasilnya kurang konsisten. Penelitian ini mengembangkan sistem pakar berbasis metode Certainty Factor (CF) untuk memberikan rekomendasi minat/bakat dengan tingkat keyakinan terukur. Basis pengetahuan diperoleh dari akuisisi pengetahuan pakar bimbingan konseling dan studi literatur, lalu direpresentasikan dalam aturan (rule-based) dengan bobot keyakinan pakar (CF_pakar) 0–1. Respons mahasiswa dinyatakan sebagai CF_pengguna menggunakan skala 5 tingkat (0,00–1,00). Nilai evidensi dihitung dengan CF_evidence = CF_pakar × CF_pengguna, kemudian digabungkan per kategori menggunakan CF_combine = CF1 + CF2(1 − CF1) secara iteratif hingga diperoleh nilai keyakinan akhir tiap kategori. Sistem diuji secara fungsional melalui black-box testing dan divalidasi oleh pakar menggunakan 120 data uji pada 8 kategori minat/bakat dan 45 indikator. Hasil pengujian fungsional menunjukkan seluruh skenario berjalan sesuai rancangan (100% pass). Validasi pakar menunjukkan kesesuaian rekomendasi sistem sebesar 86,7%. Uji threshold CF (0,50; 0,60; 0,70) menunjukkan threshold 0,60 menghasilkan kesesuaian tertinggi (86,7%). Sistem ini dinilai konsisten, transparan, dan layak sebagai alat bantu asesmen awal konseling akademik
Peran Kecerdasan Buatan Untuk Meningkatkan Kualitas Keputusan Strategis Dan Manajemen Berbasis Data Susanti, Mira
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Februari, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era bisnis modern ditandai dengan kompleksitas dan volume data yang terus meningkat, menuntut organisasi untuk membuat keputusan strategis yang cepat dan akurat. Namun, pendekatan manajerial konvensional seringkali tidak mampu mengolah informasi secara efektif, yang berisiko menghasilkan keputusan suboptimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas keputusan strategis dan manajemen berbasis data. Dengan memanfaatkan kemampuan seperti machine learning dan predictive analytics, AI dapat menganalisis dataset besar untuk mengidentifikasi pola, meramalkan tren, dan memberikan rekomendasi yang berbasis bukti. Temuan menunjukkan bahwa penerapan AI secara signifikan meningkatkan akurasi dan kecepatan pengambilan keputusan, serta memungkinkan transisi menuju manajemen yang benar-benar berbasis data. Kesimpulannya, AI bukan lagi sekadar alat teknologi, melainkan aset strategis yang fundamental bagi organisasi untuk mencapai keunggulan kompetitif di tengah dinamika pasar yang tidak pasti.