Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Travel Pattern Wisata Religi Di Jepara Hakim, Lukmanul; Susanto, Dedy
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 8, No 2 (2022): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v8i2.1688

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman budaya, suku dan jenis wisata yang indah untuk dinikmati. Destinasi wisata religi sangat diminati oleh wisatawan  karena memberikan pengalaman baru berwisata secara spiritual dan kegiatan. pengembangkan di sektor pariwisata sangat diperlukan dalam meningkatkan daya saing pariwisata di Indonesia terutama di era globalisasi.peluang pengembangan Travel Pattern wisata religi  perlu dikembangkan untuk mendukung pemerataan dan kemudahan untuk melakuakan wisata religi terutama wisata ziarah. Tujuan penelitian ini untuk merencanakan Travel Pattern wisata religi di Jepara. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif, deskriptif analisis. Hasil Penelitian travel Pattern wisata religi di Jepara diperoleh kesimpulan yaitu:  perlu dilakuan perencanaan paket wisata yang menarik, pembuatan pola dan model perjalanan yang murah dan efisien, akomodasi dan aksebilitas yang baik. Pembuatan pola perjalanan wisata religi Jepara dengan 3 pola perjalanan wisata  : Complex neighbourhood, Chainingg Loop, En route stop over.
Implementasi Manajemen Masjid Di Masjid Agung Darussalam Cilacap Hakim, Lukmanul; Safitri, Anis Fauzia; Susanto, Dedy
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i2.126

Abstract

Masjid diartikan sebagai tempat ibadah bagi umat Islam, khususnya dalam menegakkan shalat. Fungsi utama masjid adalah tempat sujud kepada Allah SWT, tempat shalat dan tempat beribadah kepada-Nya. Selain sebagai sarana tempat ibadah tentunya masjid juga berfungsi membina serta mendidik manusia menjadi insan yang beriman dan bertaqwa. Setiap masjid tentunya mereka mempunyai sebuah sistem manajemen yang berbeda-beda, sehingga dapat dikatakan bahwa setiap masjid memiliki perbedaan dalam mengelola masjid.maka perlu dilakuakan implementasi manajemen masjid di Masjid Agung Darussalam Cilacap. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen Masjid Agung Darussalam Cilacap sudah berjalan dengan baik, namun dibidang idarah bagian keuangan sebenarnya masjid sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah hanya saja itu tidak rutin disetiap bulannya, dan masjid memiliki pemasukan keuangan dana dari infaq dan shadaqah, selain itu di bidang imarah pembinaan remaja belum berjalan dengan baik dimana remaja masjid hanya ada disetiap bulan ramadhan karena di era digital ini masjid kesulitan untuk membuat remaja tertarik untuk membantu memakmurkan kegiatan masjid. Sedangkan dibidang ri’ayah prasarana dan sarana masjid sudah cukup berjalan dengan baik dan maksimal karena masjid memiliki fasilitas-fasilitas perlengkapan sebagai mana mestinya yang harus dimiliki oleh setiap masjid.
Empowerment of Village Communities Around Forest Through Joint Community Forest Management (PHBM) in Kedungsuren Village Saerozi, Saerozi; Perdana, Dian Adi; Musyafak, Najahan; Susanto, Dedy; Hakim, Lukmanul; Jarong, Koree
Prosperity: Journal of Society and Empowerment Vol 4, No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/prosperity.v4i1.20345

Abstract

Community empowerment through the Joint Community Forest Management (PHBM) Program has been implemented so far by the Kendal Forest Management Unit (KPH) together with the community and has succeeded in improving the community economy in Kedungsuren Village. The aim of this study; is (1) knowing the causes of community poverty in Kedungsuren Village, (2) knowing community empowerment through Community Forest Management (PHBM). In this type of qualitative research, with a descriptive approach and case studies, the research locus in Kedungsuren Village is in the KPH Kendal forest area. Data collection using interviews, observation, and documentation. The research analysis uses qualitative description. The results of this research show that (1) the causes of poverty are poor quality of human resources, lack of agricultural land, lack of capital, agricultural products sold to intermediaries, lack of skills in managing livestock, and lots of agricultural pests. (2) Community empowerment through Joint Community Forest Management (PHBM), namely through community skills and additional business capital, entrepreneurial training for LMDH members, socialization and counseling for LMDH, community involvement in PHBM programs starting from planning to the monitoring stage and evaluation, and use of shared funds by LMDH. 
DEVELOPMENT OF TOUR GUIDE COMPETENCIES IN IMPROVING WORK PROFESSIONALISM AT INDONESIAN TOURISM ASSOCIATION OF CENTRAL JAVA Hafidzah, Ibna Azka; Hakim, Lukmanul; Susanto, Dedy; Savitri, Fania Mutiara
JURNAL MANAJEMEN DAKWAH Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jmd.2024.102.1

Abstract

This study aims to explore the competency development program of tour guides in improving work professionalism in the Association of Indonesian Guides (HPI) Central Java. The methods used were direct observation, and in-depth interviews with tourists, tour guides, and travel agencies, as well as literature studies. This research identifies factors that influence the improvement of the competence and professionalism of tour guides. The main finding of this research is that a structured, sustainable, systematic tour guide competency development program, full support of stakeholders, and certification recognized by the state can contribute to improving the quality of tour guide services, and tourist satisfaction. This research contributes to the science of da'wah management, seen from how da'wah values can be integrated into the tour guide competency development program to create guides who are not only competent in knowledge, and skills, but also have ethical and moral awareness at work, such as guide coordinating tourists to pray first before traveling, reminding prayer time schedules, and inviting to always do good, especially in terms of preserving the environment by throwing garbage in the place provided.
Pengaruh Preferensi Muzakki Terhadap Membayar Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) Di Lazismu Kalbar Nurbani, Nurbani; Anwari, M.Khairul; Susanto, Dedy
-
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/almultazim.v4i2.21817

Abstract

Zakat ialah istilah dari Al- Quran yang menampilkan sebuah kewajiban secara istimewa membagikan Sebagian aset Sebagian orang serta harta yang diperuntukkan untuk amal dan merupakan sebagian harta yang dikeluarkan oleh pemiliknya dengan persyaratan secara tertentu yang diharuskan dari Allah subhanahu wa ta’ala terhadap yang memiliki hak untuk menerima melalui beberapa syarat secara tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengaruh preferensi masyarakat mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi muzakki ( yang wajib membayar zakat ) terhadap membayar Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS) di LAZISMU Kalbar, dalam penelitian ini menggunakan variabel faktor kebudayaan, faktor sosial, faktor pribadi dan faktor pisikologis. Metode pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data dilakukan melalui survei yang diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner kepada responden. Responden dalam penelitian ini adalah para muzakki yang berdomisili di Kalimantan Barat. Teknik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS 29. Hasil penelitian menunjukan variable faktor kebudayaan, faktor sosial, faktor pribadi dan faktor pisikologis berpengaruh signifikan terhadap keputusan muzakki membayar ZIS di LAZISMU Kalbar. 
Sharia Service Management of The Hospitality Industry in Indonesia (Dakwah Bil Hal Perspective) Rosidah, Isma Jazilatur; Savitri, Fania Mutiara; Susanto, Dedy; Hakim, Lukmanul
Dinar : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 12, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/dinar.v12i1.27730

Abstract

This study aims to determine the potential of sharia hotel services and sharia service management of the hospitality industry in Indonesia in the perspective of dakwah bil hal. This research method uses a descriptive qualitative method of literature review approach. Data sources from scientific articles, as well as related regulatory policies. The articles reviewed were obtained from google scholar with the keyword sharia hotel service management with a total of 122 initial articles obtained then selected by applying accreditation criteria and years so that 23 articles were obtained. The results of this study indicate that the hotel industry has the potential to comply with sharia in terms of rules, amenity, technological innovation, prospects for the hospitality and tourism industry. Amenity fulfilment is fulfilled by worship equipment, easy reservation process, and rules related to sharia hotel operations. However, it was found that hotels have not implemented sharia financial systems and there is sharia labelling on hotels in Indonesia but not yet officially certified by MUI. Sharia service management began to be planned by complying with the DSN-MUI fatwa No. 108/2016 with muslim human resources, able to read the Qur'an, and understand the basic principles of Islam. In its implementation, it requires cooperation with the community, government and is supervised by the sharia supervisory board. The implementation of sharia service management in the hospitality industry is needed as a form of khidmad Islamic da'wah values through compliance with sharia rules.
Examining the Religiosity of Bendar Fishermen in Central Java: A Da’wah Perspective Saerozi, Saerozi; Setiawan, Asep Iwan; Musyafak, Najahan; Susanto, Dedy; Hakim, Lukmanul; Azizy, Dimas Fahmi
Jurnal Dakwah Risalah Vol 35, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jdr.v35i2.29171

Abstract

Fishermen are generally stereotyped as a marginalized group characterized by poverty, low levels of education, lack of religious observance, engagement in superstitious rituals, extravagance, alcohol abuse, and other negative behaviors. However, in reality, fishing communities are both relatively prosperous and deeply religious. This study addresses the following research questions: What are the religious connotations associated with fishermen in Bendar Village? What is the reality of their religious practices? How are their religious practices perceived through the lens of Islamic preaching (da'wah)? The research employs a qualitative descriptive approach. The findings reveal that fishermen in Bendar Village, Pati Regency, Central Java Province, actively practice Islamic traditions such as Quranic recitation, tahlil, and manaqib. Additionally, they are industrious individuals, and many within their families have attained higher education, with several holding university degrees. This phenomenon implies that the religious practices of fishermen can be understood as a culturally grounded approach to Islamic preaching (da'wah), highlighting the integration of local traditions within the broader framework of religious dissemination.
ANALISIS MANAJEMEN DAKWAH TERAPI PSIKORELIGIUS SOSIOPATIC DI PONDOK PESANTREN ISTIGHFAR SEMARANG Susanto, Dedy
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 23 No 1 (2025): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v23i1.3817

Abstract

Penelitian ini membahas analisis manajemen dakwah terapi psikoreligius dalam menangani perilaku sosiopatik di Pondok Pesantren Istighfar, Semarang. Didirikan dengan tujuan membina mantan preman, pesantren ini berupaya membantu mereka meninggalkan perilaku sosiopatik melalui pendekatan psikoterapi religius. Di bawah bimbingan Gus Tanto, santri yang berasal dari kawasan rawan seperti Barutikung, Kebon Harjo, Kaligawe, Tambaklorok, dan Purwosari mendapatkan pembinaan intensif yang menekankan nilai kasih sayang, baik di lingkungan pesantren maupun masyarakat sekitar. Keunikan pesantren ini terletak pada busana serba hitam yang dikenakan para santrinya, yang sebagian besar adalah laki-laki bertubuh gempal dan bertato. Dengan pendekatan dakwah berbasis spiritual, perilaku sosiopatik seperti kriminalitas dan kecanduan narkoba berhasil dicegah dan diatasi. Manajemen dakwah yang diterapkan mencakup tahapan perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengendalian (controlling). Strategi ini berperan penting dalam membentuk kembali santri menjadi individu yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam manajemen dakwah yang diterapkan di Pondok Pesantren Istighfar dalam upayanya mencegah dan mengobati perilaku sosiopatik, sebagai bagian dari dakwah Islam yang menyasar semua lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Da’wah tourism: Formulation of collaborative governance perspective development Susanto, Dedy; Musyafak, Najahan; Raharjo, Raharjo; Anasom, Anasom; Niswah, Uswatun; Hakim, Lukmanul
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 43 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v43.1.13214

Abstract

Purpose - Departing from the phenomenon that the number of da’wah tourist destinations is quite large, especially the tombs of ulama', and the number of tourist visits have increased significantly, this study aims to describe the formulation of tourism destination development, describe collaborative governance in tourism destination development and describe the inhibiting and supporting factors of tourism destination development in Semarang City.Method - The type and approach of research used is descriptive with a qualitative approach. Data validity checks using data source triangulation techniques are carried out by comparing the results of observation data with interview data and interview results with related documents and data analysis through data reduction, data presentation, and conclusion drawing.Result - The results showed that the development of da’wah tourist destinations had yet to be carried out. However, there is a growth in the number of da’wah tourist destinations. Collaborative governance in the development of tourism destinations has yet to run optimally. There are several supporting and inhibiting factors in the development of tourism destinations.Implication - The formulation of the development of da'wah tourism in Semarang with collaborative covernance affects the maximum achievement of the professionalism of da'wah tourism services, completeness of facilities and infrastructure, reputation and credibility of the existing destination image so that tourists can feel safe and satisfied and increase their religious awareness. The results of this study are used to provide input to the Semarang city government, the Tourism Office, other related agencies to improve in connection with the development that has been done.Originality - This research is the first research related to da'wah tourism in Semarang City, where in this tourism development research uses a collaborative governance approach.***Tujuan - Berangkat dari adanya fenomena yang berupa jumlah destinasi wisata dakwah cukup banyak, terutama makam ulama’, dan jumlah kunjungan wisatawan mengalami kenaikan yang signifikan, maka penelitian ini bertujuan mendiskripsikan formulasi pengembangan destinasi pariwisata, mendeskripsikan collaborative governance dalam pengembangan destinasi pariwisata dan mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung pengembangan destinasi pariwisata di Kota Semarang.Metode - Tipe dan pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi sumber data yang dilakukan dengan membandingkan hasil data pengamatan dengan data hasil wawancara dan hasil wawancara dengan dokumen yang terkait, dan analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil  -  Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, pengembangan destinasi wisata dakwah belum dilakukan secara keseluruhan akan tetapi terdapat pertumbuhan jumlah destinasi wisata dakwah, Collaboratie governance dalam pengembangan destinasi pariwisata belum berjalan maksimal dan terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan destinasi pariwisata.Implikasi – Formulasi pengembangan wisata dakwah di Semarang dengan collaborative covernance berpengaruh terhadap pencapaian yang maksimal terhadap profesionalitas pelayanan wisata dakwah, kelengkapan sarana dan prasarana, reputasi dan krebilitas citra destinasi yang ada sehingga wisatawan bisa merasa aman dan puas serta meningkatkan kesadaran beragama mereka. Hasil penelitian ini digunakan untuk memberikan masukan kepada pemerintah kota Semarang, Dinas Pariwisata, Dinas terkait lainnya untuk membenahi sehubungan dengan pengembangan yang telah dilakukan.Orisionalitas – Penelitian ini merupakan penelitian pertama terkait dengan wisata dakwah di Kota Semarang, di mana dalam penelitian pengembangan wisata ini menggunakan pendekatan collaborative governance.
Digitalisasi Bimbingan Skripsi Melalui Platform Web Base: Solusi Efisiensi Untuk Pengelolaan Bimbingan Mahasiswa Susanto, Dedy; Heriansyah, Heriansyah; Waliyuddin, Muhammad Azmi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5828

Abstract

Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak (FAI UM Pontianak) menghadapi tantangan dalam proses bimbingan skripsi yang masih dilakukan secara manual melalui pertemuan tatap muka. Keterbatasan waktu dosen sering menjadi kendala utama yang memperlambat penyelesaian skripsi mahasiswa. Untuk mengatasi permasalahan ini, dikembangkan FAIS Mobile Apps, sebuah aplikasi bimbingan skripsi berbasis web sebagai solusi inovatif guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas bimbingan. Sistem ini memungkinkan mahasiswa dan dosen untuk berinteraksi secara fleksibel tanpa keterbatasan ruang dan waktu. Penggunaan framework Bootstrap 4 dalam pengembangan aplikasi memberikan tampilan yang responsif serta kemudahan akses. Implementasi teknologi informasi ini juga mendukung kebijakan UM Pontianak dan FAI dengan meningkatkan kolaborasi akademik dan efisiensi administrasi. Program pelatihan yang akan dilaksanakan bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi informasi, sekaligus meningkatkan kompetensi dosen dalam pengelolaan bimbingan skripsi berbasis digital. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan FAIS Mobile Apps dapat mempercepat penyelesaian skripsi mahasiswa serta mendukung ekosistem pembelajaran yang lebih modern dan efisien. The Faculty of Islamic Studies at Universitas Muhammadiyah Pontianak (FAI UM Pontianak) faces challenges in thesis supervision, which is still conducted manually through face-to-face meetings. Limited lecturer availability often becomes a major obstacle, delaying students’ thesis completion. To address this issue, FAIS Mobile Apps, a web-based thesis supervision platform, has been developed as an innovative solution to enhance efficiency and effectiveness. This system enables flexible interactions between students and lecturers without spatial and temporal constraints. The application development utilizes the Bootstrap 4 framework to ensure a responsive interface and easy accessibility. The implementation of this information technology also supports UM Pontianak and FAI policies by fostering academic collaboration and administrative efficiency. The proposed training program aims to empower students in utilizing information technology while improving lecturers' competence in digital thesis supervision. With this innovation, FAIS Mobile Apps is expected to accelerate students' thesis completion and support a more modern and efficient learning ecosystem.