Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

MANAJEMEN REPUTASI DAN PEMBENTUKAN CITRA PT KIMIA FARMA TBK DALAM KASUS DAUR ULANG ALAT RAPID TEST COVID-19 Susilowati Susilowati
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 2 (2021): Mei
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i2.1468

Abstract

Tuntutan sebuah perusahaan adalah selalu menjaga reputasinya, dikarenakan perusahaan atau organisasi akan terus terpantau masyarakat atas semua yang dilakukan dan dijalankan perusahaan tersebut. Membangun reputasi membutuhkan waktu lama sampai hitungan tahun membangunnya, tetapi dengan hitungan detik semua menjadi hancur dengan kasus daur ulang alat rapid test Covid-19 di Bandara Kualanamu, maka reputasi PT Kimia Farma Tbk menjadi hancur, sehingga dibutuhkan manajemen reputasi dan pembentukam citra dalam kasus tersebut. Tujuan penelitian untuk menganalisa secara mendalam manajemen reputasi dan pembentukan citra PT Kimia Farma Tbk dalam kasus daur ulang alat rapid test Covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Deskriptif dengan metode analisis isi berita pada beberapa media online. Hasil penelitian PT Kimia Farma Tbk, melakukan 4 tahapan menghadapi reputasi, Fact Finding; telah melakukan penelitian permasalahan yang sebenar-benarnya, kemudian Planning dan Programming; dimana perusahaan menyerahkan mereka yang bersalah ke jalur hukum, merencanakan tindakan guna mengisi kekosongan di bandara Kualanamu, ketiga, yaitu Action and Communicating;Penyegaran manajemen dan internal perusahaan memastikan seluruh klinik dan laboratorium KFD di seluruh Indonesia sudah memenuhi dan menjalankan SOP KFD, menggelar Rapat Uumum Pemegang Saham Luar Biasa, memberhentikan Direktur Utama dan Direktur KFD I, pembenahan internal, terakhir, Evaluation; melakukan sidak memastikan praktik klinik dan laboratorium KFD sesuai SOP.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONTROL ASMA PADA PASIEN ASMA RAWAT JALAN Truly Dian Anggraini; Susilowati Susilowati; Aminudin Pamungkas
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 8 No 2 (2018): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.014 KB) | DOI: 10.32583/pskm.8.2.2018.123-130

Abstract

Asma merupakan sepuluh besar penyebab kesakitan dan kematian di Indonesia. Faktor resiko asma yang berasal dari pasien yang meliputi usia, jenis kelamin, genetik dan obesitas, namun masih belum diketahui pengaruhnya terhadap kontrol asma. Faktor di luar pasien yang mungkin juga mempengaruhi adalah ketepatan penggunaan alat inhalasi, dimana penggunaan alat inhalasi seharusnya dapat mengontrol dan mengurangi serangan asma. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kontrol asma pada pasien asma rawat jalan. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 109 pasien asma rawat jalan di RSUD Kota Surakarta yang diambil dengan tekhnik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan dari empat faktor yang dianalisis, faktor yang mempengaruhi kontrol asma adalah usia dan ketepatan penggunaan alat inhalasi. Hasil uji Chi-Square hubungan usia dengan kontrol asma p = 0,042 dan OR (Odd Ratio) = 3,277dan hubungan ketepatan penggunaan alat inhalasi dengan kontrol asma p = 0,000 dan OR (Odd Ratio) = 14,400. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia dan ketepatan cara penggunaan alat inhalasi dengan kontrol asma pasien rawat jalan.diharapkan adanya peningkatan pengetaan mengenai penggunaan alat inhalasi yang benar. Kata kunci : Asma, Usia, Ketepatan Alat Inhalasi, Kontrol Asma. ABSTRACT Asthma is the top ten causes of illness and death in Indonesia. Risk factors for asthma from patients including age, sex, genetic and obesity, but still not known to influence asthma control. Factors outside the patient that might also affect the accuracy of the use of inhalation devices, where the use of inhalation equipment should be able to control and reduce asthma attacks. The study aimed to analyze factors related to asthma control in outpatient asthma patients. This study uses an observational analytic design with a cross sectional approach. The sample of 109 outpatient asthma patients in Surakarta City Hospital was taken by purposive sampling technique. Data analysis using Chi-Square statistical test. The results showed that of the four factors analyzed, the factors that influence asthma control are age and accuracy of use of inhalers. Chi-Square test results of the relationship of age with asthma control p = 0.042 and OR (Odd Ratio) = 3.277 and the relationship of the accuracy of the use of inhalation devices with asthma control p = 0.000 and OR (Odd Ratio) = 14,400. These results indicate a significant relationship between age and accuracy of how to use inhalation devices with outpatient asthma control. It is hoped that there will be an increase in mapping regarding the use of correct inhalation devices. Keywords: Asthma, Age, accuracy of the use of inhalation devices, asthma control
ANALISIS PENGARUH FAKTOR BUDAYA, SOSIALISASI, KEPEMILIKAN DAN KUALITAS LAYANAN WAJIB PAJAK TERHADAP PENINGKATAN PEMBAYARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB P2) DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Susilowati Susilowati
KINDAI Vol 13 No 2 (2017): KINDAI
Publisher : JURNAL KINDAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.315 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the influences of culture, socialization, ownership and service quality of taxpayer towards the increase of rural and urban land and building tax payments (PBB P2) in Banjarbaru City. This research was conducted using is an explanatory research. There were 60 Regional Revenue Office Banjarbaru employees as samples. The results showed that culture, socialization, ownership and quality services of taxpayer have simultaneous and partial effect towards the increase of rural and urban land and building tax payments (PBB P2) in Banjarbaru City Keywords: culture, socialization, ownership, service quality, improved PBB P2 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya, sosialisasi, kepemilikan, dan kualitas layanan wajib pajak terhadap peningkatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di Kota Banjarbaru. Penelitian ini adalah penelitian eksplanatori. Sampel sebanyak 60 pegawai Dinas Pendapatan Daerah Kota Banjarbaru. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel budaya, sosialisasi, kepemilikan dan kualitas layanan wajib pajak memiliki pengaruh secara simultan dan parsial terhadap peningkatan pembayaran PBB P2 di Kota Banjarbaru. Kata Kunci: budaya, sosialisasi, kepemilikan, kualitas layanan, PBB P2
JAMINAN KREDIT PADA PERJANJIAN KREDIT SINDIKASI Susilowati Susilowati; Sri Mulyani
MAGISTRA Law Review Vol 3, No 02 (2022): MAGISTRA Law Review
Publisher : PSHPM Untag Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35973/malrev.v3i2.3173

Abstract

Jaminan Kredit pada Perjanjian Kredit Sindikasi Bank merupakan jaminan yang penting dalam pembahasan utama Penulisan Hukum ini.  Metode yang penulis gunakan dalam Penelitian Hukum ini Yuridis Normatif, dokumen pedoman dalam penyusunan adalah dokumen hukum primer dan dokumen hukum sekunder. Jaminan Kredit pada Perjanjian Kredit Sindikasi adalah jaminan kredit dengan hak konsesi yang meliputi pendapatan pengusahaan jalan tol, rekening penampungan, dan klaim asuransi. Jaminan Kredit untuk menjamin Para Kreditur dalam Sindikasi Bank apabila terjadi cidera janji atau wanprestasi atau kredit macet dari Debitur. Jaminan diatur dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 10 tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan, jaminan diartikan “keyakinan iktikad dan kemampuan serta kesanggupan nasabah atau Debitur untuk melunasi hutangnya atau mengembalikan pembiayaan sesuai yang diperjanjikan”. Jaminan Kredit juga diatur dalam pasal 1131 KUHPerdata: “segala kebendaan si berhutang, baik yang bergerak maupun tidak bergerak, baik yang sudah ada maupun yang akan ada dikemudian hari, menjadi tanggungan untuk segala perikatan perseorangan”. Konsesi adalah pemberian hak, ijin, atau tanah oleh Pemerintah. Yang membedakan Kredit Sindikasi adalah jumlah krediturnya lebih dari satu kreditur. Pembahasan adalah Jaminan Kredit pada Perjanjian Kredit Sindikasi antara PT. TMJ dengan Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI dan Bank BPD Jateng dalam hal pengusahaan Jalan Tol Semarang Solo.  
Pengaruh levels of inquiry-interactive demonstration terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas VIII SMP pada materi tekanan zat Itsna Yunida Al Husna; Susilowati Susilowati; Erni Yulianti
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1009.825 KB) | DOI: 10.17977/um067v1i5p334–340

Abstract

Berdasarkan pengamatan pembelajaran IPA SMP di Malang masih melibatkan peran guru yang dominan. Siswa tidak memiliki pemahaman yang mendalam mengenai suatu materi karena tidak memiliki pengalaman secara langsung dalam proses mencari tahu. Hal ini menyebabkan kemampuan berpikir tingkat tinggi cenderung rendah. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Levels of Inquiry-Interactive Demonstration dibandingkan dengan Levels of Inquiry-Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas VIII SMP. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan teknik posttest only control group design. Kelas eksperimen menggunakan Levels of Inquiry-Interactive Demonstration dan kelas kontrol menggunakan Levels of Inquiry-Discovery Learning. Instrumen penelitian terdiri atas 20 soal pilihan ganda kemampuan berpikir tingkat tinggi yang valid dengan tingkat reliabilitas 0,872. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang belajar dengan Levels of Inquiry-Interactive Demonstration lebih tinggi dibandingkan Levels of Inquiry-Discovery Learning.
Application Of The Problem Based Learning Model With Media Learning Videos To Increase Motivation Learning Class VI Gondangan Jogonala State Primary School Susilowati Susilowati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v5i6.81219

Abstract

The problem based learning model is one of the models used in science learning. The problem based learning model is a learning approach that uses real world problems as a context for students to learn critical thinking and problem solving skills, as well as to gain essential knowledge and concepts from the subject matter. The use of the Problem Based Learning Model and learning video media can increase learning motivation and learning outcomes for class VI students at SD Negeri Gondangan Jogonalan.Online learning with a problem based learning model and learning video media can improve the learning outcomes of class VI students at SD Negeri Gondangan. This can be seen from the value of learning outcomes in each lesson content which has increased from the pre-cycle activities, the first cycle to the second cycle, with an average value of 81.53 or 90%. On average, each student has achieved a KKM score of 70.
UPAYA MENINGKATKAN ORAL ACTIVITIES DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF IPA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SALAM MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA TEMA PENCEMARAN AIR EFFORTS TO IMPROVE THE ORAL ACTIVITIES AND COGNITIVE LEARNING SCIENCE OUTCOMES THE STUDENTS OF CLASS VII SMPN 1 SALAM THROUGH THE MODEL OF THE PROBLEM BASED LEARNING ON THE THEME OF WATER POLLUTION Zumi Hanifa; Zuhdan Kun Prasetyo; Susilowati Susilowati
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui proses model Problem Based Learning dalam meningkatkan oral activities dan hasil belajar kognitif IPA siswa kelas VII SMP Negeri 1 Salam, Kabupaten Magelang, (2) mengetahui seberapa besar peningkatan oral activities dan hasil belajar kognitif siswa pada tema materi pencemaran air. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakanmodel Problem Based Learning. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes hasil belajar kognitif, dan lembar observasi oral activities siswa. Kemampuan oral activities dianalisis menggunakan teknik persentase sedangkan hasil belajar kognitif IPA menggunakan gain score. Dari hasil analisis menggunakan teknik persentase diperoleh kenaikan oral activities siswa dengan kategori baik pada siklus I sebesar 26,47% (9 siswa), menjadi 61,76% (21 siswa) di siklus II. Besarnya peningkatan persentase oral activities siswa dari siklus I ke siklus II yaitu 35,29%. Pada analisis gain score untuk hasil belajar kognitif IPA siswa diperoleh hasil gain score siklus I sebesar 0.55 dan siklus II yaitu 0.62. Peningkatan gain score hasil belajar kognitif darisiklus I ke siklus II sebesar 0.07. Persentase ketuntasan hasil belajar kognitif IPA pada siklus I sebesar 82,36% (28 siswa) dan siklus II sebesar 85,29% (29 siswa).Kata kunci: Hasil Belajar Kognitif IPA, Model Problem Based Learning, Oral ActivitiesThis research aims to (1) know the process of the model of the Problem Based Learning in improving the oral activities and the results of cognitive learning science the students of class VII SMP 1 Salam, Magelang Regency, (2) know how big improvement of oral activities and the results of cognitive learning students on the theme of the material water pollution. The research method used is the Class Action Research (CAR) using the model of the Problem Based Learning. Instrument used in the form of observation sheet of learning implementation, test results of cognitive learning and observation sheet oral activities students. Oral ability activities were analyzed using the technique of percentage while the results of the cognitive learning science using gain score. The results of the study showed that the PBL model can improve the oral activities and the results of cognitive learning students. There are five steps in PBL teaching models that is giving the orientation about the problem to the students, organising students to examine, help independent investigation and groups to develop and present their artifact and exhibit, analyze and evaluate the process to resolve the issue. From the results of the analysis using the technique of the percentage obtained oral increase student activities with good category at cycle I of 26,47% (9 students), become 61,76% (21 students) in the cycle II. An increase in the percentage of oral activities students from I cycle to the cycle II namely 35,29%. On the analysis of the gain score for the results of cognitive learning science students obtained the results of score gains I cycle of 0.55 and the cycle II namely 0.62. Increased gain score results of cognitive learning from I cycle to the cycle II of 0.07. The percentage of learning in line with the results of the cognitive learning science at cycle I of 82,36% (28 students) and the cycle II of 85,29% (29 students).Keywords: Oral Activities, The Model of the Problem Based Learning, The Results of Cognitive Learning Science
PENGEMBANGAN LKPD IPA TEMA “PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR” BERBASIS PEDAGOGY FOR SUSTAINABILITY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP THE DEVELOPMENT OF SCIENCE STUDENT WORKSHEETS (LKPD) WITH THE THEME “MAKING LIQUID ORGANIC FERTILIZER” BASED PEDAGOGY FOR SUSTAINABILITY TO INCREASE CRITICAL THINKING SKILLS OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Titik Wulandari; Eko Widodo; Susilowati Susilowati
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan LKPD IPA berbasis pedagogy for sustainability untuk meningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMP. Prosedur pengembangan penelitian ini yaitu model 4-D yang terdiri dari 4 langkah penelitian dan pengembangan, yaitu define, design, develop, disseminate. Namun, pada penelitian ini hanya dilakukan sampai pada tahap develop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD IPA tema “Pembuatan Pupuk Organik Cair” berbasis pedagogy for sustainability layak untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Hal ini ditunjukkan pada perolehan gain score dengan kategori sedang.Kata kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, LKPD, Pedagogy for SustainabilityThis research aims to determine the prevalence of Science LKPD based pedagogy for sustainability to improve the critical thinking skills of students of JHS. The development procedure of this research is 4-D model consisting of 4 research and development step, that is define, design, develop, disseminate. However, this research is only carried out until the stage of develop. The results showed that Science LKPD with the theme "Making Liquid Organic Fertilizer" based pedagogy for sustainability is feasible to improve students' critical thinking skills. This is shown in the acquisition of gain score at moderate improvement category.Keywords: Critical Thinking Skills, LKPD, Pedagogy for Sustainability
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PRACTICAL SKILLS SISWA SMP Dwi Handayani; Insih Wilujeng; Susilowati Susilowati
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (July, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kelayakan Petunjuk Praktikum IPA yang dihasilkan; (2)Mengetahui peningkatan practical skills siswa setelah menggunakan petunjuk praktikum IPA. Model penelitian yangdigunakan adalah Research dan Development (RD) yang dikembangkan oleh Borg dan Gall. Langkah-langkahtersebut diadaptasi menjadi 7 langkah utama, yaitu: (1) studi pendahuluan; (2) perencanaan; (3) pengembanganproduk; (4) penilaian ahli; (5) revisi produk; (6) uji lapangan; (7) diseminasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwadihasilkan produk Petunjuk Praktikum IPA dengan nilai A dalam kategori sangat baik. Respon siswa terhadappetunjuk praktikum IPA yang dikembangkan termasuk dalam kategori baik (B). Penguasaan practical skills siswasetiap pertemuan selalu mengalami peningkatan. Pada pertemuan pertama penguasaan practical skills siswa sebesar66% dalam kategori baik. Pertemuan kedua penguasaan practical skills siswa meningkat menjadi 82% dalam kategorisangat baik.  Pertemuan ketiga terjadi peningkatan practical skills menjadi 93% dalam kategori yang sangat baik.Kata kunci:  Petunjuk Praktikum IPA, Practical skills
PENGEMBANGAN LKPD IPA MATERI “TEKANAN ZAT” BERPENDEKATAN AUTHENTIC INQUIRY LEARNING DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIKAP INGIN TAHU DAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING PESERTA DIDIK SMP Mouromadhoni Kasyfi Rifqi; Sabar Nurohman; Susilowati Susilowati
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan LKPD IPA yang dikembangkan menurut ahli dan guru, (2) respon peserta didik terhadap LKPD IPA berpendekatan authentic inquiry learning, (3) tingkat sikap ingintahu peserta didik dalam pembelajaran menggunakan LKPD berpendekatan authentic inquiry learning (4) peningkatankemampuan problem solving peserta didik dalam pembelajaran menggunakan LKPD berpendekatan autentic inquirylearning. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan model 4-D (four-D). Tahap-tahappenelitian ini meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Subjekpenelitian adalah  dosen ahli,  guru IPA, dan peserta didik kelas VIII B SMP Negeri 14 Yogyakarta. Instrumenpenelitian yang digunakan berupa instrumen validasi LKPD dosen ahli dan guru, angket respon peserta didik, angketsikap ingin tahu, lembar observasi kemampuan problem solving, dan pretest-posttest kemampuan problem solving.Teknik analisis yang digunakan antara lain rerata skor untuk mencari skor aktual, konversi skor menjadi empatkategori, skor persentase sikap ingin tahu, konversi skor menjadi nilai kategori sikap ingin tahu, perhitunganpersentase penguasaan kemampuan problem solving, dan gainscore penguasaan kemampuan problem solving. Hasil penelitian dari pengembangan LKPD IPA adalah (1) LKPD IPA berpendekatan authentic inquiry learningyang dikembangkan dinilai sangat baik oleh dosen ahli dan guru serta layak digunakan dalam pembelajaran IPA, (2)peserta didik memberikan respon sangat baik terhadap LKPD IPA berpendekatan authentic inquiry learning hasilpengembangan, (3) tingkat sikap ingin tahu diperoleh kategori kuat (4) peningkatan kemampuan problem solvingpeserta didik dalam pembelajaran menggunakan IPA berpendekatan authentic inquiry learning diperoleh peningkatansebesar 17,8%dan gainscore sebesar 0,74 yang termasuk dalam kategori “tinggi”.Kata kunci: LKPD IPA, Pendekatan Authentic Inquiry Learning, Sikap Ingin Tahu, Kemampuan Problem Solving