Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Karakteristik Petrologi Batuan Daerah Banturung Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya I Putu Putrawiyanta; Novalisae Novalisae; Noveriady Noveriady; Neny Fidayanti; Irga Loti Rante; Hendrik Brianto
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 8 No 4 (2024): G-Tech, Vol. 8 No. 4 Oktober 2024
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/gtech.v8i4.5508

Abstract

The Banturung area, a sub-district in Bukit Batu District, Palangka Raya City, mostly consists of rocky hill morphology. This research aims to determine the characteristics of rocks in the Banturung area based on petrological analysis and direct observation of rock outcrops at the research location. Characteristics can be determined by direct field observation or by macroscopic observation, where what is observed are physical properties including color, structure, texture, mineral composition and also the formation process. From the results of the analysis it is known that the characteristics of the rocks at the research location include igneous rock types and there are several mineral compositions with an average percentage of quartz 52.5%, plagioclase 21.3%, mica 8.6%, biotite 5%, hornblende 11, 3% and 1.3% pyrite mineral.
Analisis Biaya Penggunaan Kapur dan Tawas pada Pengolahan Air Asam Tambang di Settling Pond 03 Pit Paku PT. Rimau Andreashah Eko Prastyo; Lisa Virgiyanti; Nuansa Mare Apui Ganang; Neny Sukmawatie; Neny Fidayanti
Jurnal sosial dan sains Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v4i10.23508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya penggunaan kapur dan tawas dalam pengolahan air asam tambang di Settling pond 03, Pit Paku, PT. Rimau Energy Mining. Air asam tambang, hasil reaksi kimia antara mineral sulfida dan air, memerlukan penanganan khusus untuk mengurangi dampak lingkungan. Penggunaan kapur dan tawas bertujuan untuk meningkatkan pH dan menurunkan kekeruhan air asam tambang. Melalui percobaan laboratorium dengan berbagai dosis kapur dan tawas, penelitian ini menemukan dosis yang paling efektif untuk menetralkan air asam tambang, meningkatkan pH, dan menurunkan kekeruhan sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis biaya yang diperlukan untuk setiap kombinasi dosis yang diuji, dengan hasil menunjukkan perbandingan biaya pengolahan berdasarkan dosis kapur dan tawas yang digunakan. Berdasarkan analisis biaya, ditemukan bahwa kombinasi dosis kapur dan tawas yang optimal menghasilkan biaya yang lebih efektif dibandingkan metode yang diterapkan sebelumnya.. Dosis yang efektif untuk menetralkan air asam tambang adalah 1 gram kapur dan 2 gram tawas per liter, yang berhasil menaikkan pH dari 3,88-4,13 menjadi 8,10-8,40, serta menurunkan kekeruhan dari 498-522 NTU menjadi 144,9-196,1 NTU.
Pemetaan Titik Lokasi Infrastruktur di Desa Penda Pilang dengan Menggunakan GPS Map Garmin 64 SC, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah Noveriady Noveriady; Novalisae Novalisae; I Putu Putrawiyanta; Ferdinandus Ferdinandus; Neny Fidayanti
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 3 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i3.5002

Abstract

Community Service Program (PKM) Mapping Infrastructure Location Points using satellite-based GPS in Penda Pilang Village in order to prepare location information and types of infrastructure facilities available, and can be used as a base map in future infrastructure development. The product resulting from this activity is a Map of Infrastructure Location Points in Penda Pilang Village, Kurun District, Gunung Mas Regency, Central Kalimantan Province. On the map, there are 9 (nine) physical infrastructures consisting of Village Gate, Church, Village Office and BPD, PAUD, Kindergarten, Elementary School, Middle School, Posyandu, and Community Health Center.
ANALISIS GEOMETRI JALAN ANGKUT PT TOP JOBSITE CV BUNDA KANDUNG DESA PARING LAHUNG KECAMATAN MONTALAT KABUPATEN BARITO UTARA: ANALYSIS GEOMETRY OF HAULING ROAD AT PT TOP JOBSITE CV BUNDA KANDUNG PARING LAHUNG VILLAGE MONTALAT DISTRICT NORTH BARITO DISTRICT Septiani, Agrista; Sukmawatie, Neny; Fidayanti, Neny; Virgiyanti, Lisa; Andri, Yusias; Hendra Wiryanto, Yustinus
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 24 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v24i2.14916

Abstract

CV Bunda Kandung merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara dan berlokasi di desa Paring Lahung Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian yang menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan kelayakan Jalan Angkut yang digunakan oleh beberapa perusahaan dalam mengangkut batubara, yang beresiko terhadap kecelakaan tambang. Berdasarkan hasil analisis, jalan angkut sudah memenuhi standar kelayakan menurut AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials), dengan lebar jalan pada jalan lurus adalah 15,59 meter, lebar jalan pada tikungan adalah 14,93 meter dan grade maksimum 11%. Permasalahan terdapat pada bangunan pelengkap jalan angkut, yaitu safety berm kurang dari 0,9 meter, guide post kurang dari 1,5 meter dan belum ada lampu penerangan pada jalan angkut, sehingga perlu dilakukan perbaikan pada safety berm, guide post dan pengadaan lampu penerangan jalan. Kata Kunci : Hauling, Keselamatan Kerja, Geometri
ANALISIS DIMENSI SETTLING POND PADA AREA KATHRYN BLOK SOROWAKO PT VALE INDONESIA TBK: DIMENSIONAL ANALYSIS OF SETTLING POND IN KATHRYN AREA SOROWAKO BLOCK PT VALE INDONESIA TBK BR Bagariang, Marsella; Sukmawatie, Neny; Fidayanti, Neny; Indrajaya, Fahrul; Saptawartono
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i1.19408

Abstract

PT Vale Tbk Indonesia terletak dikecamatan Nuha kabupaten Luwu Timur provinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan bijih nikel. Sistem penambangannya menggunakan metode open cast. Aktivitas penambangan tersebut mengakibatkan banyaknya bukaan lahan, sehingga ketika hujan volume air yang masuk ke dalam tambang cukup besar, dengan demikian akan menghambat dan menjadi kendala dalam proses penambangan maka untuk mengatisipasinya dibuatlah settling pond. Debit air limpasan pada area ini yaitu sebesar atau 4.001.431,68 m3/hari dihitung menggunakan metode rasional dengan memperhitungkan intensitas curah hujan sebesar 43,70 mm/jam dan luas daerah tangkapan hujan seluas 655,948 Ha dan koefisien limpasan 0,58. Berdasarkan perhitungan debit limpasan, diketahui bahwa settling pond aktual dengan total volume 60.045,26 m³ tidak mampu menampung debit air yang masuk, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan meluapnya air dan tidak optimalnya proses pengendapan lumpur. Maka dari itu, dibuatlah rekomendasi settling pond yang sesuai dengan debit air yang masuk dengan paramater debit limpasan sebesar atau 4.001.431,68 m3/hari dan kecepatan pengendapan 0,93 m/jam didapatkan luas settling pond sebesar 17,9 Ha. Kata kunci: Intensitas Curah Hujan, Koefisien Limpasan, Catchment Area, Settling Pond
ANALISIS SISTEM DEWATERING DI PT. MITRA BARITO KECAMATAN MONTALLAT KABUPATEN BARITO UTARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH: ANALISYS OF DEWATERING SYSTEM AT PT MITRA BARITO MONTALLAT DISTRICT NORTH BARITO REGENCY CENTRAL KALIMANTAN PROVINCE Sinaga, Elme Romayani; Sukmawatie, Neny; Iashania, Yunida; Novalisae; Fidayanti, Neny
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i1.19415

Abstract

PT. Mitra Barito merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha pertambangan batubara. Pada industri pertambangan, curah hujan yang tinggi dapat menjadi salah satu penghambat kegiatan operasional penambangan dan dapat menurunkan target produksi yang sudah direncanakan oleh perusahaan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menanggulangi potensi air yang masuk ke Pit. Untuk penanggulangan air di PT. Mitra Barito menggunakan sistem penyaliran tambang yaitu sistem Dewatering metode kolam terbuka (sump) dimana air akan berkumpul dalam suatu kolam yang kemudian dipompa keluar. Curah hujan rencana dengan periode 10 tahun yaitu tahun 2014-2023, curah hujan rata-rata maksimum adalah 211,008 mm, dengan curah hujan rencana sebesar 351,2 mm, diperoleh intensitas curah hujan sebesar 48,2 mm/jam dan durasi hujan yaitu 4 jam perhari dengan luas catchment area sebesar 0,148 km2, sehingga total debit air yang masuk ke catchment area adalah 25.152,71 m3/hari. Pemompaan dengan pompa Sykes 150 HH debit sebesar 199,27 m3/jam dan pompa Multi Flow 420-EXH debit pompa sebesar 0,3 m3/detik maka total debit pemompaan perhari adalah 27.820 m3/jam dengan durasi pemompaan 22 jam/perhari membutuhkan pengeringan sump yaitu 0,904 hari.atau jika dibulatkan hanya membutuhkan waktu 1 hari saja. Kata kunci: Debit, Sistem Penyaliran, Catchment Area, Pompa
ANALISIS TINGKAT EROSI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN PADA PT. BARAMEGA CITRA MULIA PERSADA : ANALYSIS OF EROSION LEVEL AND ITS IMPACT ON ENVIRONMENTAL CONDITIONS AT PT. BARAMEGA CITRA MULIA PERSADA Rasidi, Muhammad Untung; Saptawartono; Fidayanti, Neny; Inso, Yos David; Ganang, Nuansa Mare Apui
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i2.16804

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat erosi pada timbunan tanah penutup dan dampak erosi pada tanah penutup. Disposal merupakan area terbuka yang rawan terhadap erosi dan jika terjadi hujan yang sangat deras, pasti tanah tersebut dapat dengan mudah terkikis oleh tetesan air hujan sehingga tanah yang semula sudah rusak akan tererosi dan berpengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Berdasarkan fakta di atas, kajian erosi pada timbunan tanah penutup sangat dibutuhkan. Metodologi penelitian ini meliputi pengumpulan data curah hujan dan pengamatan tanah, pengamatan fasilitas pengendalian erosi, dan pemanfaatan Universal Soil Loss Equation (USLE) untuk menentukan tingkat erosi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tanggul lama di PT. Baramega Citra Mulia Persada memiliki perkiraan tingkat erosi sebesar 2.678,29 ton/ha/tahun, sedangkan tanggul baru memiliki perkiraan tingkat erosi sebesar 3.895,69 ton/ha/tahun. Dengan mempraktikkan teknik pengelolaan erosi yang disarankan, yang meliputi penurunan sudut lereng timbunan, pembuatan teras pada timbunan, penanaman tanaman penutup di sana, dan pembuatan pont sedimen dan saluran air di sekitar timbunan. Diharapkan hasil ini akan meningkatkan efektivitas tanah penutup PT. Baramega Citra Mulia Persada. Kata Kunci: Tanah Penutup, erosi, PT. Baramega Citra Mulia Persada.
Analisis Produktivitas Alat Gali Muat Dan Angkut Pada Pengupasan Overburden Di PIT Barat PT. Kencana Sinergi Jaya Melinda, Sena; Fidayanti, Neny; Hutajulu, Yossa Yonathan; Wiryanto, Yustinus.H.; Andri, Yusias
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20746

Abstract

Produktivitas alat berat merupakan salah satu indikator utama dalam keberhasilan operasional penambangan. PT. Kencana Sinergi Jaya Site Electra Global menghadapi masalah rendahnya produktivitas alat gali muat (excavator) dan alat angkut (dumptruck) pada kegiatan pengupasan tanah penutup (overburden) di Pit Barat. Rata-rata produktivitas excavator sebesar 131–192 BCM/jam dan dumptruck 45–65 BCM/jam. Jumlah ritase aktual per hari adalah 2.817 (Fleet 1), 3.276 (Fleet 2), dan 4.121 (Fleet 3) dengan total 10.214 BCM, masih di bawah target 10.553 BCM. Waktu kerja tersedia 20,5–21,5 jam, sedangkan kebutuhan waktu kerja mencapai 23,68 jam. Hambatan utama yaitu kondisi jalan, front, dan disposal yang buruk, keterbatasan alat support (bulldozer), keterlambatan pengisian BBM, serta hujan. Diperlukan perbaikan hambatan dan manajemen waktu agar target produktivitas dapat tercapai sesuai dengan jam kerja tersedia.
Analisis Penggunaan Kapur dan Kaustik Soda pada Pengolahan Air Tambang di Settling Pond Pit 72 Pt. Unirich Mega Persada Desa Hajak Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara Mahara, Deo; Sukmawatie, Neny; Putrawiyanta , I Putu; Fidayanti, Neny; Ganang, Nuansa Mare Apui
Action Research Literate Vol. 7 No. 11 (2023): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v7i11.200

Abstract

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, produksi batubara di Indonesia meningkat dan dari tingginya produksi batubara, tentu limbah yang dihasilkan dari proses produksi tersebut ikut meningkat salah satunya adalah limbah air tambang. Limbah air tambang perlu olah agar tidak mencemari lingkungan. Adapun cara pengolahan air tambang dimulai dari mengenali keadaan air tambang dan melakukan penetralan pH air tambang pada settling pond untuk mengurangi tingkat asam air tambang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan sampel air tambang yang kemudian dicampur dengan bahan kapur dan kaustik soda untuk mengetahui dosis dan kebutuhan bahan penetralan pH air tambang, mengetahui pengaruh kapur dan kaustik soda pada tinggi endapan, dan waktu keruh jernih yang dibutuhkan untuk kapur dan kaustik soda setelah pengadukan. Penelitian ini melakukan penelitian dengan penelitian deskriptif kuantitatif yang pengolahan datanya dengan cara mendeskripsikan, meneliti, dan menjelaskan sesuatu yang dipelajari apa adanya, dan menarik kesimpulan dari fenomena yang dapat diamati dengan menggunakan angka-angka. Hasil dari penelitian ini mendapatkan nilai besaran dimensi dan fungsi kolam pada settling pond, perhitungan debit air hujan yang masuk ke settling pond, perhitungan debit aktual pompa dari sump yang masuk ke settling pond, nilai dosis dan kebutuhan kapur dan kaustik soda untuk penetralan pH, nilai tinggi endapan, dan nilai waktu keruh jernih kapur dan kaustik soda pada air sampel. Sehingga dari hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi dalam penggunaan kapur dan kaustik soda untuk pengolahan air tambang.
Analisis Keselamatan Kerja Pada Kegiatan Penambangan Batubara Menggunakan Metode Hiradc Pada PT. Mega Multi Energi Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah Aprilia, Reza; Fidayanti, Neny; Putrawiyanta, I Putu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11038

Abstract

Terjadinya 9 (sembilan) insiden kecelakaan kerja pada tahun 2023 pada Pit 2 BB II PT. Mega Multi Energi, maka diperlukan peninjauan ulang manajemen keselamatan kerja. Hal tersebut yang melatarbelakangi penulis melakukan analisis menggunakan metode Hazard identification, Risk Assessment and Determine Control (HIRADC) dengan mengalikan 3 parameter yaitu kemungkinan (probability), Kekerapan (frequency) dan dampak (consequence). Penelitian dilakukan dengan observasi lapangan untuk mengidentifikasi bahaya, setelah itu dinilai risikonya berdasarkan AS/NZS 4360 (2004). Hasil dari identifikasi bahaya diperoleh sebanyak 34 potensi bahaya, diperoleh tingkat risiko dalam kategori very high 13 bahaya, priority 12, subtancial 5 bahaya, Priority 3 bejumlah 3 bahaya dan acceptable 1 bahaya. Adanya pengendalian dari perusahaan diperoleh tingkat risiko sisa yaitu subtancial 15 bahaya, Priority 3 berjumlah 13 bahaya dan acceptable sebanyak 6 bahaya. Tingkat risiko sisa tertinggi yaitu kategori subtancial sehingga diperlukan pengendalian tambahan.