Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Story Telling Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara dalam Cerita Rakyat (HIKAYAT) Siswa Kelas X SMA Ulun Nuha Medan Tahun Pembelajaran 2023-2024 Junaidi, Dedek; Zahara, Siti Fatimah; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13869

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu bagaimana pengaruh penerapan metode story telling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas X SMA Ulun Nuha Medan.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui metode story telling siswa kelas X SMA Ulun Nuha Medan.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol.Setiap kelas berjumlah 31 siswa pada kelas masing-masing.Berdasarkan analisis persentasi menunjukkan adanya pengaruh penerapan story telling pad hasil belajar siswa dalam keterampilan berbicara dalam cerita rakyat (hikayat). Hal ini terlihat dari hasil analisis uji normalisasi dimana p value > 0,05. Sementara pada uji homogenitas p-value > a yaitu 0,280 > 0,05. Selanjutnya hasil pengujian hipotesis melalui uji t dengan menggunakan metode independent sampel t-test diperoleh nilai signifikansi (2 tailed) sebesar 0,000.Karena nilai signifikansi atau p-value < a, maka Ho dan Ha.
Pengaruh Media Kartu Gambar terhadap Keterampilan Menulis Teks Anekdot di Kelas X SMK Melati Perbaungan Tahun Ajaran 2023-2024 Nopita, Melly Ayu; Zahara, Siti Fatimah; Muliatik, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penggunaan media kartu gambar terhadap keterampilan menulis teks anekdot siswa Kelas X SMK Melati Perbaungan.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Melati Perbaungan Tahun Pembelajaran 2023-2024 yang berjumlah 43 siswa.Instrumen dalam penelitian ini peneliti menggunakan tes. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan menulis teks anekdot sebelum menggunakan media kartu gambar diperoleh rata-rata sebesar 59,5 dan standar deviasi sebesar 8,55 dengan distribusi kecenderungan data pre-test termasuk dalam kategori kurang.Kemampuan menulis teks anekdot sesudah menggunakan media kartu gambar diperoleh rata-rata sebesar 80,3 dan standar deviasi sebesar 8,80 dengan distribusi kecenderungan data post-test termasuk dalam kategori baik.Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung> ttabel (9,765 > 2,037). Hal ini berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa ada pengaruh media kartu gambar berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMK Melati Perbaungan Tahun Pembelajaran 2023-2024.
Implementasi UU No. 24 Tahun 2009 bagi Siswa-Siswi SMP Al Washliyah 8 Medan dengan Tema Bahasa Dunia Milenial Kusyani, Diah; Zahara, Siti Fatimah; Muliatik, Sri
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/wahana.v2i1.237

Abstract

Mitra program Pengabdian Kepada Masyarakat adalah siswa-siswi SMP Alwashliyah 8 Medan. Di latar belakangi oleh generasi Milenial yang dewasa ini sedang viral, khususnya di media sosial. Netizen sering menyebutnya dengan kids jaman now. Generasi ini hadir sebagai bentuk diferensiasi antara generasi zaman dulu yang eksis di tahun 90-an dengan generasi yang sedang eksis di zaman sekarang. Dari segi usia, bisa dikatakan generasi milenial adalah mereka yang saat ini berada pada rentang umur 15-30 tahun. Sasaran utama dalam kegiatan ini adalah implementasi UU No. 24 Tahun 2009 bagi siswa-siswi di SMP Alwashliyah 8 Medan dengan tema “Bahasa Dunia Milenial”. Metode penyampaian dengan melakukan teknik game menggunakan apliaksi Kahoot dan ceramah yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Alwashliyah Medan. Hasil yang dicapai dari program pengabdian ini ialah (1) memperkenalkan Ejaan Bahasa yang Disempurnakan, (2) pengaruh bahasa gaul terhadap perkembangan Bahasa Indonesia, (3) Implementasi UU No. 24 Tahun 2009 melalui game aplikasi Kahoot, (4) memperkenalkan rasa cinta dan kesetiaan dalam berbahasa Indonesia. Pada kegiatan ini siswa-siswi sebagai mitra dikenalkan dengan identitas bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa sehingga para siswa sangat antusias bertanya dan terlihat sangat aktif menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUNTING CERPEN MELALUI METODE LATIHAN TERBIMBING DENGAN MEDIA SURAT KABAR EDISI MINGGUAN Muliatik, Sri; Zahara, Siti Fatimah; Perangin-angin, Esra
Sasando Vol 5 No 2 (2022): SASANDO VOL 5 NO 2 OKTOBER 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v5i2.185

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) keterampilan menyunting cerpen pada mahasiswa semester V program studi Bahasa dan Sastra Indonesia di universitas Al–Washliyah Medan, (2) perubahan tingkah laku mahasiswa semester V program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Al-Washliyah Medan setelah mengikuti pembelajaran menyunting cerpen melalui metode latihan terbimbing dengan media surat kabar mingguan. Berdasarkan analisis data penelitian keterampilan menyunting cerpen mahasiswa dari pratindakan, siklus I sampai pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 12%. Sebelum dilakukannya tindakan, nilai rata-rata klasikal menyunting cerpen sebesar 60,14. Pada siklus I terjadi peningkatan 11%, dengan nilai rata-rata 71,43 dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 12%, dengan nilairata-rata kelas sebesar 82,91. Jadi peningkatan keterampilan menyunting cerpen mahasiswa dari pratindakan sampai siklus II sebesar 12%. Peningkatan keterampilan menyunting cerpen mahasiswa ini juga diikuti dengan perubahanperilaku negatif menjadi perilaku positif. Pada siklus II mahasiswa semakin aktif dan senang dalam proses pembelajaran.
Analisis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Kisik-Kisik Pada Masyarakat Melayu Tanjung Balai: (Kajian Antropologi Sastra) Afni Kholiza; Siti Fatimah Zahara; Wina Wulandari
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i1.5062

Abstract

Ritual Kisik-Kisik merupakan tradisi penyembuhan warisan budaya masyarakat Melayu di Tanjung Balai Asahan yang bertujuan memanggil kembali roh orang sakit. Meski telah mengalami modernisasi, ritual ini tetap diyakini sebagai metode penyembuhan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan, nilai-nilai kearifan lokal, asal usul, serta manfaat ritual Kisik-Kisik bagi masyarakat. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Kisik-Kisik mengandung berbagai nilai kearifan lokal, seperti nilai religius, solidaritas sosial, spiritualitas, warisan budaya, kebersamaan, kepemimpinan, adaptasi, dan kesederhanaan. Ritual ini dilaksanakan melalui tahapan persiapan bahan, alat, hingga pelaksanaan oleh dukun/tabib sebagai pemimpin ritual.
Analisis Nilai Budaya Dalam Film Saranjana Kota Gaib Karya Johansyah Jumberan (Kajian Antropologi Sastra) Putri Amanda Lubis; Siti Fatimah Zahara; Sri Muliatik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4182

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi keberagaman warisan budaya yang berbeda-beda yang tumbuh dan berkembang menjadi karya sastra yang tidak ternilai harganya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai budaya mana saja yang sudah ditinggalkan generasi muda dan mendeskripsikan antropologi sastra dalam Film Saranjana Kota Gaib Karya Johansyah Jumberan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian di peroleh dari aplikasi Telegram dengan alamat URL https://t.me/c/1458625670/700. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai budaya yang terkandung di dalam Film Sarnjana Kota Gaib, Karya Johansyah Jumberan memiliki beberapa jenis nilai kebudayaan antara seperti nilai material, Nilai Budaya Material yang terdapat di dalam film Saranjana Kota Gaib ada 15 macam, nilai vital, Nilai Budaya Vital yang terdapat di dalam film Saranjana Kota Gaib ada 5 percakapan dan nilai kerohanian (nilai kebenaran ada 33 percakapan, nilai estetika ada 12 percakapan, dan nilai relegius 6 percakapan). Sedangkan nilai-nilai budaya yang telah hilang pada generasi muda dalam Film Saranjana Kota Gaib, Karya Johansyah Jumberan diantaranya adalah cara berpakaian, cara berbicara dan kurang minatnya generasi muda terhadap budaya lokal. Film Saranjana Kota Gaib, Karya Johansyah Jumberan memiliki kaitan dengan kajian antropologi sastra mana di dalam Film Sranjana Kota Gaib mennguraikan tentang cerita daerah yang di dalamnya masih mengakat kisah mitologi.
Analisis Nilai-Nilai Budaya Folklor Dan Sastra Lisan Dalam Novel Inyik Balang Karya Andre Septiawan Dan Implikasinya Pada Pembelajaran Sastra Di SMA Siti Delima Putri; Siti Fatimah Zahara; Nurhayati Nurhayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6338

Abstract

Nilai-nilai budaya dalam folklor dan sastra lisan melrupakan nilai yang belrkelmbang dalam masyarakat. Nilai telrselbut dapat dijadikan selbagai peldoman bagi suatu gologan masyarakat dalam melngambil kelputusan dan melnjadikan tujuan hidup agar lelbih baik. Nilai- nilai budaya dalam folklor dan sastra lisan harus dijaga dan diaweltkan dalam seltiap jiwa individu agar dapat diwariskan dari gelnelrasi kel gelnelrasi. Pelnellitian ini belrtujuan untuk melndelskripsikan nilai- nilai budaya dalam folklor dan sastra lisan yang telrkandung dalam novell Inyik Balang dan melndelskripsikan implikasinya pada pelmbellajaran sastra di SMA. Pelnellitian ini melnggunakan telkni kualitatif. Data pelnellitian belrupa kutipan yang melngandung nilai- nilai budaya dalam folklor dan sastra lisan pada sistelm tradisi,sistelm ritual, sistelm praktelk masyarakat, sistelm bahasa, dan sistelm kelpelrcayaan, kelmudian dianalisis dan didelskripsikan. Hasil analisis nilai-nilai budaya dan folklor dalam novell ditelmukan 17 kutipan, yaitu nilai budaya pada sistelm tradisi 3 kutipan, sistelm ritual 2 kutipan, sistelm bahasa 3 kutipan, sistelm praktelk masyarakat 2 kutipan, dan sistelm kelpelrcayaan 7 kutipan. Dapat disimpulkan dari kellima nilai- nilai budaya folklor dan sastra lisan yang telrdapat dalam novell Inyik Balang karya Andrel Selptiawan selbagain belsar yaitu nilai budaya dalam sistelm kelpelrcayaan. Hasil pelnellitian dapat dipakai untuk pelmbellajaran Bahasa Indonelsia di SMA agar lelbih belrvariasi karelna adanya matelri analisis novell.
Membuat Rajutan Dari Benang Wol Sebagai Produk UMKM Pondok Tahfidz Deliani, Susy; Zahara, Siti Fatimah; Muliatik, Sri; Harahap, Andi Syahputra; Siahaan, Hasnah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Vol. 4 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/jpmi.v4i1.804

Abstract

The Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) sector based on handicrafts plays a strategic role in supporting household economies, including within religious educational institutions. This community service aims to empower students at Pondok Tahfidz Layar Dakwah through training in knitting crafts using wool yarn as an effort to create economic independence. The method used is Participatory Action Research (PAR), which includes observation stages, theoretical presentations, demonstrations of knitting techniques, and independent production practice. The program was conducted over two months (June-July) focusing on mastering basic techniques such as single crochet, double crochet, and slip stitch. The results of the service showed a significant increase in the students' skills, rising from 3.4% to 96.6% in their ability to produce marketable knitted bags. In addition to providing economic benefits through the formation of the boarding school's MSME unit, this knitting activity also serves as a means of mental relaxation (self-care) for students amidst their Al-Qur'an memorization routines. This program concludes that the integration of handicraft skills and entrepreneurship within the tahfidz boarding school environment is capable of creating a sustainable creative economic ecosystem.
PENGARUH MODEL MULTILITERASI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PIDATO PADA SISWA KELAS XI SMAS HARAPAN MEDAN Puteri, Salsabila Miska; Zahara, Siti Fatimah; Muliatik, Sri
TITIK DUA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/titikdua.v0i0.82375

Abstract

This study aims to determine the effect of the implementation of the multiliteracy learning model on the ability to write speech texts of class XI students of SMAS Harapan Medan. This study was motivated by the low ability of students in writing structured, communicative, and persuasive speech texts. The research method used was a quasi-experiment with a one-group pretest–posttest design. The study population was all class XI students of SMAS Harapan Medan in the 2025–2026 academic year, and the sample was determined using a saturated sampling technique. The research instrument was a speech text writing test given before and after the implementation of the multiliteracy learning model. Data were analyzed using a paired sample t-test. The results showed that there was a significant increase in students' speech text writing abilities after the implementation of the multiliteracy learning model, with a significance value of p <0.05. This finding proves that the multiliteracy learning model has a positive and significant effect on students' speech text writing abilities. Thus, the multiliteracy learning model is effective for use in speech writing learning at the high school level.
Keterampilan Merajut Bagi Santri-Santri Rumah Tahfidz Al-Fazz Deliani, Susy; Zahara, Siti Fatimah; Muliatik, Sri; Mindalisma, Mindalisma; Harahap, Andi Syahputra
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 4 No. 2 (2025): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v4i2.1246

Abstract

This community service activity aims to improve knitting skills among students of Rumah Tahfidz Al-Fazz as an effort to develop creativity and economic independence. The main problem faced by the partner institution is the limited productive skills that can support students’ life skills beyond Qur’an memorization activities. The implementation method consisted of planning, training, mentoring, and evaluation stages. The training was conducted through the introduction of basic knitting concepts, tools and materials, fundamental knitting techniques, and hands-on practice in producing simple knitted products such as wallets and bags. The activity was carried out directly using a participatory approach to encourage active involvement of the students throughout the training process. The results showed that the students were able to understand basic knitting techniques and produce simple knitted products with a satisfactory level of neatness. In addition, the activity increased students’ creativity, self-confidence, and interest in entrepreneurship. In conclusion, knitting skills training is effective as a means of developing students’ life skills and has the potential to become a sustainable productive activity at Rumah Tahfidz Al-Fazz.