Helda Syahfari
Faculty of Agriculture, University of 17 Agustus 1945, Samarinda

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

UJI COBA JENIS TANAMAN DALAM REKLAMASI LAHAN PASCA TAMBANG DI DESA BATUAH KEC. LOA JANAN, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Jumani, Jumani; Syahfari, Helda; Yahya, Zuhdi; Kamarubayana, Legowo; Azham, Zikri; Emawati, Heni; Khasanah, Lailatul; Fattah, Muhammad Ali Al; Muhidin, Muhidin
JURNAL ABDIMAS UNTAG SAMARINDA Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v2i2.8275

Abstract

Aktivitas pertambangan memberikan kotribusi terhadap perekonomian terhadap masyarakat namun lahan pasca tambang menjadi permasalahan pada kesuburan tanah untuk pemulihan lahan secara normal. Uji coba jenis tanaman lokal menjadi pilihan dengan harapan dapat tumbuh karena sesuai dengan adaptasi lingkungan alaminya. Metode dalam abdimas ini adalah dilaksanakan penanaman jenis buah di lahan pasca tambang PT. Komunitas Bangun Bersama, Site Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara. Hasil dalam kegiatan abdimas ini telah di tanaman buah-buahan di lahan bekas tambang yang telah ditunjuk oleh perusahaan. Penanaman buah-buahan lokal sebanyak 100 bibit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat reklamasi bekas tambang dengan penanaman jeni buah-buahan berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat reklamasi bekas tambang dengan penanaman jenis buah-buahan mendapatkan respon yang antusias dari masyarakat yang terlibat langsung dalam penanaman.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR SANOKIR DI KELOMPOK TANI RUKUN SENTOSA KELURAHAN SINDANGSARI KECAMATAN SAMBUTAN Sutejo, Hery; Napitupulu, Marisi; Rahmi, Abdul; Fatah, Abdul; Sujalu, Akas Pinaringan; Syahfari, Helda; Astuti, Puji; Ernawati, Ernawati; Hanafi, Imam; Suhebi, Yulianto
JURNAL ABDIMAS UNTAG SAMARINDA Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jaus.v2i2.8311

Abstract

Pupuk organik cair sebagai alternatif pengurangan pemakaian pupuk kimia diharapkan mampu mengurangi biaya produksi dan ramah lingkungan. Penyuluhan dilaksanakan di Kelompok Tani Rukun Sentosa Kelurahan Sindangsari, Sambutan, Samarinda. Pembuatan POC SANOKIR dengan bahan Urine sapi 20 liter. bawang merah seper empat kg, gula merah deper empat kg, kecambah   rawaon seper empat kg, EM4, iga tulang sapi yang sudah dihaluskan. Alat yan digunakan jerigen 25 liter, pisau, telanan, blender (palu dan alu), ember plastik besar, alat pengaduk (sendok yang besar atau kayu). Pengabdian telah terlaksana dengan baik dengan pendampingan dari PPL dan para petani sangat antusias mengikuti kegiatan pembuatan Pupuk Organik Cair SANOKIR sampai aplikasi. Penerapan pertanian organik sangat membantu petani dalam mengurangi ketergantungan dengan pupuk kimia dan ramah lingkungan cocok untuk aplikasi tanaman pertanian. POC SANOKIR sebagai pupuk organic cair dapat meningkat produksi tanaman padi dan holtikultura. Aplikasi SANOKIR terhadap tanaman padi 400 ml per 16 liter air atau 25 ml per 1 liter untuk tanaman holtikultura
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN NUTRISI ORGANIK TANAMAN (NOT) LAU KAWAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) VARIETAS ZATAVY F1 Rohimat, Galih Rian; Syahfari, helda; Rahmi, Abdul; Orianto, Karolina Sherly
Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika Vol 4, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jakt.v4i1.8987

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu komoditas holtikultura jenis sayuran yang popular konsumen Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan (NOT) Lau Kawar serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun varietas Zatavy F1, serta memperoleh dosis pupuk kandang ayam dan konsentrasi NOT yang tepat untuk pertumbuhan tanaman mentimun varietas Zatavy F1. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2024 sampai dengan bulan Maret 2024. Lokasi penelitian di lahan P4S Lau Kawar Jl. Soekarno Hatta Km 36 Kelurahan Sungai Merdeka Kecamatan Samboja Barat, Kalimantan Timur. Penelitian menggunakan rancangan percobaan dengan analisis faktorial 4 x 4 dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang diulang sebanyak 4 kali. Setiap faktor perlakuan diberi 4 taraf yaitu : tanpa pupuk kandang ayam (a0), pupuk kandang ayam 10 ton/ha (a1), pupuk kandang ayam 15 ton/ha, pupuk kandang ayam 20 ton/ha.  Faktor konsentrasi NOT Lau Kawar terdiri dari 4 taraf, yaitu : tanpa NOT Lau Kawar atau kontrol (n0), NOT Lau Kawar 18 ml/1 liter air (n1), NOT Lau Kawar 28 ml/1 liter air, dan NOT Lau Kawar 38 ml/1 liter air (n3). Perlakuan pupuk kandang ayam tidak berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman 10 hari setelah tanam, jumlah daun 10 hari setelah tanam, umur saat berbunga, umur saat panen dan diameter buah. Berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman umur 30 hari setelah tanam, jumlah daun 20 hari setelah tanam, dan jumlah buah per tanaman. Berpengaruh sangat nyata terhadap parameter panjang tanaman 20 hari setelah tanam, jumlah daun 30 hari setelah tanam, berat buah per tanaman dan panjang buah. Berat buah terberat per tanaman terdapat pada perlakuan pupuk kandang ayam dengan dosis 15 kg/ha (a2), yaitu 124,99 g/tanaman. Perlakuan NOT Lau Kawar tidak berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman 10 hari setelah tanam, jumlah daun, umur saat berbunga, umur saat panen, panjang buah, dan diameter buah. Berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman 20,30 hari setelah tanam, jumlah buah per tanaman. Berpengaruh sangat nyata terhadap berat buah per tanaman. Berat buah terberat per tanaman terdapat pada perlakuan NOT Lau Kawar (n2), yaitu dengan konsentrasi 28 ml/1 liter air. Interaksi perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tanaman, jumlah daun, umur saat berbunga, umur saat panen, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan diameter buah. Berpengaruh nyata terhadap parameter panjang buah.