Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Implementasi Metode Problem Posing Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Sains Siswa Kelas V Anjani, Ayu; Syamsi, Atikah; Rokhmah, Ummi Nur
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 5, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ijee.v5i2.11042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode problem posing terhadap kemampuan pemecahan masalah sains siswa kelas V di MI An-Nur Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes dan studi dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah guru kelas V dan siswa kelas V MI An-Nur Kota Cirebon. Data penelitian ini dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa Kegiatan problem posing dilaksanakan oleh peneliti dan guru kelas V. Implementasi metode problem posing terdiri dari 5 tahapan, yaitu membahas masalah baru, mencatat dan menggambarkan temuan masalah, mengajukan soal, memilih salah satu soal untuk di prediksi solusinya dan mendiskusikan masalah dengan teman. Kemampuan pemecahan masalah sains siswa kelas V MI An-Nur yang mengikuti kegiatan problem posing dari 30 siswa terdapat 9 siswa yang memperoleh nilai tertinggi sebesar 100. Dari nilai siswa kelas V MI An-Nur Kota Cirebon tersebut menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti kegiatan metode problem posing memiliki respon yang sangat baik sesuai dengan indikator yang telah ditentukan.Kata Kunci : Metode Problem Posing, Kemampuan Pemecahan Masalah.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) Terhadap Pemahaman Konsep IPA di Kelas IV MI Wathoniyah Pangenan Kabupaten Cirebon Rizkilah, Waeni; Patimah, Patimah; Syamsi, Atikah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ijee.v5i1.8943

Abstract

Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih kurangnya pemahaman siswa pada mata pelajaran IPA. Hal tersebut berakibat pada nilai hasil ulangan harian siswa kelas IV yang tergolong rendah, yaitu 65% belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization terhadap pemahaman konsep IPA di kelas IV MI Wathoniyah Pangenan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis menggunakan uji t. Dari hasil penelitian ini menujukkan bahwa 1) Proses pembelajaran pada mata pelajara IPA menggunakan model pembelajaran Kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) dari hasil angket menunjukkan kategori baik yaitu 90%. 2) Pemahaman konsep IPA di kelas IV MI Wathoniyah Pangenan menunjukkan peningkatan dengan hasil rata-rata posttest sebesar 84,25 lebih tinggi dari hasil pretest sebesar 60,00. Hal ini menujukkan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV khususnya pada materi daur hidup hewan mangelami peningkatan. 3) Hasil uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa nilai uji t sebesar -8,339 dengan signifikansi diperoleh 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan yaitu tolak Ho dan terima Ha, sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization terhadap pemahaman konsep IPA di kelas IV MI Wathoniyah Pangenan. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP AKTIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI PANAS DAN PERPINDAHANNYA DI KELAS V MI NURUL HUDA PANGENAN Qibtiyah, Qifti Mariyatul; Syamsi, Atikah; Atikoh, Nur
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 4, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ijee.v4i2.11341

Abstract

Aktivitas siswa adalah kegiatan yang dilakukan oleh siswa selama proses pembelajaran, maka apabila aktivitas siswa pada saat proses pembelajaran pasif maka akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap aktivitas siswa pada pembelajaran IPA materi panas dan perpindahannya dikelas V MI Nurul Huda Pangenan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian true eksperimental design dan desain yang digunakan adalah pretest posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V MI Nurul Huda Pangenan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive dengan jumlah 25 siswa kelas V A dan 25 siswa kelas V B. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, angket, dan tes. Adapun hasil yang diperoleh: 1) Berdasarkan hasil rekapitulasi observasi penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) termasuk kriteria baik, dan observasi aktivitas siswa pada saat penerapan model pembelajaran TGT termasuk kriteria keaktifan siswa tinggi. 2) Hasil rekapitulasi angket menunjukkan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran TGT adalah baik sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa memberi tanggapan positif terhadap penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). 3) Berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa terdapat peningkatan aktivitas siswa setelah menggunakan model pembelajaran TGT, hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis Mann-Whitney U (Sig. 2- tailed) pada pertemuan 1 0,013 < 0,05, pada pertemuan 2 0,036 < 0,05, dan pada pertemuan 3 0,000 < 0,05 artinya hipotesis Ha yang diajukan diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap aktivitas siswa pada pembelajaran IPA di kelas V MI Nurul Huda Pangenan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI (SOMATIC, AUDITORI, VISUAL, INTELEKTUAL) BERBANTUAN MEDIA MIND MAPPING TERHADAP MINAT BELAJAR IPA KELAS IV Shaharo, Siti Ayuni; Syamsi, Atikah; Atikoh, Nur
Jurnal Sultra Elementary School Volume 5 Nomor 2 2024 : Desember
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v5i2.156

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Savi learning model assisted by mind mapping media on the interest in learning science for fourth grade students at MI Miftahul Ulum Karangsari. Using a quantitative approach with a quasi-experimental design, this study involved two groups, namely the experimental group that applied the Savi learning model and the control group that used the conventional learning model. Data collection used observation and questionnaires. The results showed that the Savi learning model had a significant positive impact on increasing students' interest in learning. The experimental group showed an interest in learning of (average 45.6) compared to the control group showing an interest in learning of (average 38.4). This shows the potential to increase interest in learning science using the Savi learning model assisted by mind mapping media.
The Antecedents and Consequences of Using Online Learning in Elementary School During a Pandemic: A Systematic Literature Review Syamsi, Atikah; Patimah, Patimah; Mudiyanto, Heru
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 9, No 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.11037

Abstract

AbstractThis study aims to trace and examine the antecedent perspectives and the consequences of online learning portraits in elementary schools during the pandemic by reviewing research articles published in reputable journals. Due to educators' efforts to reduce learning loss, it is hoped that it will be able to become an analytical force concerning driving causes and influencing factors. This research used a systematic literature review approach which uses published resources in the form of books, journals, and other scientific works. Analytical techniques are carried out through descriptive analysis techniques from online literature searches. In addition to using traceability, researchers also use biometric techniques with the VosViewer Visualization application. The goal is to biometrically map variables that are closely related to antecedents and consequences. After searching on Google Scholar, Ebsco, and Crossref using the keywords “Online Learning” AND “Pandemic Covid” AND “Learning Loss, researchers found 100 reputable journal articles (indexed by Scopus) that were relevant to the keyword. Of the 100 journal articles found, 22 journal articles were screened, while 22 journal articles were excluded because there were no full-text articles. As a result of the feasibility or compatibility examination of 78 full-text journals, 68 articles were found to be unfit due to duplications and/or failure to match the criteria, leaving 10 full-text journal articles that could be examined. The result obtained from the data analysis is that the factors of using online learning are the replacement of learning spaces in the classroom becoming classless and limitless. Besides that, the readiness in adapting online learning is also an important part of the expected changes because teachers are expected to also be able to accompany students in online learning. However, what is still found in some articles is the speed and ability of the school internet network which is also a driver for optimizing the use of online learning. The consequence is that emergency online learning during the Covid-19 Pandemic makes teachers have to practice special skills in adapting to technological developments, so teachers at the elementary level also need special training, either in program preparation or in continuous professional development, to create online course content that can be used by all students.Keywords: online learning, learning loss, elementary school, antecedents, consequences.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menelusuri dan mengkaji dari perspektif anteseden dan konsekuensi potret pembelajaran online di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) selama pandemi dengan strategi penelusuran terhadap artikel penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal bereputasi. Sehingga diharapkan mampu menjadi daya analisa terkait faktor pendorong (anteseden) dan faktor pengaruh sebagai konsekuensi dari upaya pendidik dalam meminimalisir learning loss. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Sistematik Literatur Reviu dengan menggunakan kajian terhadap sumber, baik berupa buku ataupun jurnal serta karya ilmiah lainnya. Teknik analisis yang dilakukan melalui teknik analisa deskriptif dari penelusuran literatur secara online menggunakan traceability dan juga menggunakan teknik biometrik dengan aplikasi VosViewer Visualization. Tujuannya adalah untuk memetakan secara biometrik variabel yang terkait erat dengan anteseden dan konsekuensi. Adapun hasilnya berdasarkan hasil pencarian di Google Schoolar, Ebsco dan Crossref menggunakan kata kunci “Online Learning” AND “Pandemic Covid” AND “Learning Loss, peneliti mendapatkan 100 artikel jurnal bereputasi (terindeks scopus) yang relevan dengan kata kunci. Dari 100 artikel jurnal yang ditemukan selanjutnya dilakukan screening, sedangkan 22 artikel jurnal dilakukan eksklusi karena tidak terdapat artikel full text. Dari hasil penilaian kelayakan atau kecocokan terhadap 78 jurnal full text, ada 68 artikel yang dinyatakan tidak layak karena ada duplikasi dan juga tidak sesuai dengan kriteria, sehingga diperoleh 10 artikel jurnal full text yang selanjutnya dapat direview. Hasilnya diperoleh anteseden (pendorong) pemanfaatan pembelajaran online yaitu adanya pengganti ruang belajar dalam kelas menjadi tanpa kelas dan tanpa batas, selain itu faktor kesiapan dalam melakukan adaptasi juga menjadi bagian penting dari perubahan yang diharapkan, karena guru sebagai pendamping siswa diharapkan juga mampu mendampingi siswa dalam pembelajaran online. Namun yang masih banyak ditemukan dalam sejumlah artikel ialah kecepatan dan kemampuan jaringan internet sekolah yang juga menjadi pendorong adanya optimalisasi pemanfaatan belajar online ini. Adapun konsekuensinya ialah pembelajaran online darurat selama pandemic Covid-19 membuat guru harus berlatih keterampilan khusus dalam melakukan adaptasi dengan perkembangan teknologi. Sehingga guru di tingkat SD/MI juga membutuhkan pelatihan khusus, baik dalam persiapan program atau dalam pengembangan profesional keberkelanjutan untuk menciptakan konten kursus online yang dapat digunakan oleh semua siswa.Kata kunci: online learning, learning loss, elementary school, antecedents, consequences.
Pendidikan Anak Nelayan di Desa Eretan Wetan : Pendekatan Berbasis Komunitas untuk Mengatasi Tantangan dan Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Ahmad Ro’i Alfaza; Atikah Syamsi; Tamsik Udin
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 4 No. 1 (2025): Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v4i1.1696

Abstract

This study examines the educational challenges of fishermen's children in Eretan Wetan Village, focusing on economic factors, accessibility, and cultural views that influence their participation in formal education. The purpose of the study was to identify the barriers faced by fishermen's children in accessing education, and to develop recommendations to improve the quality of education in coastal areas. The method used was qualitative research with a case study approach, where data were collected through in-depth interviews and direct observation of the lives of fishing communities. The results showed that poor socio-economic conditions of families, limited access to education due to the distance of schools, and cultural views that prioritize work as fishermen over formal education, were the main obstacles. Therefore, community-based interventions are needed to overcome these barriers, as well as government policies that support the development of educational infrastructure and increase awareness of the importance of education to empower coastal communities and break the cycle of poverty.
Expressing Emotions in Activity Write a Poetry: an Investigation of Literacy Abilities (Ekspresi Emosi pada Aktivitas Menulis Puisi: Sebuah Investigasi Kemampuan Literasi) Turahmat, Turahmat; Afandi, Mohammad; Syamsi, Atikah
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13631

Abstract

Penelitian ini berupaya menawarkan dan menyajikan pembelajaran bahasa Indonesia yang menarik melalui pengungkapan emosi dalam kegiatan menulis puisi sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi berdasarkan pengalaman belajar bahasa siswa sekolah dasar di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimental). Penelitian ini mengambil sampel sekolah dasar di Jakarta, Bekasi dan Cirebon dengan jumlah sampel sebanyak 107 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, tes, dan observasi. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 68,52 dan kelas kontrol sebesar 53,70. Hal ini menunjukkan bahwa pembiasaan literasi melalui ekspresi emosi membaca puisi cocok untuk meningkatkan kemampuan literasi bahasa siswa, sehingga pembiasaan literasi dapat menjadi alternatif bagi guru untuk meningkatkan kemampuan literasi bahasa siswa.This research seeks to offer and present interesting Indonesian language learning through conveying emotions in writing poetry activities as an effort to improve literacy skills based on the language learning experiences of elementary school students in Indonesia. This type of research is quasi-experimental (Quasi Experimental). This research took samples from elementary schools in Jakarta, Bekasi and Cirebon with a total sample of 107 respondents. The data collection techniques used in this research were questionnaires, tests and observations. The research results showed that the average learning outcome for experimental class students was 68.52 and that of the control class was 53.70. This shows that literacy habituation through the emotional expression of reading poetry is suitable for improving students' language literacy skills, so that literacy habituation can be an alternative for teachers to improve students' language literacy skills.
Analisis Respon Siswa MI Terhadap Model SiklusBelajar Berbasis Positive Learning Environment (Sibelpolen) Sebagai Upaya Optimalisasi Literasi Sains Syamsi, Atikah
AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jpd.v6i1.4351

Abstract

In the previous stage, the author has developed the SIBELPOLEN model (positive learning environment-based learning cycle), the author has conducted several trials related to the analysis of the results of student responses to the development of this model, which in the next stage becomes the focus and purpose of this paper. The question in this research is how to analyze MI students' responses to the Sibelpolen model. This writing uses a qualitative approach, with qualitative descriptive analysis. The data processing and data analysis is done through observation sheet instruments, questionnaire sheets and interview results. In analyzing the qualitative data in this research, the authors process the data by utilizing the N-Vivo 12 Plus software, both the results of interviews, responses, learning activities, and learning outcomes of children's science literacy at the elementary school level. Sources of data were taken from students from 2 Madrasah, namely from MI PGM and MI An-Nur located in the city of Cirebon with a total of 57 children. The findings from the data showed that 88.69% of students gave a positive response regarding the Sibelpolen model in science learning. The indicator can be seen from the results of students' answers which are more systematic and varied in terms of understanding critical thinking abilities, these findings also show that students can easily strengthen their memories and provide explanations about the material that has been delivered. The implication of applying this sibelpolen model is that it can foster positive emotions in children with a positive learning approach.
Pengembangan Media Komik Digital untuk Literasi Sains pada Pembelajaran IPAS Kelas 5 di MI Al-Washliyah Perbutulan Oca Sakilah; Atikah Syamsi; Nur Atikoh
Jurnal Kajian Pendidikan dan Cakrawala Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jakap.v1i2.207

Abstract

This study intends to create digital comic resources to enhance scientific understanding among fifth-grade learners at MI Al-Washliyah Perbutulan. The motivation behind this research stems from students' enthusiasm for science literacy and the insufficient availability of varied media, particularly digital options. The methodology followed is Research and Development (RandD) using the ADDIE development framework, which includes five phases: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data collection tools include validation surveys from experts, student feedback, and assessments of science literacy through pretests and posttests. Findings indicated that the digital comic resources produced were deemed valid with ratings of 97% from media specialists, 97% from subject matter specialists, and 75% from language experts. The comics’ practicality was rated at 88%, classified as practical for educational purposes, and they proved effective in enhancing students' scientific literacy, demonstrated by a 0. 66 increase in the N-Gain score, which is considered quite effective. These materials were created using digital platforms like Pixton and Canva, making them easily accessible and engaging for students. Therefore, digital comics are appropriate as a technology-driven educational resource to boost scientific literacy in elementary education.
Pengembangan Media Pop Up Book Digital Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Sekolah Dasar Mar’atush Sholiha; Atikah Syamsi; Nur Atikoh
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 1 No. 5 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v1i5.257

Abstract

This research aims to develop a learning media in the form of a digital pop-up book to enhance the communication skills of elementary school students in the subject of IPAS. Communication skills are important to instill from an early age as they are related to the self-confidence and social relationships of students with both peers and teachers. The digital pop-up book medium was chosen due to its visual, audio, and animation advantages that can attract learning interest and provide an interactive learning experience. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The media was developed using PowerPoint and Canva, and then validated by experts in content, media, and language. Implementation was carried out at SDN Dukuh Semar 1 in Cirebon City with subjects from grade IV. The validation results show that this media is very suitable for use, with a feasibility percentage of 78-87%. The media is not only visually and content-wise appealing, but also encourages students to actively speak and express their opinions. The Wilcoxon test results indicated a significance value of 0.000, indicating a significant difference between the pre-test and post-test. The N-Gain test shows an average improvement of 0.77 (high category), proving the effectiveness of the media in enhancing students' communication skills.