Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa dalam Upaya Mewujudkan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Adiwiyata SDN Karang Mulya Lustianti, Devina; Syamsi, Atikah; Atikoh, Nur
AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jpd.v8i1.9930

Abstract

This research is motivated by a phenomenon that occurs, namely the environmentally conscious character of students who are already good because they attend Adiwiyata schools. Teachers at SDN Karang Mulya implement various efforts to realize and develop the environmentally caring character of their students, one of which is through learning based on scientific literacy. Seeing the phenomenon that occurred at the school in question, the researchers were interested in taking a more in-depth picture of the students' already good environmentally caring character by looking at the students' scientific literacy abilities. This research aims to (1) determine the scientific literacy abilities of class V students at SDN Karang Mulya. (2) know the ways or efforts to realize the character of caring for the environment. (3) find out the implications regarding scientific literacy skills in realizing environmentally caring character. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The subjects of this research were teachers and students of class V at SDN Karang Mulya. This research data was analyzed by data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results of this research are that the average scientific literacy ability of students at SDN Karang Mulya is 80%. Meanwhile, the average environmentally conscious character of class V students at SDN Karang Mulya is 76.25%. The implications for teachers are, if students have good scientific literacy skills, it will be easier for teachers to carry out the learning process in class and teachers will also find it easier to realize and develop students' environmentally caring character. Meanwhile, the implication for schools is that if students have a good environmentally caring character, such as throwing rubbish in the right place according to its type, always carrying out daily pickets, carrying out reforestation, utilizing used plastic goods, and doing community service, the school environment will always be clean, comfortable and beautiful.
Integration of Salaf Islamic Boarding School Education with Modern School Curriculum Zuhri, Saefudin; Syamsi, Atikah
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 10 NO. 1 2023
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v10i1.25577

Abstract

AbstractThis study outlines the integration of salaf Islamic boarding school education with the public school curriculum (study of Islamic boarding schools in Cirebon). The discussion of the integration of education pesantren is managed in the traditional system, while madrasas and schools are managed by the conventional system. The existence of madrasahs and schools is a strategic step for pesantren in improving their education system. The presence of madrasahs and schools does not necessarily replace the traditional education system of pesantren, but complements it. Madrasahs and schools are managed with a modern system using the curriculum and always pay attention to strategic changes in responding to modernity. The framework method used in this article is field research, and the approach in this study uses a phenomenological approach and case studies with more emphasis on religious behavior. This type of research is a type of qualitative research. The results indicate that pesantren's adaptation to changing times involves curriculum revisions and the establishment of educational institutions accommodating general education needs, emphasizing the importance of integration to create well-rounded individuals capable of excelling in both religious and general sciences. Penelitian ini menguraikan integrasi pendidikan pesantren Islam Salaf dengan kurikulum sekolah umum pada pesantren di Cirebon. Pembahasan tentang integrasi pendidikan pesantren dikelola dalam sistem tradisional, sementara madrasah dan sekolah dikelola oleh sistem konvensional. Keberadaan madrasah dan sekolah merupakan langkah strategis bagi pesantren dalam meningkatkan sistem pendidikannya. Keberadaan madrasah dan sekolah tidak selalu menggantikan sistem pendidikan tradisional pesantren, melainkan melengkapinya. Madrasah dan sekolah dikelola dengan sistem modern menggunakan kurikulum dan selalu memperhatikan perubahan strategis dalam merespons modernitas. Metode kerangka yang digunakan dalam artikel ini adalah penelitian lapangan, dan pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis dan studi kasus dengan penekanan lebih pada perilaku keagamaan. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi pesantren terhadap perubahan zaman melibatkan revisi kurikulum dan pembentukan lembaga pendidikan yang mengakomodasi kebutuhan pendidikan umum, menekankan pentingnya integrasi untuk menciptakan individu berkepribadian baik yang mampu unggul dalam ilmu agama dan umum.How to Cite: Zuhri, S., Syamsia, A. (2023). Integration of Salaf Islamic Boarding School Education with Modern School Curriculum. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 10(1), 103-116. doi:10.15408/tjems.v10i1. 35967. 
Pengaruh Metode Cooperative Script Terhadap Kemampuan Analisis (C4) Siswa Dalam Pembelajaran IPA Kelas IV Di SD Fadlah, Angki; Syamsi, Atikah; Nur Rokhmah, Ummi
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 5, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ijee.v5i2.11177

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan menganalisis (C4) siswa dalam materi pembelajaran IPA dan menggunaan metode pembelajaran yang kurang menarik dalam meningkatkan kemampuan analisis (C4) siswa dalam pembelajaran IPA. Analisis adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengamati suatu objek secara secara mendetail melalui proses yang lebih mendalam lagi dan dapat dipelari lebih lanjut lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode cooperative script terhadap kemampuan analisis (C4) siswa dalam pembelajaran IPA di kelas IV A SDN Lemahabang 01 Kab. Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian menggunakan metode penelitian pre-experimental design dengan one group pre-test post-test design. Teknik pengumpuln data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Sampel yang digunakan adalah kelas IV A di SDN Lemahabnag 01 Kab. Brebes yang berjumlah 39 siswa. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan guru yaitu 100% memiliki hasil yang sangat baik. Hasil tes kemampuan analisis (C4) siswa pada soal uraian HOTS memperoleh hasil 100% sangat baik. Dan pada uji hipotests di uji Paired Sampel T-test di peroleh nila sig (2-tailed) 0,000 < 0.005. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima karena dengan kriteria pengujian, jika nilai signifikansi atau sig > 0.05 maka artinya Ha diterima dan Ho ditolak, artinya bahwa ada pengaruh metode Cooperative Script terhadap kemampuan analisis (C4) siswa kelas IV A di SD Negeri Lemahabang 01. Kata Kunci: Cooperative Script, Kemampuan Analisis(C4), IPA
Pengaruh Metode Mimicry Memorization berbantuan media gambar terhadap hasil belajar mufrodat siswa kelas V MI Salafiyah Kota Cirebon Aldila, Dea; Jaelani, Aceng; Syamsi, Atikah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 4, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ijee.v4i2.11340

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan pemahaman dan penguasaan mufrodat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode mimicry memorization berbantuan media gambar terhadap hasil belajar mufrodat siswa kelas V MI Salafiyah Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen dan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini adalah kelas VB dan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh yaitu seluruh kelas VB yang menjadi sampelnya dengan jumlah 30 Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Adapun hasil yang diperoleh setelah dilakukannya 2 kali treatment adalah : 1) Berdasarkan hasil rekapitulasi observasi penerapan metode mimicry memorization berbantuan media gambar yang dilakukan guru dan siswa termasuk kriteria baik, guru dan siswa mampu menerapkan langkah-langkah dengan baik. 2) Hasil tes menunjukan adanya peningkatan hasil belajar mufrodat siswa setelah diberikannya perlakuan berupa metode mimicry memorization berbantuan media gambar. 3) Berdasarkan hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai Sig. (0,000) < (0,05) dan hasil uji regresi yaitu 0,000 < 0,05, menunjukan Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, adanya pengaruh penggunaan metode mimicry memorization berbantuan media gambar terhadap hasil belajar mufrodat siswa kelas V MI Salafiyah Kota Cirebon. Adapun berdasarkan uji koefisien determinasi besarnya pengaruh adalah sebesar 65,5%.Kata Kunci : Metode mimicry memorization, media gambar dan mufrodat
Implementasi Metode Problem Posing Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Sains Siswa Kelas V Anjani, Ayu; Syamsi, Atikah; Rokhmah, Ummi Nur
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 5, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ijee.v5i2.11042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode problem posing terhadap kemampuan pemecahan masalah sains siswa kelas V di MI An-Nur Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes dan studi dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah guru kelas V dan siswa kelas V MI An-Nur Kota Cirebon. Data penelitian ini dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa Kegiatan problem posing dilaksanakan oleh peneliti dan guru kelas V. Implementasi metode problem posing terdiri dari 5 tahapan, yaitu membahas masalah baru, mencatat dan menggambarkan temuan masalah, mengajukan soal, memilih salah satu soal untuk di prediksi solusinya dan mendiskusikan masalah dengan teman. Kemampuan pemecahan masalah sains siswa kelas V MI An-Nur yang mengikuti kegiatan problem posing dari 30 siswa terdapat 9 siswa yang memperoleh nilai tertinggi sebesar 100. Dari nilai siswa kelas V MI An-Nur Kota Cirebon tersebut menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti kegiatan metode problem posing memiliki respon yang sangat baik sesuai dengan indikator yang telah ditentukan.Kata Kunci : Metode Problem Posing, Kemampuan Pemecahan Masalah.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) Terhadap Pemahaman Konsep IPA di Kelas IV MI Wathoniyah Pangenan Kabupaten Cirebon Rizkilah, Waeni; Patimah, Patimah; Syamsi, Atikah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ijee.v5i1.8943

Abstract

Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih kurangnya pemahaman siswa pada mata pelajaran IPA. Hal tersebut berakibat pada nilai hasil ulangan harian siswa kelas IV yang tergolong rendah, yaitu 65% belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization terhadap pemahaman konsep IPA di kelas IV MI Wathoniyah Pangenan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis menggunakan uji t. Dari hasil penelitian ini menujukkan bahwa 1) Proses pembelajaran pada mata pelajara IPA menggunakan model pembelajaran Kooperatif Team Assisted Individualization (TAI) dari hasil angket menunjukkan kategori baik yaitu 90%. 2) Pemahaman konsep IPA di kelas IV MI Wathoniyah Pangenan menunjukkan peningkatan dengan hasil rata-rata posttest sebesar 84,25 lebih tinggi dari hasil pretest sebesar 60,00. Hal ini menujukkan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV khususnya pada materi daur hidup hewan mangelami peningkatan. 3) Hasil uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa nilai uji t sebesar -8,339 dengan signifikansi diperoleh 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan yaitu tolak Ho dan terima Ha, sehingga terdapat pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization terhadap pemahaman konsep IPA di kelas IV MI Wathoniyah Pangenan. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP AKTIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI PANAS DAN PERPINDAHANNYA DI KELAS V MI NURUL HUDA PANGENAN Qibtiyah, Qifti Mariyatul; Syamsi, Atikah; Atikoh, Nur
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 4, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ijee.v4i2.11341

Abstract

Aktivitas siswa adalah kegiatan yang dilakukan oleh siswa selama proses pembelajaran, maka apabila aktivitas siswa pada saat proses pembelajaran pasif maka akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap aktivitas siswa pada pembelajaran IPA materi panas dan perpindahannya dikelas V MI Nurul Huda Pangenan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian true eksperimental design dan desain yang digunakan adalah pretest posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V MI Nurul Huda Pangenan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive dengan jumlah 25 siswa kelas V A dan 25 siswa kelas V B. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, angket, dan tes. Adapun hasil yang diperoleh: 1) Berdasarkan hasil rekapitulasi observasi penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) termasuk kriteria baik, dan observasi aktivitas siswa pada saat penerapan model pembelajaran TGT termasuk kriteria keaktifan siswa tinggi. 2) Hasil rekapitulasi angket menunjukkan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran TGT adalah baik sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa memberi tanggapan positif terhadap penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). 3) Berdasarkan hasil uji hipotesis bahwa terdapat peningkatan aktivitas siswa setelah menggunakan model pembelajaran TGT, hal ini dibuktikan dengan uji hipotesis Mann-Whitney U (Sig. 2- tailed) pada pertemuan 1 0,013 < 0,05, pada pertemuan 2 0,036 < 0,05, dan pada pertemuan 3 0,000 < 0,05 artinya hipotesis Ha yang diajukan diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap aktivitas siswa pada pembelajaran IPA di kelas V MI Nurul Huda Pangenan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI (SOMATIC, AUDITORI, VISUAL, INTELEKTUAL) BERBANTUAN MEDIA MIND MAPPING TERHADAP MINAT BELAJAR IPA KELAS IV Shaharo, Siti Ayuni; Syamsi, Atikah; Atikoh, Nur
Jurnal Sultra Elementary School Volume 5 Nomor 2 2024 : Desember
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/jses.v5i2.156

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Savi learning model assisted by mind mapping media on the interest in learning science for fourth grade students at MI Miftahul Ulum Karangsari. Using a quantitative approach with a quasi-experimental design, this study involved two groups, namely the experimental group that applied the Savi learning model and the control group that used the conventional learning model. Data collection used observation and questionnaires. The results showed that the Savi learning model had a significant positive impact on increasing students' interest in learning. The experimental group showed an interest in learning of (average 45.6) compared to the control group showing an interest in learning of (average 38.4). This shows the potential to increase interest in learning science using the Savi learning model assisted by mind mapping media.
Pendidikan Anak Nelayan di Desa Eretan Wetan : Pendekatan Berbasis Komunitas untuk Mengatasi Tantangan dan Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Ahmad Ro’i Alfaza; Atikah Syamsi; Tamsik Udin
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 4 No. 1 (2025): Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v4i1.1696

Abstract

This study examines the educational challenges of fishermen's children in Eretan Wetan Village, focusing on economic factors, accessibility, and cultural views that influence their participation in formal education. The purpose of the study was to identify the barriers faced by fishermen's children in accessing education, and to develop recommendations to improve the quality of education in coastal areas. The method used was qualitative research with a case study approach, where data were collected through in-depth interviews and direct observation of the lives of fishing communities. The results showed that poor socio-economic conditions of families, limited access to education due to the distance of schools, and cultural views that prioritize work as fishermen over formal education, were the main obstacles. Therefore, community-based interventions are needed to overcome these barriers, as well as government policies that support the development of educational infrastructure and increase awareness of the importance of education to empower coastal communities and break the cycle of poverty.
Analisis Respon Siswa MI Terhadap Model SiklusBelajar Berbasis Positive Learning Environment (Sibelpolen) Sebagai Upaya Optimalisasi Literasi Sains Syamsi, Atikah
AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jpd.v6i1.4351

Abstract

In the previous stage, the author has developed the SIBELPOLEN model (positive learning environment-based learning cycle), the author has conducted several trials related to the analysis of the results of student responses to the development of this model, which in the next stage becomes the focus and purpose of this paper. The question in this research is how to analyze MI students' responses to the Sibelpolen model. This writing uses a qualitative approach, with qualitative descriptive analysis. The data processing and data analysis is done through observation sheet instruments, questionnaire sheets and interview results. In analyzing the qualitative data in this research, the authors process the data by utilizing the N-Vivo 12 Plus software, both the results of interviews, responses, learning activities, and learning outcomes of children's science literacy at the elementary school level. Sources of data were taken from students from 2 Madrasah, namely from MI PGM and MI An-Nur located in the city of Cirebon with a total of 57 children. The findings from the data showed that 88.69% of students gave a positive response regarding the Sibelpolen model in science learning. The indicator can be seen from the results of students' answers which are more systematic and varied in terms of understanding critical thinking abilities, these findings also show that students can easily strengthen their memories and provide explanations about the material that has been delivered. The implication of applying this sibelpolen model is that it can foster positive emotions in children with a positive learning approach.