Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Sosialisasi Pelestarian Lingkungan di Dukuh Plalan Desa Kadokan Dwi Nurwanti, Yulian; Putri, Tasya; Aziz Zaelani, Muhammad; Dewi, Nourma; Nurramadani, Ardan
Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/sambulu_gana.v3i1.4341

Abstract

Environmental conservation has the connotation that the environment must be maintained as it is. while the environment is actually used within the framework of development, this means that the environment is undergoing a process of change. In the process of this change, it is necessary to take care of the environment so that it is still able to support a normal life. One of the ways to provide knowledge is by holding socialization activities for environmental conservation in Kadokan Village. Environmental conservation has many positive impacts on the environment, including being free of air pollution, getting clean water and being healthier and more comfortable in carrying out daily activities for the people of Kadokan Village. The method used is counseling which aims to increase public awareness of the importance of environmental conservation to ensure safety, health, and human survival, especially in Kadokan Village.
Community Partnerships Based on Responsive Law as Preservation Strategies in The Dieng Temple Complex Aziz Zaelani, Muhammad; Dewi, Nourma
Alauddin Law Development Journal (ALDEV) Vol 6 No 3 (2024): The Effectiveness of Law Enforcement and Prevention in Modern Society
Publisher : Department of Law, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aldev.v6i3.51623

Abstract

This study addresses the challenges of community partnerships in the conservation of zoning and cultural heritage in the Dieng Temple complex. Using a sociological legal research method, it aims to formulate a partnership model to optimize conservation strategies. The preservation of cultural heritage objects has been marginalized due to factors such as the lack of community involvement, which has not been accommodated by the Cultural Preservation Center of Region X. Synergy with the Banjarnegara Regency Government and the Dieng community is essential. The results show that uncontrolled mass tourism, regulatory issues, and environmental degradation hinder preservation efforts. The proposed partnership model involves community participation, the establishment of a Dieng Temple Area Conservation Information Center, and optimizing the role of the Banjarnegara Tourism Office.
Analisa Hukum Administrasi Unsur Penyalahgunaan Wewenang Yang Dilakukuan Pejabat Ditinjau Dari Kompetensi Peradilan Tata Usaha Negara Suniaprily, Firstnandiar Glica Aini; Zaelani, Muhammad Aziz; Vardani, Erika Nur
Jurnal Fakta Hukum Vol 3 No 1 (2024): Volume 3, No 2, Tahun 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS Pertiba Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58819/jfh.v3i1.120

Abstract

Penyelenggaraan pemerintahan harus berdasarkan peraturan perundangan dan Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB). Pejabat dan/atau Badan Pemerintah memiliki wewenang sesuai dengan kewenangan yang diberikan. Pemeriksaan ada atau tidaknya unsur penyalahgunaan wewenang menjadi kompetensi Peradilan tata usaha negara, yang merupakan pengaturan baru setelah UU No 30 tahun 2014 disahkan. Pengaturan ini adalah paradigma baru karena pemeriksaan ada atau tidaknya unsur penyalahgunaan wewenang yang menimbulkan kerugian negara dilaksanakan oleh Peradilan tata usaha negara, sementara selama ini selalu diaksanakan oleh Pengadilan Tipikor karena merupakan tindak pidana korupsi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, dan pendekatan perundang-undangan, pendekatan asas hukum dan pendekatan komparatif. Wewenang berada di bidang hukum administrasi negara, sehingga ada atau tidaknya unsur penyalahgunaan wewenang, maka harus diperiksa terlebih dahulu di Peradilan tata usaha negara.
PENDAMPINGAN KOMPEREHENSIF PEMBADANAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 11 TAHUN 2021 TENTANG BADAN USAHA MILIK DESA PADA RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUKOHARJO Zaelani, Muhammad Aziz; Nourma Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i2.3139

Abstract

Pengabdian ini mempunyai tujuan melakukan pendampingan komperehensif pembadanan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa pada Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sukoharjo. Latar belakang diundangkannya Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa memerlukan sosialisasi dan pengaplikasiannya dalam paradigma pengaturan tingkat daerah, khususnya melalui Peraturan Daerah. Kabupaten Sukoharjo mempunyai sebaran kuantitas Badan Usaha Milik Desa yang terus berkembang. Implikasinya, perlu segera dilakukan penyesuaian dalam tata aturan daerah mengenai Badan Usaha Milik Desa dengan menyesuaikan pada Peraturan Pemerintah tersebut. Pengabdian dilakukan dengan melibatkan stakeholder Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sukoharjo. Pengabdian berbentuk pendampingan komperehensif yang dapat dikonkritkan menjadi Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah.
Problematika Kebocoran Data Pribadi Akibat Publikasi Data Pribadi dalam Arsip Direktori Putusan pada Situs Mahkamah Agung Ditinjau dari Perspektif Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi Firstnandiar Glica Aini Suniaprily; Muhammad Aziz Zaelani; Adhy Nugraha
Mahkamah : Jurnal Riset Ilmu Hukum Vol. 1 No. 4 (2024): Oktober : Mahkamah:Jurnal Riset Ilmu Hukum
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/mahkamah.v1i4.246

Abstract

The loss of personal data is a serious problem that is becoming more frequent, especially in relation to the publication of data on official websites such as the Supreme Court. This review addresses the issue of loss of personal data due to publication to the Decree Directory Archive in light of Law No. 27 of 2022 on Personal Data Protection (PDP). The purpose of this study is to analyze how Law No. 27 of 2022 can address the problem of loss of personal data arising from publication on the Supreme Court website. By understanding the existing regulations, it is hoped that a solution can be found to strengthen personal data protection in Indonesia. The approach used is prescriptive and legal, with analysis of current regulations and past data breach cases. Secondary data from legal literature and incident reports are analyzed to provide a comprehensive picture of the problem. All parties involved should take serious precautions against data leaks caused by postings on official websites such as the Supreme Court. To prevent similar incidents in the future, it is necessary to strengthen regulations through Law No. 27 of 2022 and raise awareness of the importance of personal data protection.
Mewujudkan Pendaftaran Tanah Yang Responsif Pada Era Disrupsi Sebagai Penunjang Kesejahteraan Rakyat Zaelani, Muhammmad Aziz; Setiyawan, Wahyu Beny Mukti; Dona, Fery
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 5 No. 1 (2022): MAY
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v5i1.4877

Abstract

This article aims to examine the importance of realizing responsive land registration in the era of disruption to support people's welfare and examine the form of responsive land registration in the era of disruption to support people's welfare. Land registration has a high urgency because it is one of the elements in supporting the welfare of the people. This welfare is related to legal certainty and the fulfillment of governance needs which is manifested in guaranteeing legal protection for land management. However, there are still various problems related to land registration, especially in the era of disruption that demands optimization of technology. Therefore, changes are needed with responsive land registration as a solution. This article includes normative legal research with a statutory and conceptual approach. The urgency is to show a prescriptive on what should be applied to the legal issues under study, especially finding a form of land registration that is responsive in the era of disruption. The results show: (i) The urgency of realizing responsive land registration in the era of disruption to support people's welfare is that there are still land conflicts, the need for an efficient land registration mechanism and maximizing technology; (ii) Responsive forms of land registration in the era of disruption to support people's welfare are realized by: efficiency of land registration by means of information technology, optimization of responsive land registration by expanding community participation facilities, and accountability of land registration by revitalizing land stakeholders.Artikel ini bertujuan untuk mengkaji  pentingnya mewujudkan pendaftaran tanah responsif pada era disrupsi sebagai penunjang kesejahteraan rakyat, dan mengkaji tentang bentuk pendaftaran tanah responsif pada era disrupsi sebagai penunjang kesejahteraan rakyat. Pendaftaran tanah penting untuk menunjang kesejahteraan rakyat. Kesejahteraan berkaitan dengan jaminan perlindungan hukum pengelolaan tanah. Masih terdapat permasalahan pendaftaran tanah pada era disrupsi yang menuntut optimalisasi teknologi menghadapi perubahan. Diperlukan perubahan pendaftaran tanah responsif sebagai jalan keluar. Artikel ini termasuk penelitian hukum normatif, menggunakan bahan hukum primer dan sekunder, analisis deduktif dengan pendekatan perundangan serta konseptual. Hasil penelitian menunjukkan: urgensi mewujudkan pendaftaran tanah responsif pada era disrupsi sebagai penunjang kesejahteraan rakyat adalah maraknya konflik pertanahan, kebutuhan mekanisme pendaftaran tanah yang efisien dan memaksimalkan teknologi;   bentuk pendaftaran tanah responsif pada era disrupsi diwujudkan dengan efisiensi pendaftaran tanah dengan teknologi informasi, optimalisasi pendaftaran tanah responsif dengan memperluas partisipasi masyarakat, akuntabilitas pendaftaran tanah dengan revitalisasi stakeholder pertanahan.      
Assessing the Effectiveness of Sukoharjo Bawaslu in Electoral Oversight Amid Institutional Constraints Lestari, Etik Sri; Faried, Femmy Silaswati; Zaelani, Aziz
Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Hukum Kyadiren
Publisher : PPPM, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Biak-Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46924/jihk.v7i1.310

Abstract

This study is driven by the pressing need for effective and independent election oversight to ensure the 2024 General Election is conducted in a democratic, honest, and fair manner. The primary focus is to evaluate the institutional existence and performance of the Sukoharjo Regency General Election Supervisory Body (Bawaslu) in executing its supervisory functions across all stages of the electoral process, as well as to identify the strategies employed for preventing and addressing electoral violations. Utilizing an empirical legal approach, this research employs data collection methods including interviews, document analysis, and field observations. The findings reveal that Bawaslu Sukoharjo has generally fulfilled its duties and exercised its authority in accordance with constitutional mandates and prevailing regulations. Nevertheless, the institution continues to encounter a range of structural, cultural, and technical challenges—most notably, limitations in human resources, budget constraints, and low levels of public participation. In conclusion, the effectiveness of electoral supervision is strongly influenced by the enhancement of institutional capacity and the development of synergistic collaborations with other key stakeholders within the local electoral democracy ecosystem.
SOSIALISASI PELESTARIAN LINGKUNGAN DI DUKUH PLALAN DESA KADOKAN Putri , Tasya; Nurwanti, Yulian Dwi; Zaelani, Muhammad Aziz; Dewi, Nourma; Nurramadani, Ardan
SEMANGGI : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/sjpm.v4i1.338

Abstract

Environmental conservation has the connotation that the environment must be maintained as it is. while the environment is actually used within the framework of development, this means that the environment is undergoing a process of change. In the process of this change, it is necessary to take care of the environment so that it is still able to support a normal life. One of the ways to provide knowledge is by holding socialization activities for environmental conservation in Kadokan Village. Environmental conservation has many positive impacts on the environment, including being free of air pollution, getting clean water and being healthier and more comfortable in carrying out daily activities for the people of Kadokan Village. The method used is counseling which aims to increase public awareness of the importance of environmental conservation to ensure safety, health, and human survival, especially in Kadokan Village.
VALUASI KERUGIAN BUMN SEBAGAI KERUGIAN NEGARA DALAM PERSPEKTIF OBYEK PERTANGGUNG JAWABAN TINDAK PIDANA EKONOMI Ayu, Hanuring; Zaelani, Muhammad Aziz; Nurwanti, Yulian Dwi
Semarang Law Review (SLR) Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.389 KB) | DOI: 10.26623/slr.v2i2.4318

Abstract

Penelitian bertujuan menjawab: (i) argumentasi absorbsi kerugian BUMN sebagai kerugian negara dalam perspektif pertanggung jawaban tindak pidana ekonomi; dan (ii) bentuk absorbsi kerugian BUMN sebagai kerugian negara. BUMN adalah perusahaan publik dimana pemerintah juga pemilik modal dari kekayaan negara yang dipisahkan. Praktiknya, kegiatan usaha BUMN cenderung menjadi alat korupsi dikarenakan intervensi politik terhadap BUMN. Artinya, BUMN dapat merugi karena penugasan dan intervensi pemerintah. Ironisnya, kerugian BUMN yang belum dimasukkan sebagai kerugian negara, menjadi celah korupsi. Penelitian doktrinal ini menggunakan bahan hukum primer dan sekunder dengan analisis deduktif. Hasil penelitian menunjukkan: (i) argumentasi valuasi kerugian BUMN sebagai kerugian negara dikarenakan: a. terdapat kebijakan BUMN merugikan negara; b. kekayaan BUMN termasuk kekayaan negara, c. intervensi negara terhadap kegiatan usaha BUMN; (ii) bentuk valuasi kerugian BUMN sebagai kerugian negara diwujudkan dengan: a. kerugian BUMN dimaknai kerugian negara bila negara menentukan arah kegiatan usaha, b. jika kerugian BUMN diakibatkan intervensi negara, maka menjadi kerugian negara, c. definisi kerugian BUMN sebagai kerugian negara bila kerugian berupa dana penyertaan yang digunakan direksi secara melawan hukum atau kelalaiannya dan berasal dari APBN untuk kewajiban public service, d. menambah aturan peralihan UU No. 17 Tahun 2003, bahwa ketentuan kerugian negara mengikat terhadap BUMN, e. perluasan frasa kerugian negara dalam UU Tipikor sehingga dapat menjerat direksi BUMN maupun pihak terkait.
Proyeksi Kedudukan dan Fungsi Lembaga PDP Dalam Menjamin Sekuritas Data Digital di Era Disrupsi Santosa, Muhammad Hafidz; Faried, Femmy Silaswaty; Zaelani, Muhammad Aziz
UNES Journal of Swara Justisia Vol 9 No 2 (2025): Unes Journal of Swara Justisia (Juli 2025)
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/e26bpe26

Abstract

Problema kebocoran data pribadi di era disrupsi menjadi fenomena yang perlu disikapi secara tegas di era disrupsi. Era disrupsi yang digambarkan sebagai era perkembangan teknologi secara masif tanpa adanya batasan-batasan tertentu sebagai upaya perlindungan data sebagai bahan utama dalam keberlangsungan perkembangan teknologi. Hal ini menjadi salah satu dasar dari sikap bangsa Indonesia untuk merumuskan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi sebagai salah satu dasar hukum yang didalamnya termuat amanat untuk membentuk Lembaga PDP. Metode penelitian dalam jurnal ini adalah metode penelitian normatif yang berfokus pada pendekatan peraturan perundang-undangan dan historis. Bahan Hukum yang digunakan ialah bahan hukum sekunder yang penulis peroleh dari studi kepustakaan. Mencakup bahan hukum primer peraturan perundang-undangan dan bahan hukum sekunder dari artikel dan jurnal-jurnal ilmiah. Hasil penelitian ini merujuk pada proyeksi pembentukan Lembaga Perlindungan Data Pribadi yang bersifat Independen. Dalam penelitian ini juga membahas terkait hambatan-hambatan berupa hambatan sumber daya manusia, inkonsistensi peraturan, dan hambatan struktur transparasi yang berpotensi terjadi dengan dibentuknya lembaga independen PDP. Dapat disimpulkan bahwa melalui penelitian ini lembaga independen PDP mampu menjadi rujukan dalam perlindungan data pribadi di Indonesia yang memiliki wewenang kuat untuk melakukan perlindungan.