Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Penanganan Luka Bakar bagi Relawan Melalui Media Sosial dan Gamifikasi Munjiya Istiqamah; Novia Heriani; Diah Retno Wulan; Izma Daud
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2026): EDISI AGUSTUS 2026
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v10i2.3999

Abstract

Volunteer firefighters play an important role in providing initial burn injury management; however, they often face limitations in formal training. This study aimed to analyze the effect of social media- and gamification-based education on improving burn management literacy among volunteer firefighters. A pre-experimental study using a one-group pretest–posttest design was conducted involving 30 active Sanggalima volunteer firefighters as the study sample. The intervention was delivered over five consecutive days through educational posters shared via social media and reinforcement quizzes. Statistical analysis demonstrated a significant improvement in burn management literacy, with a significant difference between pretest and posttest scores (p = 0.001 0.05). It was concluded that social media and gamification-based education had a significant effect on improving burn management literacy among volunteer firefighters. This study recommends this educational model as an applicable and sustainable alternative strategy for relevant institutions to enhance volunteer firefighters' preparedness in providing appropriate initial burn care.
Edukasi Kesehatan dan Demonstrasi Pembuatan Minuman Jahe-Madu sebagai Upaya Peningkatan Manajemen Kesehatan Keluarga dalam Mengatasi Batuk pada Anak Novia Heriani; Vinchen Bintang Meilany; Mirna Ardela; Hera Amanda; Tri Sulastri; Sonia
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 3 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i3.1241

Abstract

Batuk pada anak merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi dan dapat mengganggu aktivitas serta kualitas tidur anak. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penanganan batuk secara nonfarmakologis menyebabkan terapi rumahan belum dilakukan secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga mengenai pemanfaatan terapi jahe dan madu sebagai upaya manajemen kesehatan keluarga dalam mengatasi batuk pada anak. Metode yang digunakan berupa promosi kesehatan melalui penyuluhan secara tatap muka di Desa Batik RT 01 dan 02 pada tanggal 21 Mei 2026 dengan metode ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, serta demonstrasi pembuatan rebusan jahe dan madu. Sasaran kegiatan adalah ibu dan anak dengan jumlah peserta sekitar 25 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, aktif bertanya, dan mampu memahami manfaat, cara pembuatan, serta penggunaan terapi herbal jahe dan madu secara tepat. Demonstrasi langsung membantu peserta lebih mudah menerapkan terapi secara mandiri di rumah. Simpulan kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan mengenai terapi jahe dan madu efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang terapi nonfarmakologis untuk membantu meredakan batuk pada anak.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Dispepsia di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Riska Adelia; Uni Afriyanti; Novia Heriani; Dessy Hadrianti
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.9001

Abstract

Dispepsia merupakan salah satu gangguan saluran pencernaan yang sering dijumpai di fasilitas pelayanan kesehatan primer dan dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Menurut WHO, dispepsia adalah keluhan nyeri atau tidak nyaman di perut atas, rasa penuh, dan cepat kenyang, dengan prevalensi di Indonesia 40–50%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, pola makan, tingkat stress, dan konsumsi obat OAINS yang mempengaruhi kejadian dispepsia di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mengalami dispepsia di Puskesmas Pekauman dengan jumlah sampel 104 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji spearman rho dan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan (p=0,019), tingkat stres (p=0,024). Namun, tidak terdapat hubungan antara usia (p=0, 548) dengan kejadian dispepsia dan , dan konsumsi obat OAINS (p= 0,813),. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi kesehatan mengenai pengaturan pola makan, tingkat stress, serta penggunaan OAINS yang rasional guna menurunkan kejadian dispepsia di masyarakat.