Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA PENGARUH PENGECORAN ULANG TERHADAP SIFAT MEKANIK PADUAN ALUMUNIUM ADC 12 Samsudi Raharjo; Fuad Abdillah; Yugohindra Wanto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aluminium (Al) merupakan logam ringan yang mempunyai sifat tahan terhadap korosi dan hantaran listrik yang baik. Aluminium biasa dipergunakan untuk peralatan rumah tangga, material pesawat terbang, otomotif, kapal laut, konstruksi dan lain–lain. Untuk mendapatkan peningkatan kekuatan mekanik, biasanya logam aluminium dipadukan dengan dengan unsur Cu, Si, Mg, Zn, Mn, Ni, dan unsur lain. Tujuan dari penelitian ini antara lain adalah Untuk mengetahui hasil dari metode pengecoran Gravitasi dan Die Casting terhadap kekerasan, Untuk mengetahui sifat-sifat mekanik ADC 12 asli dengan dilebur ulang  (Remelting), Membandingkan antara Cetakan Permanan dengan cetakan Pasir terhadap kekerasan, Untuk mengetahui berapa tingkat porositas ADC 12 setelah di remelting Metode penelitian dilakukan dengan pengecoran gravitasi dan menggunakan cetakan pasir. Dengan  menggunakan temperature penuangan 7000C. Karakterisasi material meliputi uji komposisi kimia, uji kekerasan, uji struktur mikro dan uji porositas. Hasil dari penelitian ADC 12 dengan kekerasan menurun dari 95,4 HRB menjadi 71,8 HRB dan porositas dari 5,77  % menjadi 34,97 % dengan temperatur penuangan 7000C. Maka Remelting akan menurunkan kekerasan dan menambah tingkat porositas material tersebut. Kata kunci :   ADC 12, Pengecoran Ulang (remelting),  temperature penuangan, pengecoran gravitasi.
MENGATASI GEJALA EARING PADA PROSES DEEP DRAWING Fuad Abdillah
TRAKSI Vol 7, No 2 (2008): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9416.069 KB) | DOI: 10.26714/traksi.7.2.2008.%p

Abstract

Deep Drawing dan drawing pada dasarnya merupakan salah satu ienis proses produksi yang oleh beberipa ahli metallurgy dibedakan oleh index ketinggian proses pembentukan logamnya yokni pada proles drawing dilakukan dengan menekan material benda kerja yang berupa lembaran logam yang biasa disebut dengan blank sehingga peregangan selalu mengikuti bentuk diesnya. Poda proses drawing biasanya mempunyai sifat khusus dibandingkan dengan proses pembentukran logam lainnya, yaitu pada umumnya produk yang dihasilkan mempunyai banyak tabung yang mempunyai ketinggian tertentu sehingga die yang digunakan juga mempunyai bentuk khusus pula. Sehingga produk yang dihasilkantergantung pula dari bentuk die dan punchNya.
STUDI PENGARUH TEKANAN DAN KOMPOSISI CAMPURAN PADA PROTOTIPE PISTON KOMPOSIT DENGAN PENGUAT SILIKON KARBIDA (SiC) MENGGUNAKAN METODE SQUEEZE CASTING Radimin -; Fuad Abdillah
Prosiding SNATIF 2014: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aluminium berkembang 29 juta ton per tahun, untuk 22 juta ton aluminium baru dan 7 juta ton daur ulang skrap aluminium. Penggunaan aluminium daur ulang secara ekonomi dan lingkungan sangat menarik. Kebutuhan aluminium di Indonesia per tahun mencapai 200.000-300.000 ton dengan harga US$ 1.951,50 per ton. Padahal bijih aluminium merupakan bahan tambang yang persediannya terbatas. Apabila dikaitkan penggunaan piston dengan jumlah kendaraan di Indonesia, pada tahun 2011 mencapai 85.601.351 buah. Untuk penggantian kerusakan piston setiap tahunnya 3-4% dan berat piston rata-rata 3 ons. Seandainya dikalikan jumlah piston yang diganti mencapai 16.306,5 ton. 1 ton aluminium dengan harga US$ 1.951,50, berarti jumlah uang keseluruhan US$ 31.822.134 (Rp 315 Milyar). Tujuan penelitian untuk pembuatan prototipe piston komposit dari limbah piston dengan penambahan silikon karbida (SiC) dan magenesium menggunakan metode stir casting dan squeeze casting. Komposisi campuran dengan kode K1, K2, dan K3. Sebagai kontrol piston Daihatsu Hijet 1000. Tekanan squeeze casting dengan variasi 400, 600, dan 800 MPa. Hasil pengujian komposisi kimia limbah piston untuk kandungan Al dan Si masih dibawah komposisi kimia dari piston asli, sehingga perlu penambahan material silikon karbida (SiC) dan Magnesium (Mg) untuk menambah kekuatan mekanis. Pengujian strukturmikro SEM nampak perbedaan pada ikatan antarmuka antara matrik dan penguat SiC. Komposisi campuran K3 dengan tekanan 800 MPa memiliki ikatan antarmuka matrik dan penguat lebih sempurna. Matrik alumunium mampu menyelimuti permukaam SiC. Hasil strukturmikro mendukung terhadap hasil kekerasan. kekerasan menyamai kekerasan piston Daihatsu Hijet-1000 sebesar 76 HRB. maka bisa direkomendasikan untuk pembuatan prototipe piston komposit Kata kunci: Aluminium, piston, komposit, silikon karbida, squeeze casting
PENGARUH MINAT BERWIRAUSAHA DAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK TEUKU UMAR SEMARANG Aldo Setiawan; Fuad Abdillah; Fahmy Fatra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 3 No 2 (2021): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh jumlah lulusan siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan yang semakin banyak setiap tahunnya, tetapi jumlah lulusan yang berminat berwirausaha masih sedikit dikarenakan ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui minat berwirausaha siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan setelah belajar mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan berdasarkan beberapa indikator kewirausahaan. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dengan alat bantu berupa observasi, wawancara dan kuesioner terhadap 62 responden dengan teknik random sampling, yang bertujuan untuk mengetahui persepsi responden terhadap masing-masing variabel Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan minat berwirausaha siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan berdasarkan 6 indikator yaitu berada pada kriteria tinggi. Kesimpulan penelitiaan terdapat minat yang tinggi pada diri siswa jurausan Teknik Kendaraan Ringan untuk berwirausaha. Rekomendasi ditujukan kepada siswa diharapkan dapat mengaplikasikan indikator-indikator kewirausahaan dan mengikuti kegiatan kewirausahaan di luar mata pelajaran prakarya dan berwirausaha agar dapat menumbuhkan minat menciptakan usaha sendiri. Kata kunci: Berwirausaha, kewirausahaan dan minat.
PENGARUH PERAN GURU DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI SISTEM AC XI TKRO SMK MUHAMMADIYAH BAWANG Fatkhurrohman Fatkhurrohman; Fuad Abdillah; Fahmy Fatra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 3 No 2 (2021): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fatkhurrohman, NPM. C3216110061. Pengaruh Peran Guru Dan Lingkungan Belajar Terhadap Peningkatan Kompetensi sistem AC XI TKRO SMK Muhammadiyah Bawang 2019/2020 . Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin. Universitas IVET Semarang 2020. Tujuan penelitian ini adalah 1. Mengetahui pengaruh Peran Guru terhadap Peningkatan Kompetensi Sistem AC (Air Conditioner) siswa kelas XI TKRO SMK Muhammadiyah Bawang. 2. Mengetahui pengaruh Lingkungan Belajar terhadap Peningkatan Kompetensi Sistem AC (Air Conditioner) siswa kelas XI TKRO SMK Muhammadiyah Bawang. 3. Mengetahui Pengaruh Peran Guru dan Lingkungan Belajar secara bersama-sama terhadap Peningkatan Kompetensi Sistem AC (Air Conditioner) siswa kelas XI TKRO SMK Muhammadiyah Bawang. Metode penelitian. Penelitian yang dilakukan termasuk penelitian expost facto, di mana penelitian ini mengkaji pengaruh variabel bebas (X1) dan (X2) terhadap variabel terikat (Y). Sampel yang digunakan adalah kelas XI TKRO SMK Muhammadiyah Bawang sebanyak 57 responden. Metode pengumpulan data menggunakan angket daring dan dokumentasi. Sedangan alat uji analisis menggunakan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian pengaruh Peran Guru (X1) dan Lingkungan Belajar (X2) Terhadap peningkatan kompetensi (Y). Terdapat Pengaruh Peran Guru dan Lingkungan Belajar secara bersama-sama terhadap Peningkatan Kompetensi Sistem AC siswa kelas XI TKRO SMK Muhammadiyah Bawang yang dibuktikan dari hasil F yang menunjukan nilai signifikansi (Sig) = 0.000 < probabilitas 0.05 dan nilai F hitung = 608.097 > F tabel 3.17. sehingga memenui syarat untuk menjawab hipotesis yang menyatakan “Ada pengaruh Peran Guru dan Lingkungan Belajar Terhadap Peningkatan Kompetensi Sistem AC siswa kelas XI TKRO SMK Muhammadiyah Bawang 2019/2020” dapat diterima. Pengaruh yang diberikan oleh variabel Peran Guru (X1) dan Lingkungan Belaja (X2) Terhadap peningkatan kompetensi sistem AC (Y) sebesar 95,6%.dan sisahnya 4.4% dipengarui variabel lain, yang dibuktikan oleh hasil uji koefesien determinasi yang menunjukan nilai adjusted R Square 0,956 (95,6%). Kata kunci : Peran Guru, Lingkungan Belajar dan Peningkatan Kompetensi.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI PEMELIHARAAN SASIS SEPEDA MOTOR MELALUI APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA SISWA KELAS XI TBSM DI SMK AL FALAH WINONG PATI Slamet Misron; Fuad Abdillah; Toni Setiawan
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 4 No 1 (2022): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengkaji peningkatan keaktifan dan hasil belajar pada kompetensi dasar pemeliharaan berkala sistem kemudi sepeda motor melalui aplikasi google classroom pada siswa kelas XI TBSM SMK Al Falah Winong Kabupaten Pati. (2) Untuk mengkaji peningkatan kinerja guru dalam kegiatan pembelajaran melalui aplikasi googleclassroom. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau classroom action research dalam hal ini peneliti terlibat langsung dalam merencanakan tindakan, melakukan tindakan, observasi. Objek penelitian ini adalah siswa kelas XI TBSM SMK Al Falah Winong Kabupaten Pati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Dengan menggunakan aplikasi google classroom, penguasaan Guru pada kompetensi dasar perawatan berkala sistem kemudi sepeda motor semakin baik. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya tiap siklus, pada siklus I menunjukkan 73,33%, dan pada siklus II menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan menjadi 93,33 % yang berada pada kategori sangat baik, dan lebih dari indicator yang ditentukan 80%. (2) Model Pembelajaran melalui aplikasi google classroom yang diterapkan, dapat meningkatkan nilai pengetahuan dan keterampilan siswa dalam praktek sistem kemudi pada siswa kelas XI TBSM SMK Al Falah Winong Kabupaten Pati. Hal ini terbukti dari peningkatan hasil belajar pada siklus I dimana dari 31 siswa terdapat 16 siswa mencapai ketuntasan 51,61 %, sedangkan siswa yang belum mencapai ketuntasan sebanyak 15 siswa belum mencapai ketuntasan 48,39% secara klasikal siswa belum mencapai ketuntasan, karena lebih rendah dari standar pencapaian yang ditetapkan yaitu 75%, akan tetapi pada pelaksanaan siklus II mampu mencapai keberhasilan sesuai harapan. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian ketuntasan kalsikal nilai pengetahuan 90,32% lebih tinggi dari standar pencapaian yang ditetapkan yaitu 75%. Sedangkan untuk ketuntasan klasikal nilai keterampilan 83,87% lebih tinggi dari standart yang di tetapkan yaitu 75%. (3) Model Pembelajaran melalui aplikasi google classroom yang diterapkan, dapat meningkatkan keaktifan pada siswa kelas xi TBSM di SMK Al-Falah winong pati, Hal ini dapat dilihat tiap siklus, pada siklus I menunjukan 62,50% walaupun masih berada dikategori kurang tapi pada siklus II menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan yaitu sebessar 87,50% yang berada kategori baik. Kata kunci : Keaktifan, Hasil Belajar dan Google Classroom.
PENGARUH VARIASI PILOT JET DAN MAIN JET TERHADAP PERFORMA SEPEDA MOTOR 4 TAK 115 CC Indra Nur Cahyo; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 2 No 1 (2020): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IMPLEMENTASI MEDIA ALAT PERAGA SISTEM STARTERUNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI MEMAHAMI PRINSIP KERJA SISTEM STARTER DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Moh Talipun; Fuad Abdillah; Bayu Ariwibowo
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 3 No 2 (2021): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moh Talipun, NPM C3216110101. Implementasi Media Alat Peraga Sistem Starter Untuk Meningkatkan Kompetensi Memahami Prinsip Kerja Sistem Starter Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning.PVTM. Fakultas Sains danTeknologi.Universitas Ivet. Tujuan penelitian ini adalah 1.Mengetahui model pembelajaran problem based leraning dengan media alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar pada kompetensi dasar prinsip kerja sistem stater pada siswa kelas XI TBSM SMK NU 03 Kaliwungu 2.Mengetahui peningkatan keaktifan siswa pada mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan sepeda motor dengan model problem based leraning pada siswa kelas XI TBSM SMK NU 03 Kaliwungu 3.Mengetahui kemampuan guru menerapkan pembelajaran dengan model problem based learning dengan media alat peraga pada mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan sepeda motor pada siswa kelas XI TBSM SMK NU 03 Kaliwungu Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif penelitian tindakan kelas dengan model pembelajaran Problem Beased Learning Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TBSM dengan jumlah 23 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan dua kali pertemuan pada tiap siklus.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Penerapan model pembelajaran problem beased learning dengan media alat peraga .Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Nilai rata-rata kelas hasil belajar pengetahuan pada siklus I sebesar 75,04 dan meningkat pada siklus II menjadi 79.52. Nilai rata-rata kelas ketrampilan pada siklus I sebesar 75,39 dan meningkat pada siklus II menjadi 79,73. Ketuntasan kelas hasil belajar pengetahuan pada siklus I sebesar 52,17% dan meningkat pada siklus II menjadi 91,3%. Sedangkan Ketuntasan kelas ketrampilan pada siklus I sebesar 56,52% dan meningkat pada siklus II menjadi 95,65% Kata Kunci : pembelajaran Problem Beased Learning, hasil belajar, keaktifan siswa, media alat peraga
PENINGKATAN KOMPETENSI PEMELIHARAAN SERVICE ENGINE DAN KOMPONENNYA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY MENGGUNAKAN ENGINE STAND Saiful Bahri; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 1 No 1 (2019): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi praktik service engine sepeda motor pada siswa kelas XI TSM SMK Yasiha Gubug Grobogan tahun pelajaran 2018/2019.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model pembelajaran inquiry menggunakan engine stand sepeda motor, dilakukan secara kolaborasi dengan teman sejawat selama dua siklus penelitian yang setiap siklusnya terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) hasil observasi dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI TSM I SMK Yasiha Gubug Jurusan Teknik Sepeda Motor sebanyak 28 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi, metode tes dan metode penilaian praktik. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes dan non tes. Instrumen tes berupa tes pengetahuan dan ketrampilan , sedangkan instrumen nontes berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data penelitian menunjukan tingkat ketuntasan terus meningkat dari pra siklus (32.1%,) siklus I (64.2%) dan siklus II (89.2%) dan pada penilaian afektif dan psikomtorik juga terus meningkat dari pra siklus (46.4% dan 53.5%) siklus I (71.4% dan 78.5%) dan siklus II (89.2% dan 92.8). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pembelajaran kompetensi pemeliharaan/service engine sepeda motor dengan metode inquiry menggunakan engine stand dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran pada saat mata pelajaran produktif kompetensi service engine sepeda motor. Pendekatan inquiry diharapkan dapat diterapkan pada materi yang lain dengan tujuan meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Service Engine dan komponen-komponennya, Model Pembelajaran Inquiry, Engine Stand.
KONTRIBUSI INDUSTRI BENGKEL SEPEDA MOTOR DALAM IMPLEMENTASI KOMPETENSI PRODUKTIF TERHADAP PRAKTEK KERJA INDUSTRI Alip Saputro; Fuad Abdillah; Sena Mahendra
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 2 No 1 (2020): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi ke industri bengkel sepeda motor yang menerima pelaksanaan praktek kerja industri, hal yang sangat mengejutkan yaitu peserta didik hanya membantu mengambilkan alat yang di butuhkan mekanik, menganti oli engine, dan membersihkan komponen yang diperbaiki ataupun alat yang telah digunakan setelah selesai perbaikan. Pekerjaan yang sifatnya pengembangan komptensi peserta didik hanya sebagian kecil saja yang terlaksana.Kegiatan seperti ini membuat peserta didik tentu tidak dapat terlibat langsung dalam mengetahui kerusakan kendaraan dan bagaimana proses perbaikan yang seharusnya sesuai dengan prosedur kerja yang ada di bengkel. Dalam kesempatan yang berbeda, peserta didik tidak mendapatkan instruksi yang jelas mengenai pekerjaan apa yang akan dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kontribusi industri bengkel sepeda motor dalam implementasi kompetensi produktif terhadap pelaksanaan praktek kerja industri program keahlian teknik sepeda motor SMK N 1 Bancak. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian mengunakan metode Ex-Post Facto. Penelitian deskriptif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan hasilnya dengan persentase dan analisis deskriptif kualitatif dengan penjelasanya. Pengambilan data nya mengunakan angket/kuisioner yang berjumblah 72 butir soal implementasi kompetensi produktif, dan 19 butir soal untuk kontribusi industri bengkel sepeda motor, Pengambilan data sebanyak 25 bengkel sepeda motor. Hasil penelitian bahwa Pekerjaan yang diberikan industri merupakan implementasi kompetensi produktif yang telah diajarkan disekolah, pelaksanaannya di setiap Industri sangat berbeda-beda mengaju pada layanan jasa yang digunakan oleh industri bengkel sepeda motor. Implementasi kompetensi produktif pada bidang Engine sebesar (37%), Chasis diperoleh sebesar (45%), kejuruan sebesar (37%), Kopling sebesar (36%), Kelistrikan sebesar (37%). Rata-rata (38%). Kontribusi industri bengkel sepeda motor tidak bisa ditentukan berdasarkan kebutuhan dunia pendidikan sekolah, melainkan pihak sekolah yang harus melakukan pendekatan yang lebih baik agar diperoleh kemitraan dengan industri bengkel sepeda motor yang lebih baik sehingga kebutuhan sekolah terhadap dunia industri bengkel sepeda motor sebagai tempat pembelajaran yang nyata dapat terlaksana. Kata kunci: Kontribusi, Bengkel Sepeda motor, Implementasi.