Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengolahan Makanan Ringan Berbasis Potensi Desa sebagai Sumber Ekonomi Kreatif Desa kradinan Kec Dolopo Kab Madiun Yusup Arip; Dwi Warni Wahyuningsih; Diana Pramudya Wardhani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/manage.v5i2.2332

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi kreatif di Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, melalui pelatihan pengolahan makanan ringan berbasis potensi desa. Desa Kradinan memiliki sumber daya alam melimpah, terutama dari sektor pertanian dan perkebunan, namun potensi ini belum dimaksimalkan. Masyarakat desa sebagian besar menjual hasil panen langsung ke tengkulak tanpa pengolahan lebih lanjut. Kegiatan pengabdian ini fokus pada peningkatan produktivitas dan daya saing produk makanan ringan melalui pelatihan pengolahan, penyediaan peralatan, serta strategi pemasaran digital. Pelatihan akan mencakup teknik inovasi produk, pemilihan bahan baku berkualitas, dan strategi branding serta pemasaran. Diharapkan dengan adanya program ini, masyarakat desa Kradinan mampu meningkatkan nilai tambah dari hasil alam mereka, menciptakan produk berkualitas, dan memasarkan produk secara efektif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA MASYARAKAT IMIGRAN MALAYSIA DENGAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN Diana Pramudya Wardhani; Moch. Muhajir; Umi Farida; Titi Rapini; Nazalu Zhufa Nadya Anjani; Fifid Syarifah Aini Misdawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i3.2938

Abstract

Kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penentu maju mundurnya suatu negara, termasuk Malaysia, yang telah menjadi tujuan banyak pekerja asing, terutama dari Indonesia. Imigran yang bekerja di Malaysia sering menghadapi tantangan terkait dengan keterampilan dan pengetahuan, baik dalam pekerjaan mereka maupun dalam kehidupan sosial dan budaya mereka negara. Banyak dari imigran ini bekerja di sektor informal dengan keterampilan terbatas, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka dan kontribusinya terhadap perekonomian Malaysia. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kualitas SDM imigran melalui keterampilan dan pendekatan berbasis pengetahuan, yang memungkinkan mereka menjadi lebih kompetitif, mandiri, dan Prakarsa ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang pentingnya pendidikan dan pelatihan sebagai pilar dasar untuk mengembangkan potensi pekerja imigran. Pada akhirnya, hal ini dapat memperkuat kontribusi mereka terhadap ekonomi Malaysia sekaligus mendorong integrasi sosial yang lebih inklusif. Solusi untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalangan Imigran di Malaysia Melalui Pendekatan Manajemen Berbasis Keterampilan dan Pengetahuan Melaksanakan kursus keterampilan teknis dan program pelatihan yang secara langsung dapat diterapkan di pasar tenaga kerja Malaysia, seperti konstruksi, teknologi informasi, atau manufaktur. Metode pelaksanaan program PKM yang dilakukan adalah Melakukan Penilaian Kebutuhan, Merancang Program Pelatihan yang Relevan, Implementasi Program Pelatihan, Memberikan Dukungan Pasca Pelatihan dan Meningkatkan Keterlibatan dan Pemberdayaan Masyarakat.
STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI EDUKASI ECOPRENEURSHIP BAGI IMIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA Diana Pramudya Wardhani; Hadi Soemarsono; Naning Kristiyana; Sri Hartono; Wahna Widianingrum; Adib Khusnul Rois
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i2.2291

Abstract

Ibu-ibu masyarakat Imigran Indonesia yang berad di Malaysia, dengan pekerjaan sehari-hari sebagian besar ibu rumah tangga, petani dan pedagang. Dimana mereka dapat menjadikan waktu disela sela keseharainnyauntuk mengembangkan sumber daya manusia dengan ecopreneurship. Ecopreneur yang dikembangkan dalam PkM ini adalah pengembangan produk bernilai tambah dari segi manfaat dan ekonominya yang bahan bakunya dari alam sekitar kita yang dianggap tidak/kurang bernilai ekonomis. Selain itu, kelompok juga didampingi dalam pembuatan produk dan media promosi serta pemasaran. Pada kegiatan PkM ini ecopreneurship damerupakan pendekatan yang potensial untuk digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan. Pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan ecopreneur ini pada ibu-ibu imigran Indonesia di Malaysia tersebut diharapkan mampu memberikan kreatifitas dan inovasi untuk menghasilkan produk yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis serta dapat meningkatkan pendapatan. Hasil akhir dengan adanya pelatihan ini para imigran berhasil membuat dan memanfaatkan media digital untuk promosi dan pemasaran.
The Effects of Digital Transformation, Work Competencies, and Intrinsic Motivation on Employee Job Performance: A Study at the Madiun Regency Civil Registration and Population Administration Office Revi Mariska; Wahna Widhianingrum; Diana Pramudya Wardhani
Golden Ratio of Mapping Idea and Literature Format Vol. 6 No. 3 (2026): May - July
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grmilf.v6i3.2501

Abstract

Optimizing bureaucratic performance is crucial for improving the quality of public services. This study aims to analyze how digital transformation, job competencies, and intrinsic motivation among employees influence job performance. The study employed a quantitative method using a saturation sampling technique, involving 42 employees at the Madiun Regency Population and Civil Registration Office. The data were collected through a questionnaire and then analyzed using the PLS-SEM method with the assistance of SmartPLS 4 software. The empirical results indicate that digital transformation has a non-significant negative effect on employee performance (β=-0.074,p=0.505). Conversely, work competence (β=0.412,p=0.001) and intrinsic motivation (β=0.514,p=0.000) exert positive and statistically significant effects on performance. The coefficient of determination (R^2=0.690) reveals that these three variables collectively account for 69.0% of the variance in employee performance, while the remaining 31.0% is explained by factors outside this research model. The findings of this study indicate that improvements in job competence and intrinsic motivation are important factors in enhancing employee performance, whereas the implementation of digital transformation at the study site has not yet had a significant impact on employee performance.