Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Optimalisasi Kinerja Pengrajin Disabilitas melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Proses Produksi Batik Ciprat Purnomo, Rochmat Aldy; Hartono, Sri; Sukamto, Filia Icha; Wardhani, Diana Pramudya; Ismail, Kamariah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20430

Abstract

Background: Produksi batik ciprat di Karangpatihan masih terkendala aspek K3. Pengrajin disabilitas rawan risiko kerja, hasil jauh di bawah permintaan. Program ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya kuantitas dan kualitas produksi batik ciprat Karangpatihan dengan cara meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra, khususnya pengrajin disabilitas, dalam menerapkan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama proses produksi. Melalui pelatihan berbasis K3, diharapkan pengrajin dapat bekerja dengan lebih aman, nyaman, dan efisien, sehingga produktivitas meningkat dan kapasitas produksi mampu menjawab tingginya permintaan pasar. Metode: Program Pemberdayaan Kepada Masyarakat UMPO, UNTIDAR dan Universiti Teknologi Brunei (Maret–Desember 2025) bersama Rumah Harapan Mulya melatih 50 pengrajin batik disabilitas melalui observasi, sosialisasi, pelatihan K3, serta monitoring-evaluasi. Hasil: Program meningkatkan pemahaman K3: awalnya 78% belum paham, pasca pelatihan 90% mampu mengenali bahaya, gunakan APD, dan terapkan kerja aman. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan mitra dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan produksi batik ciprat, sebagai upaya strategis dalam meningkatkan produktivitas dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, terutama bagi pengrajin disabilitas di Karangpatihan.
KEPUASAN MENUJU SINERGI: BAGAIMANA APLIKASI FINTECH MENGOPTIMALKAN EFISIENSI TRANSAKSIONAL DALAM EKONOMI DIGITAL PASCA-PANDEMI Umi Lailatul Muniroh; Boy Ghozy Fadholi; Suprayitno; Mahdha Nafilata Aulia Az-Zulfa; Diana Pramudya Wardhani
Journal AK-99 Vol. 6 No. 1 (2026): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v6i1.4301

Abstract

This study aims to analyze the transformation mechanism of fintech user satisfaction into transactional efficiency within the post-pandemic digital economy ecosystem in Indonesia. Specifically, it examines the mediating roles of digital trust and digital synergy, as well as the moderating effect of digital literacy on the relationship between user satisfaction and transactional efficiency. Integrating Expectation-Confirmation Theory and Service-Dominant Logic, this quantitative study involved 420 active fintech users in Indonesia. Research instruments were adapted from internationally validated studies and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4 with 5,000-subsample bootstrapping procedures. Results indicate that user satisfaction significantly drives digital trust formation (β = 0.542, p < 0.001) and digital synergy (β = 0.485, p < 0.001). The pathway to transactional efficiency is indirect, strongly mediated by the synergy between users and the platform ecosystem. Digital literacy strengthens the impact of satisfaction on efficiency optimization (β = 0.185, p = 0.002). This research introduces the "Digital Synergy" construct as a bridge between psychological responses and technical operational outcomes a dimension previously overlooked in fintech management literature. The proposed "Satisfaction-to-Synergy" model offers strategic guidance for fintech providers in emerging markets to optimize economic value through user collaboration and digital feature excellence.
Pengaruh Kesejahteraan Karyawan, Budaya Organisasi, dan Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Praktis Footwear Magetan Kharis Nuril Huda; Umi Farida; Diana Pramudya Wardhani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan karyawan, budaya organisasi, dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada Praktis Footwear Magetan. Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, loyalitas, dan kinerja karyawan dalam suatu organisasi. Rendahnya kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kurang optimalnya kesejahteraan karyawan, budaya organisasi yang belum mendukung, serta beban kerja yang tidak seimbang. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana ketiga variabel tersebut memengaruhi kepuasan kerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Praktis Footwear Magetan yang berjumlah 33 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kesejahteraan karyawan, budaya organisasi, dan beban kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Selain itu, secara simultan ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Praktis Footwear Magetan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kesejahteraan karyawan, penerapan budaya organisasi yang baik, serta pengelolaan beban kerja yang proporsional dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Dengan demikian, perusahaan diharapkan mampu memperhatikan faktor-faktor tersebut guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan produktif.