Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Literasi Informasi Model The Big Six dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Anisah, Giati; Afifah, Siti Nur
CENDEKIA Vol. 15 No. 01 (2023): Cendekia 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.442 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v15i01.416

Abstract

In the era of abundance information is manifested in various forms and can be accessed easily and quickly. The ability to select, evaluate, and use information is important to have. This study aims to describe the implementation of the big six models of information literacy in improving the quality of learning in Madrasah Tsanawiyah. This study uses a qualitative approach to the type of phenomenological research. Data collection was done by observation and interviews. Based on the results of the study, it was found that the implementation of learning using the big six model of information literacy can improve the quality of learning. The information literacy model of The big six includes six steps, namely problem formulation, strategy formulation, location and access determination, use, selection, information integration, and evaluation. Indicators that appear in students are proficiency in finding essential information, evaluating information, and using the information to solve problems. By mastering information literacy, critical, creative, innovative spirit and students' readiness to compete in the era of globalization is also developing. In addition, students will also be accustomed to making decisions, becoming independent human learners and easy to obtain new information
Pengembangan instrument assessment as learning berbasis projek untuk pembelajaran menyimak dan berbicara monologis dialogis bermuatan karakter Bhineka Tunggal Ika Anisah, Giati; Amreta, Midya Yuli
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.22701

Abstract

Instrumen assessment as learning berbasis projek untuk pembelajaran menyimak dan berbicara dialogis monologis dengan muatan karakter yang mampu mengakomodasi pembelajaran sekaligus menghasilkan informasi mengenai capaian kompetensi siswa menjadi kebutuhan para guru. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk instrument assessment as learning berbasis projek pada pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya elemen menyimak berbicara jenis wacana monologis dialogis bermuatan karakter Bhineka Tunggal Ika yang memenuhi kriteria kelayakan instrumen asesmen. Penelitian ini adalah penelitian R&D yang menggunakan desain ADDIE dimana tahapan penelitiannya meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan validasi serta uji coba lapangan. Validiasi oleh ahli asesmen dan ahli pembelajaran menyimak berbicara memperoleh data mengenai validitas isi, validitas konstruk, validitas perwajahan, dan keterbacaan. Uji coba lapangan dilakukan untuk mendapatkan data dari guru dan siswa mengenai keterterapan, keterbacaan, kemenarikan, dan reliabilitas administrasi. Reliabilitas penyekor diperoleh dengan teknik inter-rater. Merujuk pada hasil analisis data disimpulkan bahwa produk instrumen asesmen yang dihasilkan layak dan siap untuk digunakan. Kelayakan itu dapat ditafsirkan bahwa instrumen asesmen ini mampu meningkatkan kemampuan menyimak berbicara dialogis monologis siswa dan mengembangkan karakter Bhineka Tunggal Ika dalam diri siswa.
Cognitive Diagnostic Assessment Instrument with Individual Feedback for Language Receptive Learning on Multimodal Text Anisah, Giati; Yuli Amreta, Midya
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v10i1.32974

Abstract

Cognitive diagnostic assessment with individual feedback plays an important role in detecting students' cognitive strengths and weaknesses, providing directions for steps that teachers and students must take to follow up on this, as well as facilitating the clustering of students in preparing differentiated learning. This study aims to develop a cognitive diagnostic assessment instrument for receptive language learning on multimodal text with individualized feedback. This study is R&D research with an ADDIE design. The study involved grade 9 students with varying cognitive levels working through the questions, and the results were analyzed to develop individualized feedback for each student. Individualized feedback was then followed up by teachers and students in differentiated learning. We conducted interviews, questionnaires, and observations to gather data on the feasibility of the assessment instrument. Based on the results of the analysis, it can be concluded that a set of cognitive diagnostic assessment instruments along with individualized feedback produced in the study meets the requirements of validity, reliability, and readability, as well as applicability. In addition, this study shows that the cognitive diagnostic assessment with individualized feedback provides an overview of the receptive cognitive subcompetence of language in multimodal text that is mastered so that it facilitates the teacher in developing content, process, and target differentiated learning products for the next material. This research also contributes to addressing the long-standing criticism that language assessments fail to provide individualized feedback to link assessment to learning.
Literasi Informasi Model The Big Six dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Giati Anisah; Siti Nur Afifah
Cendekia Vol. 15 No. 01 (2023): Cendekia 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/cendekia.v15i01.416

Abstract

In the era of abundance information is manifested in various forms and can be accessed easily and quickly. The ability to select, evaluate, and use information is important to have. This study aims to describe the implementation of the big six models of information literacy in improving the quality of learning in Madrasah Tsanawiyah. This study uses a qualitative approach to the type of phenomenological research. Data collection was done by observation and interviews. Based on the results of the study, it was found that the implementation of learning using the big six model of information literacy can improve the quality of learning. The information literacy model of The big six includes six steps, namely problem formulation, strategy formulation, location and access determination, use, selection, information integration, and evaluation. Indicators that appear in students are proficiency in finding essential information, evaluating information, and using the information to solve problems. By mastering information literacy, critical, creative, innovative spirit and students' readiness to compete in the era of globalization is also developing. In addition, students will also be accustomed to making decisions, becoming independent human learners and easy to obtain new information
PELATIHAN DIGITAL MARKETING MENGGUNAKAN PLATFORM MARKETPLACE SHOPEE UNTUK KELOMPOK PEMUDA WIRAUSAHA DI DESA MULYOAGUNG-BOJONEGORO Anisah, Giati
Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/mafaza.v1i1.256

Abstract

Salah satu sektor yang mendapatkan pukulan tajam selama Pandemi Covid-19 adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini juga ikut serta menjadi pengerak turunnya perekonomian nasional. Digital marketing melalui platform shopee menjadi salah satu pilihan dalam rangka mengentaskan permasalahan ekonomi selama pandemi. Pengabdian menggunakan metode pelatihan yang meliputi empat tahap, yaitu tahap tahapan instalasi Shopee, tahapan upload produk di shopee, tahapan pemasaran produk , dan tahapan pengiriman produk. Setelah pengabdian ini dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan kemampuan pemuda pelaku UMKM di Desa Mulyoagung mengenai digital marketing melalui e-commerce Shopee meningkat, dengan rincian pada tahapan instalasi sebanyak 100% dan tahapan upload produk 87%. Selain itu popularitas produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM dari Desa Mulyoagung mengalami peningkatan akibat pemasaran produk secara digital, baik melalui aplikasi shopee maupun aplikasi pendukung lain. Berdasarkan hasil analisis pada fitur bisnisku di Shopee dan insight pada aplikasi Instagram, rata-rata popularitas produk hasil UMKM Desa Mulyoagung meningkat sebesar 75%.
HANDBOOK KOMPETENSI PRAGMATIK BAHASA DALAM BERUMAH TANGGA: SEBUAH USAHA PREVENTIF PERCERAIAN DI KABUPATEN BOJONEGORO Giati Anisah; Ririn Fauziyah
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 1 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i1.18843

Abstract

Komunikasi relasional yang disfungsional menjadi faktor prediktor tertinggi perceraian di Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 2691 kasus perceraian terjadi di Bojonegoro sepanjang tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan hand book kompetensi pragmatik bahasa dalam berumah tangga sebagai usaha preventif perceraian di Kabupaten Bojonegoro. Buku yang dikembangkan akan memenuhi persyaratan dari segi materi, desain, keterbacaan, dan kepraktisan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan desain pengembangan ADDIE. ADDIE adalah model pengembangan yang terdiri dari tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, yaitu angket dan wawancara. Penelitian ini melibatkan 3 orang ahli bahasa, 3 orang konsultan pernikahan, 11 orang penyuluh, dan 120 orang calon pengantin. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Penelitian ini menghasilkan hand book kompetensi pragmatik bahasa dalam berumah tangga dan telah melalui uji ahli dan uji lapangan. Adapun hasil uji kelayakan materi yaitu 96,6%, kelayakan desain 97,1%, keterbacaan 98,3%, dan kepraktisan 94,5%. Dengan demikian, handbook panduan pragmatic bahasa dalam berumah tangga telah memenuhi syarat kelayakan dan dapat diimplementasikan. Hand book ini selain bertujuan sebagai usaha preventif perceraian di Kabupaten Bojonegoro juga dapat dijadikan suplemen dalam acara bimbingan perkawinan (Bimwin) yang dilaksanakan oleh KUA di Kabupaten Bojonegoro.
KOHESI GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL: KAJIAN PADA MAKALAH MAHASISWA PAI giati, anisah
IJIT: Indonesian Journal of Islamic Teaching Vol 2 No 2 (2019): Indonesian Journal of Islamic Teaching
Publisher : Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kohesi gramatikal dan leksikal dalam makalah mahasiswa PAI. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah teks dalam makalah mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam semester tiga Institut Agama Islam Sunan Giri Bojonegoro. Berdasarkan serangkaian dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut. Semua relasi sematis dalam hubungan kohesi direalisasikan dalam sistem leksikogramatikal. Referensi endofora tipe anafora lebih sering digunakan dibanding katafora. Substitusi lebih jarang digunakan karena mahasiswa lebih banyak memilih menggunakan reiterasi jenis repetisi. Elipsis digunakan dalam perangkaian kata dalam satu kalimat. Penggunaan konjungsi koordinatif, oordinatif, subordinatif, dan korelatif digunakan oleh mahasiswa secara wajar untuk merangkai kata, frasa, dan kalimat. Bentuk kolokasi yang banyak digunakan adalah bentuk yang sudah lazim digunakan secara umum dalam bahasa Indonesia.
Peningkatan Kompetensi Kelompok KKG-MI melalui Pengembangan E-Modul dengan Formative Assessment Tools Fauziah, Zumrotul; Anisah, Giati; Wulandari, Pramesti; Sa’adah, Lailatus; Cahyani, Ambar Dwi; Amiludin, Muchamat; Nisa, Siti Nur Mukaromatun
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i3.24698

Abstract

This study aims to improve the skills of elementary school (MI) teachers in developing e-modules using formative assessment tools for reading and writing learning. The mentoring activity was carried out in Malo District, Bojonegoro Regency, involving the Elementary School Teacher Working Group (KKG-MI). This mentoring focused on training in making interactive e-modules using the Canva application and integrating formative evaluation tools such as quizzes and practice questions. In addition, teachers were also trained to convert e-modules into flipbook format using the Heyzine application, in order to increase the interactivity and attractiveness of learning. The results of this activity indicate that MI teachers in Malo District have new abilities in designing e-modules that are effective and interesting for students, and the application of formative assessment tools in e-modules allows teachers to evaluate student understanding more measurably. The results of this study have been able to realize the targets and objectives in community service, namely a) improving the competence of MI teachers in using e-modules, b) encouraging the implementation of a structured reading-to-write learning model, and c) introducing and optimizing the use of formative assessment tools. Based on these results, this community service is able to increase student motivation in learning to read and write as well as improving technological skills for teachers. This activity is expected to be continued and expanded to other areas to support improving the quality of technology-based education in Madrasah Ibtidaiyah.
Development of the E2A2E Learning Model with a SOLO Taxonomy-based Deep Learning Approach to Improve The Moral Character of Madrasah Aliyah Students Manshur, Ahmad; Anisah, Giati; Ahmad, Mas Tajjudin
Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam (Oktober)
Publisher : Fakultas Tarbiyah - Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/alulya.v10i2.5616

Abstract

Moral education in Islamic high schools often only addresses cognitive aspects without practical implementation, thus requiring a learning model that encourages the internalization of moral values. This study aims to develop the E2A2E (Engage, Explore, Analyze, Apply, Evaluate) learning model using a deep learning approach based on the SOLO taxonomy to improve students' moral character. The research method uses the ASSURE development model through the stages of analysis, design, implementation, and evaluation. The results show that the E2A2E model is highly feasible (average feasibility >88%) with a significant increase in students' understanding from the unistructural to the extended abstract level. In conclusion, this model is efficacious in improving students' moral awareness and ethical behavior. For further research, it is recommended to test this model in a broader context and integrate digital technology to optimize results.
STUDI KORELASI PENERAPAN E-ASSESSMENT TERHADAP PERKEMBANGAN KEMAMPUAN REGULASI DIRI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Giati Anisah; Aufa, Ari Abi
Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Tarbiyah - Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/alulya.v7i1.1556

Abstract

This research is quantitative research with the type of correlation research. This study analyzed the correlation between the implementation of e-assessment and the development of self-regulation abilities. The populations are senior high school students in Tuban and Bojonegoro regencies, either SMA, MA, or SMK. Sampling was taken by cluster random sampling technique. Hypothesis testing was carried out using a simple regression technique through the SPSS for Windows application. The data were tested for normality and linearity before testing the hypothesis. Based on the results of the analysis, it was concluded that there was a significant positive relationship between the implementation of e-assessment and the development of students' self-regulation abilities. This significant relationship can be seen from the correlation coefficient of 0.685 with a value of p = 0.000 (p>0.05).