Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Local Branding: Imperative Strategy Towards Competitiveness of Sustainable Destinations Through the Role of Social Media DC. Kuswardani; Nurhidayati Nurhidayati; Totok Wibisono; Aprih Santoso
Kontigensi : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 11 No 1 (2023): Kontigensi: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Program Doktor Ilmu Manajemen, Universitas Pasundan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56457/jimk.v11i1.349

Abstract

The aim of the research is to form the Competitiveness of Sustainable Destinations to realize tourism marketing through Local Branding. The variables tested are Local Branding and Destination Image. Social Media is expected to moderate the influence of Local Branding on the Competitiveness of Sustainable Destinations. The population is visitors to tourist attractions, while the sample is 152. Respondents are determined using the Proportionate Stratified Random Sampling technique. SEM as an analysis tool with the smartPLS.3.0 program application The results of the Sustainable Destination Competitiveness test results can be manifested through optimal management of Local Branding and Destination Image. Local Branding can be applied through Local Culture and Destination Image. Local Branding significantly affects the Competitiveness of Sustainable Destinations, while Local Culture significantly influences Local Branding. Destination Image significantly influences Local Branding and significantly influences the Competitiveness of Sustainable Destinations. Social Media is able to function as a pure moderator of the influence of Local Branding on the Competitiveness of Sustainable Tourism Destinations in Semarang City. The R - Square value in the Local Branding construct is 0.758536, meaning that Local Branding is influenced by Local Culture and Destination Image 75.85%. The Q Square value > 0 (0.575377) on the Local Branding variable indicates that the model has strong predictive relevance, meaning that the research model has relevance in predicting Local Culture and Destination Image with Local Branding in Tourism Objects. R-Square on the construct of Sustainable Destination Competitiveness 0.817528 means that the Competitiveness of Sustainable Destinations is influenced by Local Branding and Destination Image 81.75%. The Q Square value of 0.668352 (> 0) indicates that the model has strong predictive relevance, meaning that the research model has relevance in predicting Local Branding and Destination Image on the Competitiveness of Sustainable Tourism Destinations.
MENUMBUHKAN KREATIFITAS IBU RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DENGAN MEMPRODUKSI BARANG KEBUTUHAN SEHARI-HARI DI KELURAHAN METESEH KECAMATAN TEMBALANG SEMARANG Nurhidayati Nurhidayati; Rahoyo Rahoyo; Dini Anggraheni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17706

Abstract

Kelurahan Meteseh adalah salah satu kelurahan di Kematan Tembalang. Kelurahan ini memiliki 195 Rukun Tetangga & 31 Rukun Warga, dimana Ibu-ibu rumah tangga yang tinggal di kelurahan tersebut menginginkan tambahan pendapatan. Salah satu cara untuk dapat meningkatkan tambahan pendapatan adalah dengan menumbuhkan kreativitas dalam memproduksi barang-barang kebutuhan sehari-hari. Kreativitas sangatlah dibutuhkan karena semakin ketatnya persaingan antar bisnis, sehingga hal ini membuat berbagai pelaku usaha untuk berpikir secara kreatif demi memastikan bisnis mereka semakin terlihat oleh konsumen. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah meningkatkan kreatifitas ibu-iu rumah tangga untuk meningkatkan pendapatan dengan pembuatan kreasi dari kain perca sehingga bisa meningkatkan nilai tambah dan pembuatan puding kekinian. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah dengan melalui penyuluhan dan pelatihan barang kreasi baru yang lebih menarik sehingga menjadikan barang yang lebih bisa berjual nilai tinggi. Target luaran yang diharapkan dalam pengabdan ini media cetak, jurnal pkm, HaKI ,serta vidio yang diunggah di yaoutube.
UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA MELALUI USAHA PEMBUATAN SABUN CUCI TANGAN CAIR DI KELURAHAN BULUSAN KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Kuswardani DC; Nurhidayati Nurhidayati
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v3i2.74

Abstract

Mencegah meluasnya covid-19 menjadi tanggungjawab setiap penduduk yang ada di Indonesia. Masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang kota Semarang juga merasa bertanggung jawab dengan diri sendiri, keluarga dan masyarakat yang ada disekitar mereka untuk melakukan pencegahan penyebaran covid-19 tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan ketika terpaksa harus melakukan kegiatan diluar rumah. Protokol kesehatan yang paling sering harus dilakukan diantaranya adalah rajin mencuci tangan dengan sabun. Mencuci tangan dengan sabun yang paling mudah dan irit adalah dengan sabun cuci cair. Ketersediaan sabun cair yang dibutuhkan untuk mencuci tangan relatif sangat tinggi mengingat kelurahan Bulusan merupakan kelurahan yang berdekatan dengan kampus Undip. Kedekatan dengan kampus Undip identik dengan bermunculannya warung makan yang dapat dipastikan memerlukan sabun cuci tangan sebelum konsumen memanfaatkan warung makan tersebut. Peluang inilah yang ingin dimasuki team pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan pelatihan membuat sabun cuci tangan cair. Tujuan jangka pendek dikonsumsi sendiri, sedangkan dalam jangka panjang dapat ditawarkan kepada masyarakat yang potensial membutuhkan ketersediaan sabun cuci tangan cair.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI EKONOMI DI KEL.BULUSAN KEC.TEMBALANG, SEMARANG Nurhidayati Nurhidayati; Susanto Susanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2020
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastic waste is one of the waste that takes a long time to decompose. The use of plastic bags is still widely encountered, especially when shopping at traditional markets or stalls. The use of plastic bags creates a lot of waste. For this reason, the community is directed to process plastic waste by providing counseling and training on using plastic bag waste to become useful and valuable items for sale. Plastic bag waste can be recycled to make useful items. Recycling is the process of turning used materials into new materials with the aim of preventing waste that can actually be useful, reducing the use of new raw materials, reducing energy use, reducing pollution, and land damage. The training is carried out by making leaf flowers and variations that can be done in other forms. Products produced from recycling plastic waste can be sold and can increase people's income.
Pemberdayaan Aktif Pelaku UMK dalam Menggapai Keunggulan Bersaing Berbasis Inovasi Produk dan Media Sosial Nurhidayati Nurhidayati; Satria Sukmawan
Jurnal Riptek Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35475/riptek.v17i2.225

Abstract

The aim of this research is to find out, analyze and test the influence of product innovation and social media, both partially together, on the competitive advantage of MSEs in Tembalang District, Semarang City, as well as to find out, analyze and test the influence of product innovation and social media both together. on the competitive advantage of MSEs in Tembalang District, Semarang City. Data collection was carried out by survey using a questionnaire given to 47 SMEs in Tembalang Village, Semarang City. The analysis tool used is the SPSS '26 program. The results of the research show that product innovation partially has a positive and significant effect on the competitive advantage of MSEs in Tembalang Village, Semarang City, social media partially has a positive and significant effect on the competitive advantage of MSEs in Tembalang Village, Semarang City, while jointly product innovation and social media have a positive and significant influence on the competitive advantage of MSEs in Tembalang Village, Semarang City.
MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA DENGAN BERWIRAUSAHA IKAN LELE DALAM EMBER DI KELURAHAN JABUNGAN KOTA SEMARANG Nurhidayati Nurhidayati; Edy Susilo; Hendra Masvika
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Jabungan sebesar 2.265 Ha yang terletak di pinggir wilayah Kecamatan Banyumanik. Kelurahan Jabungan terdiri atas 6 RW (Rukun Warga) dan 29 RT (Rukun Tetangga). dimana masyarakat Jabungan sebagian besar belum/tidak bekerja dan mengurus rumah tangga sebanyak 1.793 orang.  Kewirausahaan memiliki peranan untuk menanggulangi pengangguran dengan membuka lapangan kerja, mendukung inovasi, dan membangun hubungan bisnis yang kuat. Tujuan dilaksanakannya PKM ini karena banyaknya penduduk di kelurahan Jabungan yang belum/ tidak bekerja serta ibu rumah tangga.  Pengabdian ini merupakan solusi yang diberikan kepada masyarakat untuk memanfaatkan melakukan budidaya lele dalam ember (budikdamber). Selain membudidayakan lele dalam ember dengan tanaman kangkung peserta diberi penyuluhan dan pelatihan menghitung penerimaan, biaya dan keuntungan yang diperoleh.  Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan metode penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan budidaya lele dalam ember. Ahli/pakar budidaya didatangkan untuk memberi penyuluhan pemeliharaan lele sampai panen. Pakar juga didatangkan untuk memberi pelatihan keuangan diantaranya menentukan HPP dan menghitung keuntungan yang diperoleh. Hasil dari PKM ini adalah masyarakat bisa memanfaatkan lahan yang terbatas dengan melakukan budikdamber. Masyarakt juga bisa menghitung penerimaan, penegeluaran dan keuntungan.
UPAYA MENGATASI PERMASALAHAN KEKURANGAN AIR DENGAN PIPA RESAPAN HORISONTAL DI KELURAHAN JABUNGAN KOTA SEMARANG Hendra Masvika; Edy Susilo; Nurhidayati Nurhidayati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kekurangan air dirasakan di beberapa daerah di Provinsi Jawa Tengah, salah satunya di Kelurahan Jabungan Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Kekurangan air, khususnya air bersih biasanya terjadi ketika musim kemarau panjang, yang menyebabkan sumur-sumur warga mengalami kekeringan. Sebaliknya ketika masuk musim penghujan, maka sumur-sumur tersebut kembali terisi penuh. Sarana penyediaan air bersih seperti sumur artesis, sumur dangkal, tangki air dan instalasi penyediaan air bersih PAMSIMAS yang ada di Kelurahan Jabungan dirasa belum mampu mencukupi kebutuhan air warga masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan upaya untuk mengatasi permasalahan kekurangan tersebut melalui pemasangan Pipa Resapan Horizontal (PRH). Prinsip kerja PRH adalah membantu infiltrasi air permukaan untuk masuk kedalam tanah melalui pipa resapan horizontal. Resapan air melalui PRH tersebut, air dapat masuk kembali kedalam tanah sehingga dapat mengisi sumur-sumur dangkal. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi kepada mitra terkait pemasangan dan pemeliharaan PRH. Mitra dalam hal ini adalah pihak Kelurahan Jabungan, PKK dan Karang Taruna. Adapun hasil yang diperoleh adalah terpasangnya PRH dengan diameter 6’’ dan panjang 3 m sebanyak 15 unit di lokasi yang telah ditentukan berdasarkan kriteria hasil survei titik lokasi PRH.
Measuring The Feasibility Of Catfish Farming Business Nurhidayati Nurhidayati; Sujito Sujito; Rosyati Rosyati
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 5 No. 1 (2024): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v5i3.6238

Abstract

This study aims to determine the business feasibility of Pak Dayat's catfish farming, the feasibility of the business from the aspect located in RW VI, Bulusan Village, Tembalang District, Semarang. The study was conducted in June 2024 with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The analysis tools used for the financial aspect use Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Average Rate of Return (ARR), Profitability Index (PI), The results of the study are that the Payback Period of the business is more than 2 years and 3 months. it can be concluded that when viewed from the Payback Period, the catfish farming business is declared feasible to run. The NPV analysis produces a value greater than 0. Thus, when viewed from the NPV value, the catfish farming business is feasible to run. The results of the study obtained an IRR value greater than the desired level of profit. Namely the IRR value of 67.5, thus the catfish farming business is declared feasible to run. The ARR value is 33% higher than the requirement, so it can be said that this business is feasible to run. The Profitability Index figure shows a figure of 2.96> 1, so it can be said that the catfish farming business is feasible to run.
MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN EKONOMI MELALUI PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DENGAN KETRAMPILAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING DAN MENGHITUNG HPP W Nurhidayati; Rahoyo; DC Kuswardhani; Nunik Kusnilawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v2i2.268

Abstract

The purpose of this community service activity is to empower women in the Purwoyoso village. This empowerment is able to improve the economic condition of the family. through innovative activities, enabling them to learn various skills to help increase income for women in Purwoyoso sub-district, The method used in this community service activity is to provide direct training with tutorials in the field by teaching making dish soap and calculating HPP (Cost of Production). The results of the service are expected that mothers have skills in making dish soap and calculating HPP so that they can determine the price of goods when sold. With skills in making dish soap, mothers can produce which can later be used alone or sold so that additional income can be obtained.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN DENGAN MEMPRODUKSI TAHU SUSU DI KELURAHAN BULUSAN KECAMATAN TEMBALANG Nurhidayati Nurhidayati; Rahoyo Rahoyo; Dini Anggraheni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41426

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, dalam rangka peningkatan pendapatan keluarga melalui pelatihan produksi tahu susu. Program ini dilatarbelakangi oleh potensi ibu rumah tangga sebagai pelaku usaha produktif yang belum optimal memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang bernilai ekonomis. Produksi tahu susu dipilih karena bahan bakunya mudah diperoleh, proses pembuatannya sederhana, dan memiliki nilai pasar yang tinggi sebagai produk makanan sehat.Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan tentang kewirausahaan dan pelatihan teknis produksi tahu susu. Selain itu, peserta diberikan edukasi terkait pengelolaan keuangan usaha untuk memastikan keberlanjutan kegiatan. Program ini diikuti oleh 27 ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok usaha kecil. Dengan adanya program ini, diharapkan ibu rumah tangga dapat menjadi lebih mandiri secara ekonomi, berkontribusi pada pendapatan keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kelurahan Bulusan.