Claim Missing Document
Check
Articles

ANALIS POTENSI AIR TANAH DI KECAMATAN LEMBAH GUMANTI fitri, fitri yani; U, Iswandi
JURNAL BUANA Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol9-iss3/3960

Abstract

The demand for clean water in the Gumanti Valley continues to increase as the population grows. On the other hand, the distribution of groundwater continues to decrease due to the reduction of infiltration areas. Groundwater potential mapping is conducted to determine the groundwater potential in an area, this is the first step in identifying and locating local water sources. Remote sensing data and geographic information systems were used to identify groundwater potential in this study. To determine groundwater potential, an overlay was conducted using the Weighted Overlay method. Based on the evaluation results, groundwater potential is classified into three classes: low, medium and high. Areas with low groundwater potential are spread over 341 ha, medium groundwater potential areas are 19,265 ha and high groundwater potential areas are 5,065 ha. The map results obtained can be used as a reference in finding suitable locations for exploitation of groundwater resources.
Aplikasi Sistem Informasi Geografi Dalam Pembuatan Peta Zona Genangan Banjir Berbasis Respon Masyarakat di Daerah Aliran Sungai Batang Kandis Kota Padang Al Khairi, Farid; U, Iswandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui pembuatan peta zona genangan banjir berbasis respon masyarakat di DAS Batang Kandis. 2) mengetahui kerentanan sosial dan ekonomi yang diakibatkan bencana banjir di Kecamatan Koto Tangah. Peneltian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan analisis Inverse Distance Weighting (IDW) untuk mengetahui persebaran antara titik genangan banjir dan ketinggian banjir berbasis data respon masyarakat dengan teknik pengambilan sampel yaitu sistematik sampling yang menyesuaikan lokasi sampel dengan keadaan sebenarnya. DAS Batang Kandis mengalami banjir dengan ketinggian 120 cm, 60 cm, 30 cm dan 0 cm. Kecamatan Koto Tangah memiliki 13 kelurahan, dengan daerah yang mengalami kerentanan ekonomi rendah terdapat di 10 kelurahan, dan kerentanan ekonomi sedang di 3 kelurahan. Sedangkan daerah yang mengalami kerentanan sosial rendah terdapat di 2 kelurahan, kerentanan sosial sedang di 3 kelurahan, dan kerentanan sosial tinggi di 8 kelurahan.
Studi Spasio Temporal Untuk Mengidentifikasi Keterkaitan Perubahan Tutupan Hutan Dengan Kebutuhan Oksigen Di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto Daffa Adha Ferlihan; U, Iswandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14948

Abstract

Hutan merupakan komponen penting dalam keberlangsungan hidup karena menjadi sumber besar penghasil oksigen. Banyak terjadi perubahan yang dirasa merugikan karena pemantauan yang hanya berfokus kepada wilayah yang lingkungannya sudah terindikasi kurang baik. Maka, penelitian ini dilakukan untuk dasar dalam pemantauan lingkungan kedepan guna mencegah kerusakan yang tidak diinginkan, daerah dengan hutan yang masih terbilang cukup bagus juga tetap harus dilakukan pemantauan sejak sekarang demi kecukupan dan kualitas oksigen. Penelitian ini menggunakan rumus Gerarkis sebagai penghitung kebutuhan oksigen dan minimum hutan yang dibutuhkan untuk mencukupi oksigen tersebut disamping digitasi yang dilakukan untuk luas hutan, kemudian digunakan juga metode NDVI sebagai penunjang untuk melihat kerapatan vegetasi yang ada. Analisis menunjukkan Kecamatan Talawi mengalami peningkatan kebutuhan oksigen untuk ketiga indikator yang digunakan dari tahun 2020 ke 2022 sebesar 13.780,346 kg/hari dan kapasitas oksigen yang dihasilkan hutan juga mengalami pengurangan sebesar 89.100 kg/hari, serta luas hutan yang diperlukan dalam mencukupi oksigen bertambah 27 ha.
Analisis Pemodelan Spasial Deforestasi pada Blok Rehabilitasi Kawasan Konservasi Suaka Margasatwa Tarusan Arau Hilir terhadap Pembangunan Ruas Jalan Pasar Baru–Alahan Panjang Aziz, Hazelia Zhafira; U, Iswandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.16553

Abstract

Seiring berjalannya waktu muncul perubahan tutupan lahan hutan pada kawasan Konservasi Suaka Margasatwa Tarusan Arau Hilir karena pembangunan ruas Jalan Pasar Baru – Alahan Panjang tahun 2023 dimana jalan tersebut memotong sekitar tujuh kilometer blok rehabilitasi pada kawasan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan tutupan lahan hutan atau deforestasi sebelum dan sesudah pembangunan ruas Jalan Pasar Baru - Alahan Panjang dengan metode digitasi visual on screen pada ArcGIS 10.8 dan analisis pemodelan spasial regresi untuk mengetahui faktor yang menjadi penyebab utama deforestasi pada wilayah penelitian dengan Ordinary Least Squares global. Perubahan tutupan lahan hutan tahun 2019-2023 didominasi kelas semak belukar terkonversi 70% dari total wilayah keseluruhan. Hasil analisis regresi diketahui jarak dari jalan, jarak dari sungai, dan kemiringan lereng berpengaruh terhadap deforestasi. Faktor yang paling mempengaruhi terjadinya deforestasi dari hasil nilai probability yaitu jarak dari sungai (X2) dengan nilai 0,5. Nilai probability paling kecil yaitu jarak dari jalan (X1) sebesar 0,1.
Hambatan Guru Geografi dalam Pembelajaran di SMAN 2 Batusangkar Ilahi, Rahmat; U, Iswandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan apa saja yang dialami oleh guru geografi dalam pembelajaran di SMA N 2 Batusangkar. Setelah itu dilakukan analisis pakar terhadap hambatan yang ditemukan. Penelitian ini menggunakan metode Interpretative Structural Modelling / ISM. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terkait hambatan guru geografi dalam pembelajaran di SMA N 2 Batusangkar, maka dapat disimpulkan terdapat delapan hambatan yang dirasakan oleh guru geografi di SMA N 2 Batusangkar. Struktur hierarki membagi hambatan yang ada menjadi empat level. Level 1 adalah implementasi metode belajar yang tidak sesuai harapan(A8). Level 2 adalah alat peraga pembelajaran kurang memadai(A2), jumlah jam pelajaran pada Fase E terlalu sedikit(A5), dan pembelajaran berdiferensiasi(A6). Level 3 adalah pembagian materi yang tidak merata pada kurikulum merdeka(A3) dan tidak adanya laboratorium penunjang pembelajaran SIG(A4). Level 4 adalah adaptasi perubahan kurikulum(A1) dan karakter peserta didik yang beragam(A7). Diharapkan pemerintah atau dalam hal ini adalah kementrian pendidikan dan kebudayaan, agar mengkaji lebih detail setiap kebijakan yang akan diterapkan dan memperhatikan pemerataan kebijakan.
Hubungan Antara Pengetahuan Lingkungan terhadap Sikap Peduli Lingkungan Pada Siswa MAN 1 Kota Padang Panjang Billa, Nurul Shalsya; U, Iswandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.20267

Abstract

Penelitian ini dilakukan di MAN 1 Padang Panjang dengan populasi 210 siswa kelas XI. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, yang mempertimbangkan kriteria tertentu. Penelitian ini melibatkan 54 siswa sebagai sampel. Data mengenai pengetahuan siswa dikumpulkan melalui kuesioner dan tes pengetahuan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Data penelitian dianalisis secara kuantitatif dengan Korelasi Produk Moment. Analisis meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis korelasi. Hasil menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan lingkungan dan sikap peduli lingkungan pada siswa MAN 1 Kota Padang Panjang. Uji normalitas diperoleh nilai signifikan 0,200 > 0,05, menandakan distribusi data yang normal. Uji linearitas dengan nilai signifikan 0,932 > 0,05 menunjukkan bahwa model penelitian bersifat linier. Uji korelasi menghasilkan nilai signifikan 0,129 > 0,05 dengan koefisien korelasi 0,209 yang berarti tidak terdapat korelasi yang signifikan, sehingga H1 ditolak dan H0 diterima, membuktikan tidak adanya hubungan yang kuat antara pengetahuan lingkungan siswa dengan sikap peduli lingkungan.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa Kelas XII IPS MAN 2 Agam Sebtia, Nirma; U, Iswandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar adalah tolak ukur berhasil atau tidaknya pembelajaran. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan pembilihan model pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada mata pelajaran geografi di kelas XII IPS MAN 2 Agam. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan jenis jenis Quasy Eksperimen Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki rata-rata 89.18 sedangkan kelas control memiliki rata-rata 71.52. Untuk melihat peningkatan pengetahuan dilakukan pengujian N-Gain yang menunjukkan kelas eksperimen mengalami peningkatan 0.79 yang berada pada kategori tinggi. Kelas kontrol mengalami peningkatan 0.51 yang menunjukkan kategori sedang. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sig (2 tailed ) adalah sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran geografi menggunakan model kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berpengaruh terhadap hasil belajar geografi siswa kelas XII IPS MAN 2 Agam.
Analisis Keberlanjutan Pertanian Kopi Arabika di Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Putra, Muhamad Fajri Hena; U, Iswandi
Al-DYAS Vol 5 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v5i1.8582

Abstract

Strategic environmental changes necessitate the sustainable management of coffee farming systems. As a high-value flagship commodity, coffee faces various challenges that trigger fluctuations in production and farmers’ income, making the study of coffee farming sustainability increasingly important. This study aimed to identify and analyze the sustainability of arabica coffee farming in Lembah Gumanti Subdistrict based on five sustainability dimensions—ecological, economic, social, technological and infrastructural, and institutional—while also identifying sensitive attributes that influence this sustainability. A quantitative approach was employed using simple random sampling of 60 arabica coffee farmers. The analysis was conducted using the Rapfish method through a multidimensional scaling (MDS) approach. The data comprised primary data collected through interviews with farmers and secondary data obtained from relevant agencies and literature. The multidimensional analysis showed that the sustainability status index of arabica coffee farming in Lembah Gumanti Subdistrict was 57.21, which falls into the moderately sustainable category. The sustainability indices by dimension indicated that the ecological dimension (69.15), economic dimension (75.00), and technological and infrastructural dimension (53.28) were in the moderately sustainable category, whereas the social dimension (47.27) and institutional dimension (38.35) were in the less sustainable category. Of the 26 indicators used, 10 were identified as sensitive attributes that significantly influenced the sustainability of arabica coffee farming. These findings underscore the importance of enhancing sustainability through targeted interventions focusing on these sensitive attributes in order to improve the index and sustainability status of arabica coffee farming in Lembah Gumanti Subdistrict.
Relationship between Environmental Conditions and Distribution of 10 Most Common Diseases in the Lubuk Alung Health Center Work Area in 2024 Fitri Sadilla; Indang Dewata; Nurhasan Syah; Mulya Gusman; Iswandi Umar; Mery Delvina
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.11633

Abstract

Public health reflects a complex and dynamic interaction between various determinants, where environmental conditions play a crucial role in influencing disease distribution patterns. The type of research used is qualitative through a descriptive approach. Data from this study were collected through medical records of patients visiting the Lubuk Alung Health Center during the period January to December 2024. The data collection process was carried out by health center officers by accessing medical records to document the type of disease and the number of cases based on their respective work areas. Furthermore, each case of disease was classified according to the type of disease and the patient's area of ​​residence. This study was conducted in the work area of ​​the Lubuk Alung Health Center, Padang Pariaman Regency, West Sumatra. The results of this study found that the distribution of the ten most common diseases was greatly influenced by local environmental conditions in seven villages, namely Air Tajun, Balah Hilir, Lubuk Alung, Pasir Lawas, Pangkalan Kasiak, Sei Abang, and Singguling. The disease with the highest number of cases was ARI (393 cases), followed by Diabetes Mellitus (355 cases), Hypertension (196 cases), Schizophrenia (168 cases), Dyspepsia (135 cases), Cephalgia (35 cases), Febris (56 cases), Skin Disease (45 cases), Heart Disease/HT (50 cases), and Other Diseases (51 cases). Balah Hilir and Pangkalan Kasiak villages showed the highest prevalence of diseases in general, with Balah Hilir recording the highest cases of ARI (97), Diabetes Mellitus (63), Dyspepsia (30), and Heart Disease/HT (11), while Pangkalan Kasiak dominated cases of Diabetes Mellitus (79), ARI (85), and Hypertension (65). Sei Abang also had high figures for ARI (67), Schizophrenia (17), and Skin Disease (12). In contrast, villages such as Pasir Lawas and Lubuk Alung had relatively lower cases of most diseases. This uneven distribution of disease indicates the strong influence of local environmental factors such as air quality, sanitation, lifestyle, and health infrastructure, so that specific area-based interventions are needed to improve overall public health.
Kajian Daya Dukung Daerah Aliran Sungai (DAS) Anai Provinsi Sumatera Barat Aisyah Amini; Eri Barlian; Nurhasan Syah; Iswandi Umar; Dewi Rahmadani Siregar
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.11727

Abstract

This study aims to assess the carrying capacity of the Anai River Basin (Watershed) in West Sumatra Province in response to increasing anthropogenic pressures and environmental changes. The research employed a spatial analysis approach utilizing remote sensing data and geographic information systems (GIS) to evaluate land cover conditions, water quality, and erosion levels. Carrying capacity analysis was conducted by calculating an environmental carrying capacity index, which included hydrological aspects, water quality, and the ecosystem's capacity to provide environmental services. The results indicate that the Anai River Basin is experiencing significant ecological pressure from land use changes, particularly the conversion of forests into agricultural land and settlements. Erosion rates in several sub-watersheds reached moderate to severe categories, with an average value of 15-25 tons/ha/year. River water quality demonstrated a decline in several parameters, especially increased turbidity levels and sediment content during the rainy season. The hydrological carrying capacity of the Anai watershed remains in a moderate category (index 0.65) but has shown a declining trend over the last five years. The findings indicate the necessity for implementing sustainable watershed management strategies. Management recommendations include forest conservation in upstream areas, the application of soil and water conservation techniques on agricultural land, the development of a regular water quality monitoring system, area zoning based on vulnerability levels, rehabilitation of 2,500 hectares of critical land, and the strengthening of watershed management institutions involving the active participation of local communities.
Co-Authors Abdul Razak Aisyah Amini Akhirul Akhirul Al Khairi, Farid Ali Amran Aprizon Putra Arif Setiawan Arlin Arlin Arman A Azhari Syarief Aziz, Hazelia Zhafira Billa, Nurul Shalsya Bismihayati Bismihayati Cipta Estri Sekarrini Daffa Adha Ferlihan Dasrizal Dasrizal Deded Chandra Dedi Agustanto Dedi Hermon Desmi Fitria Deswarman, Deswarman Deti Yuni Fitri Dewi Fortuna Khairil Dewi Rahmadani Siregar Dhanu Sekarjati Dhia`ul Hayat dion, nofrion Dwi Marsiska Driptufany Edi Suarto Eggy Arya Giofandi Elfandra Fadhli Rabbi Emon Azriadi Eni Kamal Eri Barlian Erianjoni Erianjoni Erna M.Si Juita S.Pd Fachrul Latuconsina Fahdila Rahmi Fajrin Fajrin Fatmawati Fatmawati Febryanti Febryanti Fitri Sadilla fitri, fitri yani Fitrya Monica Frinsis Warmansyah Handayuni, Linda heldi heldi Helfia Edial Hendriyanto Henny Yulius Herri Myzani Myzani Hilma Septi Delem Holyness Nurdin Singadimedja Ilahi, Rahmat Indang Dewata Indra Catri Indra Muliana Indriana Indriana Lisa Rahayu Lismomon Nata Marisa Meliana Fitri Mentari Dian Pertiwi Mery Delvina Meti Anggraini Mila Sari Mira Hasti Hasmira Mitra Oktalia Mona Gusfira Muhamad Sholichin Muhammad Fajri Muhammad Fajri Azhari Muhammad Hidayat Mulya Gusman Munadia Insani Mursil Mursil Nasyfrizal Carlo Nora Sofika Yulia Nova Yulianti Nova, Sari Nur Efendi Nur Efendi Nurhasan Syah Nurhasan Syah Nurhasanah Nurhasanah Osronita Osronita Putra, Muhamad Fajri Hena Putri, Sri Kandi Rahmadani Rahmadani Rahmadani, Atikah Rahman, Suhadi Rahmayoni, Rahmayoni Rahmi Putri Wirman Rammadani Yusran Ratna Wilis Rery Novio Rice Refni Enwati Riri Afriyeni Riri Fitriani Roby Candra Roby Canda Ryanda Luthfi Zaim sausaen, laura ovia Sebtia, Nirma Serly Mutia Sari Siska Wardeni Siti Fatimah Slamet Rianto Suhatman Suhatman Surya Eka Putra Syafri Anwar Syafrijon Syafrijon Teguh Haria Aditia Putra Teguh Widodo Yasmi Antara Yelfida Witra Yeni Erita Yolanda Meiliza Yosi Meda Akmal Yunhendri Danhas Zul Atmi